p-Index From 2021 - 2026
8.086
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan Publikasi Pendidikan Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) PIONIR: Jurnal Pendidikan JPsd ( Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar ) Terampil : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan CaLLs : Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics Tafaqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman JURNAL SERAMBI ILMU Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Ta`Limuna : Jurnal Pendidikan Islam Harmony : Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Jurnal Gentala Pendidikan Dasar Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Jurnal PGSD Edification Journal : Pendidikan Agama Islam Panangkaran: Jurnal Penelitian Agama dan Masyarakat Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Jurnal Penelitian Ekonomi Akuntansi (JENSI) EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Taklim : Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Pengabdian Masyarakat PGSD Didaktis: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar Jurnal Wanita dan Keluarga Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Syarah: Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi CIVIC SOCIETY RESEARCH and EDUCATION: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Marine Inside Journal of Islamic Education for Early Childhood International Journal of Islamic Education (IJIE) El Dusturie: Jurnal Hukum dan Perundang-undangan JESS (Journal of Educational Social Studies) Jurnal Serambi Ilmu Senadika Al-Tarbawi Al-Haditsah
Claim Missing Document
Check
Articles

Pembinaan Karakter Peduli Lingkungan Siswa Melalui Program Sekolah Adiwiyata Di SDN Serang 11 Devi Fitri Handayani; Sofy Maharani; Viola Al Hilalliyah; Firman Robiansyah
Jurnal Serambi Ilmu Vol. 24 No. 2 (2023): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jsi.v24i2.929

Abstract

Kurangnya publikasi terkait pengaruh program Adiwiyata dalam pembentukan karakter peduli lingkungan masih sangat kecil di masyakarat. Padahal dalam kenyataan dengan adanya program Adiwiyata yang sebenarnya dapat berperan dalam pembentukan karakter peduli lingkungan. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui pelaksanaan program sekolah adiwiyata di SDN Serang 1, mengetahui implikasi program sekolah adiwiyata terhadap pembinaan peduli lingkungan siswa di SDN Serang 11 serta untuk mendeskripsikan bagaimana karakter peduli lingkungan siswa Sekolah Dasar Negeri Serang 11 yang merupakan salah satu sekolah yang memiliki program sekolah adiwiyata di kota Serang. Jenis pendekatan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas V, wali kelas dan warga sekolah lainnya di Sekolah Dasar Negeri Serang 11. Pengumpulan data menggunakan instrumen angket dan wawancara. Dengan angket yang mencakup empat indikator seperti, penghematan energi, pengelolaan sampah, pemanfaatan air, dan peduli lingkungan sekitar. Dengan demikian, hasil dari penelitian bisa disimpulkan bahwa siswa pada sekolah adiwiyata Sekolah Dasar Negeri Serang 11 rata-rata memiliki karakter peduli lingkungan yang tinggi.
Monetisasi Empati Dalam Live Streaming TikTok: Analisis Hukum Ekonomi Islam Robiansyah, Firman; Fitri, Ghaida Nuraliza; Pramudya, Muhamad Daffa; Putri, Vica Permata
Jurnal Penelitian Ekonomi Akuntansi Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jensi.v9i1.11748

Abstract

The aims of this study is to analyze the phenomenon of empathy monetization in TikTok live streaming from the perspective of Islamic economic law, particularly within the Maqashid Shariah framework. Qualitative research used as a research method with a literature study approach. Data and information were collected from various literature sources, such as scientific journal articles and other related documents discussing Islamic economic law, Maqashid Shariah, and live streaming phenomena. The results show that empathy monetization in TikTok live streaming involves the practice of buying and selling emotional support, where users provide virtual donations in exchange for attention and empathy given by streamers. From the perspective of Islamic economic law, this practice contains elements of gharar and maysir, as there is no guarantee that the empathy provided by streamers is proportional to the donations given by users. Furthermore, viewed from Maqashid Shariah, this practice potentially contradicts the objectives of hifz al-nafs and hifz al-mal, as it can lead to emotional exploitation and commercialization of human values that degrade human dignity. The conclusion of this research is that empathy monetization in TikTok live streaming is inconsistent with the principles of Islamic economic law and contradicts Maqashid Shariah. The implications of these findings include the need for clearer regulations regarding monetization practices on social media platforms, as well as education for the public about ethics and boundaries in social media interactions. This study has limitations because it is qualitative in nature, and thus the authors did not conduct direct and in-depth observations of the TikTok phenomenon. We strongly hope that future researchers will conduct studies with direct observation to obtain more relevant data.
The Relevance of Hudud and Ta'zir in Corruption Law Enforcement through the Perspective of Islamic Criminal Law Fadzar, Angga; Syakira, Azmi; Khotijah, Khotijah; Citra Ramadhan, Rere; Robiansyah, Firman
Syarah: Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Vol. 14 No. 1 (2025): SYARAH : Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi
Publisher : Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/syarah.v14i1.6118

Abstract

Corruption is a serious crime that has a widespread impact on the state and society. However, law enforcement efforts still face various structural and implementation obstacles, such as weak deterrent effects, political intervention, and inconsistent court decisions. This study aims to explore the relationship between the concepts of hudud and ta'zir in Islamic criminal law and efforts to combat corruption within the framework of modern law. The research method used is qualitative through literature review, examining classical fiqh texts, national legislation, and relevant scientific literature. The results of the study indicate that corruption does not fall under the category of hudud because it does not meet the technical and substantive requirements determined by sharia. However, corruption can be classified as a ta'zir crime, which gives judges or authorities the flexibility to impose penalties based on the severity of the crime, ranging from fines, asset recovery, removal from office, to the death penalty in cases that cause widespread harm to the state. Compared to Indonesia's positive legal system, which tends to be weak in enforcing strict sanctions, the principles of ta'zir are considered more responsive and adaptive. Therefore, this finding recommends that the principles of ta'zir be used as a normative and philosophical reference in the formulation of national legal policies to create a more fair, strict, and socially just system for enforcing anti-corruption laws.
Problematika Guru dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar pada Siswa Kelas I & IV SD Negeri Qonita, Aisyah; Rahmawati, Dwi; Robiansyah, Firman; Adriweri, Erza
TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 10 No 2 (2023): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/terampil.v10i2.17405

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui implementasi kurikulum merdeka belajar di kelas 1 dan 4 serta upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi problematika yang dihadapi dalam menerapkan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru dan siswa kelas I dan IV. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara,   dan   dokumentasi.   Untuk   menguji validitas data, peneliti menggunakan analisis data yang ketat dan triangulasi, memeriksa data dari lokasi yang sama menggunakan metode yang berbeda. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka Belajar mulai diterapkan secara bertahap untuk siswa kelas I dan IV sejak tahun 2021, sementara Kurikulum 2013 masih digunakan oleh kelas II, III, V, dan VI. Kurikulum ini mengubah pendekatan pembelajaran untuk siswa kelas I hingga IV dari pembelajaran tematik menjadi pembelajaran berbasis mata pelajaran. Namun, guru di SD Negeri Serang 8 menghadapi berbagai kesulitan dalam menerapkan Kurikulum Merdeka, terutama dalam hal perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Mereka kesulitan memahami dan membedakan Capaian Pembelajaran (CP) yang diberikan oleh pusat serta mengorganisasi Tujuan Pembelajaran (TP) menjadi Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). Selain itu, guru juga mengalami kesulitan menemukan teknik dan metodologi pembelajaran yang sesuai, cenderung tetap menggunakan pendekatan pembelajaran yang sama seperti pada kurikulum sebelumnya karena masih khawatir dan belum mampu keluar dari zona nyaman mereka. Kurangnya strategi pembelajaran dan bahan ajar yang memadai juga menjadi masalah bagi guru dalam menerapkan Kurikulum Merdeka. Kurangnya dukungan dan sumber daya membuat mereka kesulitan beradaptasi dengan perubahan kurikulum ini. Selain itu, sarana dan prasarana juga menjadi masalah dalam penerapan Kurikulum Merdeka
Implementasi Prinsip The Seven Habits dalam Membina Karakter Siswa di SD Peradaban Serang Nurul Aulia, Fadhila; Robiansyah, Firman; Suprianto, Oki
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 15 No 3 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.js.2025.v15.i3.p226-239

Abstract

Pendidikan karakter di Indonesia masih memiliki kualitas karakter yang belum baik, meskipun karakter memengaruhi semua aspek kehidupan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui, menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana prinsip-prinsip The Seven Habits digunakan untuk membina karakter siswa di SD Peradaban Serang. Studi ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan studi kasus. Penelitian dilaksankan di SD Peradaban Serang, partisipannya yaitu kepala sekolah, wali kelas, dan siswa kelas 4-6. Analisis kualitatif model Miles dan Huberman digunakan untuk mengumpulkan data penelitian dari observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan penyebaran kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menerapkan prinsip The Seven Habits dapat membina karakter siswa di SD Peradaban Serang. Penerapan prinsip tersebut dapat membina 17 nilai karakter siswa. Nilai karakter tersebut sebagai berikut: religius, tanggung jawab, mandiri, jujur, bersahabat dan komunikatif, ingin tahu, membaca, disiplin, peduli sosial, menghargai prestasi, semangat kebangsaan, kerja keras, damai, demokratis, dan kreatif. Hasilnya menunjukkan bahwa 94% siswa memberikan respon tepat, dan 6% siswa memberikan respon tidak tepat. Melalui langkah kebiasaan yang konsisten, penelitian ini dapat memberikan kontibusi baru dalam bidang pendidikan karakter.
ANALISIS EFISIENSI ANGGARAN PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM: Analysis of Education Budget Efficiency in an Islamic Perspective Firman Robiansyah; Annisa Nur Fadillah; Nuril Khairiyah; Siti Nurkholizah; Gavin Sangraha Rahmat
TA'LIMUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/6b4qep60

Abstract

This study analyzes the efficiency of the education budget from an Islamic perspective by highlighting the principles of transparency, accountability, and resource optimization. In Islam, the efficiency of the education budget aims to avoid waste and ensure fair and sharia-compliant financial distribution. This study uses a literature study method by analyzing various relevant literature. The results of the study indicate that the principle of efficiency in Islam can be applied through funding sources such as zakat, waqf, and alms that are managed professionally. In addition, community participation in financing education can increase the effectiveness of budget use. However, the budget efficiency policy also faces challenges, especially in the context of government policies, such as cutting the education budget which risks reducing the welfare of educators and the quality of education. Therefore, the implementation of efficiency must consider the balance between savings and meeting the needs of quality education, by involving strict supervision and public participation to remain in line with the principles of justice in Islam. Penelitian ini menganalisis efisiensi anggaran pendidikan perspektif Islam dengan menyoroti prinsip transparansi, akuntabilitas, dan optimalisasi sumber daya. Dalam Islam, efisiensi anggaran pendidikan bertujuan menghindari pemborosan serta memastikan distribusi keuangan yang adil dan sesuai syariah. Studi ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip efisiensi dalam Islam dapat diterapkan melalui sumber pendanaan seperti zakat, wakaf, dan sedekah yang dikelola secara profesional. Partisipasi masyarakat dalam pembiayaan pendidikan juga dapat meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran. Namun, kebijakan efisiensi anggaran menghadapi tantangan, terutama dalam konteks kebijakan pemerintah, seperti pemangkasan anggaran pendidikan yang berisiko mengurangi kesejahteraan tenaga pendidik dan kualitas pendidikan. Oleh karena itu, implementasi efisiensi anggaran harus mempertimbangkan keseimbangan antara penghematan dan pemenuhan kebutuhan pendidikan berkualitas, dengan melibatkan pengawasan ketat dan partisipasi publik agar selaras dengan prinsip keadilan dalam Islam. Kata Kunci : Anggaran Pendidikan; Efisiensi Anggaran; Kebijakan Pemerintah; Kualitas Pendidikan; Perspektif Islam.
Analisis Penggunaan Politik Identitas Berdasarkan Al-Quran dan Hadist Oceania, Siti Annisafa; Robiansyah, Firman; Alfalah, Muhammad; Danuarta, Vazar Yoga
Tafáqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman Vol. 12 No. 1 (2024): Juni
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM BANI FATTAH (IAIBAFA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/tafaqquh.v12i1.2753

Abstract

Indonesia sebagai negara yang kaya akan keberagaman entitas seperti agama, suku, dan ras, menjadi subjek perhatian dalam berbagai konteks serta menarik untuk dianalisis dari berbagai sudut pandang. Keanekaragaman ini, dengan subkultur yang dimilikinya, menjadi suatu karakteristik penting bagi Indonesia yang harus dijaga dengan cermat karena potensi terjadinya benturan akibat sensitivitas atau sentimen yang dapat memicu konflik budaya. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode Tinjauan Pustaka (Literature Review), yang mana sumber data utama dalam penelitian ini adalah para penerbit karya tulis pada website tertentu yang menjadi informan/subjek penelitian. Data yang dikumpulkan berupa ungkapan/pendapat/persepsi mereka tentang segala hal yang berkaitan dengan pengetahuan Agama serta Politik Identitas yang dikemukakan pada karya tulisnya. Adapun Teknik Analisis Data penelitian ini menggunakan metode critical appraisal. Dalam konteks Islam, politik identitas dimaknai sebagai penggunaan identitas Islam untuk meraih keuntungan politik. Namun, pandangan Islam terhadap politik identitas tidaklah sejajar dengan pemahaman sekuler yang mungkin lebih menekankan pada kepentingan politik daripada nilai-nilai moral dan etika. Tantangan politik identitas di Indonesia mencakup polarisasi masyarakat, penyebaran hoax dan ujaran kebencian, serta melemahnya demokrasi. Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan upaya bersama dari berbagai pihak untuk memperkuat nilai-nilai persatuan, toleransi, dan keadilan.
Pembinaan Karakter Religius Siswa Melalui Pembiasaan Keagamaan Di Sekolah Dasar Anikoh, Nisa; Robiansyah, Firman; Suprianto, Oki
PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik Vol 1 No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL AKADEMIK (SENADIKA) 2024
Publisher : PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan di tingkat sekolah dasar memiliki peran yang sangat strategis dalam membina karakter siswa, termasuk karakter religius yang menjadi dasar bagi pembentukan kepribadian dan akhlak anak. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pembiasaan keagamaan dapat membina karakter religius siswa di sekolah dasar. Pembiasaan keagamaan di sekolah dasar memiliki peran yang sangat penting dalam membina karakter religius siswa sejak dini, karena usia sekolah dasar adalah masa krusial dalam pembentukan nilai-nilai moral dan religius anak. Karakter religius merujuk pada sikap dan perilaku yang sesuai dengan ajaran agama, seperti disiplin, tanggung jawab, empati, saling menghormati, dan menjunjung tinggi nilai-nilai spiritual. Pembiasaan keagamaan yang dapat dilakukan secara teratur di sekolah adalah metode yang efektif untuk membentuk karakter religius. Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian studi literatur yang bertujuan untuk menganalisis dan menyimpulkan beberapa data yang dihasilkan melalui artikel dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di sekolah dasar, pembiasaan keagamaan dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti sholat dhuha berjamaah, doa bersama, pembacaan Al-Qur'an, dan kegiatan keagamaan lainnya yang dilakukan setiap hari. Selain itu, nilai-nilai moral dan ajaran agama diajarkan dalam kehidupan sehari-hari dan siswa dilibatkan secara aktif dalam praktik keagamaan. Terbukti bahwa kebiasaan ini menanamkan nilai-nilai karakter religius seperti sikap ketaqwaan, keikhlasan, kejujuran, kesopanan, tolong-menolong, toleransi, kompetitif, kebersihan, cinta rasul, memunculkan rasa syukur siswa, tawakkal, dan tawadhu. Dengan demikian, pembiasaan keagamaan di sekolah dasar dapat membantu membina karakter religius siswa, yang akan berdampak positif pada perkembangan pribadi dan sosial mereka.
Internalisasi Karakter Religius Melalui Program Tahfidzul Qur’an Di Sekolah Dasar Muwahhida, Muziya Ananda Fitri; Robiansyah, Firman; Suprianto, Oki
PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik Vol 1 No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL AKADEMIK (SENADIKA) 2024
Publisher : PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internalisasi diartikan sebagai penghayatan, pendalaman, penguasaan secara mendalam yang berlangsung melalui binaan, bimbingan, dan sebagainya Dalam konteks pendidikan, internalisasi mengacu pada bagaimana siswa memahami dan mengintegrasikan nilai-nilai tertentu ke dalam kehidupan mereka sehari-hari. Salah satu karakter yang perlu ditanamkan pada siswa sekolah dasar adalah karakter religius. Karakter religius pada siswa sekolah dasar dapat dilakukan melalui program tahfidzul qur’an. Program tahfidzul qur’an dapat menanamkan nilai-nilai keyakinan, kewajiban, penghayatan, pengetahuan, dan pengamalan beragama pada siswa. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah studi pustaka atau studi literatur dari berbagai sumber seperti buku dan artikel ilmiah terkait. Dan ditemukan bahwa, program tahfidzul qur’an dapat mempengaruhi internalisasi karakter religius pada siswa sekolah dasar.
Pembinaan Karakter Peduli Lingkungan Melalui Program Adiwiyata Siswa Sekolah Dasar Septia, Vira; Robiansyah, Firman; Suprianto, Oki
PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik Vol 1 No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL AKADEMIK (SENADIKA) 2024
Publisher : PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas pembinaan karakter peduli lingkungan siswa sekolah dasar melalui Program Adiwiyata, sebuah inisiatif pemerintah Indonesia. Program ini bertujuan untuk menciptakan sekolah yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada kesadaran lingkungan. Metode yang digunakan dalam pembinaan karakter meliputi integrasi pendidikan lingkungan hidup ke dalam kurikulum, kegiatan praktis seperti penanaman pohon dan pengelolaan sampah, serta keterlibatan komunitas. Melalui kegiatan ini, siswa diajarkan tentang pentingnya menjaga lingkungan dan dampak perilaku mereka terhadap ekosistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang terlibat dalam Program Adiwiyata menunjukkan peningkatan kesadaran dan sikap positif terhadap lingkungan. Meskipun ada tantangan seperti kurangnya konsistensi dalam penerapan program dan variasi minat siswa, solusi seperti peningkatan pelatihan bagi guru dan kegiatan menarik dapat membantu mengatasi masalah tersebut. Kesimpulannya, Program Adiwiyata berpotensi besar dalam membentuk generasi yang peduli lingkungan, sehingga penting untuk terus mengembangkan dan mendukung inisiatif ini di sekolah-sekolah dasar.
Co-Authors Adriweri, Erza Agustin, Saskiyah Ajo Sutarjo Al Najwa, Syalaysa Fhenia Alfalah, Muhammad Alfarisa, Fitri Amanda Nurul Febrilian Amiladini Nurmaulida Amorita Mumtazah Ananda Rahma Winata Andi Rafi Mishbahuddin Anshory Angga Fadzar Anggun Murdaningsih Anikoh, Nisa Annisa Nur Fadillah Annisa Titis Mardiana Annisa Yulianty Ardianti, Sylvia Aulia Hijratunnisa Aulia, Fadhila Nurul Ayesha Hazma Azmi Syakira Azzahra Nurrizki Hikmaidha Budhi Tristyanto Chatarina Umbul Wahyuni Citra Ramadhan, Rere Danuarta, Vazar Yoga Darmawan Darmawan -, Darmawan Darmawan Darmawan Darmawan Darmawan Darmawan Darmawan Devi Fitri Handayani Dilah, Salsa DWI RAHMAWATI Dwi Via Cahya Bulan Elis Nur Megawati Ely Sholihah Emsya Salsabela Fadhila Nurul Aulia Fadhila Fadzar, Angga Fatihaturosyidah, Fatihaturosyidah Fitri Alfarisa Fitri, Ghaida Nuraliza Fitriani, Anes Gavin Sangraha Rahmat Handayani, Devi Fitri Hanisah Azzahrah Herli Salim Hilalliyah, Viola Al Husniawati Husniawati Ima Ni'mah Chudari Ima Ni'mah Chudari Irawati Indah Ismayanti Dewi Jayanti, Zulfaa Dwi Khomsariyani, Erina Khotijah Khotijah Khotijah Khotijah Linda Arfryanti Lutfiiah, Ratu Siti Maharani, Sofy Maisyaroh Salsa Maharani Makiyah, Diah Fatimatul Mutiah Khanza Muwahhida, Muziya Ananda Fitri Nanda Amalia Nanda Lidiana Nayla Maharani Novi Nurhayati Nurcahyani, Nicky Nuril Khairiyah Nurul Aulia, Fadhila Nurul Khoirunnisa Nurul Safira Nurul Sakinah, Syafa Oceania, Siti Annisafa Oki Suprianto Oki Suprianto Pramudya, Muhamad Daffa Pratama, Muhammad Tajdid Puput Muzdalifah Putri, Vica Permata Qonita, Aisyah Rakhmi, Atik Ratih Dwi Setiawati Rere Citra Ramadhan Rhamadani, Putri Ridho Chaska Taura Safira, Nurul Salwa Nurfitria Annisa Septia, Vira Shifa Aulia Rahmah Siti Ainun Zahra Siti Anisa Siti Jariyah Siti Nur Faizah Siti Nurkholizah Siti Syaropah Sofy Maharani Sri Wuryastuti Suci Sukma Fauziah Rahmadani Sulistiatun Hafifah Suprianto, Oki Susilawati Susilawati Susilawati Sutarjo, Ajo Syahbani, Nisfa Laila Syakira, Azmi Tiara Aryanti, Eka Viola Al Hilalliyah Widjojoko Wirlyanti, Frisca Aulia Yuspita, Leni Zahra, Fadma Alyah Zahrotul Hayat Zailanty, Shofia Zalfa Intan Pritami