Claim Missing Document
Check
Articles

ISLAMIC EDUCATION LEARNING MODEL DURING COVID 19 PANDEMIC IN IMPROVING THE LEARNING OUTCOMES IN SMP NEGERI 3 CILEUNGSI Ilyas Prasetyo; Undang Ruslan Wahyudin; Oyoh Bariyah
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 5, No. 1, January 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.284 KB) | DOI: 10.31943/afkarjournal.v5i1.227

Abstract

This research aims to analyze the Islamic education learning model  during Covid-19 pandemic at state Junior High Scool. This qualitative approach is done intensively, researchers participate in the field, record carefully, perform analysis, make. The type of research taken is field research that is research that collects data done by obtaining through investigation based on field. Data collection methods use observation, interview and documentation methods. the results showed that the researchers carried out at the State Junior High School 3 Cileungsi, that by giving assignments and the types of assignments used with steps for selecting good and not boring task materials suitable for students, the teacher would easily explain and students would be interested and pay attention and be actively involved in working on group assignments. Learning Islamic Religious Education by using the task method is less effective. The Learning Process of Islamic Religious Education During the Covid 19 Pandemic Period at the State Junior High School 3 Cileungsi was less effective due to the difficulty of learning via online, preventing students from understanding the learning process of Islamic religious education.
PENGARUH METODE TALAQQI TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGHAFAL AL-QUR’AN PESERTA DIDIK KELAS AL-QUR’AN TPQ DARUSSALAM Zheihan Aisyah Achmad; Ajat Rukajat; Undang Ruslan Wahyudin
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 5, No. 1, January 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1199.465 KB) | DOI: 10.31943/afkarjournal.v5i1.230

Abstract

Pada dasarnya tujuan pendidikan ialah untuk menghasilkan genarasi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Maha Esa. Dalam agama Islam salah satu cara agar menambahnya keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt adalah dengan cara mempelajari dan menghafal Al-Qur’an. Dari banyaknya berbagai macam metode yang digunakan untuk mempelajari Al-Qur’an, salah satunya ialah metode talaqqi. Metode talaqqi bertujuan untuk mempermudah peserta didik dalam mempelajari dan menghafal Al-Qur’an. Dalam artikel ini akan membahas tentang pengaruh metode talaqqi terhadap peningkatan kemampuan menghafal Al-Qur’an. Yang dimana penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh metode talaqqi terhadap peningkatkan kemampuan menghafal peserta didik di TPQ Darussalam Cileungsi Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: angket (angket), tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Hal ini dibuktikan dari hasil Uji Hipotesis diperoleh hasil dengan Thitung (3,269) > Ttabel (2,101) dan nilai probabilitas sig (0,004) < (0,05). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh metode talaqqi terhadap peningkatan kemampuan menghafal Al-Qur'an siswa kelas Al-Qur'an TPQ Darussalam Cileungsi Bogor. Pengaruh metode talaqqi terhadap peningkatan kemampuan menghafal Al-Qur'an adalah sebesar 37% dan sisanya sebesar 68% merupakan pengaruh dari variabel lain yang tidak dijadikan variabel dalam penelitian ini. Pengaruh antara kedua variabel tersebut juga dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi yang menunjukkan (0,610) atau 61%, hal ini termasuk dalam kategori hubungan kuat.
Konsep Pendidikan Keluarga menurut Syeikh Umar Hasyim dalam Kitab Al-Usrah Fii Al-Islam Lilim Mutoharoh; Undang Ruslan Wahyudin; Taufik Mustopa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.42 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4650

Abstract

Syekh Umar Hasyim adalah seorang profesor sekaligus ulama di Universitas Al-Azhar, Kairo. Dengan dikarangnya kitab al-Usrah Fii al-Islam, terlihat jelas bahwa beliau sangat peduli dan memperhatikan pendidikan dalam keluarga, khususnya keluarga islam. Fenomena meningkatnya kasus perceraian yang terjadi di masyarakat adalah suatu hal yang tidak bisa didiamkan. Islam sebagai agama yang rahmatan lil ‘alamin harus mengambil peran dan menyediakan solusi atas dinamika yang terjadi dalam kehidupan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan konsep pendidikan keluarga menurut Syekh Umar Hasyim dalam kitab al-Usrah Fii al-Islam. Penulisan artikel ini menggunakan metode studi pustaka (library research) yang bersumber dari buku maupun jurnal yang berkaitan dengan judul. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa pendidikan keluarga harmonis didasarkan pada pemenuhan hak dan kewajiban dari masing-masing anggota keluarga. Peran orang tua sebagai stake holder memiliki kendali besar dalam hal ini. Lantas sudah seharusnya pendidikan menjadi perhatian utama orang tua sebagai upaya untuk menyejahterakan anggota keluarganya.
Urgensi Pendidikan Prenatal dalam Prespektif Islam Tiya Latipah; Undang Ruslan Wahyudin; Taufik Mustofa
AS-SABIQUN Vol 4 No 3 (2022): JULI
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/assabiqun.v4i3.1918

Abstract

Parents are the most important and first educators for a child, because children receive the first education from children. Mothers and fathers play an important and very influential role in the development of children. The mother stayed with him because the child remained in the womb until delivery. Therefore, he imitates the temperament of the mother, and the child usually loves the mother more. As we know, mothers are the first madrasa or school for their children. Likewise, the father's influence is immense, and he is a major helper and a character greatly admired for his toughness and wisdom in dealing with the subject. Fathers have an important role in the development of children. Islam goes very well like family education and its main goal is to create a generation of noble character. To achieve this, the family, especially parents, is the first foundation of a child's basic education. Basic education is the education that a mother receives during pregnancy (before giving birth). This study aims to explain the importance of prenatal education from an Islamic perspective. This search is a qualitative descriptive literature search. The data collection technique in this case is to identify discourses from books, articles, magazines, the Web (Internet) or other information. The data analysis method used is content analysis. The results of this study indicate that Islam is very concerned about prenatal education and instilling good values so that it becomes the basic capital for the development of subsequent life. Islam commands all parents to pay attention to every movement of their behavior during pregnancy. Both in the way children are raised and the material given to children as the first environment that children receive.
TEACHER PROFESSIONALISM IMPROVEMENT MANAGEMENT: STUDY OF PRINCIPAL LEADERSHIP AT SMA AL-ITTIHAD KARANG TENGAH CIANJUR Undang Ruslan Wahyudin; Dudung Winara; Hinggil Permana
JURNAL AL-TANZIM Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.858 KB) | DOI: 10.33650/al-tanzim.v5i2.2222

Abstract

This research is motivated by the fact that at Al-Ittihad High School, there is a lack of awareness of students towards the practice of religion. This study aimed to determine the principal's program in planning, organizing, implementing, supervising, supporting, and inhibiting factors from improving the professionalism of teachers at Al-Ittihad High School. This research is qualitative descriptive field research. They are collecting data using interviews, observation, and documentation methods. Analysis of the data used is a qualitative analysis consisting of three components of analysis: data reduction, data presentation, and concluding. All three are carried out interactively with the data collecting process as one cycle. The results show that planning is done by improving the quality of teachers, continuing education to a higher level, providing adequate honorarium incentives, involving teachers in training, workshops, seminars, workshops, and so on.
NILAI UKHUWAH ISLAMIYAH DALAM FILM NEGERI 5 MENARA Mega Kusumawati Kusumawati; Undang Ruslan Wahyudin; Jaenal Abidin
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 9 No 3 (2022): al-Ulum: Jurnal pendidikan, penelitian dan pemikiran keislaman
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/alulum.9.3.2022.295-307

Abstract

Ukhuwah islamiyah adalah hubungan antara umat muslim satu dengan yang lain. Kebersamaan dalam tali kekeluargaan yang berlandaskan syari’at islam. Dalam ukhuwah islamiyah kita dapat belajar bagaimana cara menghargai, saling membantu, saling menguatkan, saling memikul beban dengan saudara sesama muslim. Sebagai makhluk sosial kita butuh berbaur dengan lingkungan sekitar, dalam hal tersebut perkenalan atau ta’aruf menjadi landasan utama untuk saling mengenal hingga saling memahami satu sama lain. Setelah adanya perkenalan maka rasa kekeluargaan sesama umat muslim atau ukhuwah islamiyah akan tumbuh dengan sendirinya. Yakni bagaimana kita akan sama-sama merasakan beban, kesulitan bahkan kebahagiaan yang dapat kita pikul bersama agar dapat terwujud masyarakat dengan ukhuwah islamiyah yang kuat. Peradaban islam pernah memimpin dunia bukan karena kehebatan teknologi saja tetapi juga karena ikatan ukhuwah islamiyah yang kuat dalam diri setiap muslim. Saat ikatan itu sudah tumbuh maka kita bisa saling membantu dan menguatkan satu sama lain. Begitupun dengan kita sebagai umat muslim, kita harus memiliki rasa saling menjaga, menolong, menghargai dan saling menyayangi sesama umat muslim tentunya yang sesuai dengan aturan syari’at islam. Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasalam mengibaratkan bahwasanya seorang muslim dengan muslim lainnya seolah satu tubuh, apabila saudaranya merasakan sakit ia juga merasakan hal yang sama.
Pelaksanaan Supervisi Akademik dalam Rangka Meningkatkan Profesionalitas Guru di SMP Islam Karawang Fitri Indah Lestari; Undang Ruslan Wahyudin; Taufik Mustofa
FONDATIA Vol 6 No 3 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.733 KB) | DOI: 10.36088/fondatia.v6i3.2016

Abstract

In the development of education today emphasizes improving the quality of education, therefore it is necessary to improve the quality of all components contained in the education system, both in terms of quality and quantity. The teacher is seen as the main key because he is the one who interacts directly with his students when teaching and learning activities take place. Teachers act as professional educators with the main task of educating, teaching, guiding, directing, training, assessing and evaluating students in formal or non-formal education. Supervision is a supervisory activity carried out by superiors to assist teachers in critically assessing the performance of the teaching process. The purpose of supervision is so that the implementation of tasks is in accordance with the provisions, procedures and orders that have been set. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. The process of collecting data using the unstructured interview method. The results of this study indicate that the implementation of academic supervision at SMP Islam Karawang has been carried out well. However, there are still some teachers who do not want to carry out such supervision. The implementation of supervision in improving the professionalism of teachers is very influential, because from the implementation of the supervision supervisors can find out how to build a better quality of education
KEGIATAN EKSTRAKULIKULER ROHIS DALAM MENAMANKAN BUDI PEKERTI SISWA DI SMA NEGERI 2 KARAWANG Arum Nurul Azizah; Undang Ruslan Wahyudin; Taufik Mustofa
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 5, No 3 (2022): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v5i3.396-402

Abstract

Kegiatan yang ada pada lembaga pendidikan sudah pasti memiliki tujuan yang terukur untuk dapat menciptakan generasi lebih baik lagi, baik dalam bentuk pikiran maupun akhlak yang dimiliki oleh siswa itu sendiri. Dalam pembentukan budi pekerti pada lembaga pendidikan sudah pasti dilakukan didalam ruangan kelas, akan tetapi pada penelitian ini peneliti berusaha untuk meneliti upaya yang dilakukan oleh guru dalam ekstrakulikuler rohis yang ada di sekolah SMAN 2 Karawang dalam membentuk budi pekerti peserta didik. Pada penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan apa yang menjadi ekstrakulikuler rohis di SMA NEGERI 2 KARAWANG. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Dalam analisis data yang diperoleh melalui lokasi penelitian yang dituju yaitu menggunakan penyajian data, reduksi data, dan menarik kesimpulan pada data yang telah diproses melalui beberapa tahapan. Hasil penelitian pada penelitian ini menunjukan adanya peran ekstrakulikuler rohis dalam membentuk budi pekerti siswa dengan membentuk sikap, serta tutur kata ataupun ucapan. Melalui upaya yang dilakukan oleh guru dalam membimbing siswa agar memiliki pendirian yang kuat.
SISTEM BOARDING SCHOOL DALAM MEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI MTS AL-FURQON KAWALI Sapan Adi Wijaya; Undang Ruslan Wahyudin; Taufik Mustofa
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 5, No 3 (2022): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v5i3.575-580

Abstract

Setiap manusia memiliki fitrah dengan kebersihan yang dimilikinya pada saat dirinya dilahirkan. Fitrah ini sebagai bentuk awal yang diibaratkan kertas putih kosong tanpa tulisan. Sehingga anak dapat menjadi seperti apa tergantung dengan hal apa yang diajarkan kepada nya sebagai tulisan didalam kertas putih tersebut (fitrah). karakter merupakan bentuk kegiatan yang meliputi tingkah laku, ucapan, dan sikap yang diekspresikan oleh seseorang melalui dasar kebiasaan nya. Agar seseorang memiliki karakter yang baik maka diperlukan adanya pembentukan dalam karakter pada anak agar terciptanya karakter yang baik yang dimilikinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif dengan menuangkan data yang didapatkan dilapangan dengan deskriftif. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini ialah pembentukan karakter di Mts Al-furqon Kawali Karawang ini memiliki peningkatan dengan sekolah berbasis boarding school.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN GURU PAI DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATERI PEMBELAJARAN DI MA NIHAYATUL AMAL Uswatun Hasanah Li’ila Kalimatillah; Undang Ruslan Wahyudin; Taufik Mustofa
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 5, No 3 (2022): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v5i3.354-360

Abstract

Media merupakan faktor yang membantu keefektifan dalam pembelajaran. Media dapat membantu memudahkan guru untuk menyampaikan materi dan memudahkan peserta didik untuk memahami materi yang disampaikan oleh guru melalui media. Hal ini bertujuan untuk menciptakan suasana belajar yang lebih bervarian agar peserta didik tidak merasa bosan dan monoton dalam melakukan pembelajaran. Melalui media pembelajaran juga diharapkan dapat mengembangkan potensi yang dimiliki oleh peserta didik agar memiliki spiritual keagamaan, kepribadian yang baik, akhlak, dan karakter. Media pembelajaran merupakan jembatan bagi guru untuk menyampaikan materi kepada peserta didik. Selain media pembelajaran dapat meningkatkan hasil pembelajaran, media pembelajaran juga dapat menarik daya tarik peserta didik untuk memperhatikan dengan baik saat pembelajaran berlangsung. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif yang mana pada metode kualitatif ini data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi akan di sajikan dalam bentuk kalimat atau deskripsi. Dalam menganalisis data yang diperoleh di lapangan dengan pengumpulan data menggunakan dokumentasi, observasi, dan wawancara maka analisis datanya ialah dengan penyajian data, reduksi data, dan kesimpulan. Melalui penelitian dengan metode tersebut maka dapat peneliti simpulkan bahwasanya penggunaan media dalam pembelajaran guru PAI untuk meningkatkan pemahaman peserta didik itu sangat penting, hal ini dikarenakan media dalam pembelajaran memiliki kedudukan untuk dapat mencapai tujuan dari pembelajaran dengan mudah.