Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Empowering Santripreneur through Catfish Farming Based on Asset-Based Community Development at Pesantren Al-Hijrah Sinaga, Sopian; Simbolon, Nur Rafidah Mahdiyyah; Dea Alfina; Asma Sahira; Hidayani; Wita Siti Maryam; Nur Hafizah
As-sunnah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 4 (2025): AL-ARKHABiiL: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : ASSUNNAH PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51590/jpm_assunnah.v5i4.1055

Abstract

Islamic boarding schools (pesantren) play a strategic role in fostering santripreneurship by integrating religious values with entrepreneurial skills to achieve economic independence. Pesantren Al-Hijrah owns 2,000 m² of waqf land and an idle fish pond; however, limited knowledge and skills in catfish farming hinder the utilization of these assets. This community service program aimed to enhance the knowledge and skills of santri and teachers in catfish farming and to optimize pesantren assets for economic empowerment. The program was conducted from March 2–17, 2025, involving 13 santri and four teachers, using an action research design with an Asset-Based Community Development (ABCD) approach through four stages: Discovery, Dream, Design, and Destiny. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed descriptively. The results show a significant increase in participants’ competencies, with 100% able to explain the stages of farming, 94% able to select high-quality fingerlings, 88% able to master feeding and disease control, and 82% able to understand marketing strategies. Technical skills improved, with full participation in pond preparation and stocking, while entrepreneurial motivation reached 88%. Pesantren assets were successfully activated through the productive utilization of ponds and the strengthening of local practitioner networks. The ABCD approach proved effective in empowering santri and teachers toward sustainable santripreneurship. Continuous mentoring and institutional partnerships are recommended to ensure program sustainability.
Bahasa Inggris Hafizah, Nur; Sari, Devni Prima
Jurnal Varian Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/varian.v8i3.4871

Abstract

The primary concern in the employer-employee relationship is the employees’ worry regarding their post-retirement financial security, which necessitates that the company provide a structured pension program. This study aims to compare the results of actuarial calculations in corporate pension fund programming at PT. RAP. The methodologies employed were the Attained Age Normal (AAN) and Individual Level Premium (ILP) methods, utilizing a data sample consisting of one employee from the company’s total of 38 employees. The findings indicate that the direct pension benefit, set at 20%, calculated using the AAN method amounts to IDR 80,022,877, compared to IDR 38,097,920 using the ILP method. Based on these results, the study offers insights to the company that the ILP method is more advisable than the AAN method. 
Lulur dari limbah kopi : solusi tepat guna pemanfaatan sisa ampas kopi sebagai antioksidan Ulfa, Rodhia; Fadhilah, Mauizah; Khairi, Ikhwanul; Zulfa, Maulida; Berliana, Melinda; Surya, Natasya; Nurul, Nida; Rahma, Novia; Fadhilah, Nur; Hafizah, Nur; Izzati, Nur
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.37672

Abstract

AbstrakPeningkatan konsumsi kopi di masyarakat, terutama di Kota Pekanbaru, menyebabkan meningkatnya jumlah limbah ampas kopi yang berpotensi mencemari lingkungan karena menghasilkan gas metana. Namun, ampas kopi mengandung senyawa bioaktif seperti kafein dan asam klorogenat yang memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan perawatan kulit alami. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu PKK Kelurahan Tobekgodang melalui penerapan teknologi tepat guna dalam pemanfaatan limbah ampas kopi menjadi produk lulur antioksidan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, edukasi kesehatan kulit, demonstrasi pembuatan lulur dari ampas kopi, praktik langsung, serta evaluasi melalui kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan masyarakat, dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 8% menjadi 88% (p < 0,05). Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai guna, sekaligus membuka peluang usaha kecil berbasis bahan alami yang ramah lingkungan. Program ini diharapkan berlanjut sebagai model pemberdayaan masyarakat menuju ekonomi kreatif dan berkelanjutan. Kata kunci: ampas kopi; antioksidan; lulur; teknologi tepat guna; pemberdayaan masyarakat. AbstractThe increasing coffee consumption in society, particularly in Pekanbaru City, has led to a rise in coffee waste, which can harm the environment due to methane gas emissions. However, spent coffee grounds contain bioactive compounds such as caffeine and chlorogenic acid that exhibit antioxidant and anti-inflammatory properties, making them potential natural ingredients for skin care. This community service program aimed to empower members of the PKK women’s group in Tobekgodang Village through the application of appropriate technology in processing coffee waste into antioxidant body scrub products. The activities included socialization, health education, demonstration, hands-on training, and evaluation using pre-test and post-test questionnaires. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge, with the “good” knowledge category increasing from 8% to 88% (p < 0.05). The program effectively enhanced community awareness and skills in utilizing waste materials into value-added products, while also creating opportunities for small-scale, environmentally friendly businesses. It is expected that this initiative will serve as a sustainable community empowerment model supporting creative and green economic development. Keywords: coffee grounds; antioxidant; body scrub, appropriate technology, community empowerment.
APLIKASI POC KULIT PISANG DAN NPK TERHADAP PADI SIAM RUKUT DENGAN SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO Hayati, Noraida; Mahmudah, Mahmudah; Istiqomah, Nurul; Hafizah, Nur; Mahdiannoor, Mahdiannoor; Erma, Erma
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.22273

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) merupakan salah satu makanan pokok di Indonesia.  Teknologi unggulan dalam budidaya padi yang mendukung meningkatnya produktivitas padi adalah sistem tanam jajar legowo, POC kulit pisang dan NPK. Penelitian ini memiliki tujuan (1) pengaruh interaksi antara POC kulit pisang dengan NPK pada pertumbuhan dan hasil padi siam rukut dengan sistem tanam jajar legowo (3) respon pemberian NPK pada pertumbuhan dan hasil padi siam rukut (4) konsentrasi terbaik pemberian POC kulit pisang pada pertumbuhan dan hasil padi siam rukut (5) takaran terbaik pemberian NPK pada pertumbuhan dan hasil padi siam rukut. Penelitian memakai (RAK) Rancangan Acak Kelompok faktorial 2 faktor terdapat perpaduan 9  perlakuan dengan 3 kali ulangan maka terdapat 27 unit percobaan. Kesimpulan penelitian ini menyatakan  pemberian POC kulit pisang dan NPK tidak berpengaruh untuk semua variabel pengamatan.
PENGARUH PEMBERIAN ABU SEKAM PADI DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI INPARI IR NUTRI ZINC DI LAHAN RAWA LEBAK Erawati, Fenny; Mahdiannoor, Mahdiannoor; Hafizah, Nur; Istiqomah, Nurul; Majedi, Majedi; Masrufah, Masrufah
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.22259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian abu sekam padi dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil padi Inpari IR Nutri Zinc di lahan rawa lebak. Penelitian dilaksanakan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) factorial, yaitu tiga dosis abu sekam padi (30 ton, 35 ton, dan 40 ton ha-1) dan tiga dosis pupuk NPK (150 g, 250 g, dan 350 g per petak). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara abu sekam padi dan pupuk NPK terhadap semua peubah pertumbuhan dan hasil tanaman. Namun, pemberian secara terpisah abu sekam padi berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan pada umur 30 dan 45 hari setelah tanam (HST), dan tidak berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, panjang malai, jumlah gabah, dan berat gabah per rumpun. Pemberian pupuk NPK tidak memberikan pengaruh terhadap seluruh peubah pengamatan, karena sifat lahan rawa lebak yang masam dan tergenang, sehingga menyebabkan kehilangan nitrogen melalui proses volatilisasi dan denitrifikasi serta fiksasi fosfor. Dosis abu sekam padi terbaik dalam penelitian ini adalah 30 ton ha-1 yang mampu meningkatkan jumlah anakan. Sementara itu, tidak ditemukan dosis pupuk NPK yang efektif dalam meningkatkan pertumbuhan maupun hasil padi di kondisi lahan tersebut.