Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Penguatan Kesadaran terhadap PPKS di Perguruan Tinggi: Pengabdian Kepada Masyarakat di UNKAFA Gresik Nur Faizin; Abdul Basid; Mochammad Rizal Ramadhan
Bakti : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Bakti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/baktivol4iss1pp39-47

Abstract

Pondok pesantren sangat kental dengan budaya patriarki dan hegemoni kiai berdasarkan norma ta’dziman mutlak. Barokah menjadi subyek dari kiai. Di sisi lain, pendidikan seksual bagi para santri hanya diberikan orangtua mereka sendiri. Tim pengabdian dari UM melakukan pengabdian dalam bentuk sosialisasi pencegahan dan penanganan kekerasan seksual kepada para santriwati. Pengabdian ini dilakukan dengan beberapa tahapan yang meliputi tahap persiapan dan menggali informasi awal serta analisis kebutuhan, kemudian pelaksanaan pengabdian dalam bentuk seminar dan simulasi gender, relasi laki-laki perempuan. Tahap akhir dari pengabdian dengan monitoring dan evaluasi terhadap target pendirian unit atau satuan tugas yang fokus pada permasalahan pelecahan seksual. Pengabdian ini menghasilkan keterbukaan tentang kekerasan seksual, termasuk kekerasan sesama teman dari sesama jenis, meskipun belum ada tindakan nyata dari para stakeholder dan pimpinan pondok pesantren untuk segera mendirikan semacam unit atau satgas (;).
Combating Corruption in Indonesia: Digital Evidence in Criminal Prosecution Yati Vitria; Abdul Basid
INFOKUM Vol. 13 No. 04 (2025): Infokum
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates the role and effectiveness of digital evidence in the criminal prosecution of corruption cases in Indonesia. With the growing prevalence of technologically mediated corruption ranging from encrypted financial transactions to manipulated digital documentation traditional legal frameworks face substantial challenges in ensuring evidentiary reliability, procedural fairness, and institutional coordination. Employing a qualitative case study approach, this research draws on in-depth interviews and documentary analysis to examine the institutional, legal, and technical dimensions of digital evidence utilization within the Indonesian justice system. Findings reveal persistent barriers, including the absence of comprehensive legal standards for digital evidence authentication, limited forensic capacity among law enforcement personnel, and fragmented inter-agency cooperation. These structural limitations not only hinder prosecutorial effectiveness but also compromise the integrity of judicial outcomes. In response, the study proposes a multi-layered framework encompassing regulatory reform, capacity-building, and procedural standardization to facilitate the lawful, secure, and effective use of digital evidence. By integrating digital forensic tools into legal practice, Indonesia’s anti-corruption enforcement can enhance prosecutorial accuracy, judicial trust, and overall institutional resilience.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI AGROWISATA DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN DI DUSUN PAMULIAN DESA WARUNGPRING Mohammad Affan Wijaya; SITI ROBIAH; Khofifah Azzahro; Muhammad Taufiq Ubaidillah; Fitrotul Faizah; Mochammad Najmul Afad; Abdul Basid
Aptekmas Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 3 (2024): APTEKMAS Volume 7 Nomor 2 2024
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36257/apts.v7i2.7392

Abstract

In the era of globalization and rapid economic development, community empowerment is one of the main focuses in efforts to improve people's welfare. Assets refer to resources that can be used as capital to achieve economic goals, one of the aspects that are in Pamulian Hamlet is Welut Putih Pamulian Agrotourism. The purpose of this study is to analyze more deeply related to community empowerment through agro-tourism in improving the economy in Pamulian Hamlet, Warungpring Village. This research method uses a qualitative approach with data collection techniques through interviews. Data processing in this study uses data validation techniques. The results of this study indicate that Pamulian Welut Putih Agrotourism has an impact on improving the economy of the people in the Pamulian hamlet in Warungpring Village.
Potret Dunia Amerika dalam Novel “Ar Rihlah Ila Amrika” Karya Muhammad Labib Al Batnuni (Kajian Sastra Pariwisata) Tahliyatud Dayyanah; Uril Bahruddin; Abdul Basid; J. Nabiel Aha Putra
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 5 No. 2 (2024): (DECEMBER 2024) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v5i2.10519

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan seorang musafir muslim yang berkelana ke negeri Amerika untuk mengungkap bagaimana gambaran Amerika sebagai Negara baru tapi sudah maju. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan sumber data primer tulisan-tulisan dalam novel karya Muhammad Labib Al-Batnuni. Adapun teknik pengumpulan datanya dengan cara menyimak, membaca, memahami, mengorganisir, dan menginterpretasikan data berdasarkan konteksnya. Untuk teknik analisanya menggunakan teori milik Miles dan Huberman yang menyajikan 3 langkah; pertama, reduksi data, kedua penyajian data, dan ketiga penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah perepresentasian liyan oleh Muhammad Labib menunjukkan bahwa penggambaran novel menempatkan narator sebagai pelancong yang secara aktif bersikap sehingga menentukan jalan cerita dalam perjalanannya.
Membangun Kesiapan Holistik Jamaah: Pendekatan Terpadu Bimbingan Ibadah Haji Nur Mutamakkin; Nur Faizin; Achmad Sultoni; Imam Asrori; Moh. Khasairi; Ahmad Munjin Nasih; Yusuf Hanafi; Kholisin; Nur Anisah Ridwan; Abdul Basid
Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025): Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibadah haji menuntut kesiapan holistik yang seringkali tidak terakomodasi oleh bimbingan konvensional yang hanya berfokus pada aspek ritual, sehingga menciptakan kesenjangan antara pemahaman teori dan kesiapan praktik di lapangan. Program pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan sebuah model bimbingan haji terpadu untuk membangun kesiapan yang komprehensif bagi 46 calon jamaah haji dari lingkungan Universitas Negeri Malang. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, program ini dirancang dengan alur sistematis dalam enam tahapan fundamental: pra-manasik, manasik teoretis dan personal melalui kunjungan ke rumah, praktik lapangan melalui simulasi yang detail dan realistis, prosesi pemberangkatan, pendampingan penuh di Tanah Suci, hingga penjemputan kembali ke tanah air. Hasil kegiatan yang dievaluasi secara kualitatif menunjukkan keberhasilan yang signifikan, ditandai oleh partisipasi dan antusiasme jamaah yang sangat tinggi. Peningkatan pemahaman fikih dan keterampilan praktik manasik terbukti secara nyata selama sesi simulasi. Selain itu, pendekatan personal berhasil membentuk ukhuwah dan solidaritas yang kuat di antara jamaah, yang menjadi modal sosial krusial selama perjalanan ibadah. Model bimbingan holistik yang mencakup pendampingan dari hulu ke hilir ini terbukti sangat efektif dalam membentuk jamaah yang mandiri, percaya diri, dan siap secara spiritual, fisik, maupun mental. Program ini tidak hanya berhasil membina jamaah, tetapi juga menawarkan sebuah standar acuan (best practice) bagi kelompok bimbingan lain, khususnya yang berbasis di perguruan tinggi.
Penerapan Restorative Justice dalam Penyelesaian Tindak Pidana Ringan di Indonesia Nelsa Jeany Lengkey; Abdul Basid; Suyanto
Judge : Jurnal Hukum Vol. 6 No. 09 (2026): Judge : Jurnal Hukum
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/judge.v6i09.2277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi konsep restorative justice dalam penyelesaian tindak pidana ringan di Indonesia. Penerapan sistem peradilan pidana yang berorientasi pada penghukuman sering kali belum mampu memberikan rasa keadilan bagi korban, pelaku, maupun masyarakat. Oleh karena itu, pendekatan restorative justice hadir sebagai alternatif mekanisme penyelesaian perkara pidana dengan menekankan pada pemulihan keadaan serta keseimbangan kepentingan para pihak yang terlibat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan kualitatif, yang dilakukan melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi restorative justice dalam penanganan tindak pidana ringan memberikan kontribusi positif terhadap terwujudnya keadilan substantif, mengurangi beban lembaga peradilan, serta mendorong terciptanya perdamaian antara pelaku dan korban. Namun demikian, dalam praktiknya masih terdapat beberapa kendala, antara lain perbedaan pemahaman di antara aparat penegak hukum serta belum adanya pengaturan hukum yang komprehensif terkait penerapan restorative justice. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi hukum serta keseragaman dalam implementasinya guna menjamin kepastian hukum dan keadilan bagi seluruh pihak.
Recontextualizing Abdurrahman Wahid’s Rejection of Islamic-State Formalization: An Interfaith Socio-Legal Critical Discourse Analysis Kholisin; Abdul Basid; Hassan Youssef; Nur Faizin
International Journal of Law and Society Vol 5 No 1 (2026): International Journal of Law and Society (IJLS)
Publisher : NAJAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59683/ijls.v5i1.235

Abstract

Indonesia's post-Reformasi debates over religion and the state have renewed contestations over Pancasila, constitutional pluralism, and Sharia-oriented governance. This study examines how Abdurrahman Wahid's rejection of Islamic-state formalisation is linguistically constructed, circulated, and recontextualised across interfaith reception. Using socio-legal qualitative Critical Discourse Analysis (CDA), it analyses a translated transcript of Wahid's lecture and open-ended narratives from 16 interfaith respondents. The analysis follows Fairclough's textual, discursive-practice, and social-practice levels, focusing on lexis, modality, evaluation, actor representation, and power relations. The findings show that Wahid distinguishes the obligation to defend the country from the non-obligation to establish an Islamic state, authorising this position through NU deliberation, ulama authority, the Jihad Resolution, and plural national belonging. Reception narratives reveal a discursive split: respondents often reject Islamic-state formalisation while selectively endorsing punitive Sharia as justice. The study contributes to socio-legal CDA by integrating transcript evidence, contemporary interfaith reception, and power analysis. It recommends stronger legal safeguards and interfaith civic education to sustain inclusive citizenship.
Rahmatan Lil 'Alamin Exegesis as Post-Conflict Inter-Religious Resolution in Poso, Indonesia (1998-2001) Abdul Basid; Nor Surilawana Sulaiman
AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/alquds.v9i3.14565

Abstract

The inter-religious conflict in Poso, Indonesia, has had a substantial impact on the harmony of the region's multicultural society. This research aims to examine the potential of the Rahmatan Lil 'Alamin Verse Resolution in resolving the conflict by raising two main questions: (1) how Indonesian society responds to the inter-religious conflict in Poso, and (2) how the Rahmatan Lil 'Alamin Verse Resolution can be applied to resolve the inter-religious conflict in Poso. This research collected data through in-depth interviews, participatory observation, and documentation studies using a qualitative approach with a descriptive-analytical design. Research participants included religious leaders, local communities, local government, and relevant academics. Data were analysed thematically to identify emerging patterns and themes. The result of the research is that applying the Rahmatan Lil 'Alamin principle, which boils down to compassion, justice and tolerance, can be a strategic basis for building peace in Poso. The interpretation of various scholars shows that this mercy is inclusive and universal, covering all levels of society. Implementing this concept through multicultural education, interfaith dialogue, and traditional mechanisms such as Dalihan na Tolu has proven effective in easing tensions and preventing conflict escalation
Research Trends in Developing Communicative Arabic Teaching Materials through QR Code Integration and Monopoly-Based Gamification: A Systematic Literature Review Nab'han Hadyan Adnan; Yusuf Hanafi; Imam Asrori; Abdul Basid; Abang Hadzmin Abang Taha
Insyirah: Jurnal Ilmu Bahasa Arab dan Studi Islam Vol. 9 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/insyirah.v9i1.16477

Abstract

This study aims to analyze research trends in the development of communicative Arabic teaching materials integrated with digital technology. The review also examines how QR Code technology and gamification have been incorporated within this broader development trend. The method used is Systematic Literature Review with reference to the PRISMA procedure which includes the identification, selection, eligibility, and inclusion stages. The data source was obtained through national and international scientific articles published in the 2022–2026 range and according to the topics of communicative teaching materials, digital technology-based learning, and gamification of Arabic language learning. The results of the study have shown the development of Arabic teaching materials still tends to lead to the integration of digital technology to increase interactivity and student involvement. In addition, a communicative approach has proven to be an important foundation in supporting the mastery of Arabic language skills in a contextual manner. Furthermore, the application of gamification, especially through educational games such as monopoly, shows significant potential in increasing learning motivation and active participation of students. However, there are still research gaps related to the simultaneous integration of communicative teaching materials, QR Code technology, and monopoly games in one complete learning design. Therefore, this research provides important implications as a conceptual basis in the development of innovative Arabic teaching materials that are able to integrate communicative approaches, digital technology, and gamification to improve the quality of Arabic language learning.