Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS USAHA PETERNAKAN AYAM PETELUR (Studi Kasus Pada Peternakan Ayam petelur Cihaur, Maja, Majalengka, Jawa Barat) ARIF MUHAMAD NAWAWI; SRI AYU ANDAYANI; DINAR DINAR
AGRIVET JOURNAL Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah tentang analisis usaha peternakan ayam petelur di Desa Cihaur Kecamatan Maja Majalengka. Pengambilan sample dilakukan dengan tiga metode yaitu (1). Metode sensus untuk peternak dengan jumlah responden 15 orang, (2). Metode survey untuk pengecer dengan jumlah responden 15 orang  dan (3). Pengepul dengan metode sampling aksidental dengan jumlah responden 5 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah  metode deskriftif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara dengan mengunakan kuisioner, alat analisis yang digunakan adalah  R/C ratio, BEP (Break even point), Margin of safety (MOS), Rentabilitas dan Margin pemasaran. Hasil penelitian menyatakan bahwa peternakan ayam petelur di ketahui (1). Rata-rata corak usahataninya masih menerapkan pola penanganan ternak yang bersifat tradisional. Hasil analisis usaha peternakan ayam petelur menyatakan dilihat dari: (2). Rata-rata pendapatan peternak ayam petelur adalah Rp. 42.362.748,- (3).  Rata-rata R/C ratio 1,02. (4). BEP harga telur utuh Rp. 14.440,- dan BEP hasil telur utuh Rp. 7.527 kg, (5). Margin of Safeti 9,76 % dan (6). Rentabilitas ekonomi 25,71% per tahun median 15,06 pertahun serta rentabilitas usaha 30,00% median 13,14 pertahun dengan keuntungan pemasaran Rp. 1.560 dan tingkat keuntung penjualan telur ke konsumen Rp. 2.560. maka dapat di ketahui bahwa usaha peternakan ayam petelur di Desa Cihaur layak untuk di kembangkan karena sejauh ini peternak masih dalam pengembangan.
ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN Erik Setiawan; Sri Ayu Andayani
AGRIVET JOURNAL Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di kedai Kopi Apik Majalengka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui 1). Gambaran umum usaha kedai Kopi Apik 2). Korelasi antara Kualitas Produk, Kualitas Pelayanan dan Kualitas Lokasi dengan Kepuasan Konsumen. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif verifikatif dengan jumlah responden sebanyak 64 orang. Teknis analisis yang digunakan yaitu analisis korelasi Kendall’s Tau. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kedai Kopi Apik adalah suatu perusahaan yang melakukan agroindustri kopi arabika dan robusta yang diolah menjadi minuman kopi dan dipasarkan sendiri dengan visi, misi, tujuan dan strukutur organisasi yang sudah jelas. Pendapatan kedai kopi apik ada perbedaan antara pemilik dengan karyawan, dimana pendapatan pemilik lebih besar dibandingkan dengan karyawan dan pendapatan pemilik dan karyawan ini dibandingkan dengan UMR Majalengka ternyata ada perbedaan, untuk pemilik diatas UMR dan untuk karyawan masih dibawah UMR (Pendapatan Pemilik Rp. 7.399.440,- Pendapatan karyawan rata-ratanya adalah Rp. 625.000,- UMR  Majalengka Rp. 1.200.000,-). Sementara pada kedai kopi apik menunjukan adanya korelasi antara kualitas produk dan kualitas pelayanan dengan kepuasan konsumen, sedangkan untuk kualitas lokasi tidak korelasi dengan kepuasan konsumen. Kata kunci : Kopi, Pendapatan, Kualitas, Kepuasan, Konsumen, Kepuasan
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS DAN PENDAPATAN USAHA PEMBESARAN IKAN AIR TAWAR Sri Ayu Andayani
AGRIVET JOURNAL Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK              Potensi perikanan air tawar sangat besar dari berbagai jenis ikan air tawar, namun usaha ini masih banyak kendalanya dalam proses produksi yaitu masih rendahnya capaian produktivitas dan hal ini dipengaruhi oleh kecilnya luas kepemilikan kolam dan kurang tersedianya modal. Berkaitan dengan hal tersebut, penelitian telah dilakukan di Kabupaten Majalengka Jawa Barat yang merupakan salah satu daerah dengan pengusahaan usaha pembesaran ikan air tawar. Tulisan ini mempunyai tujuan untuk melihat pengaruh faktor luas kolam dan dana penguatan modal terhadap produktivitas dan pendapatan usaha pembesaran ikan air tawar serta melihat pengaruh produktivitasnya terhadap pendapatan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan survey dan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan analisis jalur (Path Analysis). Pengambilan sampel petani dilakukan secara sensus berjumlah 37 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas kolam dan dana penguatan modal secara serempak berpengaruh terhadap produktivitas dan pendapatan usaha pembesaran ikan dan secara parsial luas kolam berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas tetapi dana penguatan modal tidak berpengaruh, luas kolam secara parsial berpengaruh pula terhadap pendapatan tetapi dana penguatan modal secara parsial tidak berpengaruh terhadap pendapatan. Produktivitas berpengaruh terhadap pendapatan usaha pembesaran ikan. Diharapkan pemerintah mengevaluasi dana penguatan modal dan ada pengganti pembiayaan serupa dengan metode yang lebih dipahami dan dapat mudah diaplikasikan petani  serta adanya pengawasan dari penggunaan dana tersebut. Kata Kunci: dana penguatan modal, luas kolam, produktivitas, pendapatan,  
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN PETANI MELAKUKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA (Zea mays L.) (Suatu Kasus di Blok Pancurendang Tonggoh Kelurahan Babakan Jawa Kecamatan Majalengka Kabupaten Majalengka) Gilang Ginanjar; Sri Ayu Andayani; Dinar Dinar
AGRIVET JOURNAL Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengambilan keputusan petani, pendapatan petani dan menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan petani melakukan usahatani komoditas jagung hibrida. Hasil observasi dan wawancara dianalisis menggunakan skala likert, analisis pendapatan, dan regresi logistik biner dengan alat bantu komputer SPSS 17.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Tahap pengenalan kategori sedang, persuasi kategori tinggi, keputusan kategori sedang, konfirmasi kategori sedang; (2) R/C ratio usahatani jagung hibrida di blok Pancurendang Tonggoh sebesar 2,7, artinya layak untuk diusahakan; (3) Secara simultan umur, pendidikan, luas lahan, pendapatan, lama berusahatani, kompleksitas, dan pemasaran hasil berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan petani melakukan usahatani jagung hibrida. Sedangkan secara parsial lama berusaha tani berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan petani melakukan usahatani jagung hibrida. Kata Kunci : Pengambilan Keputusan, Jagung Hibrida
ANALISIS KOMPARATIF AGROINDUSTRI KERIPIK SINGKONG DAN PISANG (Suatu Kasus Pada Home Industri Desa Rawa Kecamatan Cingambul Kabupaten Majalengka) SISKA NURLAELA SARI; SRI AYU ANDAYANI; DELIS HADIANA
AGRIVET JOURNAL Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan di Desa Rawa Kecamatan Cingambul. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaan, besar pendapatan dan tingkat keuntungan serta menganalisis perbedaan pendapatan antara keripik singkong dan keripik pisang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 39 orang. Analisis data menggunakan statistik model uji T tidak berpasangan. Berdasarkan hasil penelitian: (1) Keragaan Agroindustri Keripik singkong dan pisang di Desa Rawa memiliki tahapan proses produksi yang sama. Perbedaannya terletak pada ketersediaan dan harga bahan baku, untuk keripik singkong bahan baku tersedia lebih banyak dan harga lebih murah dibanding dengan bahan baku keripik pisang, sedangkan penggunaan alat pengiris pembuatan keripik singkong semi modern dan untuk alat pembuatan keripik pisang masih menggunakan alat manual. (2) Rata-rata pendapatan produksi keripik singkong dalam satu kali proses produksi sebesar Rp. 488.620,- dengan biaya produksi sebesar Rp. 6.653.688,- dan penerimaan Rp. 7.142.308,-. Tingkat rata-rata pendapatan satu kali proses produksi keripik pisang sebesar Rp. 2.444.544,- dengan rata-rata biaya produksi Rp. 8.487.763,- dan rata-rata penerimaan Rp. 10.932.308,-. (3) Ada perbedaan pendapatan per satu kali proses produksi antara pembuatan keripik singkong dan pisang. Pendapatan persatu kali proses produksi usaha keripik pisang lebih besar dari pada pendapatan usaha keripik singkong.
ANALISIS USAHATANI BIBIT DURIAN Hendriyana Hendriyan; Sri Ayu Andayani
AGRIVET JOURNAL Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian telah dilaksanakan di Desa Teja Kecamatan Rajagaluh Kabupaten Majalengka pada usahatani bibit durian mulai bulan Maret – Juni 2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Deskripsi usahatani bibit durian, nilai pendapatan usahatani bibit durian, dan efisiensi R/C rasio usahatani bibit durian. Metode penelitian yang digunakan yaitu Metode Deskriptif kualititatif dengan teknik penentuan responden sensus dengan jumlah responden sebanyak 35 dan semuanya dijadikan sebagai sampel. Deskripsi usahatani bibit durian meliputi penyiapan batang bawah, pengisian tanah ke dalam plastik polybag, perbanyakan (okulasi) dan pemeliharaan perlindungan bibit, serta pemasaran. Dalam kegiatan usahatani bibit durian petani mengeluarkan biaya total sebesar Rp 31.745.000,- yang merupakan penjumlahan dari keseruluhan biaya tetap dan biaya variable. Penerimaan yang diterima petani adalah sebesar Rp. 51.100.000,- ini merupakan hasil perkalian antara harga bibit dan jumlah bibit, maka pendapatan bersih  yang diperoleh petani adalah sebesar Rp. 19.355.000,- per tahunnya. Dan R/C Rasio usahatani bibit durian menujukan bahwa usahatani tersebut layak di jalankan karena nilainya lebih dari 1.kata kunci : Usahatani Durian, Deskripsi, Pendapatan, Efisiensi R/C rasio.
Analisis Usahatani Kentang (Solanum tuberosum l.) Berdasarkan Kultivar (Suatu Kasus di Desa Argalingga Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka). Sri Ayu Andayani; Nana Rusnadiatman
AGRIVET JOURNAL Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksakanakan di Desa Argalingga Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka dari bulan mei sampai juni 2013. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui suatu gambaran bagaimana keadaan petani di daerah tersebut, bagaimana kultur sosial ekonomi pertaniannya serta perbedaan pendapatan usahataninya khusunya kentang antara yang menggunakan benih kultivar granola L dan kultivar atlantik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survei dengan unit analisisnya yaitu petani yang menggunakan benih kultivar granola L dan petani yang menggunakan benih kultivar atlantik.                Hasil yang diperoleh dari penelitian bahwa petani yang menggunakan benih kentang kultivar granola L lebih besar pendapatan nya yaitu Rp. 21.327.417/Ha dibanding dengan petani yang menggunakan benih kultivar atlantik hanya  Rp. 20.133.270/Ha. Hal ini disebabkan karena kualitas benih granola L akan mempengaruhi hasil produksi yang dihasilkan dalam kegiatan usahatani. Kata kunci : Usahatani Kentang, Kultivar.
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT PARTISIPASI ANGGOTA KELOMPOK TANI BAWANG MERAH (Suatu Kasus di Kelompok Tani Mandiri Blok Palasari Desa Sukasari Kidul Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka) Yuli Yuliawati; Jaka Sulaksana; Sri Ayu Andayani
AGRIVET JOURNAL Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kelompok Tani Mandiri Blok Palasari Desa Sukasari Kidul Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui : 1) Gambaran pelaksanaan pengembangan penangkaran benih bawang merah kultivar Batu Ijo, 2) Tingkat partisipasi anggota kelompok tani dalam pelaksanaan pengembangan penangkaran benih, 3) Faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat partisipasi anggota dalam pelaksanaan pengembangan penangkaran benih. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik penentuan responden sensus yang berjumlah 25 orang. Teknik analisis yang digunakan yaitu deskriptif, analisis Skala likert, dan analisis Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan: Gambaran pelaksanaan pengembangan penangkaran benih bawang merah kultivar Batu Ijo dilakukan di lahan seluas 0,3 ha dengan bibit 1 ton, dimulai pada tahap persiapan, penanaman, pemeliharaan, pemeriksaan lapangan, panen, dan pasca panen. Sekarang Kelompok Tani Mandiri telah diakui sebagai kelompok tani penangkar yang bagus oleh pemerintah karena mampu melaksanakan penangkaran secara berkelanjutan. Tingkat partisipasi anggota kelompok tani pada pelaksanaan pengembangan penangkaran benih berada pada kategori tinggi dan sangat tinggi (perencanaan 72% tinggi, pelaksanaan 86% sangat tinggi, pengawasan 78,9% tinggi, evaluasi 72% tinggi, pemeliharaan dan pemanfaatan 94,4% sangat tinggi). Faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat partisipasi anggota terdiri dari usia dan pengalaman usahatani pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan tahap pengawasan.Kata Kunci: Kelompok Tani, Penangkaran Benih, Tingkat Partisipasi
ANALISIS RANTAI PASOK JAGUNG (Studi Kasus Pada Rantai Pasok Jagung Hibrida ( Zea Mays ) Di Kelurahan Cicurug Kecamatan Majalengka Kabupaten Majalengka) ACENG HIDAYAT; SRI AYU ANDAYANI; JAKA SULAKSANA
AGRIVET JOURNAL Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kondisi rantai pasok jagung di Kelurahan Cicurug menggunakan kerangka Food Supply Chain Network (FSCN), menganalisis kinerja rantai pasok jagung di Kelurahan Cicurug, yang dilakukan oleh para anggota rantai pasok di Kelurahan Cicurug. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif, yaitu penelitan dengan cara mendeskripsikan keadaan di lapangan dari sejumlah individu yang di wawancara secara langsung. yang dijadikan sampel dengan menggunakan kuisioner. Teknik penarikan responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah snowball sampling, dimana peneliti menggunakan metode ini secara sengaja dalam menentukan responden jumlahnya bisa kurang atau lebih banyak dari anggota rantai pasok ini dianggap sesuai dalam  memberikan informasi yang diperlukan sesuai dengan kriteria tertentu yang diinginkan peneliti. Hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi rantai pasok jagung di Kelurahan Cicurug belum berjalan dengan baik. Sasaran pasar memiliki target yang jelas namun terdapat permasalahan dalam optimalisasi sasaran rantai pasok, yaitu petani tidak ditunjang dengan pengetahuan mengenai kualitas jagung yang baik. Pengukuran kinerja rantai pasok yang dilakukan dengan pendekatan efisiensi pemasaran menunjukan bahwa rantai pasok masih belum mencapai kinerja optimal, satu dari dua saluran pemasaran memiliki nilai rasio biaya dan keuntungan rendah walaupun marjin dan farmer’s share bernilai tinggi.
Analisis Tataniaga Dalam Usahatani Jambu Kristal (Psidium Guajava L) Suatu Kasus di Desa Jayi Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka Sri Ayu Andayani; Adet Sumarna; Adi Ferdiana
AGRIVET JOURNAL Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Keragaan Usahatani Jambu Kristal (2)Pendapatan Usahatani Jambu Kristal (3) Saluran Tataniaga Jambu Kristal (4) Efesiensi Tataniaga Jambu Kristal. metode yang digunakan untuk penentuan responden adalah snowball sampling, yaitu mencari responden petani jambu kristal terlebih dahulu, kemudian mencari responden pedagang untuk mengetahui lembaga pemasar. Kesimpulan dari penelitian adalah sebagai berikut :Keragaan jambu kristal  yang dilakukan di Desa Jayi Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka meliputi subsistem sarana produksi dan subsistem budidaya, panen dan pasca panen dan pemasaran jambu kristal. Pendapatan usahatani jambu kristal pada bulan september 2014 berdasarkan pendapatan total usahatani jambu kristal adalah Rp. 20.351.889,00. Rata-rata R/C rasionya untuk usahatani jambu adalah sebesar 1,33 yang artinya bahwa setiap pengeluaran biaya Rp 1,00 maka akan diperoleh penerimaan Rp. 1,33, dan keuntungan yang diperoleh dari kegiatan usahatani ini adalah Rp. 0,33.Saluran Tataniaga jambu kristal di Desa Jayi Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka  yaitu terdiri dari 5 saluran tataniaga yaitu: ke Pedagang Pengecer Lokal (Majalengka, ke Pedagang Pengecer Luar Kota (Cirebon), ke Toko Luar Kota (Cirebon), ke  Pedagang Pengecer Luar Propinsi (Jakarta), ke Konsumen LangsungEfesiensi pemasaran berdasarkan perhitungan farmers share menunjukan semua saluran efesien, karena rata-rata lebih 80 %. Untuk paling efesien konsumen langsung ke petani 100% tetapi bila melalui perantara pedagang saluran ke-3  toko luar kota (Cirebon) paling tinggi yaitu 86,96%. Sedangkan untuk efesiensi tataniaga berdasarkan rasio keuntungan untuk petani, Saluran pemasaran ke-4 yang paling tinggi yaitu ke Jakarta (grade A) 11,57 artinya setiap satu rupiah yang dikeluarkan untuk biaya tataniaga jambu Kristal akan diperoleh keuntungan sebesar Rp 11,57. Sedangkan Untuk rasio totalnya keuntungan saluran ke-1 (Grade B & C) memberikan keuntungan terbesar untuk petani yaitu sebesar 14,55 artinya setiap satu rupiah yang dikeluarkan untuk biaya tataniaga jambu Kristal akan diperoleh keuntungan sebesar Rp 14,55. Kata kunci : Jambu Kristal, Keragaan, Saluran Tataniaga, Efisiensi Pemasaran. 
Co-Authors Aaf Falahudin Aaz Azamudin Tifani Abdul Kholiq Aceng Hidayat Acep Atma Wijaya Adet Sumarna Adi Ferdiana adi oksifa rahma harti Adi Oksifa Rahma Harti Agus Yuniawan Isyanto Agyn Akhmad Gimnastiar Akhmad Gimnastiar Ali Djamhuri Amalia Nur Milla Andre Rivianda Daud Anis Nurul Fitria Arif Hudal Mutakin ARIF MUHAMAD NAWAWI Asep Wahyudin Billy Adrian Fernanda Dadan Ramdani Nugraha Dadan Ramdani Nugraha Dadan Ramdani Nugraha Dandy Nur Afriyandi Dedi Nurjaman Nugraha Dedi Widayat Delis Hadiana Denny Kurniadie Dewi Laelatul Badriah Dewi Lailatul Badriah Dinar Dinar Dinar Dinar Dinar Dinar DINAR, DINAR Engkos Koswara Euis Dasipah Febrian Saputra Fikri Hariz Priatama Gantini, Tuti Gilang Ginanjar Hafni Rizanuddin Nur Hafni Rizanuddin Nur Hanni Hidayati Nafi’ah Harun Sujadi Hendriyana Hendriyan Hilmi Ahmad Ida Marina Ida Marina Ida Marina Ida Marina Ida Marina Ida Marina Iis Barokah Ine Aprianti Ine Aprianti ISMAIL, AGUS YADI Itang Ismannudin Ivan Chofyan Jajang Nurjaman Jaka Sulaksana Karina Agisni Widyastuti Kosasih Sumantri Kosasih Sumantri Kosasih Sumantri Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Muh. Yunus Muhamad Dendi Purwanto Muhamad Hasan Hadiana Muhammad Dadi Priadi Muhammad Fahrudin Nadjwa Aulia Fajrin Nana Rusnadiatman Nur Sophia Sandora Nur Suciati Ramadan Nurhaeni Sikki Obi Nurhidayat Permana, Nendah Siti Purwoko, Agus Reny Sukmawani SISKA NURLAELA SARI Siti Syarah Maesyaroh Sondi Kuswaryan Sri Umyati Suhaeni, Suhaeni Sukmasari, Miftah Dieni Sukron Aminudin Suwari Akhmaddhian Syiffa Safiera Wahono Taufik Zulfikar Tintin Febrianti Tomy Perdana Tuhpahwana P Sendja Ulfa Indah Laela Rahmah Umar Dani Umar Dani Umar Dani Uum Umiyati Yahya Mitra Yayan Hendrayana Yayan Sumekar Yayan Sumekar Yeti Yosa Aisyah Fauziah Yuli Yuliawati Yusup Hidayat Yuyun Yuwariah