Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Penjualan Aneka Jajanan Tradisional Pada Komunitas Binangkit Rohendi, A; Handayani, Nining; Iskandar, Iis; Rahmawati, Gartika; Saraswati, Yuni
Jurnal Sosial & Abdimas Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsa.v5i1.1074

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan strategi penjualan baik secara konvensional maupun secara online kepada pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Karena UMKM merupakan salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia mampu memberikan sumbangsih yang berarti bagi pertumbuhan ekonomi karena usahanya hampir dapat dijumpai di sepanjang jalan. Mitra dalam pengabdian ini adalah pelaku UMKM komunitas Binangkit dalam bidang makanan berupa jajanan tradisional yang terdiri dari 27 UMKM dan tersebar di Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung. Setelah melakukan survey salah satu masalah yang dihadapi para pelaku UMKM yaitu kesulitan dalam melakukan penjualan, dimana penjualan sangatlah penting untuk meningkatkan omzet para pelaku UMKM tersebut. Metode kegiatan dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan dan diskusi bersama para pelaku UMKM mengenai strategi penjualan. Kegiatan ini berlangsung lancar dan juga pelaku usaha aktif bertanya dalam proses diskusi. Selain itu para pelaku usaha juga mengikuti strategi penjualan konvensional maupun online yang telah diberikan sebagai solusi masalah untuk meningkatkan penjualan mereka.
Pengembangan SDM Untuk Meningkatkan Nilai Produk Ikan Jaring Terapung Rohendi, A; Iskandar, Iis; Handayani, Nining; Budiarti, Tresna; Hidayat, Fanny Agustina
Jurnal Sosial & Abdimas Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsa.v5i2.1314

Abstract

Pengelolaan sumber daya perikanan di Indonesia menjadi fokus pemerintah, terutama Departemen Kelautan dan Perikanan, untuk mencari strategi yang sesuai. Kabupaten Bandung Barat, khususnya Cililin, merupakan pusat budidaya ikan jaring terapung. Tim dari Program Studi Magister Manajemen Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya berusaha meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan peternak melalui pelatihan dan strategi. Dalam penelitian ini, diteliti cara mengembangkan sumber daya manusia untuk meningkatkan nilai tambah produk ikan. Hasil menunjukkan usaha peternakan ikan jaring terapung di Cililin dapat berkembang lebih lanjut dengan strategi yang tepat, berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. Dengan pengembangan yang baik, diharapkan kualitas hidup peternak dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara signifikan.
Strategi Pemasaran Melalui Optimalisasi Bauran Pemasaran: Studi Kasus Pada CV. Jelajah Nusantara Explore Store Project Bandung Rohendi, A; Handayani, Nining; Iskandar, Iis; Fitaloka, Neng Diana; Nadya, Putie
Jurnal Sosial & Abdimas Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsa.v6i1.1583

Abstract

Perubahan gaya hidup yang terus berlangsung memicu persaingan yang semakin ketat di pasar pariwisata, termasuk di antara brand lokal yang menyediakan peralatan outdoor. CV. Jelajah Nusantara, sebuah rumah produksi di Kabupaten Bandung, menawarkan produk outdoor berkualitas dengan harga terjangkau melalui brand Explore Store Project. Pendekatan pemasaran yang cerdas dan kreatif diperlukan dalam menghadapi dinamika bisnis modern. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menganalisis strategi pemasaran CV. Jelajah Nusantara, dengan fokus pada optimalisasi bauran pemasaran. Melalui studi kasus dan wawancara langsung, kami menganalisis bagaimana perusahaan ini mengelola produk, harga, distribusi, dan promosi untuk memperkuat posisinya di pasar. Hasilnya menunjukkan bahwa CV. Jelajah Nusantara telah berhasil menerapkan strategi pemasaran yang efektif melalui bauran pemasaran yang baik. Namun, ada potensi untuk peningkatan lebih lanjut, termasuk inovasi produk, ekspansi saluran distribusi, intensifikasi promosi, dan analisis pasar yang mendalam. Rekomendasi ini diharapkan dapat membantu CV. Jelajah Nusantara untuk memperkuat branding mereka dan meningkatkan penjualan produk mereka di pasar yang semakin kompetitif.
Pemberdayaan UMKM Melalui Pelatihan Budidaya dan Pemasaran Tanaman Hias: Menuju Ekonomi Lokal yang Berkelanjutan Rohendi, A; Rinawati, Rinawati; Handayani, Nining; Budiarti, Tresna; Pratiwi, Putie Nadya
Jurnal Sosial & Abdimas Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsa.v6i2.1827

Abstract

Pemberdayaan UMKM melalui pelatihan budidaya dan pemasaran tanaman hias merupakan strategi penting dalam meningkatkan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Program ini bertujuan untuk membangun kapasitas masyarakat dengan mendorong, memotivasi, dan meningkatkan kesadaran akan potensi lokal, khususnya dalam bidang tanaman hias yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Tanaman hias dipilih karena fungsinya yang luas sebagai dekorasi dalam dan luar ruangan, serta kontribusinya terhadap sektor hortikultura yang mencapai 5,7% dari PDB. Program ini dilaksanakan di Desa Cihideung, Kabupaten Bandung Barat, yang dikenal sebagai sentra agribisnis tanaman hias. Melalui pelatihan yang terfokus pada teknik budidaya dan strategi pemasaran digital, peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk dan memperluas pangsa pasar, yang pada akhirnya berdampak positif pada pendapatan dan kesejahteraan ekonomi lokal. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pendampingan, dan monitoring untuk menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan teknis dalam budidaya dan pemasaran, namun juga mengungkapkan tantangan yang dihadapi peserta, seperti keterbatasan akses teknologi dan modal. Dengan dukungan pemerintah dan lembaga lokal, program ini berpotensi menjadi model pemberdayaan yang efektif dalam memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan daya saing UMKM di pasar nasional dan internasional.
KONTRIBUSI PELAYANAN FUNGSIONAL DAN PELAYANAN TEKNIK SERTA CITRA DALAM MEMBANGUN KINERJA PELAYANAN BERKUALITAS Handayani, Nining
Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa Vol 4 No 2 (2022): Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa
Publisher : Magister Manajemen Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsj.v4i2.909

Abstract

Pada penelitian ini, peneliti ingin mencoba meneliti mengenai kontribusi pelayanan fungsional dan teknis pada salah satu Rumah sakit di daerah karawang (RS Lira Medika) dan mengetahui bagaimana kontribusi 2 variabel tersebut terhadap kinerja pelayanan di rumah sakit tersebut. Metode yang dipakai adalah Kuantitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah diketahuinya Kontribusi Pelayanan Fungsional terhadap Kinerja Pelayanan Berkualitas Rumah Sakit Lira Karawang adalah signifikan. Pelayanan Fungsional mempunyai kontribusi terhadap terhadap baik buruknya Kinerja Pelayanan Berkualitas Rumah Sakit Lira Medika Karawang dan berarah positif. Besarnya konstribusi Pelayanan Fungsional terhadap Kinerja Pelayanan Berkualitas Rumah Sakit Lira Karawang sebsar 25,4 % sisanya ditentukan oleh faktor lain. Besarnya konstribusi Pelayanan Teknis terhadap Kinerja Pelayanan Berkualitas Rumah Sakit Lira Medika Karawang sebsar 31,8 % sisanya ditentukan oleh factor lain; kontribusi terhadap terhadap baik buruknya Kinerja Pelayanan Berkualitas Rumah Sakit Lira Medika Karawang dan berarah positif. Besarnya konstribusi Citra terhadap Kinerja Pelayanan Berkualitas Rumah Sakit Lira Medika Karawang sebsar 25,9 % sisanya ditentukan oleh faktor lain; kontribusi terhadap terhadap baik buruknya Kinerja Pelayanan Berkualitas Rumah Sakit Lira Medika Karawang dan berarah positif. Besarnya konstribusi Pelayanan Fungsional, Pelayanan Teknis, dan Citra terhadap Kinerja Pelayanan Berkualitas Rumah Sakit Lira Medika Karawang sebsar 35,4 % sisanya ditentukan oleh faktor lain.
GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN PERAWAT RUANG OPERASI SELAMA PANDEMI COVID-19 Al Fatih, Hudzaifah; Wijayanti, Anita Putri; Tania, Mery; Handayani, Nining; Ziraluo, Eprianto
Jurnal Keperawatan BSI Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan BSI
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 telah menjadi krisis kesehatan di dunia karena penyebaran sangat cepat, hal ini dapat menimbulkan kecemasan. Kecemasan merupakan salah satu yang di alami oleh semua orang, terutama di kalangan tenaga Kesehatan. Dampak kecemasan yang terjadi dikalangan tenaga kesehatan khususnya perawat ruang operasi mengalami ketakutan, stress dan sedih takut membawa virus dan tertular kepada anggota keluarganya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran tingkat kecemasan perawat ruang operasi selama pandemi COVID-19. Populasi penelitiaan adalah perawat ruang operasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling deskriptif kuantitatif. Jumlah sampel penelitian sebanyak 58 orang perawat di ruang operasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner HRS-A yang terdiri dari 14 pertanyaan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa tingkat kecemasan responden yaitu sebagian kecil tidak cemas (6,9%), cemas ringan sebagian besar (60,3%) dan cemas sedang sebagian kecil (27,6%). Hasil penelitian ini menggambarkan hampir semua perawat yang bekerja di ruang operasi mengalami kecemasan ringan dan kecemasan sedang. Dari hasil data diatas menunjukkan bahwa pengukuran tingkat kecemasan ruang operasi lebih efektif menggunakan metode deskriptif cross sectional dan intrumen HRS-A (14 item).
Upaya Peningkatan Bed Occupancy Rate Pelayanan Rawat Inap dengan Quantitative Strategic Planning Matrix Pamungkas, Tegar; Purwadhi; Handayani, Nining
ManBiz: Journal of Management and Business Vol. 4 No. 1 (2025): ManBiz: Journal of Management and Business
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/manbiz.v4i1.5837

Abstract

Quality healthcare services are essential to meet patient needs and compete in the market, supported by reliable resources (Yuniawati et al., 2021). The quality of inpatient services is measured through indicators such as Bed Occupancy Rate (BOR) and Length of Stay (LOS), with an efficient BOR ranging from 60-85% according to the Ministry of Health, while RS Surya Medika PKU Muhammadiyah Sumbawa has 55 beds and a BOR of only 40.34% in 2023, below the established standards (Sudra, 2010). To improve BOR, it is crucial for hospitals to balance the quality of medical services, patient safety, and staff welfare, as well as formulate strategies that consider internal and external factors using tools such as the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) to determine appropriate strategic priorities. This research was conducted at RS Surya Medika PKU Muhammadiyah Sumbawa, focusing on inpatient services with a low BOR of 40.34%, compared to the ideal range of 60-85%, and is planned to take place from April to July 2024 using qualitative descriptive methods. The study population includes staff and inpatient patients, with data collection conducted through in-depth interviews, Focus Group Discussions, and direct observations, as well as analysis performed using Gap Analysis, MCUA method, Fishbone Diagram, SWOT analysis, and QSPM to formulate effective alternative strategic planning. The conclusions of this study indicate that several factors influence the Bed Occupancy Rate (BOR) of inpatient services at RS Surya Medika PKU Muhammadiyah Sumbawa, where internal factors affecting BOR include service quality and the completeness of service types. Additionally, external factors such as customer satisfaction and service promotion also play a significant role in attracting more patients. To enhance BOR, RS Surya Medika PKU Muhammadiyah Sumbawa needs to develop the types of services offered, which is expected to meet patient needs and improve their satisfaction, thereby increasing the bed occupancy rate in the hospital. This research is expected to provide significant benefits to RS Surya Medika PKU Muhammadiyah Sumbawa as a preliminary study for the relationship between internal and external factors affecting Bed Occupancy Rate (BOR).
Evaluasi Manajemen Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan BPJS Kesehatan Di Puskesmas Singgani Kota Palu Yuliarni, Indah; Komara, Endang; Handayani, Nining
ManBiz: Journal of Management and Business Vol. 4 No. 1 (2025): ManBiz: Journal of Management and Business
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/manbiz.v4i1.6125

Abstract

Non-Communicable Diseases (NCDs), such as hypertension and diabetes mellitus, have become an increasingly significant global health threat, including in Palu City. To address this, the Chronic Disease Management Program (Prolanis), initiated by BPJS Kesehatan, aims to improve the quality of life for individuals with NCDs. This study employs Darmawan's (2019) program evaluation theory, which encompasses input, process, and output components. The objective of this research is to evaluate the management of Prolanis in improving the quality of BPJS Kesehatan services at Singgani Public Health Center (Puskesmas) in Palu City. The research method used is qualitative with a case study approach, utilizing interviews, observations, and various related documents. The findings reveal that, in terms of input, human resources are inadequate, financial resources are highly limited, materials are unavailable, but the methods align with the Standard Operating Procedures (SOP). Regarding the process, planning has been conducted according to procedures, organizing is disrupted, actuating has not been implemented effectively, and controlling is carried out by the responsible parties. As for the output, some participants have not consistently attended activities but remain within the safe category.
Evaluation of the Implementation of Patient Safety Culture by Medical Personnel at the Amanah Jatisari Karawang Clinic Fatimah, Jardinia Dian; Handayani, Nining; Widjaja, Yani Restiani
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol 6, No 2 (2025): Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/rehat.v6i2.9346

Abstract

Introduction: Patient safety culture is a vital element in healthcare systems that aims to minimize incident risks and improve service quality. Amanah Jatisari Clinic, as a primary healthcare facility preparing for accreditation, requires an evaluation of the implementation of safety culture by medical personnel. Methods: This study applied a descriptive qualitative method with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, non-participatory observations, and document analysis involving 12 healthcare workers including doctors, nurses, pharmacists, and midwives. The research instrument was based on the Hospital Survey on Patient Safety Culture (HSOPSC), and data were analyzed using descriptive and SWOT approaches. Results: The findings indicated that healthcare workers had a generally good perception of patient safety culture, particularly in openness and teamwork dimensions. However, the implementation of reporting and just culture was still suboptimal. Supporting factors included managerial commitment, internal training, and effective communication. Barriers involved staff shortages, high workload, and fear of sanctions. Discussion: SWOT analysis led to several strategic recommendations such as enhancing staff-awareness-based training, developing non-punitive reporting systems, and implementing consistent managerial policies. These results are expected to serve as a basis for continuous improvement of the patient safety culture system in primary healthcare services.
Business Process Improvement Sistem Pelayanan Klinik Promec Menggunakan Metode Time Motion Study and Value Stream Mapping Untuk Mengurangi End-To-End Lead Times Mochtar, Fransiska; Purwadhi, Purwadhi; Handayani, Nining
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol 6, No 2 (2025): Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/rehat.v6i2.9399

Abstract

Process efficiency is a key factor in improving the quality of healthcare services, especially in outpatient facilities such as clinics. This study presents a case study at Promec Clinic in Jakarta, aiming to identify bottlenecks and design process improvement recommendations to reduce end-to-end lead time. A descriptive and explanatory quantitative approach was employed, integrating Time and Motion Study (TMS) and Value Stream Mapping (VSM) as primary analysis tools. Data were collected through direct observation of 100 patients, interviews with staff, and operational process satisfaction questionnaires. The results indicate that the "during examination" stage contributes 73.6% of the total service time, while the "before examination" stage is the primary source of operational errors, particularly in form filling (45.59%) and data entry (39.71%). Pareto and Fishbone analyses reveal that manual procedures, lack of standardization, and reliance on informal communication are root causes of inefficiency. Improvement recommendations include digitizing patient forms using a dedicated registration system, implementing self-service kiosks, conducting periodic staff training, and developing Lean-based Standard Operating Procedures (SOPs). These findings offer practical contributions for clinic management in designing more efficient processes and serve as a reference for applying Lean methodologies in primary healthcare settings in Indonesia.
Co-Authors A. Rohendi Acep Rohendi Achmad Dheni Suwardhani Aisyah Fitri, Nurul Amanah Amanah Angelica Riadi Alim Saputro Angelina Riadi Alim Saputro Anisa Qadarsi Ananda Hamsah Anom Bowo Laksono Apriani, Diah Arief Boediono Arini Estetia Putri Aurelia Demtari Tuah Bayu Wahyudi Budiarti, Tresna Clara Riski Amanda Dasrun Hidayat Dasti P, Saparingga Edenita, Helga Irene Elly Yanah Arwanih Ellyana, Ellyana Endang Komara Erliany Syaodih Erliany Syaodih Fani Pangabdian, Fani Fatimah, Jardinia Dian Fatkhullah, Faiz Karim Feby Bantoyot Fitaloka, Neng Diana Fitra, Eldeast Jane Abdul Fitriana, Liskanita Nur Gartika Rahmasari, Gartika Habibah, Zahrotul Handayani, Ni Luh Hera Wahyuni Hidayat, Fanny Agustina Hudzaifah Al Fatih I Ketut Suatha I Wayan Batan Ignatius Wiseto P Agung Iis Iskandar, Iis Ita Djuwita Jujur, Utang Khariri Khariri Kusuma, Kevin Rizki Agung M Noor, Chairil Manggiasih Dwiayu Larasati Mardiyanto Mardiyanto Maulidina, Selly Mega Putri Utami Melva Louisa Mery Tania Mochtar, Fransiska Nadya, Putie Neni Nuraeni, Neni Nerissa Arviana, Nerissa Noer Rizky Helga Widowati Nurrahma U, Asrina Nurwansyah, Atikah Nurwijayanti Pamungkas, Tegar Paramita Deniswara Poppy Putri Pratiwi Pratama, Willy Danis Pratiwi, Putie Nadya Purwadhi Purwadhi Purwadhi Rahardjo, Franciska Rahmawati, Gartika Rebecca Noerjani Angka Reski Mulia Paramita Rian Andriani, Rian Rinawati Rinawati Rizki Adriansyah Rubini Rohendi, A Rosidawati Wiradirja, Imas Santosa, Hilda Saparingga Dasti Putri Saraswati, Yuni Shafilla Yunilma Andriany Siti Chanifah Sukajie, Bambang Sutisnawati, Yayah Syafei, M. Yani Taufiq, Josefa Vanina Winata Thapjun, Aujchara Ungke Antonjaya Veranita, Mira Vorachat, Chonchanok Wahono Esti PrasetyoningtyaserB Wiryo, Purwadhi Sawal Yani Restiani Widjaja, Yani Restiani Yuliarni, Indah Ziraluo, Eprianto