Claim Missing Document
Check
Articles

KARAKTERISTIK KEEFEKTIFAN QUANTUM TEACHING DALAM PEMBELAJARAN SISWA SEKOLAH DASAR: (Literature Review) Nurul Silki; A. Hari Witono; Lalu Hamdian Affandi
Renjana Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2021): Edisi Mei 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan karakteristik keefektifan Quantum Teaching serta menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi keefektifan Quantum Teaching dalam pembelajaran siswa sekolah dasar. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Hasil penelitian ini adalah 1) karakteristik keefektifan Quantum Teaching dalam proses pembelajaran terdiri dari 8 karakteristik diantaranya: pembelajaran Quantum lebih bersifat humanistis, interaksi pembelajaran lebih menjadi bermakna, menghilangkan segala sesuatu yang menghambat keberhasilan pembelajaran dan mempertahankan segala sesuatu yang mendukung keberhasilan pembelajaran, siswa aktif berdiskusi dan menyampaikan pendapat, meningkatkan hasil belajar, memusatkan perhatian pada interaksi yang bermutu dan bermakna, mengutamakan keberagaman dan keberhasilan sebagai kunci interaksi, dan komunikasi yang jernih. 2) faktor yang mempengaruhi keefektifan Quantum Teaching dalam proses pembelajaran terdiri dari 5 faktor di antaranya yaitu; media pembelajaran yang menarik, keterampilan mengajar guru, gaya mengajar, bina suasana, dan strategi belajar mengajar (SBM). Guru hendaknya guru harus memahami karakteristik siswa dan materi agar model pembelajaran yang digunakan sesuai serta dapat menjadikan pembelajaran yang efektif terlebih ketika menggunakan model pembelajaran Quantum Teaching.
PENGARUH EKSPEKTASI GURU DAN SELF-EFFICACY SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR PADA SISWA KELAS V DI SD GUGUS V CAKRANEGARA TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Karmita Zuriatin Asri; A. Hari Witono; L. Hamdian Affandi
JURNAL ILMIAH PENDAS: PRIMARY EDUCATION JOURNAL Vol 1 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi PGSD, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pendas.v1i1.51

Abstract

This research was aimed to know the influence of teachers’ expectation and student’s self-efficacy through the student’s learning achievement of the fifth grade elementary school students in Gugus V Cakranegara academic year 2019/2020. This research is correlational research with total population 259 students which separated in 6 schools.The technique of taken the sample used proportionate random sampling with total sample 157 students. The method of collecting the data that used in this research was documentation and questionnaire method. The achievement showed that the simple regression equation formula I was Y=29.674+0.742X1, so it was obtained the value of learning achievement was 29.674 (a=29.674) and the value of teacher’s expectation was (bX1=0.742). Therefore, thesimple regression equation formula II was Y=23.373+0.699X2, so it was obtained the value of learning achievement was 23.373 (a=23.373) and the value of student’S self-efficacy was 0.699 (bX2=0.699). Hence, in the hypothesis III, the dual regression equation formula was Y=25.937+0.319X1+0.401X2, so it was obtained the valueof learning achievement was 25.937 (a=25.937), the value of teacher’s expectationwas 0.319 and student’s self-efficacy was 0.401 (bX1=0.319; bX2=0.401). So it can be concluded that there were influence of teacher’s expectation and student’s self-efficacy through the students learning achievement in the fifth grade elementary school students in Gugus V Cakranegara academic year 2019/2020.
HUBUNGAN KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI GURU DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS 1V SDN GUGUS 2 KECAMATAN PEMENANG KABUPATEN LOMBOK UTARA TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Kartini Ilmiah; A Hari Witono; I Nyoman Karma
JURNAL ILMIAH PENDAS: PRIMARY EDUCATION JOURNAL Vol 1 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Program Studi PGSD, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pendas.v1i2.65

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemampuan berkomunikasi guru dengan motivasi belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN Gugus 2 Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara tahun pelajaran 2020/2021. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV sebanyak 142 siswa. Sampel sebanyak 104 siswa yang diambil dengan teknik probability proportional random sampling dan besar sampel digunakan rumus Slavin. Teknik analisis data menggunakan rumus korelasi product moment, hasil analisis data didapatkan r hitung sebesar 0,444 dan r tabel sebesar 0.1909 (r hitung ≥ r tabel) maka Ha di terima dan Ho di tolak, artinya ada Hubungan yang positif dan signifikan antara kemampuan berkomunikasi guru dengan motivasi belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN Gugus 2 Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara Tahun Pelajaran 2020/2021 dengan kategori sedang.
Peran Guru Dalam Membentuk Karakter Disiplin Siswa Kelas V SDN 42 Ampenan Muhaimin Muhaimin; A. Hari Witono; Ilham Syahrul Jiwandono
JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Vol 5, No 2 (2021): Mei (JIKAP PGSD)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jkp.v5i2.18883

Abstract

This study aims to determine how the teacher's role in shaping the disciplinary character of the fifth-grade students of SDN 42 Ampenan. This research is motivated by the importance of shaping the character of discipline because currently there are many deviations that are far from noble character. This research uses descriptive qualitative research methods. Research location at SDN 42 Ampenan. Primary data sources are teachers and school principals, secondary data sources are the results of documentation. Data collection techniques using interviews and documentation. The data collected is in the form of words and pictures. Data analysis used the Miles, Humberman, and Saldana models, namely data collection, data condensation, data presentation, and data verification. The results showed that the form of the disciplinary character of students at SDN 42 Ampenan was time discipline, discipline in enforcing rules, discipline in attitude and discipline in worship, while the role of class V teachers in shaping the character of student discipline at SDN 42 Ampenan was the teacher as an educator, teacher, mentor, trainers, and evaluators. The results of this study are indicated by changes in attitudes and behavior of students in a better direction by reflecting the habit of obeying the rules in school.
Penyuluhan dan Pelatihan Penggunaan Intrumen Diagnosa Kesulitan Belajar Siswa Bagi Guru SDN 2 Tamansari Lombok Barat Hari Witono; Mansur Hakim; I Nyoman Karma; Heri Setiawan
Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v5i2.2850

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini agar guru-guru yang menjadi objek pengetahuan menguasai sejumlah pengetahuan (insight) tentang konsep teori dan keterampilan  (skill)  menggunakan instrument dalam  diagnosis kesulitan belajar. Materi pengabdian masyarakat ini menyangkut: (1) Pengertian Instrumen Diagnosis Kesulitan Belajar, (2)  jenis instrument dagnosis, (3) prinsip Penggunaan Instrumen Diagnosis Kesulitan Belajar (4) langkah menggunakan isntrumen Diagnosis Kesulitan belajar, (5) Evaluasi, dan (6) Pelaporan. Strategi yang digunakan yaitu ceramah, tanya jawab atau diskusi dan pendampingan. Pelaksanaan pengabdian ini yaitu pada hari sabtu, 10 Juli 2021 di SDN 2 Tamansari karena SDN 2 Tamansari sedang mengalami renovasi. Peserta sejumlah 15 orang terdiri dari 1 kepala sekolah, 13 guru, dan 1 orang operator sekolah. Acara terlaksana dengan baik dimana materi yang disampaikan. Terlihat data pretes menunjukkan sebanyak 7 orang atau sekitar 46 % tidak memahami, 5 orang atau sekitar 34% peserta kurang memahami, dan hanya 3 orang atau sekitar 20% peserta yang memahami terkait dasar-dasar penggunaan instrumen untuk diagnosa kesulitan belajar siswa SD. Setelah di laksanakan pelatihan terjadi kenaikan pemahaman guru  dimana tinggal 1 orang atau 6% yang belum memahami, 3 orang atau sekitar 20% peserta yang cukup paham, dan 11 orang atau 74 % peserta memahami tentang penggunaan instrumen untuk diagnosa kesulitan belajar siswa SD.
Profil Kemampuan Numerasi Siswa Kelas III SDN 2 Kuta Tahun Pelajaran 2021/2022 Novia Nila Cahayani; A. Hari Witono; Heri Setiawan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2b (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2b.546

Abstract

Profil adalah gambaran tentang kemampuan numerasi dasar siswa yang mencakup kemampuan mengenal lambang bilangan dan kemampuan mengoperasikan operasi hitung dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan numerasi siswa kelas III SDN 2 Kuta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Subjek penelitian yaitu siswa dan guru kelas yang terdiri dari 11 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hingga 6 siswa pada level 3 dan sampai dengan 4 pada level 4. Sedangkan untuk kemampuan mengoperasikan operasi hitung dasar siswa rata – rata sudah mampu mengoperasikan operasi hitung pengurangan dan penjumlahan. Untuk operasi hitung perkalian, siswa yang mampu mengerjakan soal perkalian sebanyak 3 orang. Namun untuk operasi hitung dasar pembagian belum ada siswa yang mampu menjawab soal. Upaya yang dilakukan guru dalam mengajar numerasi adalah memeberikan motivasi, menggunakan metode mengajar yang bervariasi, memberikan evaluasi dan penggunaan media pembelajaran.
Pengaruh Literasi Digital terhadap Minat Baca Siswa Kelas V di SDN 1 Dasan Tapen Tahun Pelajaran 2021/2022 Heza Aqil Siroj; A. Hari Witono; Baiq Niswatul Khair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.668

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh literasi digital terhadap minat baca siswa kelas V di SDN 1 Dasan Tapen tahun pelajaran 2021/2022. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SDN 1 Dasan Tapen. Subjek penelitian ini yaitu seluruh populasi yang berjumlah 35 siswa atau menggunakan studi populasi. Instrumen penelitian berupa kuesioner tipe skala likert. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi linier sederhana. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa literasi digital memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat baca siswa kelas V di SDN 1 Dasan Tapen tahun pelajaran 2021/2022. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji regresi linier sederhana dengan nilai signifikan 0,00 < α = 0,05. Selain itu literasi digital memiliki pengaruh yang kuat terhadap minat baca siswa yang ditunjukan dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,795 yang menunjukan derajat hubungan antara variabel literasi digital dengan variabel minat baca sebesar 79,5%. Kemudian literasi digital juga memiliki pengaruh yang positif terhadap miat baca. Artinya semakin baik literasi digital siswa maka semakin baik pula minat baca yang dimiliki siswa. Hal ini ditunjukan dengan hasil Tabel coefficients memiliki nilai signifikan sebesar 0,00 < α = 0,05.
Pengembangan Media Tiga Dimensi Kontekstual Berbahan Dasar Barang Bekas untuk Siswa Kelas IV SD Ainun Jariah; A. Hari Witono; Baiq Niswatul Khair
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.727 KB) | DOI: 10.52562/biochephy.v1i1.23

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan media pembelajaran tiga dimensi kontekstual berbahan dasar barang bekas untuk siswa kelas IV SD. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang telah dikembangkan oleh Dick and Carry (1996). Adapun model pengembangannya yaitu ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subyek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu terdiri dari 6 orang siswa kelas IV di SDN 10 Mataram. Adapun tekhnik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini berupa angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa media tiga dimensi kontekstual berbahan dasar barang bekas yang telah dikembangkan sudah memenuhi kriteria sangat layak dengan memproleh nilai presentase 98% dari ahli media dan ahli materi memproleh nilai presentase 93% dengan kriteria sangat layak. Sedangkan dari respon siswa memperoleh nilai 95% dan sudah memenuhi kriteria sangat layak untuk digunakan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media tiga dimensi kontekstual berbahan dasar barang bekas sudah sangat layak untuk digunakan kepada siswa kelas IV SD pada materi siklus hidup kupu-kupu.
Pelatihan Pengisian Instrumen Akreditasi Untuk Peningkatan Mutu Evaluasi Diri Sekolah/Madrasah Pada Kelompok Kerja Madrasah Aliyah Wilayah IV Agus Ramdani; A. Hari Witono; Sukardi Sukardi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.909 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v1i1.211

Abstract

Abstrak: Sekolah/madrasah yang berkualitas pada jenjang pendidikan dasar dan menengah adalah sekolah yang telah memenuhi 8 Standar Nasional Pendidikan. Salah satu upaya untuk mengetahui pemenuhan standar tersebut adalah melalui Evaluasi Diri Sekolah (EDS). Dalam implementasinya, EDS juga digunakan sebagai langkah persiapan bagi sekolah/madrasah dalam proses pemenuhan Standar Nasional Pendidikan melalui akreditasi. Pada kenyataannya guru dan kepala sekolah mengalami kesulitan dalam pengisian instrumen akreditasi yang dikembangkan oleh BAN S/M, hal ini disebabkan antara lain oleh belum meratanya sosialisasi tentang sistem akreditasi terutama pada sekolah/madrasah swasta yang perlu mendapat perhatian lebih. Sehubungan dengan hal tersebut, perlu ada upaya yang lebih intensif untuk mensosialisasikan sistem akreditasi pada sekolah/madrasah terutama pada bagian evaluasi diri sekolah/madrasah. Pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk: 1) meningkatkan pemahaman guru dan kepala sekolah tentang konsep evaluasi diri dalam rangka penjaminan mutu internal sekolah/madrasah, 2) meningkatkan keterampilan guru dan kepala sekolah dalam mengisi instrumen akreditasi sebagai bagian dari pelaksanaan evaluasi diri sekolah/madrasah, dan 3) meningkatkan kesadaran guru dan kepala sekolah tentang pentingnya penjaminan mutu internal melalui evaluasi diri sekolah/madrasah yang dilakukan secara berkesinambungan. Permasalahan yang menjadi fokus kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah terbatasnya kemampuan guru dan kepala sekolah/madrasah dalam mengisi instrumen akreditasi yang dikembangkan oleh Badan Akreditasi Sekolah/Madrasah. Selain itu, kemampuan untuk menganalisis keterkaitan antara instrumen akreditasi, petunjuk teknis pengisian instrumen akreditasi, dan instrumen pengisian data dan informasi pendukung yang masih perlu ditingkatkan. Strategi yang diterapkan dalam kegiatan ini antara lain adalah: 1) sosialisasi dan focus group discussion tentang materi evaluasi diri sekolah sebagai bagian dari pelaksanaan penjaminan mutu internal sekolah, 2) pendampingan dalam pengisian instrumen akreditasi yang dikembangkan BAN S/M, dan dilanjutkan dengan diskusi refleksi. Luaran yang telah dihasilkan melalui kegiatan ini adalah: 1) terlaksananya kegiatan sosialisasi dan diskusi terpusat pada materi instrumen akreditasi jenjang SMA/MA, 2) terlaksananya kegiatan pendampingan pengisian instrumen akreditasi, dan 3) tersusunnya artikel yang dipublikasikan pada jurnal pengabdian pada masyarakat.  Kata Kunci: instrument akreditasi, evaluasi diri sekolah, penjaminan mutu internal
Peran Guru Dalam Pembelajaran Pada Masa Pandemi Covid-19 Siswa Kelas VI SDN Bukit Permai Tahun Pelajaran 2020/2021 Evy Velia Yahya; H.A. Hari Witono; Muhammad Tahir
Journal of Science Instruction and Technology Vol. 1 No. 2 (2021): JSIT
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.628 KB)

Abstract

This study aims to describe the role of teachers in learning during the covid-19 pandemic for grade VI students at SDN Bukit Permai. This research is motivated by the role of teachers in implementing learning during a pandemic or distance learning. The research location is SDN Bukit Permai, Sumbawa. The primary data sources are the teachers of class VI A and VI B and also the principal. This study uses descriptive qualitative research methods. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. Data analysis using Milles and Huberman models, namely data condensation, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study are: 1) The teacher's role as a teacher learning designer makes learning plans, namely online lesson plans consisting of an introduction, core, and closing. The teacher also prepares media in the form of videos that are downloaded on YouTube as well as the selection of media and methods that are in accordance with current conditions. 2) The role of the teacher as a learning manager, the teacher uses various supporting applications such as WhatsApp, google meet, and also toom. Communication regarding lesson information is done through Whatsapp while material delivery is done through google meet and also a zoo. 3) Teachers as learning directors always give rewards to students who always show a positive attitude during and after learning takes place. 4) The teacher as an evaluator, in giving assignments is carried out after each lesson which will be collected once a week. 5) Teachers as counselors, teachers help students who have problems in participating in learning and outside learning to increase the potential of students.