Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Strategi Pemasaran Melalui Optimalisasi Bauran Pemasaran: Studi Kasus Pada CV. Jelajah Nusantara Explore Store Project Bandung Rohendi, A; Handayani, Nining; Iskandar, Iis; Fitaloka, Neng Diana; Nadya, Putie
Jurnal Sosial & Abdimas Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsa.v6i1.1583

Abstract

Perubahan gaya hidup yang terus berlangsung memicu persaingan yang semakin ketat di pasar pariwisata, termasuk di antara brand lokal yang menyediakan peralatan outdoor. CV. Jelajah Nusantara, sebuah rumah produksi di Kabupaten Bandung, menawarkan produk outdoor berkualitas dengan harga terjangkau melalui brand Explore Store Project. Pendekatan pemasaran yang cerdas dan kreatif diperlukan dalam menghadapi dinamika bisnis modern. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menganalisis strategi pemasaran CV. Jelajah Nusantara, dengan fokus pada optimalisasi bauran pemasaran. Melalui studi kasus dan wawancara langsung, kami menganalisis bagaimana perusahaan ini mengelola produk, harga, distribusi, dan promosi untuk memperkuat posisinya di pasar. Hasilnya menunjukkan bahwa CV. Jelajah Nusantara telah berhasil menerapkan strategi pemasaran yang efektif melalui bauran pemasaran yang baik. Namun, ada potensi untuk peningkatan lebih lanjut, termasuk inovasi produk, ekspansi saluran distribusi, intensifikasi promosi, dan analisis pasar yang mendalam. Rekomendasi ini diharapkan dapat membantu CV. Jelajah Nusantara untuk memperkuat branding mereka dan meningkatkan penjualan produk mereka di pasar yang semakin kompetitif.
Pemberdayaan UMKM Melalui Pelatihan Budidaya dan Pemasaran Tanaman Hias: Menuju Ekonomi Lokal yang Berkelanjutan Rohendi, A; Rinawati, Rinawati; Handayani, Nining; Budiarti, Tresna; Pratiwi, Putie Nadya
Jurnal Sosial & Abdimas Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsa.v6i2.1827

Abstract

Pemberdayaan UMKM melalui pelatihan budidaya dan pemasaran tanaman hias merupakan strategi penting dalam meningkatkan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Program ini bertujuan untuk membangun kapasitas masyarakat dengan mendorong, memotivasi, dan meningkatkan kesadaran akan potensi lokal, khususnya dalam bidang tanaman hias yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Tanaman hias dipilih karena fungsinya yang luas sebagai dekorasi dalam dan luar ruangan, serta kontribusinya terhadap sektor hortikultura yang mencapai 5,7% dari PDB. Program ini dilaksanakan di Desa Cihideung, Kabupaten Bandung Barat, yang dikenal sebagai sentra agribisnis tanaman hias. Melalui pelatihan yang terfokus pada teknik budidaya dan strategi pemasaran digital, peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk dan memperluas pangsa pasar, yang pada akhirnya berdampak positif pada pendapatan dan kesejahteraan ekonomi lokal. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pendampingan, dan monitoring untuk menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan teknis dalam budidaya dan pemasaran, namun juga mengungkapkan tantangan yang dihadapi peserta, seperti keterbatasan akses teknologi dan modal. Dengan dukungan pemerintah dan lembaga lokal, program ini berpotensi menjadi model pemberdayaan yang efektif dalam memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan daya saing UMKM di pasar nasional dan internasional.
KONTRIBUSI PELAYANAN FUNGSIONAL DAN PELAYANAN TEKNIK SERTA CITRA DALAM MEMBANGUN KINERJA PELAYANAN BERKUALITAS Handayani, Nining
Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa Vol 4 No 2 (2022): Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa
Publisher : Magister Manajemen Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsj.v4i2.909

Abstract

Pada penelitian ini, peneliti ingin mencoba meneliti mengenai kontribusi pelayanan fungsional dan teknis pada salah satu Rumah sakit di daerah karawang (RS Lira Medika) dan mengetahui bagaimana kontribusi 2 variabel tersebut terhadap kinerja pelayanan di rumah sakit tersebut. Metode yang dipakai adalah Kuantitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah diketahuinya Kontribusi Pelayanan Fungsional terhadap Kinerja Pelayanan Berkualitas Rumah Sakit Lira Karawang adalah signifikan. Pelayanan Fungsional mempunyai kontribusi terhadap terhadap baik buruknya Kinerja Pelayanan Berkualitas Rumah Sakit Lira Medika Karawang dan berarah positif. Besarnya konstribusi Pelayanan Fungsional terhadap Kinerja Pelayanan Berkualitas Rumah Sakit Lira Karawang sebsar 25,4 % sisanya ditentukan oleh faktor lain. Besarnya konstribusi Pelayanan Teknis terhadap Kinerja Pelayanan Berkualitas Rumah Sakit Lira Medika Karawang sebsar 31,8 % sisanya ditentukan oleh factor lain; kontribusi terhadap terhadap baik buruknya Kinerja Pelayanan Berkualitas Rumah Sakit Lira Medika Karawang dan berarah positif. Besarnya konstribusi Citra terhadap Kinerja Pelayanan Berkualitas Rumah Sakit Lira Medika Karawang sebsar 25,9 % sisanya ditentukan oleh faktor lain; kontribusi terhadap terhadap baik buruknya Kinerja Pelayanan Berkualitas Rumah Sakit Lira Medika Karawang dan berarah positif. Besarnya konstribusi Pelayanan Fungsional, Pelayanan Teknis, dan Citra terhadap Kinerja Pelayanan Berkualitas Rumah Sakit Lira Medika Karawang sebsar 35,4 % sisanya ditentukan oleh faktor lain.
GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN PERAWAT RUANG OPERASI SELAMA PANDEMI COVID-19 Al Fatih, Hudzaifah; Wijayanti, Anita Putri; Tania, Mery; Handayani, Nining; Ziraluo, Eprianto
Jurnal Keperawatan BSI Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan BSI
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 telah menjadi krisis kesehatan di dunia karena penyebaran sangat cepat, hal ini dapat menimbulkan kecemasan. Kecemasan merupakan salah satu yang di alami oleh semua orang, terutama di kalangan tenaga Kesehatan. Dampak kecemasan yang terjadi dikalangan tenaga kesehatan khususnya perawat ruang operasi mengalami ketakutan, stress dan sedih takut membawa virus dan tertular kepada anggota keluarganya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran tingkat kecemasan perawat ruang operasi selama pandemi COVID-19. Populasi penelitiaan adalah perawat ruang operasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling deskriptif kuantitatif. Jumlah sampel penelitian sebanyak 58 orang perawat di ruang operasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner HRS-A yang terdiri dari 14 pertanyaan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa tingkat kecemasan responden yaitu sebagian kecil tidak cemas (6,9%), cemas ringan sebagian besar (60,3%) dan cemas sedang sebagian kecil (27,6%). Hasil penelitian ini menggambarkan hampir semua perawat yang bekerja di ruang operasi mengalami kecemasan ringan dan kecemasan sedang. Dari hasil data diatas menunjukkan bahwa pengukuran tingkat kecemasan ruang operasi lebih efektif menggunakan metode deskriptif cross sectional dan intrumen HRS-A (14 item).
Upaya Peningkatan Bed Occupancy Rate Pelayanan Rawat Inap dengan Quantitative Strategic Planning Matrix Pamungkas, Tegar; Purwadhi; Handayani, Nining
ManBiz: Journal of Management and Business Vol. 4 No. 1 (2025): ManBiz: Journal of Management and Business
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/manbiz.v4i1.5837

Abstract

Quality healthcare services are essential to meet patient needs and compete in the market, supported by reliable resources (Yuniawati et al., 2021). The quality of inpatient services is measured through indicators such as Bed Occupancy Rate (BOR) and Length of Stay (LOS), with an efficient BOR ranging from 60-85% according to the Ministry of Health, while RS Surya Medika PKU Muhammadiyah Sumbawa has 55 beds and a BOR of only 40.34% in 2023, below the established standards (Sudra, 2010). To improve BOR, it is crucial for hospitals to balance the quality of medical services, patient safety, and staff welfare, as well as formulate strategies that consider internal and external factors using tools such as the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) to determine appropriate strategic priorities. This research was conducted at RS Surya Medika PKU Muhammadiyah Sumbawa, focusing on inpatient services with a low BOR of 40.34%, compared to the ideal range of 60-85%, and is planned to take place from April to July 2024 using qualitative descriptive methods. The study population includes staff and inpatient patients, with data collection conducted through in-depth interviews, Focus Group Discussions, and direct observations, as well as analysis performed using Gap Analysis, MCUA method, Fishbone Diagram, SWOT analysis, and QSPM to formulate effective alternative strategic planning. The conclusions of this study indicate that several factors influence the Bed Occupancy Rate (BOR) of inpatient services at RS Surya Medika PKU Muhammadiyah Sumbawa, where internal factors affecting BOR include service quality and the completeness of service types. Additionally, external factors such as customer satisfaction and service promotion also play a significant role in attracting more patients. To enhance BOR, RS Surya Medika PKU Muhammadiyah Sumbawa needs to develop the types of services offered, which is expected to meet patient needs and improve their satisfaction, thereby increasing the bed occupancy rate in the hospital. This research is expected to provide significant benefits to RS Surya Medika PKU Muhammadiyah Sumbawa as a preliminary study for the relationship between internal and external factors affecting Bed Occupancy Rate (BOR).
Evaluasi Manajemen Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan BPJS Kesehatan Di Puskesmas Singgani Kota Palu Yuliarni, Indah; Komara, Endang; Handayani, Nining
ManBiz: Journal of Management and Business Vol. 4 No. 1 (2025): ManBiz: Journal of Management and Business
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/manbiz.v4i1.6125

Abstract

Non-Communicable Diseases (NCDs), such as hypertension and diabetes mellitus, have become an increasingly significant global health threat, including in Palu City. To address this, the Chronic Disease Management Program (Prolanis), initiated by BPJS Kesehatan, aims to improve the quality of life for individuals with NCDs. This study employs Darmawan's (2019) program evaluation theory, which encompasses input, process, and output components. The objective of this research is to evaluate the management of Prolanis in improving the quality of BPJS Kesehatan services at Singgani Public Health Center (Puskesmas) in Palu City. The research method used is qualitative with a case study approach, utilizing interviews, observations, and various related documents. The findings reveal that, in terms of input, human resources are inadequate, financial resources are highly limited, materials are unavailable, but the methods align with the Standard Operating Procedures (SOP). Regarding the process, planning has been conducted according to procedures, organizing is disrupted, actuating has not been implemented effectively, and controlling is carried out by the responsible parties. As for the output, some participants have not consistently attended activities but remain within the safe category.
MODEL PENERAPAN ANGGARAN BERBASIS KINERJA DI RS TK. II. DR. R. HARDJANTO BALIKPAPAN Arviana, Nerissa; Handayani, Nining; Rinawati, Rinawati; Andriani, Rian
JURSIMA Vol 12 No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 2025
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS INDOBARU NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47024/js.v12i2.1192

Abstract

Performance-Based Budgeting (PBB) at Tk. II Hospital Dr. R. Hardjanto Balikpapan Performance-Based Budgeting (PBB) is an budgeting approach that links resource allocation with measurable performance outcomes, aiming to improve organizational efficiency, effectiveness, and accountability. This research aims to analyze how PBB is implemented at Tk. II Hospital Dr. R. Hardjanto Balikpapan (RST), identify challenges and opportunities, and determine the budgeting model applied to support the achievement of the hospital's strategic goals. This study uses a qualitative approach with a case study at RST. Data was collected through in-depth interviews with relevant parties and a review of documents related to budgeting and performance reports. The research findings indicate that the implementation of PBB at RST faces several challenges, including limited understanding of the PBB concept among staff, resistance to change, lack of an integrated performance measurement system, and sub-optimal management support. However, opportunities for improvement exist through increased socialization, continuous training, development of supporting information systems, and strengthened commitment from all relevant parties. The conclusion of this research is that PBB at RST is an evolutionary process carried out gradually. The understanding of PBB is still limited among leaders and staff, but it is practically underway. The budgeting model starts with a bottom-up budget planning process, remains fixed during the budget period, and evaluations are conducted periodically through internal and external audit systems.
PENGARUH MODEL PELATIHAN KADER DALAM MEMANFAATKAN ALAT ANTROPOMETRI UNTUK MENDETEKSI STUNTING DI PUSKESMAS DOREKAR Anisa Qadarsi Ananda Hamsah; Purwadhi, Purwadhi; Nining Handayani
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v5i7.12005

Abstract

The stunting prevalence rate indicates the percentage of toddlers whose height is below the standard for their age, indicating chronic nutritional problems. Stunting is a complex health problem, which not only impacts children's physical growth, but also cognitive development and long-term productivity. Therefore, handling stunting requires a holistic approach and strong collaboration between the government, the community, and various related sectors. This study aims to determine the effect of simulation training models and conventional training models (lectures) in detecting stunting and to determine the most dominant effect between simulation training and conventional training (lectures) in detecting stunting at the Dorekar Community Health Center. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental pre-test and post-test with a control group design. The results of this study indicate that there is an effect between the simulation training model and conventional training (lectures) on improving the ability of cadres in detecting stunting at the Dorekar Community Health Center (p = .001). The analysis of the difference test showed that the simulation model has a more significant effect than conventional training (lectures) on improving the ability of cadres in detecting stunting (p = .001). The conclusion is that there is an increase in the cadre's abilities after participating in training using simulation methods and conventional methods (lectures), and the simulation training model is more influential than the conventional training model (lectures) in improving the cadre's abilities.
KESIAPAN TENAGA MEDIS DALAM MENDUKUNG PENDIRIAN RUMAH SAKIT SWASTA HEINRICH LEVEN Londa, Yosefa Lily; Purwandhi, Purwandhi; Handayani, Nining
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54053

Abstract

Ketersediaan fasilitas kesehatan dan tenaga medis yang terbata menyebabkan akses Masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang komprehensif dan bermutu belum optimal, seehingga diperlukan upaya pengembangan fasilitas pelayanan kesehatan baru. Namun, kesiapan sumber daya tenaga kesehatan dari aspek jumlah, kompetensi dan motivasi masih menjadi tantangan utama dalam rencana Pembangunan rumag sakit. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi latar belakang pendidikan, kecukupan kompetensi, pengalaman kerja, keyakinan personal, serta kendala utama berkaitan dengan kesiapan pendirian rumah sakit swasta Heinrich Leven. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan 10 pasrtisipan yang terdiri atas tenaga medis dari berbagai fasilitas kesehatan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan metode tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tenaga medis memiliki pendidikan dan legalitas praktik yang sesuai, namun masih memerlukan penguatan pelatihan teknis dan manajerial. Kompetensi klinis dinilai cukup baik, tetapi adaptasi terhadap teknologi medis modern belum merata. Pengalaman kerja menjadi modal penting yang membantu tenaga medis dalam menghadapi tantangan operasional rumah sakit baru. Sementara itu, keyakinan dan motivasi terhadap pendirian rumah sakit cenderung positif, meskipun terdapat sejumlah kendala struktural seperti keterbatasan tenaga spesialis dan fasilitas penunjang. Secara keseluruhan, tenaga medis di Kabupaten Ende menunjukkan kesiapan pada tingkat individu, tetapi kesiapan sistem dan dukungan kelembagaan masih perlu diperkuat agar pendirian rumah sakit swasta dapat berjalan optimal.
Co-Authors A. Rohendi Acep Rohendi Aisyah Fitri, Nurul Amanah Amanah Angelica Riadi Alim Saputro Angelina Riadi Alim Saputro Anisa Qadarsi Ananda Hamsah Anom Bowo Laksono Arief Boediono Arini Estetia Putri Aurelia Demtari Tuah Bayu Wahyudi Budiarti, Tresna Clara Riski Amanda Dasrun Hidayat Dasti P, Saparingga Elly Yanah Arwanih Ellyana, Ellyana Endang Komara Erliany Syaodih Erliany Syaodih Fani Pangabdian, Fani Feby Bantoyot Fitaloka, Neng Diana Fitra, Eldeast Jane Abdul Fitriana, Liskanita Nur Gartika Rahmasari, Gartika Habibah, Zahrotul Handayani, Ni Luh Hera Wahyuni Hidayat, Fanny Agustina Hudzaifah Al Fatih I Ketut Suatha I Wayan Batan Ignatius Wiseto P Agung Iis Iskandar, Iis Ita Djuwita Jujur, Utang Khariri Khariri Kusuma, Kevin Rizki Agung Londa, Yosefa Lily M Noor, Chairil Manggiasih Dwiayu Larasati Mardiyanto Mardiyanto Mega Putri Utami Melva Louisa Mery Tania Nadya, Putie Neni Nuraeni, Neni Nerissa Arviana, Nerissa Noer Rizky Helga Widowati Nurrahma U, Asrina Nurwansyah, Atikah Pamungkas, Tegar Paramita Deniswara Poppy Putri Pratiwi Pratama, Willy Danis Pratiwi, Putie Nadya Purwadhi Purwadhi Purwadhi Purwandhi, Purwandhi Rahardjo, Franciska Rahmawati, Gartika Rebecca Noerjani Angka Reski Mulia Paramita Rian Andriani, Rian Rinawati Rinawati Rizki Adriansyah Rubini Rohendi, A Rosidawati Wiradirja, Imas Saparingga Dasti Putri Saraswati, Yuni Shafilla Yunilma Andriany Sukajie, Bambang Sutisnawati, Yayah Syafei, M. Yani Taufiq, Josefa Vanina Winata Thapjun, Aujchara Ungke Antonjaya Vorachat, Chonchanok Wahono Esti PrasetyoningtyaserB Wiryo, Purwadhi Sawal Yuliarni, Indah Ziraluo, Eprianto