Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN KOMUNIKASI EFEKTIF UNTUK PENGENALAN OBJEK WISATA CILETUH-PALABUHANRATU UNESCO GLOBAL GEOPARK (UGGp) Hadi Suprapto Arifin; Weny Widyowati; Ari Agung Prastowo; Meria Octavianti
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i2.39127

Abstract

Rangkaian kegiatan Pengabdian pada Masyarakat atau PPM adalah media yang memberikan kesempatan pada para dosen dan juga mahasiswa untuk dapat turut serta belajar dari masyarakat dan mengembangkan pemikiran dalam membantu mencari solusi dari masalah yang terjadi dalam kehidupan masyarakat setempat. Melalui analisis situasi kondisi ditemukan kurangnya pemahaman masyarakat tentang geopark dan kurangnya pemahaman komunikasi efektif dari para pelaku wisata terutama dalam memperkenalkan kekayaan geopark pada para wisatawan. Dalam upaya meningkatkan kemampuan komunikasi masyarakat di kawasan wisata Geopark Ciletuh, namun juga menimbang kondisi pandemi Covid-19, pada periode ini Tim Pelaksana PPM Universitas Padjadjaran menyelenggarakan kegiatan pelatihan komunikasi yang dilakukan secara daring, dengan mengangkat tema “Pelatihan Komunikasi Efektif untuk Pengenalan Objek Wisata Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark”. Pelatihan daring ini menyasar para pemandu wisata, pelaku wisata, dan siswa sekolah di kawasan Ciletuh-Palabuhanratu UGGp dengan tujuan mengedukasi agar para peserta pelatihan dapat meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif dalam konteks komunikasi pariwisata, terutama dalam upaya memperkenalkan objek wisata di kawasan Ciletuh-Palabuhanratu UGGp.  
Hubungan Antara Program Mentorkuy Dengan Sikap Peserta Terhadap Personal Development Atikah Nabilah Sari; Hanny Hafiar; FX. Ari Agung Prastowo
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 12 No 1 (2023): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v12i1.6613

Abstract

Program Mentorkuy merupakan program insentif selama 3 bulan oleh produktifkuy untuk mengasah skill, mengembangkan potensi diri dan pola pikir. Hanya saja, pengenalan skill yang dimiliki oleh para mentor tidak maksimal. Para mentor juga tidak membagikan pengalaman dan pencapaian mereka lebih mendalam. Adapun pesan yang diberikan tidak memiliki standar tertentu untuk setiap mentor sehingga pesan yang diterima setiap kelompok berbeda. Penelitian ini menggunakan instrumen dari teori persuasif dari Hovland, Janis dan Kelly untuk mengetahui hubungan antara Program Mentorkuy dengan sikap peserta terhadap personal development. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional melalui uji hipotesis Rank Spearman. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 49 orang yang diperoleh melalui teknik Simple Random Sampling. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan inferensial. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara Program Mentorkuy dengan Sikap Peserta terhadap Personal Development. Simpulan penelitian ini adalah komunikator dan pesan dalam Program Mentorkuy berakibat pada perubahan opini, persepsi, afeksi dan perilaku peserta terhadap personal development.
PENGEMBANGAN POLA KOMUNIKASI PARIWISATA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DEVELOPMENT OF TOURISM COMMUNICATION-BASED ON LOCAL WISDOM PATTERNS FX. Ari Agung Prastowo; Heru Ryanto Budiana
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35967/jkms.v5i1.3641

Abstract

Pentingnya pengembangan potensi pariwisata bagi daerah Kabupaten Pangandaran sesuaidengan visi daerah untuk menjadikan Pangandaran sebagai daerah wisata dunia adalah latar belakangpenelitian ini berjudul “Pengembangan Pola Komunikasi Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal. Studi KasusDinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran Sebagai Upaya Meningkatkan Kunjungan Wisatawan” dilakukan.Adapun tujuan penelitian ini adalah: 1). Memperoleh gambaran tentang pemahaman komunikasipariwisata menurut staff Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran 2). Mengetahui bagaimana implementasikomunikasi pariwisata oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran. 3) Memperoleh gambarantentang bagaimana Pola Komunikasi Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal oleh Dinas Pariwisata KabupatenPangandaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Kualitatif dipilih dikarenakan penelitianakan menggambarkan secara holistic setiap peristiwa yang ada dalam pengembangan pola komunikasipariwisata berbasis kearifan lokal. Penelitian pengembangan pola komunikasi pariwisata berbasis kearifanlokal menggunakan pendekatan studi kasus. Pendekatan studi kasus menurut Creswell adalah suatueksplorasi dari sebuah sistem yang terikat atau sebuah kasus (berbagai macam kasus) yang detil. Adapunluaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah: 1. Dokumen penting dari laporan pelaksanaan kegiatanstudi tentang “Pengembangan Pola Komunikasi Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal oleh Dinas PariwisataKabupaten Pangandaran 2. Model Pola Komunikasi Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal oleh Dinas PariwisataKabupaten Pangandaran. 3. Artikel ilmiah di jurnal nasional tentang Pola Komunikasi Pariwisata BerbasisKearifan Lokal..
PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING ACTIVITIES TERHADAP BRAND EQUITY ITDRI DI TELKOM GROUP Almira, Sherica Rafa; Hafiar, Hanny; Prastowo, FX. Ari Agung
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v7i2.26253

Abstract

Dalam menghadapi tantangan globalisasi ekonomi dan inovasi digital di Indonesia, Telkom Indonesia menunjuk Telkom Corporate University Center (TCUC) dalam mendirikan satuan tugas bernama Indonesia Telecommunication and Digital Research Institute (ITDRI) yang berfungsi sebagai research, innovation, and talent development hub bagi seluruh key partners salah satunya yaitu internal Telkom Group. Tim branding ITDRI bagian Brand and Communication (BnC) perlu membuat strategi Public Relations menggunakan salah satu tools Public Relations yaitu media sosial dengan model Brand Awareness (SMMA) dalam membangun dan meningkatkan Brand Equity ITDRI khususnya Brand Awareness dan Brand Image. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengukur seberapa besar pengaruh Brand Awareness (SMMA) media sosial ITDRI terhadap Brand Equity (Brand Awareness dan Brand Image) ITDRI di Telkom Group regional II dan III. Latar belakang peneliti memilih ITDRI Regional II dan III, dikarenakan aktivitas Marketing yang dilakukan dirasa belum maksimal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis metode survei yang telah disebarkan menggunakan Google Form yang terdiri dari 185 sampel dan diolah menggunakan SPSS Ver. 27. Hasil penelitian membuktikan bahwa Brand Awareness (SMMA) ITDRI memberikan karyawan Telkom Group regional II dan III kesadaran akan keberadaan ITDRI, mengingat karakteristik dan logo, dan mengenali ciri-ciri ITDRI. Karyawan Telkom Group regional II dan III mampu mengingat kembali dan memiliki pengalaman yang positif terkait ITDRI. Dapat disimpulkan bahwa dalam teoritis dan praktis, Brand Awareness (SMMA) memiliki pengaruh terhadap Brand Equity (Brand Awareness dan Brand Image) ITDRI di Telkom Group regional II dan III.   In facing the challenges of economic globalization and digital innovation in Indonesia, Telkom Indonesia appointed the Telkom Corporate University Center (TCUC) to build a task force called the Indonesia Telecommunication and Digital Research Institute (ITDRI), which functions as a center for research, innovation and talent development for all major partners. one of which is internal to the Telkom Group. The ITDRI branding team in the Brand and Communication (BnC) section needs to create a Public Relations strategy using one of the Public Relations tools, namely social media with the Social Media Marketing Activity (SMMA) model in building and increasing ITDRI's Brand Equity, especially Brand Awareness and Brand Image. This study aims to determine and measure how much influence ITDRI's Social Media Marketing Activity (SMMA) has on ITDRI's Brand Equity (Brand Awareness and Brand Image) in Telkom Group regional II and III. The researcher's background in choosing ITDRI Regional II and III was because the marketing activities carried out were deemed not optimal. This study uses a quantitative survey method distributed using a Google Form consisting of 185 samples and processed using SPSS Ver. 27. The study results prove that ITDRI's Social Media Marketing Activity (SMMA) provides awareness to Telkom Group regional II and III employees of the existence of ITDRI, remembers the characteristics and logo, and recognizes ITDRI characteristics. Telkom Group regional II and III employees can recall and have positive experiences related to ITDRI. It can be concluded that theoretically and practically, Social Media Marketing Activity (SMMA) influences Brand Equity (Brand Awareness and Brand Image) ITDRI in Telkom Group regional II and III.
Manajemen krisis PT Pertamina Patra Niaga dalam menghadapi insiden kebakaran depot Plumpang Putri, Nur Mizaniyah; Prastowo, FX Ari Agung
Comdent: Communication Student Journal Vol 1, No 2 (2023): November 2023 - April 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/comdent.v1i2.54302

Abstract

Latar Belakang: PT Pertamina mengalami kecelekaan (accident) pada hari Jumat, 3 Maret 2023, yaitu insiden kebakaran Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pertamina di Plumpang, Jakarta Utara. Krisis ini menjadi sorotan publik dan media karena peristiwa kebakaran tersebut menyebabkan korban jiwa dan juga banyak masyarakat yang terdampak. Dampak krisis dapat mengancam keberlanjutan suatu perusahaan dan memengaruhi hubungan dengan para stakeholders. Oleh karena itu, setiap perusahaan harus memiliki suatu standar yang dijadikan prosedur operasi jika menghadapi suatu krisis. Tujuan: Untuk mengetahui tahapan pengeolaan krisis menurut Rhenald Kasali (2003), yaitu identifikasi krisis, analisis krisis, isolasi krisis, pemilihan strategi, dan program penyelesaian pada insiden kebakaran Depot Pertamina Plumpang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil: Krisis yang menimpa PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (RJBB) adalah krisis karena kecelakaan industri. Identifikasi krisis dilakukan dengan pencarian fakta (fact finding), media handling, dan stakeholder management. Berdasarkan analisis yang dilakukan, penyebab insiden kebakaran tersebut adalah meledaknya pipa bahan bakar minyak (BBM) di area Depo Pertamina. Untuk meminimalisir penyebaran krisis, fungsi Communication and Relations memfokuskan pada komunikasi dengan media yang bertujuan untuk melakukan counter berita-berita negatif yang muncul. Strategi yang dipakai adalah adaptive strategy, PT Pertamina Patra Niaga RJBB menjamin adanya penggantian bangunan, harta benda, maupun kendaraan warga yang terdampak. Program yang digunakan sebagai penyelesaian krisis adalah dengan mendirikan Posko Informasi Terpadu di Koramil Koja dengan tujuan untuk pemberian informasi terkait kelengkapan dokumen hingga proses tahapan pembayaran.
Manajemen Krisis Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan dalam Mengembalikan Kepercayaan Publik Ramdani, Adisti Citra; Budiana, Heru Ryanto; Prastowo, FX Ari Agung
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 2, No 2 (2024): September
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13852487

Abstract

A crisis hit the Directorate General of Customs and Excise (DJBC) in April 2024, triggered by the widespread virality of issues related to delivered goods on social media. These viral issues included Radhika Althaf's shoe issue, Ijal Zaid's SLB aid issue, and Medy Renaldy's toy issue. This study aims to examine how DJBC's crisis management efforts worked to restore public trust. The research uses a qualitative method with a case study approach. The findings indicate that DJBC's crisis management is divided into three main stages: pre-crisis, including preparation, prevention, and issue detection and identification; crisis, which involves issue assessment, data collection, determination of crisis communication strategies, and execution of crisis communication; and post-crisis, which includes monitoring and evaluation, continued communication, and learning from the crisis. This study shows that DJBC's crisis management SOP aligns with crisis management concepts proposed by experts. Crisis communication efforts during the crisis included a personal approach, initial social media handling, crisis response content, media briefings, the use of KBPJ spokespersons, bolstering, and the use of a primary spokesperson.
SINERGI PEMERINTAH DAN PERUSAHAAN PADA AKTIVITAS CSR DALAM RANGKA MENGHADAPI MEA Kokom Komariah; Evi Novianti; Hanny Hafiar; Ari Agung Prastowo
Jurnal Kawistara Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.27525

Abstract

Corporate Social Responsibility activities ideally be felt by the West Bandung Regency, where The West Bandung Regency has now transformed into an industrial area. This change of course, like the two-edged sword, the meaning is the presence of the company is actually able to provide changes in the economy for local communities, in an effort to prepare for the MEA, but on the other hand an industrial presence in West Bandung Regency giving new homework in terms of environmental management and the company's contribution to increasing local revenues of West Bandung regency. Whereas CSR is expected to become one of the company's contributions to improving the competitiveness of West Bandung Regency society. In other words, the company's contribution through Corporate Social Responsibility activities, become the hope of West Bandung regency government in building the human resources of competitive and independent and prosperous. Therefore, this study aims to dig deeper into the synergy of government and companies on CSR activities in order to face the MEA. This research is using qualitative descriptive method through data collection techniques of interviewing and observation. The results of this research indicate that in practice between the government and companies there are communication problems, therefore it is necessary to build appropriate communication models between the government and the companies as well as the community called tripartite corporate social responsibility so that corporate social responsibility activities better planned, targeted and sustainable.
Pemetaan Karakteristik Sosial Dan Budaya Masyarakat Studi Deskriptif Upaya Pemberdayaan Masyarakat Dalam Konservasi Air FX. Ari Agung Prastowo
Jurnal Komunikasi Vol. 6 No. 2 (2014): Jurnal Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jk.v6i2.30

Abstract

Abstract: The company's ongoing business commitment begins with building good relationships with neighbors. Where a relationship is built to develop independent and prosperous society through corporate social activity better known as Corporate Social Responsibility. CSR activities are often interpreted as a charity activity that many companies that are merely acting as Santa Claus handing out gifts only to establish relationships with the community. It needs to be a consideration for the company that CSR activities should be based on the expectations and needs and in implementing tailored to the social and cultural conditions of communities around the organization. Therefore, the first step that must be done is to do social mapping in the area of operations. Social mapping is done in order to program planning and communication on target and has a high value of benefits to society. This is also done by PT X in the area of operations, PT X has conducted social mapping in the area around the organization. The results of the social mapping found potential, habits and obstacles that will be encountered in CSR activities based company's core business. Abstrak: Komitmen bisnis berkelanjutan perusahaan diawali dengan membina hubungan baik dengan tetangga. Dimana hubungan dibangun untuk mengembangkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera melalui aktivitas sosial perusahaan yang lebih dikenal dengan Corporate Social Responsibility. Aktivitas CSR perusahaan seringkali dimaknai sebagai aktivitas charity sehingga banyak perusahaan yang bertindak sebagai sinterklas semata yang hanya membagi- bagikan kado untuk menjalin relasi dengan masyarakat. Perlu menjadi catatan bagi perusahaan bahwa aktivitas CSR harus berbasis harapan dan kebutuhan serta dalam implementasikan disesuaikan dengan kondisi sosial dan budaya masyarakat sekitar organisasi. Oleh karena itu, langkah awal yang harus dilakukan adalah melakukan pemetaan sosial di daerah operasi. Pemetaan sosial di lakukan agar perencanaan program dan komunikasinya tepat sasaran dan memiliki nilai manfaat yang tinggi bagi masyarakat. Hal ini juga dilakukan oleh PT X di daerah operasi, PT X telah melakukan pemetaan sosial pada daerah sekitar organisasi. Hasil dari pemetaan sosial tersebut ditemukan potensi, kebiasaan dan hambatan yang akan ditemui dalam aktivitas CSR berbasis core bisnis perusahaan. 
Sentiment Analysis and Comment Network of KompasTV YouTube Video on The First Vice-Presidential Debate In 2024 Presidential Election Salsabilla, Syifa Ayu; Gema Nusantara Bakry; FX. Ari Agung Prastowo
MEDIASI Jurnal Kajian dan Terapan Media, Bahasa, Komunikasi Vol 5 No 3 (2024): September
Publisher : P3M Politeknik Negeri Media Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46961/mediasi.v5i3.1435

Abstract

The 2024 Presidential Election (Pilpres) in Indonesia is a significant event involving vice-presidential candidate debates (Cawapres). This study aims to analyze sentiment and comment networks on KompasTV's YouTube debate video using a Social Network Analysis (SNA) approach. Data were collected from YouTube comments, analyzed using Netlytic and Gephi to identify public sentiment and key actors. Results show that interactions between actors are relatively easy, with positive comments dominating. The word "Gibran" appears most frequently, indicating attention on one candidate. The user fachrurrozinoorkhomarudin1253 has the highest degree centrality, while Lena_Palma has the highest betweenness centrality, indicating significant influence within the network. Conclusion: The Cawapres debate generates active interactions on YouTube, with public sentiment tending to be positive.
Hubungan antara informasi pada akun instagram @bijakmemilih.id dengan sikap followers Ghassani, Alvenia Azzah; Sumartias, Suwandi; Prastowo, FX Ari Agung
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v3i3.1214

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana hubungan antara informasi pada akun Instagram @bijakmemilih.id dengan sikap followers mengenai debat capres dan cawapres. Hubungan informasi dengan sikap followers diukur melalui valensi dan bobotnya. Penelitian ini dilakukan untuk menguji teori integrasi informasi dengan mencoba mengetahui sejauh mana hubungan antara valensi informasi pada akun Instagram @bijakmemilih.id dengan sikap followers dan sejauh mana bobot informasi pada akun Instagram @bijakmemilih.id dengan sikap followers. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, melalui uji hipotesis rank spearman dengan teknik analisis deskriptif dan inferensial. Responden penelitian ini sebanyak 89 orang yang terpilih berdasarkan teknik simple random sampling. Pengambilan sampel dilakukan melalui PhantomBuster dan Random.org. Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu angket kuesioner, observasi, dan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa informasi pada akun Instagram @bijakmemilih.id memiliki hubungan yang kuat dengan sikap followers. Hal tersebut disebabkan oleh elemen valensi dan bobot informasi yang positif dan memiliki hubungan dengan perubahan sikap followers. Simpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa valensi informasi dengan sikap memiliki hubungan yang cukup kuat. Sedangkan, bobot informasi dengan sikap followers memiliki yang hubungan kuat.