Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Paparan Pornografi terhadap Perilaku Seksual pada Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan di Universitas Muhammadiyah Klaten Galang yudha W; Devi Permatasari; Sri Sat Titi Hamranani; Chori Elsera
TRIAGE Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/triage.v11i2.1283

Abstract

Pornography is a form of visual expression in the form of images, paintings, photographs, films, videos, impressions or other communication media. The purpose of this study is to determine the relationship between pornography exposure and sexual behavior in students of the nursing study program at the University of Muhammadiyah Klaten. The method used in this study is quantitative. The data collection techniques used total sampling, data collection, and documentation techniques, and the data analysis techniques used in this study were data collection, data presentation, and conclusion drawn. The results of this study obtained the characteristics of the respondents in this study, the average age of the respondents was 18.87 years. Most of the respondents were female as many as 91 adolescents (77.8%) and male respondents amounted to 26 adolescents (22.2). Respondents who lived with their parents were 89.7%, the average of the last education of adolescent parents was 81.2% with high school/high school education, exposure to pornography in adolescents of the S1 Nursing Study Program Level 1 at the University of Muhammadiyah Klaten with the vulnerable category exposed to 43 adolescents (36.8%), exposure to light pornography as many as 6 adolescents (5.1%), mild addiction as many as 64 adolescents (54.7%), and severe addiction as many as 4 adolescents (5.4%), the number of sexual behaviors in adolescents at the University of Muhammadiyah Klaten Most of the respondents experienced sexual behavior with an unsafe category of 68 people (58.1%). The conclusion obtained in this study is that there is a relationship between pornography exposure and sexual behavior in S1 adolescents level 1 of the S1 Nursing Study Program at the University of Muhammadiyah Klaten with a p value = 0.000 and a correlation coefficient value of r = 0.931 which means that the level of closeness of the relationship between variables has a very strong relationship
CORRELATION STUDY OF QUALITY OF LIFE OF PREGNANT WOMEN AND MATERNAL FETAL ATTACHMENT Devi Permatasari; Sri Sat Titi Hamranani; Andriyani
Jurnal SMART Keperawatan Vol. 12 No. 2: DECEMBER 2025
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/crf6eh24

Abstract

Background: Pregnancy is a natural process involving the conception of an ovum and sperm, leading to physical and psychological changes that increase the risk of mental and physical health issues. Pregnant women's quality of life is influenced by their biological, physical, mental, and social functions. Conditions like hyperemesis, discomfort, anxiety, and lack of support networks can impact their quality of life. Maternal Fetal Attachment (MFA) plays a crucial role in maternal and fetal health, with high MFA scores indicating better self-care and pregnancy behavior. Objective: This research about points to decide the relationship between the quality of life of pregnant women and maternal fetal attachment. Methods: Quantitative correlational study with a sample of 30 pregnant women. Accidental sampling technique using Prenatal Attachment Inventory Questionnaire and Quality of Life (QoL). Data analysis using Kendall Tau. Results: The age range of respondents was 20-35 years, the majority were high school graduates (63.3%), multigravida (76.75). The quality of life of pregnant women was good (80%). Maternal Fetal Attachment was high (25 respondents (83.3%). The results of Kendal Tau showed a p value of 0.017 or p-value <α 0.05. Conclusion: There's relationship between quality of life of pregnancy and maternal-fetal connection in pregnant mother. Mothers are recommended to increase maternal-fetal attachment Strengthening and pay attention to mental health and emotional support.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan secara Demonstrasi: Memandikan Bayi terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Post Partum Hamranani, Sri Sat Titi; Anggraini, Retno; Permatasari, Devi
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.6939

Abstract

Memandikan bayi merupakan upaya yang dilakukan untuk menjaga agar tubuh bayi bersih, terasa segar, dan mencegah kemungkinan infeksi. Namun, banyak ibu post partum yang belum mengerti tentang cara memandikan bayi dikarenakan kurangnya pengetahuan. Memandikan bayi memiliki tantangan tersendiri bagi orang tua, rasa khawatir dan takut karena belum mempunyai pengalaman dalam memandikan bayi baru lahir. Tujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan secara demonstrasi memandikan bayi terhadap tingkat pengetahuan pada ibu post partum di Ruang Kana RSUD Wonosari. Desain Penelitian Quasi eksperimen, dengan teknik pengambilan sampel secara accidental sampling sebanyak 30 orang ibu post partum di Ruang Kana RSUD Wonosari. Analisis bivariat menggunakan uji statistik dengan uji Paired T Test dan Independen Sample T Test. Rata-rata umur responden pada kelompok intervensi 25,13 ± 4,98 dan kelompok kontrol 26,4 ± 4,92. Mayoritas responden memiliki berpendidikan tingkat SMA (53,3%), multipara (63,3%), cara persalinan SC (66,7%), dan tidak bekerja (80%). Rerata peningkatan pengetahuan pada kelompok intervensi sebesar 8,45 dan pada kelompok kontrol sebesar 5,72. Hasil analisa melalui uji Paired T Test data pengetahuan sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok intervensi didapatkan p-value 0,000 dan pada kelompok kontrol didapatkan p-value 0,000. Hasil analisa pengaruh pendidikan kesehatan didapatkan hasil p-value 0,001 < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Terdapat pengaruh pemberian pendidikan kesehatan secara demonstrasi terhadap tingkat pengetahuan ibu post partum di Ruang Kana RSUD Wonosari.
Asuhan Keperawatan Pada Ibu Post Sectio Caesarea dengan Indikasi Bayi Sungsang di RS Soeradji Tirtonegoro : Studi Kasus Santoso, Shifa Aliffiana; Permatasari, Devi; Elsera, Chori; Hamranani, Sri Sat Titi
MJS Medical Journal of Soeradji Vol 1 No 2 (2024): MJS (Desember)
Publisher : RSUP dr.Soeradji Tirtonegoro Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70605/qf4m8y61

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan sungsang merupakan kondisi letak janin memanjang dengan kepala berada di fundus uteri dan bokong berada di dasar rongga rahim. Prosedur Sectio Caesarea merupakan prosedur yang cepat dan mudah, namun memiliki bahaya komplikasi. Upaya perawatan umum yang dilakukan perawat di Ruang Melati 1 terhadap pasien pasca operasi Sectio Caesarea secara komprehensif untuk menjamin keselamatan dan kesehatan ibu dan bayi. Deskripsi Kasus :  Kedua pasien menjalani operasi Sectio Caesarea dan mengalami nyeri, kelelahan, serta kecemasan pasca persalinan. Kasus pertama melahirkan secara darurat setelah gagal melahirkan spontan dan mengalami perdarahan dan anemia, sedangkan kasus kedua menjalani operasi karena kontraksi palsu dan kesulitan menyusui karena mastitis. Kedua pasien menerima terapi obat, dan intervensi keperawatan fokus pada pencegahan perdarahan, infeksi, manajemen nyeri, serta edukasi. Evaluasi dilakukan selama 3 hari, menunjukkan perbaikan kondisi keduanya. Kesimpulan: Penelitian kasus asuhan keperawatan pada ibu post Sectio Caesarea di RS Soeradji Tirtonegoro Klaten mengidentifikasi masalah utama seperti nyeri, risiko infeksi, gangguan mobilitas, dan kecemasan. Diagnosa keperawatan meliputi nyeri akut, gangguan mobilitas, dan risiko infeksi, dengan tambahan masalah menyusui dan perdarahan pada beberapa kasus. Intervensi selama tiga hari, termasuk observasi, terapi, edukasi, dan kolaborasi dengan tenaga kesehatan, berhasil memperbaiki kondisi pasien, menurunkan nyeri, meningkatkan mobilitas, dan mengurangi kecemasan
Gambaran Kualitas Hidup Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Terapi Hemodialisa di  RS Soeradji Tirtonegoro Klaten Wulandari, Gesti; Zukhri, Saifudin; Sat Titi Hamranani, Sri; Noor Khayati, Fitriana
MJS Medical Journal of Soeradji Vol 1 No 2 (2024): MJS (Desember)
Publisher : RSUP dr.Soeradji Tirtonegoro Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70605/zs49r750

Abstract

Latar Belakang: Penyakit ginjal kronik merupakan penyakit ginjal tahap akhir yang disebabkan oleh hilangnya fungsi tubuh untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan, elektrolit sehingga mengakibatkan tingginya kadar ureum dalam darah yang membutuhkan terapi hemodialisa. Hemodialisis merupakan pengobatan seumur hidup yang sering menimbulkan dampak buruk pada pasien terutama kesehatan mental. Dampaknya bisa menimbulkan komplikasi yang berkepanjangan, penurunan produktivitas dan perubahan mood negative. Persepsi penderita tentang kualitas hidupnya yang semakin buruk dapat memperberat penyakitnya Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa di RS Soeradji Tirtonegoro Klaten. Metode: Jenis penelitian ialah deskriptif kuantitatif. Jumlah sampel sebanyak 138 orang. Metode sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Instrument penelitian yang digunakan adalah kuesioner WHOQOL-BREF. Metode analisis yaitu dengan analisis univariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan 69 responden (50,0%) memiliki kualitas hidup sedang pada domain kesehatan fisik, 57 responden (41,3%) memiliki kualitas hidup baik pada domain psikologis, 63 responden ( 45,7%) memiliki kualitas hidup sedang pada domain hubungan sosial, dan 81 responden (58,7%) memiliki kualitas hidup baik pada domain lingkungan. Kesimpulan: Kualitas hidup pasien hemodialisis dalam kategori baik dengan presentase (52,2%)
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Kepatuhan Minum Tablet Fe pada Remaja Putri Sari, Devi Permata; Hamranani, Sri Sat Titi; Suyami, S
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manfaat pemberian tablet besi folat secara gratis untuk pencegahananemia defisiensi besi pada remaja putri sering dihambat olehkepatuhan remaja putri dalam minum tablet Fe. Kepatuhanmerupakan perilaku yang dipengaruhi oleh faktor dari dalam diriindividu yaitu pengetahuan dan sikap. Tujuan penelitian ini untukmengetahuai hubungan pengetahuan dan sikap dengan kepatuhanremaja putri kelas x di SMK N 1 Klaten. Desain Penelitianmenggunakan metode deskriptif analitikdanteknik pengambilansampel dengan menggunakan teknik Probability sampling denganteknik Proposional random sampling sebanyak 83 responden danmenggunakan uji kendal tau. Hasil menunjukan bahwa adahubungan pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan minum tabletFe.Analisa data dengan uji kendal tau pengetahuan dengankepatuhan didapatkan p value 0,02 ; < 0,05. Sedangkan sikapdengan kepatuhan minum tablet Fe mendapatkan analisa datadengan uji kendal tau didapatkan p value 0,004 ; < 0,05.Kesimpulanbahwa kepatuhan minum tablet Fe memiliki hubungan denganpengetahuan dan sikap remaja putri kelas x di SMK N 1 Klaten
Kualitas Tidur Ibu Post Sectio Caesarea dengan Metode ERACS Sari, Devi Permata; Elsera, Chori; Hamranani, Sri Sat Titi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ERACS atau disebut dengan Enhanced Recovery After Cesarean Surgery,merupakan prosedur operasi caesar dengan pendekatan khusus untuk mengoptimalkan kesehatan dan keamanan ibu dan bayi pada periode sebelum, selama, dan setelah menjalani operasi caesar. Pada pasien post partum dengan sectio caesarea metode ERACS memiliki berbagai macam dampak untuk pasien. Ketidaknyamanan secara fisik menyebabkan pasien mengalami gangguan pada kualitas tidur.. Penyebab kesulitan tidur diantaranya nyeri perineum, rasa tidak nyaman di kandung kemih, serta gangguan bayi sehingga dapat mempengaruhi daya ingat dan kemampuan psikomotor. Pola tidur akan kembali normal dalam 2-3 minggu setelah persalinan. Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran kualitas tidur ibu post Sectiocaesarea dengan Metode ERACS Descriptive dengan pendekatan crosssectional. Populasi ibu post partum SC di sebanyak 33, dengan teknik total sampling didapatkan sampel 33 responden. Instrumen penelitian menggunakan Postpartum Sleep Quality Scale (PSQS) untuk mengukur kualitas tidur. Hasil penelitian menunjukkan rerata umur responden 30,34 tahun, pendidikan SMA, pekerjaan iburumah tangga, paritas primigravida dan frekuensi SC dengan rerata 1,18 kali. Hasil penelitian didapatkan bahwa kulitas tidur responden sebagaian besar baik.(66,7%).
Pengetahuan Ibu Hamil tentang Gizi Masa Kehamilan sebagai Upaya Pencegahan Stunting Chori Elsera; Soniya, Soniya; Marwanti, Marwanti; Permatasari, Devi; Hamranani, Sri Sat Titi
TRIAGE Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/triage.v10i2.912

Abstract

In recent years, stunting has still been a health problem that has been highlighted and received priority for immediate treatment. Various factors influence the increase in the incidence of stunting, starting from internal and external factors. Knowledge is one of the internal factors that can influence the increase in stunting incidents. This research was conducted with the aim of knowing the level of knowledge of pregnant women about nutrition during pregnancy in an effort to prevent stunting. This research method is quantitative with a cross sectional approach on a sample of 60 pregnant women using a simple random sampling technique. The results of this research are that the majority of pregnant women have insufficient knowledge (41.7%) about the nutrition of pregnant women in the context of preventing stunting. The conclusion of this research is that the majority of pregnant women have insufficient knowledge about the nutrition of pregnant women in efforts to prevent stunting
Effects of Video-Guided Digital Menstrual Exercise on Premenstrual Syndrome and Dysmenorrhea Among Adolescent Girls: A Quasi-Experimental Study Permatasari, Devi; Hamranani, Sri Sat Titi; Alfisyahrina, Zahra; Supardi, Supardi
Journal of Applied Nursing and Health Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Applied Nursing and Health
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/janh.v8i1.592

Abstract

Background: Adolescence is a transitional period of reproductive maturation in which many girls experience premenstrual syndrome and dysmenorrhea that can affect physical, psychological, and academic functioning. Video-guided digital menstrual exercise may help reduce these symptoms through relaxation and improved uterine circulation. However, evidence on nurse-led digital menstrual exercise remains limited; therefore, this study aimed to examine its effects on premenstrual syndrome symptoms and dysmenorrhea intensity among adolescent girls. Methods: This quasi-experimental pretest–posttest control group study followed TREND guidelines. From 237 female students, 70 were selected through purposive sampling and assigned to intervention and control groups. The intervention was video-guided digital menstrual exercise, while outcomes were premenstrual syndrome and dysmenorrhea intensity measured using validated questionnaires and the Numeric Rating Scale (NRS). Data were analyzed using McNemar, Wilcoxon Signed Rank, and Mann–Whitney tests with p < 0.05. Results: The intervention group showed a significant reduction in premenstrual syndrome symptoms, with 74.3% of participants reporting no premenstrual syndrome after the intervention video guided digital menstrual exercise program (p < 0.001). Dysmenorrhea intensity also significantly decreased, as 34.3% of participants reported no pain after the intervention, and a significant difference in pain intensity was observed between the intervention and control groups (p < 0.001). The results of the Mann–Whitney U test showed a statistically significant difference in pain intensity between the intervention and control groups (p < 0.001), with a very large effect size (r = 0.86). Conclusion: Video-guided digital menstrual exercise is effective in reducing premenstrual syndrome symptoms and alleviating dysmenorrhea among adolescent girls with its effects plausibly explained through physiological and neuroendocrine mechanisms. This intervention can be recommended as a safe, practical, and non-pharmacological strategy to be implemented in school health programs to support adolescent reproductive health and improve daily functioning
Gambaran Demografi Pada Pasien PGK Yang Menjalani Hemodialisis di RSUP dr.Soeradji Tirtonegoro Klaten Dian Putri, Alamanda Callistamurti; Daryani, Daryani; Hamranani, Sri Sat Titi; Pramono, Cahyo
MJS Medical Journal of Soeradji Vol 3 No 1 (2026): MJS (Juli 2026)
Publisher : RSUP dr.Soeradji Tirtonegoro Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70605/s1jfdc10

Abstract

LATAR BELAKANG: Penyakit Ginjal Kronis (PGK) merupakan masalah yang umum terjadi di Indonesia. Pasien yang menjalani hemodialisis berkontribusi signifikan terhadap data kesehatan dengan membagikan karakteristik pribadi yang membantu dalam mengidentifikasi kelompok demografis mana yang lebih rentan mengalami penurunan fungsi ginjal. TUJUAN: Penelitian ini dilakukan untuk menyajikan karakteristik demografis pasien PGK yang menjalani hemodialisis di Rumah Sakit Soeradji Tirtonegoro Klaten. METODE: Studi ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Data diperoleh dari 217 pasien di fasilitas tersebut dan dianalisis menggunakan analisis univariat untuk tinjauan data. HASIL: Hasil menunjukkan bahwa usia pasien bervariasi dari 16 hingga 84 tahun, dengan rata-rata usia 53,12 tahun. Rata-rata lama hemodialisis pasien adalah 3,84 tahun. Sebagian besar pasien adalah laki-laki, sebanyak 55%. Sebagian besar pasien telah menikah, mencapai 88%. Tingkat pendidikan tertinggi di antara pasien adalah sekolah menengah atas, dengan 55% mencapainya. Semua pasien memiliki asuransi kesehatan, mencapai 100%. Jenis pekerjaan yang dominan adalah pekerjaan buruh atau sektor swasta, yang mencakup 61%. Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang paling sering ditemukan, mempengaruhi 55%. KESIMPULAN: Artikel ilmiah ini bertujuan untuk menjadi data dasar untuk penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh faktor demografis terhadap perkembangan dan pengelolaan PGK serta hemodialisis. Kata Kunci: Penyakit ginjal kronis, Hemodialisis, Karakteristik demografis