Claim Missing Document
Check
Articles

KAJIAN GEOMETRI DUA DIMENSI: STRUKTUR, SIFAT, DAN FUNGSI BANGUN DATAR Dara Juliyanti; Safrida Napitupulu; Nurjannah; Ramadhani; Sutarini
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 2 (2026): Juni : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i2.588

Abstract

Kajian geometri dua dimensi adalah cabang matematika yang mempelajari bangun datar berdasarkan struktur, sifat, dan fungsinya dalam berbagai konteks teoretis dan praktis. Struktur bangun datar mengacu pada susunan elemen-elemen penyusunnya, seperti titik, garis, sisi, sudut, diagonal, dan hubungan antar elemen tersebut. Dalam geometri Euklides, yang dirumuskan oleh Euklides, struktur ini disusun secara aksiomatik untuk membentuk sistem yang logis dan konsisten. Sifat-sifat bangun datar meliputi karakteristik spesifik yang membedakan satu bangun dari bangun lainnya, seperti jumlah sisi dan sudut dalam segitiga, kesamaan dan kekongruenan, garis simetri dan simetri rotasional, dan hubungan antara panjang sisi dan sudut dalam persegi, persegi panjang, jajar genjang, trapesium, dan lingkaran. Pemahaman tentang sifat-sifat ini memungkinkan proses klasifikasi dan pembuktian matematika deduktif. Fungsi bangun datar berkaitan dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dan bidang ilmu lainnya, seperti arsitektur, teknik, desain grafis, dan pemetaan. Konsep luas, keliling, dan transformasi geometris digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah praktis. Dengan demikian, studi geometri dua dimensi tidak hanya bersifat teoretis tetapi juga memiliki relevansi fungsional yang luas dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
PEMANFAATAN MEDIA KONKRET DALAM PEMBELAJARAN BANGUN RUANG DI SEKOLAH DASAR Nabila Cinta Pradana Tanjung; Safrida Napitupulu; Nurjannah; Ramadhani; Sutarini
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 2 (2026): Juni : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i2.590

Abstract

Studi ini meneliti pengaruh penggunaan media konkret dalam pembelajaran geometri spasial terhadap peningkatan hasil belajar kognitif siswa. Media konkret, berupa model fisik tiga dimensi geometri spasial, digunakan untuk membantu siswa memvisualisasikan dan lebih memahami konsep geometri. Studi ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana penggunaan benda konkret dapat membantu siswa memahami konsep volume, serta bagaimana pengaruhnya terhadap keterlibatan dan motivasi siswa. Studi ini bertujuan untuk meneliti penggunaan benda konkret dalam pembelajaran volume geometri spasial sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis pengenalan media pembelajaran dalam materi geometri spasial di kelas atas sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka melalui data dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa seringkali bingung dengan unsur-unsur geometri spasial, seperti rusuk, sisi, dan jaring.
Eksplorasi Geometri Dua Dimensi Dalam Kehidupan Sehari-hari Najwa Dwi Putri; Safrida Napitupulu; Nurjannah; Ramadhani; Sutarini
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 2 (2026): Juni : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i2.591

Abstract

Bangun datar merupakan bagian penting dari geometri yang mempelajari bentuk dua dimensi. Studi ini bertujuan untuk memahami konsep bentuk datar, jenis-jenisnya, sifat-sifatnya, dan bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dan analisis contoh bentuk datar di lingkungan sekitar. Hasil diskusi menunjukkan bahwa bentuk datar tidak hanya dipelajari secara teori tetapi juga memainkan peran penting dalam bidang-bidang seperti arsitektur, desain, dan teknologi. Pemahaman tentang bentuk datar membantu meningkatkan kemampuan berpikir logis dan pemecahan masalah matematika.
MENGENAL SEGITIGA DAN LINGKARAN MELALUI PEMBELAJARAN GEOMETRI YANG BERMAKNA Ade Irma Yani Putri; Safrida Napitupulu; Nurjannah; Ramadhani; Sutarini
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 2 (2026): Juni : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i2.600

Abstract

Pembelajaran geometri di sekolah dasar memiliki peran strategis dalam mengembangkan penalaran spasial, pemahaman konseptual, dan keterampilan pemecahan masalah matematika siswa. Segitiga dan lingkaran adalah konsep geometri fundamental yang perlu diperkenalkan secara bermakna karena keduanya berkaitan erat dengan objek dan situasi yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Namun, pengajaran geometri seringkali disampaikan secara prosedural, menyebabkan siswa fokus pada menghafal rumus tanpa memahami konsep yang mendasarinya. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran geometri yang bermakna melalui pengenalan konsep segitiga dan lingkaran di pendidikan dasar. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan menganalisis konten konseptual, strategi pembelajaran kontekstual, dan aktivitas pembelajaran yang melibatkan pengamatan langsung terhadap objek di sekitarnya. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran bermakna mendukung siswa dalam mengidentifikasi sifat-sifat geometris, memahami hubungan matematika, dan menerapkan konsep dalam konteks otentik. Pembelajaran kontekstual juga mendorong partisipasi aktif dan memperkuat penguasaan konsep. Oleh karena itu, pengajaran geometri yang bermakna direkomendasikan sebagai pendekatan pedagogis yang efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang geometri dasar dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.
PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS HOTS PADA MATERI SEGITIGA DAN LINGKARAN DI SD Linda Febriani; Safrida Napitupulu; Nurjannah; Ramadhani; Sutarini
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 2 (2026): Juni : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i2.601

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir siswa, khususnya dalam aspek berpikir kritis, kreatif, dan pemecahan masalah. Namun, pada kenyataannya kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa masih tergolong rendah karena pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru dan kurangnya penggunaan perangkat pembelajaran yang mendukung pengembangan Higher Order Thinking Skills (HOTS). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pentingnya pengembangan perangkat pembelajaran berbasis HOTS pada materi segitiga dan lingkaran di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber terkait pembelajaran matematika, HOTS, serta perangkat pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis HOTS yang meliputi RPP, LKPD, media, dan instrumen penilaian dapat mendorong siswa untuk berpikir aktif melalui kegiatan analisis, evaluasi, dan pemecahan masalah. Pada materi segitiga dan lingkaran, penggunaan pendekatan kontekstual, media konkret, serta strategi pembelajaran inovatif seperti pembelajaran kooperatif dan multisensori terbukti dapat membantu siswa memahami konsep secara lebih mendalam. Dengan demikian, pengembangan perangkat pembelajaran berbasis HOTS pada materi segitiga dan lingkaran di sekolah dasar dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif, penalaran matematis, serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, guru perlu merancang perangkat pembelajaran yang inovatif dan berorientasi HOTS agar tujuan pembelajaran matematika dapat tercapai secara optimal.
STRATEGI GURU DALAM MENGATASI HAMBATAN ARTIKULASI PADA SISWA TUNADAKSA DI KELAS INKLUSIF Hayu Azhari R; Ananda Syahputri Harahap; Siti Nur Isnaini Ramadanisa; Oktavia Nabila; Ramadhani
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Amaliah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v10i1.6673

Abstract

Articulation barriers in students with physical disabilities in inclusive classrooms represent a significant challenge affecting communication and learning processes. This study aims to identify and describe strategies used by teachers in overcoming articulation barriers in physically disabled students in inclusive classes, particularly regarding communication methods, pause provision (wait time), and instructional techniques that minimize psychological pressure when students speak. The research was conducted using a descriptive qualitative approach through in-depth observation, interviews, and questionnaires administered to teachers, physically disabled students, and parents at four inclusive elementary schools in Medan City. The results indicate that the most effective teacher strategies include the use of multimodal communication, provision of adequate wait time, application of step-by-step instruction, and the creation of a safe and pressure-free classroom environment. It is concluded that inclusive communication strategies significantly increase the confidence of physically disabled students in speaking and actively participating in class. Keywords: articulation, physical disability, inclusive classroom
Analisis Pemahaman Mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika Terkait Kemampuan Matematika Siswa Menengah Pertama dan Menengah Atas Serta Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya Hizmi Wardani; Desniarti Desniarti; Ramadhani Ramadhani; Nana Yuniar
OMEGA: Jurnal Keilmuan Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2026): OMEGA: Jurnal Keilmuan Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Alwashliyah Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/jkpm.v5i1.1161

Abstract

This study aims to analyze the understanding of Mathematics Education Study Program students towards the mathematical abilities of Junior High School (SMP) and Senior High School (SMA) students, as well as the factors that influence them. This study uses a descriptive quantitative approach with 35 fifth semester students of the Mathematics Education Study Program as research subjects. Data were collected using a questionnaire compiled based on indicators of students' understanding of mathematical abilities, problem-solving and mathematical reasoning abilities, pedagogical reflections of prospective teachers, and internal and external factors that influence students' mathematical abilities. Data were analyzed descriptively using percentages and classified into understanding criteria. The results showed that students' understanding of junior high school students' mathematical abilities was in the good category with a percentage of 82.04%, understanding of high school students' mathematical abilities was 82.71%, understanding of problem-solving and mathematical reasoning abilities was 81.58%, students' pedagogical reflection was 81.18%, and understanding of factors that influence students' mathematical abilities was 81.49%. Overall, the research results indicate that students have a good understanding of their role as prospective mathematics teachers, although some areas still require strengthening, particularly understanding student difficulties with specific material and developing ongoing pedagogical reflection. These findings are expected to inform the evaluation and development of the curriculum for prospective mathematics teachers.
Integrating Malay Cultural Practices into Mathematics Learning: Ethnomathematical Approaches Across Indonesia and Malaysia Ramadhani Ramadhani; Hizmi Wardani; Yugi Diraga Prawiyata; Norzieha Mustapha; Norarida Norarida; Rafiki Ihsan; Alfira Alfira
OMEGA: Jurnal Keilmuan Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2026): OMEGA: Jurnal Keilmuan Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Alwashliyah Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/jkpm.v5i1.1172

Abstract

This study is grounded in the premise that mathematical ideas are inseparable from cultural practices and that ethnomathematics can strengthen the relevance of school mathematics for learners in multicultural contexts. It addresses the persistent gap between students’ everyday cultural experiences and formal mathematics instruction in Indonesia and Malaysia, where mathematics is frequently presented as culturally neutral and decontextualized. The study aims to explore how Malay cultural heritage can be systematically integrated into mathematics learning and to identify culturally situated mathematical concepts that may support students’ conceptual understanding. Employing a qualitative ethnographic design, the researchers collected data through semi- structured interviews with teachers, students, and community members, participatory classroom observations, document analysis of instructional materials, and the examination of cultural artefacts. Data were transcribed and analyzed thematically through iterative reduction, categorization, and interpretive comparison across sites. The findings indicate that Malay architectural artefacts provide rich mathematical representations, particularly geometric forms and measurement-related concepts. Specifically, Maimoon Palace and Istana Jahar exhibit recurring structures such as rectangles, triangles, circles, semicircles, hexagons, octagons, and rhombuses, which align directly with curricular topics including perimeter, area, and volume. Overall, the study concludes that integrating Malay cultural artefacts into mathematics instruction offers a pedagogically robust and culturally responsive approach, with implications for enhancing engagement, supporting conceptual learning, and reinforcing cultural appreciation in the context of globalization
ANALISIS STRATEGI DAN POLA KOMUNIKASI GURU DALAM PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TUNARUNGU DI KELAS V SLB MUZDALIFAH MEDAN Rutmay Prina Br Sembiring; Dinda Alvionita Lubis; Nabilah Hana Ariqah; Ningsih Mayasari; Ramadhani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.15158

Abstract

This study aims to analyze teachers' communication strategies and patterns in learning to improve the understanding of deaf students in grade V of Muzdalifah Special Needs School. This study uses a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation with teachers as the main informants. The results of the study indicate that the communication strategies used by teachers include total communication, the use of visual media, and individual approaches tailored to student characteristics. One of the research subjects was a student named Chelsi who is categorized as moderately deaf. The communication pattern applied by teachers is two-way, but is still dominated by the teacher. The assessment system applied is the same as for regular students, with additional assessments on aspects of habits and behavior. The results of the study indicate that appropriate communication strategies can improve student understanding, but more adaptive learning innovations are still needed.
ANALISIS PERKEMBANGAN ANAK TUNARUNGU RINGAN DALAM PENDIDIKAN INKLUSIF MELALUI OBSERVASI DAN WAWANCARA DI SLB MUZDALIFAH Riva syafrina; Yunisah AD Nababan; Hikmah Ritonga; Nurli Sagala; Ramadhani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan anak tunarungu ringan dalam pendidikan inklusif melalui observasi dan wawancara di SLB Muzdalifah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan guru dan orang tua, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan anak tunarungu ringan mengalami peningkatan pada aspek komunikasi, interaksi sosial, dan kepercayaan diri. Anak mulai mampu merespons komunikasi dengan lebih baik, berani menyampaikan keinginannya, serta mulai aktif dalam kegiatan pembelajaran dan interaksi sosial di sekolah. Faktor yang mendukung perkembangan anak meliputi penggunaan media visual, terapi wicara, strategi pembelajaran yang adaptif, serta dukungan dari keluarga dan guru. Kendala yang ditemukan yaitu anak masih mengalami kesulitan mempertahankan fokus ketika lingkungan belajar terlalu ramai. Penelitian ini menunjukkan bahwa kerja sama antara sekolah dan keluarga sangat penting dalam mendukung perkembangan anak tunarungu ringan dalam pendidikan inklusif.
Co-Authors Ade Irma Yani Putri Alfira Alfira Alfira Alfira Ananda Syahputri Harahap Anggaraini, Sinta Dea Anggriani, Friska Anisa Putri Anisa Zahara Anisa, Sri Annisa Safriani Atika Erlina Nasution br Ginting, Eki Widiyananda Burlianda Burlianda Dara Juliyanti Desniarti Desniarti Desniarti, Desniarti Dinda Alvionita Lubis Dra Nurjannah Dwi Novita Sari Dwi Zahra Pratiwi Eryanti Lisma Fadhila Putri Arhama Fathun Najah Sr Fitria Rhamadona Ginting, Sri Defina Grace Stela Lely Hasugian Haryati Ahda Nasution Hasanah, Wardatul Hasanah Hasibuan, Ainul Marhamah Hayu Azhari R Heri Retnawati Hidayat Hidayat Hikmah Ritonga Hizmi Wardani Hizmi Wardani Jihan Yetama Dewi, Safrida Napitupulu Juli Yanti Harahap Linda Febriani Manda Azzahra Masniawita Gloria Sinaga Nabila Balkis Rangkuti Nabila Cinta Pradana Tanjung Nabilah Hana Ariqah Nadia Azlila Nadya Armayani Najwa Dwi Putri Nana Yuniar Nana Yuniar Nasution, Amanda Syahri Nazwa Aulia Syahrani Nikmah Abdillah Ningsih Mayasari Norarida Norarida Norzieha Mustapha Nur Azizah Nur Hidayah Nurdalilah Nurdalilah Nurjannah Nurli Sagala Nurmaida, Elma Nurul Indah Aulia Oktavia Nabila Pohan, Meliya Rahmah Putri Zakiah Rafiki Ihsan Rafiki Ikhsan Ranie Julia Rida Oktaviani Hariadi Rindi Lestari Rini Mandasari Riska Handayani Riva syafrina Rizki Fauziah Siregar Rizki Rahmadani Rohani Damayanti Rosdiana Rosmila Pulungan Rutmay Prina Br Sembiring Sakinah Safitri Sembiring, Sukma Sendi Andika Shuaibatul Aslamiah Ritonga Silvania, Dinda Sindy Rahmadani Sitorus Siti Nur Isnaini Ramadanisa Sri Defina Ginting Sri Devi Wahyuni Suci Fitriani Nasution Suherdi Suherdi Sujarwo Sujarwo Sutarini, Sutarini Syahrina Anisa Pulungan Syukrul Hamdi Tasya Dwi Liza Tendang, Yopa Jelita Utami Dwika Sari Wulandari, Tria Halizah Yugi Diraga Prawiyata Yuki Indayanti Yulia Dewi Yunisah AD Nababan Yusni Utami Zahra Raynanda Zawahir Nafisah