Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Penggunaan Modul Pemahaman Diri Siswa Berbasis Karakter Bagi Guru-Guru SD Gugus III Kec. Gunungsari A. Hari Witono; Heri Hadi Saputra; Prayogi Dwina Angga; Heri Setiawan; M. Okta D. S. F. M. Marijo
COMSEP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): COMSEP : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The facts in the field show that not many elementary school teachers have upgraded their skills through various trainings, one of which is the competence to conduct guidance and counseling. Various alternative solutions can be used as problem solving, namely training on the use of character-based student self-understanding modules to help class teachers and students in implementing counseling guidance in elementary schools. The method used is lecture, question and answer or discussion and mentoring. The target audience is elementary school teachers who are members of cluster 3, Kec. Gunungsari. The place of implementation is at SDN 1 Kekeri. The participants were 10 teachers and 5 principals. The implementation of this service activity is divided into four stages of activity, namely opening and greetings, material presentation, questions and answers, and the practice of using the module by the teacher. In general, the activities went quite smoothly. There was an increase in the teacher's understanding of the use of the module. The post-activity follow-up for each participant is implementing the module to students. The service team will provide field assistance to ensure participants are able to carry out according to the designations and instructions in the module.
Pengaruh Media Interaktif Animasi Terhadap Hasil Belajar PPKn Siswa Kelas IV SDN 1 Aikmel Timur Tahun Pelajaran 2022/2023 Julia Hilatud Dianah; Hari Witono; Khairun Nisa
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v9i1.4745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media interaktif animasi terhadap hasil belajar PPKn siswa kelas IV SDN 1 Aikmel Timur tahun pelajaran 2022/2023. Jenis penelitiannya Quasi Experimental Design, Nonequivalent Control Group Design. Menggunakan subjek berjumlah 46 orang siswa kelas IV SDN 1 Aikmel Timur, siswa kelas IVA sebagai kelas kontrol dan kelas IVB sebagai kelas eksperimen. Data dianalisis menggunakan Uji  Independent Subjek T-Test dengan bantuan SPSS 25.0 for window. Dari hasil uji Ho ditolak, artinya terdapat pengaruh media interaktif animasi terhadap hasil belajar siswa kelas IV SDN 1 Aikmel Timur Tahun Pelajaran 2022/2023. Uji Effect Size pengaruh media interaktif animasi terhadap hasil belajar PPKn siswa kelas IV SDN 1 Aikmel Timur diperoleh hasil 0,65 dengan kategori sedang.
Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Media Gambar terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar Gugus 4 Mataram Tahun Pelajaran 2021/2022 Doni Aditrisna; Hari Witono; Khairun Nisa
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2021): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i3.272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Media Gambar Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar Gugus 4 Mataram Tahun Pelajaran 2021/2022”.untuk mencapai tujuan tersebut penelitian ini menggunakan disain penelitian quasi experimental tipe nonequivalent control group design. Populasi  penelitian ini adalah siswa kelas 5 gugus IV Mataram. Tekhnik pengambilan sampel yang di gunakan adalah sampling purposive .dengan sampel sebanyak 26 siswa kelas 5. Tekhnik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes  hasil belajar menggunakan tes berupa pilihan ganda (pre-test dan post-tes). Data dianalisis dengan bantuan SPSS versi 21. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan perhitungan uji independent sampel t-tes. Hasil penelitian menunjukan nilai  6,37 dengan  pada taraf signifikan 5% dengan df = 24 maka Ha diterima. Berdasarkan hasil uji hipotesis tersebut maka dapat disimpulkan bahwa Model Discovery Learning Berbantuan Media Gambar berpengaruh Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar Gugus 4 Mataram Tahun Pelajaran 2021/2022.
Keterlibatan Orang Tua dalam Pendampingan Belajar Siswa Pada Masa Pandemi Covid-19 di SDN 1 Bodak Tahun Ajaran 2020/2021 Baiq Fitria Dewi; A. Hari Witono; Safruddin Safruddin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i4.301

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh perubahan metode pembelajran yang terjadi di masa pandemic covid-19 yang dilakukan secara daring yang dilakukan secara daring sehingga berdampak pada aktivitas pembelajaran yang mengharuskan siswa memahami materi pelajaran scecara mandiri  dan terjadinya berbagai kesulitan belajar yang dialami siswa, untuk itu diperlukan keterlibatan orangtua dalam pendampingan belajar untuk mengatasi kesulitan belajar tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan keterlibatan orangtua dalam pendampingan belajar siswa di masa pandemic covid-19 di SDN 1 Bodak. Metode dalam peneliitan ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data diantaranya terdiri dari orangtua wali murid dan siswa di lingkungan SDN 1 Bodak. Teknik pengumpulan data meliputi tiga metode yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data meliptui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan keterlibatan orangtua dalam pendampingan belajar siswa di masa pandemic covid-19 di SDN 1 Bodak terkait 3 hal yaitu 1) Membantu anak dalam mengembangkan kognitif yaitu mendampingi anak  dalam hal belajar, mengerjakan tugas, membaca, menggambar, dan mendengar atau menyimak anak saat menghafal. 2) Membantu anak dalam menumbuh kembangkan afektif yaitu menumbuh kembangkan sikap siswa kepada guru, lingkungan, dan mendampingi anak dalam bermain. 3) Menumbuh kembangkan psikomotorik yaitu memberi semangat atau pujian kepada anak untuk terus belajar, mengembangkan bakat yang dimiliki anak, dan mengontrol anak berhubungan atau berkomunikasi dengan guru.
Problem Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SDN 3 Batujai Tahuan Ajaran 2021/2022 Sri Diana; A. Hari Witono; Moh. Irawan Zain
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i4.304

Abstract

Pembelajaran bahasa diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dengan baik dan benar, baik secara lisan, maupun secara tertulis. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  Problem Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SDN 3 Batujai Tahun Ajaran 2021/2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan  problem belajar bahasa Indonesia yang dialami siswa pada keterampilan membaca  yaitu, siswa mampu memahami makna bacaan yang berjumlah 6 siswa dengan persentase 50%.  Dan problem pada keterampilan menulis yaitu siswa mampu memahami makna yang ditulis yang berjumlah 8 siswa dengan persentase 68%. Adapun faktor yang  mempengaruhi  problem belajar bahasa indonesia yaitu  faktor internal yang paling menonjol yaitu, faktor intelegensi dengan persentase 75%. Sedangkan pada faktor ekternal yang paling menonjol pada faktor lingkungan kelurga dengan persentase 58,33%. Dari permasalah tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat problem belajar bahasa Indonesia pada aspek keterampilan membaca dan menulis yang problem nya bervariasi. Sedangkan factor-faktor  problem belajar bahasa Indonesia, pada faktor internal yang paling menonjol yaitu faktor intelegensi . Kemudian pada faktor ekternal yang  paling menonjol adalah  faktor  lingkungan keluarga  sebagai  penyebab terjadinya problem belajar bahasa Indonesia.
Profil Kemampuan Numerasi Siswa Kelas III SDN 2 Kuta Tahun Pelajaran 2021/2022 Novia Nila Cahayani; A. Hari Witono; Heri Setiawan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2b (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2b.546

Abstract

Profil adalah gambaran tentang kemampuan numerasi dasar siswa yang mencakup kemampuan mengenal lambang bilangan dan kemampuan mengoperasikan operasi hitung dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan numerasi siswa kelas III SDN 2 Kuta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Subjek penelitian yaitu siswa dan guru kelas yang terdiri dari 11 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hingga 6 siswa pada level 3 dan sampai dengan 4 pada level 4. Sedangkan untuk kemampuan mengoperasikan operasi hitung dasar siswa rata – rata sudah mampu mengoperasikan operasi hitung pengurangan dan penjumlahan. Untuk operasi hitung perkalian, siswa yang mampu mengerjakan soal perkalian sebanyak 3 orang. Namun untuk operasi hitung dasar pembagian belum ada siswa yang mampu menjawab soal. Upaya yang dilakukan guru dalam mengajar numerasi adalah memeberikan motivasi, menggunakan metode mengajar yang bervariasi, memberikan evaluasi dan penggunaan media pembelajaran.
Pengaruh Literasi Digital terhadap Minat Baca Siswa Kelas V di SDN 1 Dasan Tapen Tahun Pelajaran 2021/2022 Heza Aqil Siroj; A. Hari Witono; Baiq Niswatul Khair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.668

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh literasi digital terhadap minat baca siswa kelas V di SDN 1 Dasan Tapen tahun pelajaran 2021/2022. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SDN 1 Dasan Tapen. Subjek penelitian ini yaitu seluruh populasi yang berjumlah 35 siswa atau menggunakan studi populasi. Instrumen penelitian berupa kuesioner tipe skala likert. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi linier sederhana. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa literasi digital memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat baca siswa kelas V di SDN 1 Dasan Tapen tahun pelajaran 2021/2022. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji regresi linier sederhana dengan nilai signifikan 0,00 < α = 0,05. Selain itu literasi digital memiliki pengaruh yang kuat terhadap minat baca siswa yang ditunjukan dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,795 yang menunjukan derajat hubungan antara variabel literasi digital dengan variabel minat baca sebesar 79,5%. Kemudian literasi digital juga memiliki pengaruh yang positif terhadap miat baca. Artinya semakin baik literasi digital siswa maka semakin baik pula minat baca yang dimiliki siswa. Hal ini ditunjukan dengan hasil Tabel coefficients memiliki nilai signifikan sebesar 0,00 < α = 0,05.
Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Anak Selama Pembelajaran Daring Pada Masa Covid 19 Suhadah Suhadah; A. Hari Witono; Heri Hadi Saputra
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.780

Abstract

Orang tua sebagai motivator anak harus memberikan dorongan dalam segala aktivitas anak, misalnya dengan memberikan perhatian, hadiah, dan penghargaan apabila anak berhasil dalam ujian. Motivasi dalam bentuk ini akan membuat anak lebih giat lagi dalam belajar. Terlebih lagi ketika adanya virus covid-19 yang mengharuskan peserta didik belajar dirumah. Pembelajaran daring bertujuan memberikan layanan pembelajaran bermutu dalam jaringan (daring) yang bersifat masif dan terbuka untuk menjangkau peminat yang lebih banyak dan  lebih luas. Motivasi belajar merupakan daya penggerak di dalam diri individu yang menimbulkan kegiatan belajar, yang menjamin kelangsungan dari kegiatan belajar dan yang memberikan arah pada kegiatan belajar, sehingga tujuan yang dikehendaki tercapai. Interaksi antara orang tua dan anak sangat berpengaruh dalam meningkatkan motivasi belajar anak. Akan tetapi banyak orang tua yang memperbolehkan anaknya bermain dengan gadget yang membuat anak menjadi keregantuan dan berpengaruh dalam motivasi belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam meningkatkan motivasi anak selama pembelajaran daring pada masa covid 19. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, obsevasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar anak selama pembelajaran daring  pada masa Covid-19 di SDN 14 Cakranegara secara umum sudah dijalankan dengan baik.
Kesulitan Belajar Membaca Permulaan Siswa Kelas II di SD Negeri 1 Wanasaba Daya Dina Witri; Heri Hadi Saputra; Aisa Nikmah Rahmatih; A. Hari Witono
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.929

Abstract

Kemampuan membaca permulaan sangat krusial dalam dominasi mata pelajaran di sekolah. Oleh sebab itu, semua peserta didik perlu diupayakan supaya dapat membaca menggunakan lancer, tetapi tak jarang ditemui masih terdapat peserta didik yang mengalami kesulitan belajar membaca permulaan. Tujuan dari penelitian ini merupakan buat mengetahui kesulitan peserta didik pada membaca permulaan, faktor penyebab, serta cara guru mengatasi kesulitan membaca permulaan peserta didik di kelas II SD Negeri 1 Wanasaba Daya. Jenis penelitian ini merupakan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini merupakan 20 peserta didik dan 1 guru kelas II pada SD Negeri 1 Wanasaba Daya. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini berupa tes, wawancara, serta dokumentasi. Instrumen penelitian ini berupa tes unjuk kerja membaca permulaan, panduan wawancara, serta panduan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu, reduksi data, penyajian data, dan pembuktian data. Teknik pemeriksaan data yang digunakan dalam penelitian ini artinya uji kredibilitas data dilakukan menggunakan cara triangulasi asal dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berasal 20 jumlah peserta didik kelas II, ada 7 peserta didik yang mengalami kesulitan membaca permulaan. Letak kesulitan siswa dalam membaca permulaan, yaitu: (1) peserta didik kurang mengenal serta membedakan alfabet, (dua) belum mampu membaca suku kata serta istilah, (tiga) belum bisa membaca adonan alfabet diftong serta konsonan, (4) tidak memperhatikan pertanda baca, (5) lambat dalam membaca serta tidak mengerti isi bacaan. Faktor penyebabnya yaitu: (1) kurangnya minat peserta didik dalam belajar (2) keadaan lingkungan keluarga peserta didik yang tidak mendukung dalam belajar khususnya belajar membaca. Selanjutnya, cara yang dilakukan pengajar pada mengatasi peserta didik yang mengalami kesulitan belajar membaca permulaan yaitu: (1) pengajar mewajibkan peserta didik buat membaca 10 menit sebelum serta setelah pembelajaran, (2) mengadakan jam tambahan buat peserta didik yang masih mengalami kesulitan pada membaca, (3) memberikan bimbingan dan motivasi buat siswa yang mengalami kesulitan membaca permulaan.
Strategi Guru Kelas dalam Mengembangkan Keterampilan Membaca pada Peserta Didik di SDN 30 Ampenan Rosana Eka Putri; I Nyoman Karma; Husniati Husniati; A. Hari Witono
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.930

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya peserta didik yang belum mampu membaca dengan benar dan kesulitan untuk memahami makna yang dibaca. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan strategi guru kelas dalam mengembangkan keterampilan membaca pada peserta didik di SDN 30 Ampenan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas yang berjumlah 11 orang yang terdiri dari 6 guru di kelas rendah dan 5 guru di kelas tinggi. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan tahapan analisis yaitu koleksi data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dalam penelitian ini yaitu ditemukan beberapa jenis strategi yang diterapkan oleh guru kelas dalam mengembangkan keterampilan membaca, yaitu: strategi dengan metode eja, metode bunyi, metode suku kata, strategi bercerita, strategi TPS (Think Pair Share), dan strategi SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review). Penerapan strategi-strategi tersebut berdampak pada peserta didik, seperti: peserta didik mulai mengenal dan menghafal huruf-huruf alfabet beserta cara pelafalannya, mampu membaca secara perlahan dan mandiri dengan merangkaikan kata ataupun kalimatnya sendiri dalam bentuk sederhana. Selain itu strategi ini juga dapat menjadikan peserta didik lebih senang belajar dan tidak mudah bosan, terbiasa membaca dari yang sebelumnya hanya diam ketika pembelajaran, serta melatih peserta didik untuk membaca secara mendalam, memudahkan pemahaman dan berfikir kritis.