Claim Missing Document
Check
Articles

Persepsi Masyarakat Terhadap Kebun Dan Pabrik Kelapa Sawit Pt. Sps 2 Kecamatan Darul Makmur Ananda Rizky Pratama; Aswin Nasution
Jurnal Agriuma Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Agriuma Oktober
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agri.v5i2.10259

Abstract

Persepsi adalah pengumpulan, identifikasi, dan interpretasi data sensorik untuk menciptakan pemahaman dan deskripsi tentang lingkungan. Persepsi setiap orang mempunyai kencenderungan dalam melihat seseuatu yang sama dengan cara yang berbeda-beda. Kegiatan perkebunan dan pabrik kelapa sawit milik perusahaan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dan negatif. Tujuan penelitin ini adalah untuk mengetahui perepsi masyarakat terhadap kebun dan pabrik kelapa sawit PT. SPS 2. Responden dipilih secara random sampling yaitu semua masyarakat sekitar perusahaan. Metode analisis data yang digunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjuk bahwa persepsi negatif lebih besar dari positif dengan perbandingan yaitu 14,2:25 sehingga perusahaan perlu melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan keberadaan perusahaan dalam mendukung perekonomian wilayah.
PENYULUHAN PENGGUNAAN PUPUK UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TANAMAN KELAPA SAWIT DI DESA BLANG MANE KECAMATAN PEUSANGAN SELATAN KABUPATEN BIREUEN Naya Desparita; Elfiana Elfiana; Aswin Nasution; Nursayuti Nursayuti; Rita Ariani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21629

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Blang Mane Kecamatan Peusangan Selatan Kabupaten Bireuen. Pembangunan sektor pertanian dan perkebunan secara luas, diarahkan untuk mewujudkan pertanian dan perkebunan tangguh yang mempunyai arti bahwa pertanian dan perkebunan komersial yang efisien, yang berbasis pada pengetahuan dan teknologi. Penyuluhan strategi pemupukan yang tepat pada tanaman kelapa sawit dibutuhkan oleh masyarakat desa dengan bantuan oleh pihak akademisi dalam menyampaikan penyuluhan penggunaan pupuk tanaman kelapa sawit. Hal ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan petani tentang penggunaan pupuk pada tanaman kelapa sawit dan juga meningkatkan ketrampilan petani kelapa sawit dalam implementasi penggunaan pupuk tepat guna dengan dosis yang tepat. Searah dengan hasil penyuluhan diketahui bahwa pengetahuan masyarakat terhadap penggunaan pupuk yang tepat sudah meningkat dilihat dari hasil praktek langsung yang dilakukan pada hari penyuluhan, sebelum peyuluhan masyarakat belum mengetahui bagaimana cara pemupukan yang tepat, namun demikian setelah dilakukan penyuluhan oleh pihak dosen terdapat penambahan peningkatan pengetahun yang diperoleh dan nantinya secara mandiri diterapkan oleh masyarakat Desa Blang Mane.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI BAWANG MERAH DI DESA TANAH BARA, KECAMATAN GUNUNG MERIAH-ACEH SINGKIL Sri Handayani; Ariana Ariana; Aswin Nasution; Bagio Bagio; Teuku Muhammad Syauqi
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3761

Abstract

Pengembangan bawang merah dalam sektor pertanian masih menjadi salah satu faktor yang berperan penting dalam meningkatkan ekonomi penduduk Desa Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil. Tujuan utama dari upaya pemberdayaan ini adalah memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada warga mengenai praktik pertanian yang efektif dan benar. Dalam proses pemberdayaan, metode yang diterapkan adalah PRA (Partisipatory Rural Appraisal) untuk melibatkan kelompok sasaran secara aktif. Penyuluhan disampaikan di dalam ruangan dan di lapangan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam kegiatan budidaya bawang merah, serta tindakan kolektif pemberdayaan secara langsung yaitu tindakan percontohan atau praktek lapangan yang melibatkan semua kelompok tani untuk terlibat secara bersama-sama agar dapat memahami langsung prosesnya, yang dilanjutkan dengan menganalisis iklim dalam menetapkan waktu tanam. Selain itu, kelompok tani juga diajarkan pembukuan sederhana, Sehingga petani dapat mengetahui secara pasti usaha tani yang dikerjakan memperoleh keuntungan atau sebaliknya mengalami kerugian. Dengan pemberdayaan ini kelompok tani lebih terarah dan mampu meningkatkan kemampuan anggota kemampuan kelompok tani dalam mengelola usaha tani sehingga meminimlakan gagal panen dan meningkatkan meningkatkan ekonomi kelompok tani bawang merah
Terdampakkah Petani Jengkol Pada Pandemi Covid19 (Studi di Kecamatan Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya) Munawar, Teuku Ahmad; Nasution, Aswin
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 6, No 2 (2022): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v6i2.9156

Abstract

Hampir semua orang sependapat bahwa Pandemi Covid19 yang telah melanda dunia tidak hanya merengut nyawa ribuan manusia, namun juga menghancurkan tatanan kehidupan sosial ekonomi masyarakat, termasuk pada petani jengkol di Kabupaten Aceh Barat Daya. Penelitian yang dilakukan untuk melihat dampak pandemi Covid19 terhadap agribisnis usaha tani jengkol ini menunjukkan bahwa telah terjadi penurunan pendapatan petani jengkol sebesar 39,11 % dibanding sebelum pandemi, dimana penurunan ini terutama akibat penurunan harga jengkol yang mencapai 43,16 %. Komparasi pendapat petani jengkol antara sebelum dan masa pandemi dengan uji t sampel berpasangan menunjukkan perbedaan penurunan pendapatan yang signifikan. Menyikapi penurunan pendapatan petani yang signifikan ini dibutuhkan peran pemerintah daerah dalam mendorong petani untuk memproduksi olahan jengkol misalnya menjadi kerupuk jengkol, sehingga memberikan nilai tambah produk, tambahan pendapatan dan lapangan kerja baru bagi rumah tangga petani.
Proses Pengolahan Terasi Udang Sabu (Baring) dan Pemasaran Produk Secara Online di Gampong Gosong Telaga Selatan, Aceh Singkil Saputra, Indraman; Baitia, Raji; Berutu, Yeni Marsalina Br; Syahruna, Diki; Aulia, Mizan; Nurjannah, Siti; Julita, Risma Ratna Sari; Nasution, Aswin; Aminah, Siti; Sufriadi, Sufriadi
Mitra Abdimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57251/mabdimas.v4i2.1568

Abstract

This community service activity was carried out in Gampong Gosong Telaga Selatan, Aceh Singkil District. The target partners were a group of fishermen who made shrimp paste and women who processed shrimp paste (baring). Based on the preliminary survey, the fishermen group faced two main problems, namely production and marketing aspects. In the production aspect, there is no standardization in the processing of shrimp paste. While in the marketing aspect, the community still uses conventional methods and has not utilized the digital platform. This research aims to analyze the processing process of sabu shrimp paste and implement an online product marketing strategy. The method used is descriptive research with a qualitative approach through interviews and observations. The results showed that with the standardization of the processing process and the use of the marketplace, there was an increase in product quality and expansion of marketing reach. Online marketing facilitates the management of orders and payments, and increases product exposure to a wider market share. This activity is expected to increase product selling value and economic welfare of the fishing community in Gampong Gosong Telaga Selatan.
Analisa Pola Produksi Kelapa Sawit Dan Keseimbangannya Terhadap Pabrik Kelapa Sawit Di Pantai Barat Aceh Aswin Nasution; Fajri Fajri; Sofyan Sofyan
Jurnal Agrisep Vol 16, No 2 (2015): Volume 16 Nomor 2 Desember 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT. This study was conducted to analyze the balance of palm oil FFB production pattern with raw material needs POF on the west coast of Aceh, how the addition of POF is required. The research method used is Purposive Cluster Sampling with the research object farmers and plantation companies. The results of this study indicate that by assuming no increase in plantation area, the FFB palm oil production patterns on the west coast of Aceh increased until 2022 and subsequently production decreased following the increase in age of the plant. Did not happen balance between FFB production patterns and material requirements POF where there is overbalance production of 490,418 tons of FFB processing capacity of 12 units POF operating today. FFB overbalance of processing capacity of the POF in 2014 requires the addition of 3-6 POF unit capacity of 30 tons / hour with 3 units at 100% of the processing capacity and 6 units at 60% processing capacity. Distribution addition of POF is 1 unit in West Aceh, 1-2 units in Nagan Raya and 2-3 units in Southwest Aceh. FFB overbalance top occurred in 2022 amounted to 1,531,317 tons with the needs 27-34 POF unit capacity of 30 tons / hour. The addition of POF will need to follow the addition of overbalance FFB.
Kajian Tutupan Lahan dan Tekstur Tanah Kawasan Mangrove di Kecamatan Setia Bakti Kabupaten Aceh Jaya Purnomo, Dwi; Pramulya, Rahmat; Subandar, Irvan; Fithria, Dewi; Nasution, Aswin
Jurnal Agrotek Lestari Vol 11, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jal.v11i1.11694

Abstract

Hutan mangrove memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem pesisir, tetapi mengalami degradasi akibat alih fungsi lahan dan aktivitas manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan dan karakteristik tanah mangrove di Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya, menggunakan citra Sentinel-2 dalam Google Earth Engine (GEE). Analisis dilakukan dengan pendekatan indeks vegetasi Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) serta menentukan tekstur tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah mangrove didominasi oleh tekstur lempung berliat dan lempung pasiran, yang memengaruhi pertumbuhan vegetasi. Analisis tutupan lahan mengungkapkan adanya peningkatan luas mangrove dari 147,98 hektare (2019) menjadi 176,67 hektare (2024). Peningkatan ini dipengaruhi oleh proses pemulihan alami dan upaya konservasi, meskipun beberapa area masih mengalami degradasi. Studi ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam upaya pengelolaan mangrove secara berkelanjutan di wilayah pesisir Aceh Jaya.
Pemanfaatan Kedelai Sebagai Bahan lokal menjadi Tempe di Desa Ketapang Indah, Singkil Utara Syafiq, M Rizki; Elyanda, Boy; Marnisa, Sella; Aula, Sri Ruhama; Fadhillah, Risa; Chairunnisa, Cut; Aminah, Siti; Nasution, Aswin; Farisi, Nurcholis Al
Jurnal Pengabdian Agro and Marine Industry Vol 5, No 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN AGRO AND MARINE INDUSTRY
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpami.v5i1.10500

Abstract

Ketapang Indah village is located in North Singkil sub-district, Aceh Singkil district.  Due to its position close to the coast, influenced by sea breezes and weather conditions that tend to be humid. The main focus of this occation is the utilization of local materials in the form of processing food ingredients into tempeh. Tempeh is a fermented soybean product that is a source of high-quality vegetable protein and has various health benefits. This service aims to explore the utilization of local materials in making tempe, including a basic understanding of tempe. The process of making tempeh involves several stages, from soaking, cooking, inoculation with yeast, to fermentation. This service also discusses the importance of counseling the community on how to make tempeh and its benefits to increase product diversity and support the local economy. The service method used in this activity is a combination of counseling (lecture) with hands-on practice.
PENGARUH PERUBAHAN IKLIM TERHADAP KETAHANAN PANGAN DI PROPINSI ACEH Sufriadi, Sufriadi; Ringo, Liston Siringo; Handayani, Sri; Nasution, Aswin
JURNAL AGRIMANSION Vol 26 No 1 (2025): Jurnal Agrimansion April 2025
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v26i1.1826

Abstract

ABSTRACT Climate change poses a threat to food security and impacts food availability in the region, especially in Aceh Province. The decline in the district food crop production index during the 2016-2023 period indicates a disruption in the agricultural production system in most areas of Aceh Province. This study aims to analyse the effect of climate change on food security in Aceh Province in the short and long term with the Auto Regressive Distributed Lag (ARDL) model approach using panel data (21 district cross section data and time series from 2018-2023) variables of food security index, harvest area, district production obtained from the Central Bureau of Statistics (BPS) and the Regional Food Security Agency (BKPD) while climate data on temperature, rainfall and humidity obtained from the Aceh Province Meteorology and Geophysics Agency (BMKG). The results of the analysis show that the variability of temperature, rainfall and district production has a long-term relationship to the Aceh Food Security Index (IKPA) with a temperature coefficient = 7.583732, meaning that every 1% increase in temperature will cause an increase in IKPA by 7.5%, the rainfall coefficient = 12.63413 means that every 1% increase in rainfall will cause a decrease in IKPA by 12.6% and the coefficient of rice production = 60.30847 means that every 1% increase in rice production will cause an increase in IKPA by 60.3% and the coefficient of corn production = 0.973232 means that every 1% increase in rice production will cause an increase in IKPA by 60.3%. The coefficient of maize production=0.973232 means that every 1% increase in maize production will cause an increase in IKPA by 0.97%. The implication of this research is that a policy or adaptation strategy is needed against rainfall variability that is too high can cause an increase in the population of pests and diseases of rice plants to cause fuso and have an impact on food availability and food security of Aceh Province in the long term. Keywords: Climate change, Production, Food Security, Aceh
Pemberdayaan Hasil dari Pemanfaatan Daun Pepaya Carica papaya dan Bawang Putih Allium sativum sebagai Pestisida Nabati di Desa Ranto Panyang Kecamatan Woyla Kabupaten Aceh Barat Sri Handayani; Aswin Nasution; Afnuril Hidaya; Julita; Rizki Ananda Azahra; Dira Hafsyah; T. Ponbit Pranata; Mawadda Rahmah; Anta sari Sigalingging
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): SEPTEMBER-OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/h1de2q04

Abstract

Salah satu kegiatan pemberdayaan dari penggunaan pestisida kimia yang berlebihan di Sektor pertanian.Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan pestisida nabati berbahan dasar daun pepaya (Carica papaya) dan bawang putih (Allium sativum) sebagai alternatif ramah lingkungan untuk mengendalikan hama tanaman.Pengabdian melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembuatan dan penerapan pestisida nabati di lahan pertanian.Pestisida nabati berbahan daun pepaya dan bawang putih terbukti efektif dalam mengendalikan berbagai jenis hama tanaman, guna mengurangi ketergantungan petani terhadap pestisida kimia.dan dapat  meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pertanian berkelanjutan dan pelestarian lingkungan. Keterlibatan aktif masyarakat dalam program ini juga memperkuat kemandirian petani dalam mengatasi masalah hama dengan cara yang ramah lingkungan. Kesimpulannya, pemanfaatan daun pepaya dan bawang putih sebagai pestisida nabati merupakan solusi alternatif yang efektif, ekonomis, dan berkelanjutan untuk mengendalikan hama tanaman di Desa Ranto Panyang. Program ini dapat dijadikan model untuk dikembangkan di wilayah pedesaan lainnya sebagai upaya mendukung pertanian berkelanjutan dan pelestarian lingkungan.
Co-Authors Abdul Latif Abdul Latif Afnuril Hidaya Agustiar Agustiar Agustiar agustiar Ahmad Humam Hamid Akhmad Baihaqi Akhmad Baihaqi Alaina, Siska Amir Amir Ananda Rizky Pratama Anta sari Sigalingging Ariana Ariana Ariana Ariana Ashabul Anhar Asy'ari Asy'ari Aula, Sri Ruhama Aulia, Mizan Ayustriani Sagala Bagio Bagio Bagio Bagio Bagio Bagio, Bagio Bagio, Bagio Baitia, Raji Berutu, Yeni Marsalina Br Carbuna Carbuna Chairunnisa, Cut Cut Arziati. Is Dewi Fithria Dira Hafsyah Dwi Purnomo Elfiana Elfiana Elyanda, Boy Ema Alemina Ema Alemina Fadhillah, Risa Faizin, Rusdi Fajri Fajri Farisi, Nurcholis Al Fitri Asni Hafnidar Hafnidar Handayani, Sri Hasan Husein Hendra, Zulma Husni, Fauzul Ilmina, Rezatul Irfan Aulia Irham Iskandar Irham Iskandar Irvan Subandar Iwandikasyah Putra Jalil, Ivon Julita Julita, Risma Ratna Sari Liston Siringo Ringo Maisarah Marnisa, Sella Matria Gunawan Mawadda Rahmah Muhammad Jalil Munawar, Teuku Ahmad Murafi Azis, Muhammad MURSIDAH MURSIDAH Muzakir Nasution, Anisah Naya Desparita Nursayuti Nursayuti Pramulya, Rahmat Prayeta, Debby Olivia Qhisthina Atikah Qhistina Atikah Raden Mohamad Herdian Bhakti Ramayana Rendiansyah, T Ridwan Ali Rika Yanti Riska Riska Rita Ariani Riyand Hadirijal N Rizki Ananda Azahra Safitri Erna Sahmiana, Sahmiana Salsabila, Salsabila Saputra, Indraman Siti Aminah Siti Nurjannah Sofyan Sofyan Sri . Handayani Sri Handayani Sri Handayani Sri Handayani Sri Handayani Sufriadi Sufriadi Sufriadi Sufriadi Sufriadi Suhardi Simbolon Sulindawati, Rishi Syafiq, M Rizki Syah, Ultaza Syahruna, Diki Syauqi, Teuku M Syauqi, Teuku Muhammad T. Ponbit Pranata T. Saiful Bahri Teuku Athailah Teuku Athaillah Woyla, Sinta Yossi Mardhiah Yuliatul Muslimah Yusmaniar Yusya Abubakar Zulkarnain Zulkarnain Zulma Hendra