Claim Missing Document
Check
Articles

Sifat Fisik Wafer Berbahan Silase Limbah Sayur Kol dengan Jenis Kemasan dan Komposisi Konsentrat yang Berbeda Harahap, Anwar Efendi; Adelina, Triani; Ali, Arsyadi; Mucra, Dewi Ananda; Ramadani, Dini
Buletin Peternakan Tropis Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/bpt.2.1.53-60

Abstract

This research aims to know the physical quality of color, aroma, texture, density, and absorption of water and know the best type of packaging in wafers resulting from vegetable waste silage cabbage. This study used a Complete Randomized Design (RAL) factorial pattern (4×2) with 2 replication. Factor A consists of concentrate composition, A0=silage of cabbage waste 100% : A1= silage of cabbage waste 75% + 25% rice bran: A2 = silage of cabbage waste 50% + 50% rice bran : A3 = silage of cabbage waste 25% + 75% rice bran and factor B consists of B0 = Bag packaging type and B1=Plastic sack packaging type. Observed parameters include color, aroma, texture, density and water absorption. The results showed that there was interaction (P>0.01) between different types of packaging and substrate composition. No interaction (P>0.05) color, density, water absorption and texture. The composition factor of the substrate has a effect (P<0.01) on color, aroma and texture, but has no effect (P>0.05) on water density and absorption. Packaging type factors have a noticeable effect (P<0.01) on color and aroma, but have no  effect (P>0.05) on density, water absorption and texture. It can be concluded that the treatment that gives the best results is the substrate composition of 25% cabbage vegetable waste + 75% rice bran and the type of jute bag packaging for 14 days of storage can maintain the physical quality of the wafer resulting from the silage of cabbage vegetable waste
Rumen Fermentation Quality and Invitro Digestibility of Palm Frond Silage With The Addition of Tofu Pulp and Corn Bran Harahap, Anwar Efendi; Mucra, Dewi Ananda; Sepriadi, Sigit; Harianti, Fitri
Journal of Tropical Animal Science and Technology Vol. 7 No. 2 (2025): Journal of Tropical Animal Science and Technology
Publisher : Animal Husbandry Study Program, Faculty of Agriculture, Timor University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jtast.v7i2.9438

Abstract

Palm frond leaves have the potential to be used as ruminant feed in the form of silage with the addition of tofu and corn pulp flour as an effort to improve the quality of silage products. The purpose of the study was to assess the fermentation quality and invitro digestibility of palm frond silage supplemented with tofu and corn bagasse flour. This study used a completely randomized design (CRD) method with 4 treatments and 5 replicates arranged, namely: P0 = 100% palm fronds; P1 = 100% palm fronds + 5% molasses; P2 = 100% palm fronds + 5% tofu pulp + 5% corn f bran + 5% molasses; P3 = 100% palm fronds + 10% tofu pulp + 10% corn bran + 5% molasses and P4 = 100% palm fronds + 15% tofu pulp + 15% corn bran + 5% molasses. Parameters observed included NH3 production (mM), total VFA (mM), DMD (%) and DMO (%). The results showed that supplementation of tofu dregs flour and corn flour with various proportions affected the rumen fermentation value and invitro digestibility (P<0.05) of palm frond silage. The higher the addition of tofu dregs flour and corn bran had an effect on increasing rumen fermentability and overall invitro digestibility. The conclusion of this research is that treatment P4 = 100% palm fronds + 15% tofu dregs + 15% corn bran + 5% molasses is able to improve the quality of rumen fermentation and invitro digestibility of palm frond silage
RESPON UMUR PANEN DAN DOSIS UREA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN BIOMASSA SERTA KANDUNGAN BRIX SORGUM SAMURAI VARIETAS II (Sorghum bicolor L. Moench) SEBAGAI PAKAN RUMINANSIA Harahap, Anwar Efendi; Taslapratama, Irwan; Juliantoni, Jepri; Harianti, Fitri; Ananta, Arfi
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v7i2.62436

Abstract

Sorghum has potential as a feed crop that has the ability to adapt to high temperature environments. The purpose of the research was to analyze the growth characteristics and biomass production of sorghum variety II at different cutting ages and urea fertilizer concentrations. The research used a complete randomized design pattern (3 x 3) with 3 replications. The first factor was cutting age namely 60, 65, and 70 days. The second factor was urea fertilizer concentration level of 150, 200, and 250 kg ha-1.  Parameters observed included growth characteristics including plant height (cm), stem diameter (cm) and leaf length (cm), then biomass production including fresh biomass production (tons ha-1), and brix content (%). The results showed that each cutting age and urea fertilizer concentration were significantly different (P<0.05) on plant height, stem diameter and leaf length. Furthermore, biomass production and sugar content value (brix) were not influenced by (P>0.05) cutting age and urea fertilizer concentration on sorghum samurai variety II.  Cutting age of 70 days and urea concentration of 250 kg ha-1 were the best treatments because they showed superior values in the observation of plant height and stem diameter as well as fresh biomass production
Kecernaan dan Karakteristik Fermentasi Rumen Silase Sorgum dan Indigofera sebagai Pakan Sumber Energi dan Protein secara In Vitro Anwar Efendi Harahap; Arsyadi Ali; Bakhendri Solfan
JURNAL TRITON Vol 16 No 2 (2025): JURNAL TRITON (Issue in Progress)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i2.1394

Abstract

Tanaman sorgum dan legume indigofera merupakan hijauan sumber energi dan protein yang dapat dikombinasi menjadi pakan silase lengkap kaya nutrisi dan murah sehinga dapat menjadi pengganti pakan konsentrat pabrikan yang mahal harganya berkibat mampu mengurangi biaya pakan bagi peternak. Silase merupakan pengolahan pakan dengan metode fermentasi anerob dengan melibatkan kerja bakteri asam laktat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas silase berbahan dasar sorgum dan indigofera berdasarkan penilaian karakteristik fermentasi rumen dan kecernaan secara in vitro. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu S0 (100% sorgum), S1 (70% sorgum+30 % legume indigofera), S2 (30 % sorgum + 70% legume indigofera) + S3 (100% legume indigofera) dengan masing perlakuan ditambahkan dengan molases, tepung jagung dan dedak padi. Parameter yang diamati yaitu produksi NH3 (mM), total VFA (mM), KcBK (%) dan KcBO (%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi sorgum + legume indigofera mempengaruhi (p<0,05) peningkatan seluruh parameter yang diamati. Berdasarkan proporsi terbaik terdapat pada perlakuan S3 (100 % legume indigofera) karena mampu meningkatkan secara optimal nilai kecernaan bahan kering (KcBK), kecernaan bahan organik (KcBO), produksi NH3, total VFA secara keseluruhan dibandingkan proporsi perlakuan lainnya. Silase dengan proporsi hijauan 100 % legume indigofera merupakan perlakuan terbaik sebagai pakan unggulan ternak ruminansia.
PRAKTIK PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA PAKAN WAFER DAN SILASE PADA HIMPUNAN PETERNAK DOMBA KAMBING INDONESIA (HPDKI) KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU Adelina, Triani; Ananda Mucra, Dewi; Efendi Harahap, Anwar; Ali, Arsyadi; Elfawati, Elfawati; Saleh, Eniza; Juliantoni, Jepri; Febrina, Dewi; Irawati, Evi; Fitra, Deni
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 7 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i7.3021-3030

Abstract

Prospek peternakan kambing perah di Provinsi Riau sangat menjanjikan, hal ini terlihat dari terus meningkatnya permintaaan susu kambing. Pada sisi lain, peternak kambing yang tergabung ke dalam Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) sering mengeluhkan sulitnya menyediakan pakan berkualitas. Bertempat di Peternakan Kambing Perah Fathur Farm, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau telah dilaksanakan praktik penerapan teknologi tepat guna dengan membuat pakan wafer dan silase berbahan dasar limbah kelapa sawit. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan sosialisasi, diskusi dan praktik bersama serta pada bagian akhir dilaksanakan post test. Pelaksana kegiatan ini adalah dosen dan mahasiswa dari kelompok riset nutrisi dan pakan ternak pada Program Studi Peternakan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Kegiatan ini telah memberikan pengetahuan dan keterampilan baru tentang mengolah limbah sawit menjadi pakan wafer dan silase. Harapannya setelah praktik penerapan teknologi tepat guna ini mampu menjadi solusi dari permasalahan penyediaan pakan berkualitas pada peternak kambing.
Pineapple Peel and Cassava Leaf Silage Added Various Variations of Molasses Based on in vitro Digestibility Assessment: Silase Kulit Buah Nanas dan Daun Singkong yang Ditambahkan Berbagai Variasi Molase Berdasarkan Penilaian Kecernaan in vitro Juliantoni, Jepri; Rodiallah, Muhamad; Harahap, Anwar Efendi; Ernawan, Wahyu
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 26 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v26i1.2025.22-29

Abstract

Pemanfaatan limbah pertanian seperti kulit buah nanas dan daun singkong dapat menjadi alternatif pengganti rumput lapang karena kandungan nutrisinya yang potensial. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pH rumen serta kecernaan bahan kering (KcBK) dan bahan organik (KcBO) silase kulit nanas dan daun singkong secara in vitro. Bahan yang digunakan meliputi kulit nanas, daun singkong, dan molases dengan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial 5×2 dan dua ulangan. Faktor X terdiri atas proporsi bahan silase: X1 = 100% kulit nanas, X2 = 75% kulit nanas + 25% daun singkong, X3 = 50% kulit nanas + 50% daun singkong, X4 = 25% kulit nanas + 75% daun singkong, dan X5 = 100% daun singkong. Faktor Y berupa level molases: Y0 = 5% dan Y1 = 10%. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi nyata (P<0,01) antara komposisi bahan silase dan level molases terhadap peningkatan nilai KcBK (41,87–75,25%), KcBO (39,39–74,33%), serta kestabilan pH rumen. Silase dengan komposisi 100% kulit nanas dan penambahan 10% molases memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan nilai kecernaan dan mempertahankan pH rumen. Penelitian lanjutan secara in vivo diperlukan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap performa ternak ruminansia.
Evaluasi Kandungan Nutrien dan Fraksi Serat Pakan Fermentasi Berbahan Dasar Kulit Nanas dan Daun Singkong sebagai Pakan Ruminansia Jepri Juliantoni; Anwar Efendi Harahap; Arsyadi Ali; Triani Adelina; Dewi Ananda Mucra; Bakhendri Solfan; Restu Misrianti; Muhamad Rodiallah; Evi Irawati; Eniza Saleh
JURNAL TRITON Vol 15 No 1 (2024): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v15i1.639

Abstract

Kombinasi limbah kulit nanas dan daun singkong berbentuk silase berpotensi sebagai alternatif penyediaan sumber pakan hijauan pengganti rumput lapang. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi nilai nutrien dan kualitas serat silase kulit nanas dan daun singkong dengan penambahan berbagai level molases sebagai pakan ruminansia. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap Pola Faktorial (4x2) dengan 2 ulangan. Faktor A adalah perbandingan komposisi antara kulit nanas dan daun singkong terdiri dari : A1 = 100 % kulit nanas ; A2 = 75% kulit nanas + 25% daun singkong; A3 = 50% kulit nanas + 50% daun singkong ; A4 = 25% kulit nanas + 75% daun singkong dam A5 = 100% daun singkong. Selanjutnya faktor B adalah level pemberian molases terdiri dari : B0 = 5% molases ; B1 = 10% molases. Parameter yang diukur meliputi bahan kering, protein kasar, lemak kasar, dan TDN serta komposisi fraksi serat meliputi NDF dan ADF. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat interaksi (P<0.05) antara proporsi kulit nanas + daun singkong dengan penambahan molases terhadap parameter protein kasar, lemak kasar, serat kasar, TDN, NDF, dan ADF (%). Selanjutnya faktor proporsi kulit nanas + daun singkong berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bahan kering. Kombinasi bahan 100% daun singkong dengan penambahan 5 % maupun 10% molases menghasilkan nilai protein kasar dan TDN tertinggi serta nilai serat kasar terendah dibandingkan perlakuan kombinasi lainnya. Penambahan kulit nanas hingga 75% mampu secara optimal menurunkan kandungan NDF dan ADF silase.
Co-Authors Ade Septika Rasmi Ahmad Fauzi Ali, Aryadi Ananda Mucra, Dewi Ananta, Arfi Andini, Sherly Andriani, Mira Anyanur, Muammar Reza Ardiandi, Ardiandi Arigi, Dylan Haikal Arsyadi Ali AYU LESTARI Bakhendri Solfan Bayu Nuari Ramadhan Bayu Nuari Ramadhan D. Febrina Despal Despal Dewi Ananda Mucra Dewi Ananda Mucra Dewi Ananda Mucra Dewi Ananda Mucra Dewi Febrina Dini Ramadani E Saleh Edi Erwan Edi Erwan Elfawati Elfawati Elfawati Elfawati Elviriadi Elviriadi Eniza Saleh Eniza Saleh Eniza Saleh Ernawan, Wahyu Evi Arianingsih Evi Irawati Evi Irawati F Ramadhan, F Fitra, Deni Fitrah Khairi Fitri Harianti Gevisioner Harianti, Fitri Hidayati Hidayati Hidayati Hidayati Hidayati Hidayati Hidayati Hidayati Iis Muliati Iman Zainuddin Daulay Irawati, Evi Irdha Mirdhayati, dan Irdon Irsyadi Siradjuddin Irwan Taslapratama James Hellyward Jayawarsa, A.A. Ketut Julianto Hutasuhut Juliantoni, Jepri Jully Handoko K Halidasiah Khoirunnisa Khoirunnisa Lia Lia Lisman, Jon Luki Abdullah Mawaddah, Aidha Mayangsari, Ismi Muhammad Affan Amin Nasution Muhammad Luthfi iznillah Muhammad Rafli Muhammad Ridwan Hidayat Muhammad Rusdi Muhammad Syarbini Mulia, Fungki Firma Mulianti, Mestia N Nurjannah Nashihul Ulwan Ningsih, Rahmita Budiarti Novia Qomariyah Noviana, Riskia Oksana Oksana Panca Dewi Manu Hara Karti Rahmi Febriyanti Rahmita Budiartiningsih Rasmi, Ade Septika Restu Misrianti Rodiallah, Muhamad Romaito Maharani Harahap Romus, Mahendra Sadarman , Saleh, Eniza Santi Harahap Sari Handayani Sembiring, Zamalludin Sigit Sepriadi Sri Devi Sri Novianti Sugeng Santoso T adelina Triani Adelina Triani Adelina Vebryanti, Vebryanti Wieda Nurwidada Haritsah Zain Wiloci Wiloci Wisnu Anggoro Yendraliza - Yusni Maulida Zakia, Ismon Zumarni, Zumarni