Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pola Kegagalan Balok Beton Bertulang Spiral Tanpa Beton Pada Penampang Tarik Astiah Amir; Aulia Rahman; Yulita Rahmi; Veranita Veranita; Dewi Purnamasari
Jurnal Teknik Sipil dan Teknologi Konstruksi Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Teknik Sipil dan Teknologi Konstruksi
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jts-utu.v9i1.7359

Abstract

Abstract The exploration of natural materials to produce concrete has an impact on environmental conditions and global warming that can cause natural disasters. Therefore, the use of concrete materials must be as efficient as possible. One solution to overcome this problem is to reduce the concrete in the tensile area and strengthen the beam using steel reinforcement in the support area. This study aims to determine the effect of tensile reinforcement on the behavior of beams without concrete in the tension area using a spiral system on crack patterns and beam patterns. The method used was an experimental method by making 2(two)specimens, a normal concrete beam (BN) as a control beam, and a spiral concrete beam without reinforcement in the tensile section with the addition of experimental reinforcement at the support section (BTRS 60D) where D is the diameter of the main reinforcement. The beams were designed as normal quality concrete beams with concrete quality of 45.07 MPa at the testing age of 28 days. The beam's dimension was 150 mm x 200 mm x 3100 mm. This study obtained the ultimate load on the BTRS specimen of 35.1 kN. While on the BN specimen, the ultimate load reached 47.65 kN. There was a decrease in BTRS service load by 27.57%. It is observed that the BN specimen experienced flexural cracks. The beam failure of the 2 test objects experienced beam failure that resembled under-reinforced where the reinforcing steel melted before the concrete was crushed. Keywords: spiral reinforcement, failure pattern, crack pattern.
Perlakuan Joint Balok Kolom Standar PBI 1971 Setelah Perkuatan Awal Dengan Ferrocement Delfian Masrura; Fitry Hasdanita; Muhammad Ikhsan; Aulia Rahman
Jurnal Teknik Sipil dan Teknologi Konstruksi Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Teknik Sipil dan Teknologi Konstruksi
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jts-utu.v9i1.7145

Abstract

Sebuah konstruksi bangunan terdiri dari beberapa elemen, balok dan kolom adalah diantaranya. Elemen tersebut berfungsi sebagai penyangga beban konstruksi lainnya dan merupakan  salah satu komponen struktur utama pada sebuah bangunan. Untuk merencanakan bangunan yang tahan gempa, maka daerah yang perlu diperhatikan adalah pada titik pertemuan antara balok dan kolom agar energinya dapat terdisipasi dengan baik. Jika terjadi kegagalan pada daerah joint tersebut, maka  komponen lainnya akan merasakan dampaknya secara langsung. Maka, tujuan penelitian ini dilakukan adalah menganalisa kemampuan elemen joint balok kolom sebuah struktur bangunan yang dirancang sesuai dengan PBI 1971 yang sudah diberikan perkuatan sejak awal menggunakan ferrocement dalam menahan beban siklik yang diterima. Benda uji dirancang dengan menggunakan mutu beton sebesar 24,80 MPa dengan panjang balok 120 cm, lebar 30 cm dan tinggi 40 cm, serta kolom persegi bersisi 30 cm dengan tinggi 200 cm. Dimensi tulangan utama yang digunakan adalah 8Ø14 mm dan tulangan sengkang Ø10-100 mm. Terhadap benda uji diberikan pembebanan siklik, yang diberikan pada ujung balok dengan displacement masing-masing sebesar 0,75 mm; 1,5 mm; 3 mm; 6 mm; 12 mm; 24 mm dan pada akhirnya diberikan beban monotonik, yaitu pada benda uji diberikan beban sampai hancur. Diperoleh hasil setelah pengujian yaitu benda uji PBI 1971 dengan perkuatan menggunakan ferrocement sejak awal mampu menahan beban tekan sampai menghasilkan beban siklus yang terbesar adalah 7,71 tf, sedangkan untuk beban tarik yang paling besar diperoleh adalah 7,48 tf. Untuk displacement maksimum yang diperoleh adalah sebesar 48 mm. Hasil ini didapatkan pada saat dilakukan pembebanan secara monotonik terhadap benda uji tersebut.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Keterlambatan Proyek Peningkatan Kapasitas Struktur Jalan Di Blang Muko-Cot Kumbang Putri Anggun Sari; Dian Febrianti; Aulia rahman
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.424

Abstract

Pada umumnya pekerjaan pada suatu proyek konstruksi tentu ada kendala diluar dari perhitungan salah satunya yaitu keterlambatan proyek. keterlambatan proyek ini menjadi hal yang sangat di hindarkan oleh jasa konstruksi bangun yang dapat menimbulkan kerugian waktu dan biaya kontrak. Sehingga menjadi perselisihan antara pemilik kontrak dan kontraktor. Kontrak dalam suatu proyek yang terlambat biasanya akan di denda sesuai dengan besarnya proyek yang berjalan, sanksi keterlambatan dalam proyek 1/1000. Dalam hal ini pengenaan denda dilakukan dari keseluruhan nilai kontrak atau sebagian nilai kontrak. Selain itu kontraktor juga akan mengalami tambahan biaya overhead selama proyek masih berlangsung. Salah satunya pada proyek Peningkatan Kapasitas Struktur Jalan Di Blang Muko-Cot Kumbang yang terletak di Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya yang merupakan sarana pembangunan jalan yang dilakukan karena menigkatnya jumlah penduduk serta semakin besarnya mobolitas perekonomian daerah sekitar. Namun pada saat pengerjannya terjadi peningkatan waktu ataupun dengan kata lain yaitu keterlambatan proyek. Maka dari itu dasar dari pada penelitian ini adalah untuk mencoba menganalisis penyebab dari faktor keterlambatan pada proyek tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang paling signifikan yang menjadi penyebab utama keterlambatan proyek. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dalam upaya penanganan atau pencegahan serta mencari solusi permasalahan bagi para kontraktor pelaksana pekerjaan sehingga proyek dapat berjalan sesuai yang diinginkan tanpa ada kendala apapun. Dari hasil analisis penelitian ini diperoleh faktor keterlambatan pada proyek Peningkatan Kapasitas Struktur Jalan Blang Muko-Cot Kumbang dengan sub indikator berupa kopetensi tenaga kerja, ketersedian material dan komunikasi. Yang menjadi penyebab uatam dalam keterlambatan pada proyek Peningkatan Kapasitas Struktur Jalan Blang Muko-Cot Kumbang adalah dari segi faktor ketersedian material dan komunikasi. Maka dari itu pentinya menjalin komunikasi yang baik dan menyusun mekanisme perencanaan secara matang dan akurat sehinnga proyek dapat berjalan dengan baik dan tidak terjadinya keterlambatan yang dapat menimbulkan kerugian dari berbagai sektor yang terlibat dalam proyek konstruksi. Kata kunci : Proyek konstruksi, kontraktor, paningkatan kapasitas, keterlambatan, analisis penelitian
Evaluasi Kegiatan Operasi Bendung Dan Jaringan Irigasi D.I Jeuram Terhadap Pemeliharaan Rutin Cut Melda Wati Cut Melda Wati; Bambang Tripoli; Aulia Rahman
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.438

Abstract

Kegiatan operasi dan pemeliharaan SDA (sumber daya air) bagi jaringan irigasi tidak terlepas dari berbagai kegiatan termasuk upaya berbagi ketersediaan air dan memelihara bendungan jaringan irigasi agar tetap berjalan dengan baik, supaya hal-hal terkait penunjang keberhasilan produksi pertanian dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan. Evaluasi kinerja sistem irigasi adalah usaha untuk menilai kinerja suatu sistem irigasi, hasilnya dapat digunakan sebagai saran dalam mengambil tindakan untuk meningkatkan kinerja irigasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi operasi dan pemeliharaan rutin jaringan irigasi di D.I Jeuram Kabupaten Nagan Raya. Luas daerah irigasi Jeuram adalah 12.685 ha, Permasalahan yang akan diidentifikasi adalah seperti apa kegiatan operasi bendung dan pemeliharaan rutin terhadap jaringan irigasi jeuram. Studi ini menggunakan metode observasi, indeks kinerja D.I Jeuram masuk dalam ketegori sedang dan perlu perhatian dengan besaran indeks 69.64%.
Penilaian Kondisi Jalan Menggunakan Metode Sdi (Surface Distress Index) Dan Pendataan Dalam Gis (Geographic Information System) Di Kabupaten Nagan Raya Irhamuddin Irhamuddin; Firzan Firzan; Aulia Rahman3
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.442

Abstract

Penilaian kondisi jalan menggunakan metode SDI dan pendataan dalam GIS di Kabupaten Nagan Raya dilakukan di ruas Jl. Cot Peurudi – Jl. Blang Sapek, Jl. Leung Baro – Jl. Suak Bilie, Jl. Suka Makmue – Jl. Kuta Padang, Jl. Suka Makmue – Jl. Alue Kambuk, dan Jl. Suka Makmue – Jl. Alue Peusaja. Pemilihan 5 ruas yang di jadikan sebagai sampel. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi jalan, mengkaji pendaftaran kondisi jalan dalam suatu peta menggukan aplikasi ArcGIS. Data primer dan data sekunder digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode SDI dan pendataan dalam peta. Hasil penilaian untuk ruas Jl. Cot Peurudi – Jl. Blang Sapek kondisi rusak berat 2,130 km. Ruas Jl. Leung Baro – Jl. Suak Bilie kondisi rusak berat 1,200 km. Ruas Jl. Suka Makmue – Jl. Kuta Padang kondisi baik 2,400 km dan kondisi rusak berat 0,600 km. Ruas Jl. Suka Makmue – Jl. Alue Kambuk kondisi rusak berat 2,400 km dan Jl. Suka Makmue – Jl. Alue Peusaja kondisi baik 3,400 km dan kondisi rusak berat 0,930 km. Jenis penanganan penelitian ini adalah peningkatan/rekontruksi dan pemeliharaan rutin.
Analisis Perbandingan Penerapan Sistem Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Jalan Simpang Peut -Kuta Makmue Dengan Jalan Lamie - Sarong Ijo Andri putra pratama; Azwanda; Aulia Rahman
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.444

Abstract

Ekspansi ekonomi sebagian besar didorong oleh infrastruktur. Salah satunya adalah pembangunan jalan yang sanggat berpengaruh terhadap mobilitas ekonomi antar daerah yang ada di Indonesia. Akan tetapi, masalah keselamatan dan kesehatan kerja (K3) masih sering terjadi pada proyek konstruksi, hal ini ditujukan dengan hasil angka kecelakaan kerja yang masih tinggi. pekerjaan konstruksi memiliki risiko kecelakaan kerja, termasuk pekerjaan jalan yang tidak boleh mengesampingkan resiko yang terjadi.. Maka dari itu maksud dari penelitian ini untuk membandingkan penerapan sistem K3 pada jalan Simpang Peut-Kuta Makmue dengan Jalan Lamie-Sarong Ijo. Manfaat dari penelitian adalah agar mengetahui tentang penerapan sistem K3 dengan metode analisis perbandingan pada kedua proyek sehingga dapat mengurangi resiko kecelakaan pada proyek konstruksi.. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil dari penelitian ini perbandingan antara kedua proyek menunjukan bahwa perbedaan tersebut dipengaruhi nilai K3 pada proyek Jalan Lamie-Sarang Ijo dianggap lebih baik dari pada proyek jalan Simpang Peut-Kuta Makmue.  Maka dari itu disarankan setiap orang yang terlibat pada proyek konstruksi tetap memperioritaskan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta pihak manajemen terus memberikan pemahaman serta anjuran terhadap pekerja agar selalu mengikuti prosedur keamanan proyek yang ditetapkan
ANALISIS KEKUATAN KOLOM BETON BERTULANG YANG DIPERKUAT DENGAN METODE CONCRETE JACKETING Aulia Rahman; Samsunan Samsunan; Meidia Refiyanni; Ruhdi Faisal; Nina Shaskia; Singgih Prabowo Soksen
Jurnal Arsip Rekayasa Sipil dan Perencanaan Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Arsip Rekayasa Sipil dan Perencanaan
Publisher : Prodi Magister Teknik Sipil Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jarsp.v6i1.31164

Abstract

The December 2004 earthquake and tsunami in Aceh still have an impact on buildings. The Korem 012/TU Mess Building Ujong Karang Meulaboh, Aceh Province is one of the buildings affected. Structural strengthening is required by comparing the strength of the existing building with the strength of the planned building. The structural strengthening method used in this research is the concrete jacketing construction method. This study aims to evaluate and compare how much the column capacity, internal force and floor deviation before and after the column is reinforced with the concrete jacketing method. There were several loads assigned to the structure, i.e., dead, live, wind, and earthquake loads. As for the analysis, the load combinations were considered. The research method used is the graphical and tabular analysis method analyzed using SAP2000 Version 22 software by making 2 existing models and plans, the reinforcement system is carried out on the 1st floor columns totaling 14 columns. This research resulted in the maximum moment, maximum shear force, and maximum axial force before and after the columns were reinforced with a percentage increase of 31%, 23%, 35% respectively. The maximum deviation between floors in the "Y" direction that occurred in the columns before reinforcement was 9.686 mm. From the analysis, it can be seen that the column capacity after strengthening with jacketing method is 3257.30 kN compared to 1299.54 kN before strengthening, so there is a difference of 1957.76 kN increase in column capacity.
Analisis Efektivitas Realisasi Anggaran Biaya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Nagan Raya Heri Hasibuan; Edi Mawardi; Aulia Rahman
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.514

Abstract

Undang-undang Republik Indonesia No 23 Tahun 2014 Tentang pemerintahan daerah “bahwa penyelenggaraan pemerintahan daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan dan peran masyarakat serta peningkatan daya saing daerah dengan memperhatikan perinsip demokrasi, pemerataan, keadilan dan suatu daerah dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia”, Pengelolaan disetiap sektor keuangan menjadi hal yang paling penting untuk diperhatikan agar nilai untuk uang dalam aktivitas pelaksanaannya dapat terlaksana dengan baik, salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan dari anggaran keuangan ialah efektifitas dari pelaksanaan anggaran keuangan tersebut. Beberapa permasalahan yang diangkat adalah bagian dari tujuan penelitian ini, seberapa besar tingkat efektivitas realisasi biaya anggaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Nagan Raya dan Apakah Realisasi anggaran biaya selalu efektif terrealisasikan. adapun ruang lingkup penilitian ini ialah mengukur tingkat efektivitas per triwulan anggaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Nagan Raya tahun anggaran 2022. Didalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas realisasi anggaran biaya BAPPEDA Kabupaten Nagan Raya dalam per triwulan. Metode analisis deskriftif ialah metode analisis data yang digunakan dipenelitian ini dengan mengunakan rumus mahsun 2009. Berdasarkan hasil perhitungan tingkat efektivitas anggaran biaya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Nagan Raya tahun anggaran 2022, Pada triwulan ke-1 memiliki kriteria yang kurang efektif yaitu hanya mencapai 65,15%, Pada triwulan ke-2 mengalami peningkatan 118,04% dengan kriteria sangat efektif, hasil tersebut lebih dari 100% dikarenakan beberapa sub kegitan pada triwulan ke-1 di realisasikan pada triwulan ke-2 dan untuk triwulan ke-3 yaitu 352,76% dengan kriteria sangat Efektif, berdasarkan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) dan anggaran target sangat jauh beda, dimana anggaran realisasi lebih besar di realisasikan dari pada anggaran target/rencananya, hal tersebut terjadi dikarenakan pada triwulan ke-1 dan triwulan ke-2 ada program kegiatan yang belum terlaksanakan sehingga di realisasikan pada triwulan ke-3 oleh karena itu hasil tersebut lebih dari 100%
PENGARAHAN METODE PELAKSANAAN PEMBANGUNAN PONDASI TPA MIFTAHUL QULUB DI GAMPONG MEUREUBO Bambang Tripoli; Edi Mawardi; Murhaban Murhaban; TM. Azis Pandria; Rinaldy Rinaldy; Teuku Farizal; Azhar Azhar; Joli Supardi; Aulia Rahman; Dian Febrianti; Zakia Zakia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15943

Abstract

Taman Pendidikan Al-qur’an (TPA) Miftahul Qulub merupakan wadah yang sangat berguna untuk masyarakat Gampong Meureubo. Kegiatan dilakukan setiap sore untuk usia anak-anak, sedangkan dewasa setiap malam Jum’at belajar Al-qur’an dan kitab-kitab. Berdasarkan ulasan di atas, penulis diminta pimpinan TPA untuk memberikan pengarahan metode pelaksanaan pekerjaan pondasi TPA, dalam kesempatan ini penulis memanfaatkannya sebagai suatu pengabdian masyarakat yang merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi bagi Dosen. Permasalahan yang menjadi tujuan ingin dicapai secara umum adalah pembangunan pondasi untuk kegiatan belajar mengajar untuk menunjang program kegiatan TPA. Manfaat kegiatan diantaranya memberikan wadah pendidikan berbasis islam, khususnya pendidikan Al-qur’an bagi warga setempat dengan menanamkan nilai budi pekerti baik dan meneladani Rasulullah. Hasilnya, metode penyampaian sederhana karena keterbatasan tidak adanya media (proyektor), hasil print out power point dibagikan kepada peserta, gambaran dilakukan dengan spidol di kertas plano tempel di dinding. Pekerja merupakan orang tua dari santri dilakukan secara gotong royong, pemahaman penyampaian mudah ditanggapi dan dipahami sehingga sosialisasi pendampingan berjalan sukses sebagaimana mestinya.
Analisis Kontribusi Anggaran Dana Daerah Kecamatan Darul Makmur Terhadap Pembangunan Infrastruktur 2022 Anwar Berutu; Lissa Opirina; Aulia Rahman
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.400

Abstract

Pembangunan infrastruktur menjadi hal yang paling krusial bagi suatu daerah karena pembangunan sebuah infrastruktur dapat berdampak terhadap peningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut dengan tersedianya sarana dan perasarana infrastruktur yang baik. Demi mencapai tujuan tersebut setiap daerah mendapat anggaran dana yang besar disetiap tahunnya dan dana tersebut digunakan untuk pelaksanan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi anggaran dana daerah Kecamatan Darul Makmur dalam pembangunan infrastruktur 2022.Jenis penelitian ini adalah statistika deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi lapangan yaitu melakukan penelitian ke kantor Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Nagan Raya. Presentase kontribusi anggaran dana daerah kecamatan Darul Makmur terhadap pembangunan infrastruktur sebesar 37.04% nilai ini didapatkan dari hasil perhitungan yang telah dilakukan dengan menggunakan teknik analisis kontribusi yang diadopsi dari model perhitungan Devy Putri Milanda (2018) sehingga dalam hal ini menunjukan kontribusi anggaran dana daerah kecamatan Darul Makmur terhadap pembangunan infrastruktur tergolong kurang berkontribusi karena analisis sekala kontribusinya dibawah 50%.