Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

OPTIMALISASI LITERASI FISIK: BAGAIMANA KARAKTERISTIK BUKU CERITA BERGAMBAR YANG MENARIK UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR? Prayogi Dwina Angga; Muhammad Makki; Nurwahidah; I Putu Herry Widhi Andika
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v11i2.71686

Abstract

Picture storybooks have great potential in supporting the physical literacy of elementary school-aged children with a combination of narrative, visual, and movement experience elements. This study aims to analyze the characteristics of interesting picture storybooks and can be maximized as part of actualizing physical literacy in elementary school children. This research approach uses a systematic literature review method with PRISMA guidelines with the stages of identification, screening, eligibility, and inclusion of articles. The inclusion criteria are determined as follows: articles published in the last five years (2019-2024), using a qualitative, quantitative, or R&D approach, and discussing the development or application of picture storybooks in the context of children's education. A total of 140 identified articles were then processed into six articles that met the criteria and further analyzed thematically. The findings of the study with three main themes, namely: (1) narrative elements that encourage active involvement of children, (2) visualization with characters that can strengthen focus and understanding of movement, and (3) an embodied cognition approach in integrating physical activity into stories. A synthesis of the study results suggests that effective picture books not only present narratives and visualizations, but also foster children's interest in reading, understanding, and motivation to be more active. Therefore, picture books are a strategic medium for developing physical literacy in elementary schools.
Joyful School, Empowered Students: Students' Interest and Talent Development Through Extracurricular at Mataram 24 Elementary School Prayogi Dwina Angga; Nurwahidah Nurwahidah; I Putu Herry Widhi Andika; Irwandi Putra Ramli; Endiyah Sukesiningsih
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v7i1.7428

Abstract

Extracurricular activities are a strategic instrument for holistically developing student potential, but their implementation in elementary schools is often not optimal. The purpose of this community service activity is to develop and strengthen extracurricular services based on student interests and talents at Mataram 24 Elementary School. This community service activity is carried out in three main stages, namely: (1) planning through observation, interest mapping, and Focus Group Discussion (FGD); (2) implementation of extracurricular programs; and (3) evaluation of activity results. There are three types of extracurricular activities facilitated by referring to the planning results, namely Tahfidz, Paskibra, and English Club. Community service activities show an increase in student participation and involvement. The Tahfidz extracurricular activity shows a significant contribution to Al-Quran literacy, Paskibra strengthens discipline and cooperation, while English Club can improve self-confidence and basic English communication skills. In addition to its direct impact on students, this activity also helps schools in systematically designing and managing extracurricular activities. The results of this activity also strengthen collaboration between universities and schools to revitalize the function of extracurricular activities as a vital tool for developing the character and potential of elementary school students. This program also has the potential to become a model for good practice in strengthening self-development services in elementary schools.
Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Berbasis HOTS pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV Siti Lami'ah; Nurhasanah; Nurwahidah
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i1.10618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan peserta didik dalam menyelesaikan soal HOTS pada Mata Pelajaran IPAS kelas IV di SDN 13 Ampenan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes tulis yang terdistribusi ke dalam 5 soal essay HOTS IPAS dan wawancara semistruktural. Teknik analisis data dilakukan berdasarkan model Miles, Huberman dan Saldana dengan langkah analisis terdiri dari pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Analisis data dilakukan terhadap 15 peserta didik Kelas IV berdasarkan kategori nilai tinggi, nilai sedang dan nilai rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 20% peserta didik berhasil mencapai nilai tinggi, kemudian sebanyak 20% peserta didik berada pada kategori nilai sedang dan sebagian besar peserta didik (60%) berada pada kategori nilai rendah. Kesulitan peserta didik dalam menyelesaikan soal HOTS IPAS dianalisis berdasarkan indikator Taksonomi Bloom, yakni menganalisis, mengevaluasi dan mengkreasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa untuk indikator menganalisis, peserta didik mengalami kesulitan memahami soal dan kesulitan menganalisis soal. Untuk indikator mengevaluasi peserta didik kesulitan merepresentasikan informasi berdasarkan data. Sedangkan untuk indikator mengkreasi peserta didik mengalami kesulitan membuat skema fotosintesis. Selain indikator tersebut, peserta didik juga mengalami kesulitan konsentrasi. Hal ini menunjukkan peserta didik memerlukan dukungan dan pendekatan yang lebih efektif untuk mendukung pemahaman, keterampilan analisis, evaluasi dan kreativitas dalam menjawab soal-soal HOTS IPAS
Reaktualisasi Pendidikan Karakter melalui Pengembangan Buku Cerita Bergambar “Kerja Sama di Sekolah” bagi Siswa Sekolah Dasar Prayogi Dwina Angga; Muhammad Makki; Nurwahidah; I Putu Herry Widhi Andika; Deddy Whinata Kardiyanto; Ariesanti Juwita Sari; Endiyah Sukesiningsih
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.13365

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan buku cerita bergambar berjudul “Kerja Sama di Sekolah” sebagai media literasi karakter untuk menumbuhkan nilai kerja sama dan toleransi bagi siswa sekolah dasar. Selain itu, buku cerita bergambar dikembangkan sebagai langkah strategis dalam menjawab tantangan krisis karakter anak dan memperkokoh budaya keberagaman di lingkungan sekolah. Pendekan penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan model Borg & Gall yang disederhanakan menjadi lima tahapan, yakni (1) analisis kebutuhan, (2) perancangan (desain produk), (3) pengembangan produk awal, (4) uji validasi ahli, dan (5) uji coba lapangan. Subjek yang terlibat pada penelitian ini adalah ahli materi, ahli media, dan siswa kelas IV SD Negeri 24 Mataram. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket validasi ahli, dan angket respon siswa. Validasi ahli materi diperoleh persentase sebesar 82,61% dan 84,28% untuk persentase hasil validasi ahli materi yang termasuk kategori “sangat valid,” sedangkan hasil uji coba lapangan pada siswa diperoleh persentase sebesar 89,31% yang berarti produk ini “sangat praktis” untuk digunakan. Dengan demikian, hasil buku cerita bergambar “Kerja Sama di Sekolah” menjadi jawaban atas tantangan dan kebutuhan nyata terhadap media pembelajaran yang kontekstual di lingkungan sekolah multikultural yang masih belum memiliki sarana literasi karakter.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Berbantuan Media Wordwall terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV SDN 15 Cakranegara Tahun Ajaran 2025/2026 Nur Irmayati; Nurwahidah; Vivi Rachmatul Hidayati
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 3 (2026): August (Inpres)
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i3.2930

Abstract

This research is based on the low student learning outcomes in science and natural science (IPAS) subjects as well as teacher-centered learning and the lack of use of interactive media in learning. This study aims to determine the effect of the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model assisted by Wordwall media on the science and natural science (IPAS) learning outcomes of fourth-grade students of Elementary cchool 15 Cakranegara in the 2025/2026 academic year. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental method of the Nonequivalent Control Group Design type. The population consists of all fourth-grade students of of Elementary cchool 15 Cakranegara. The sample was selected using a saturated sampling technique, with Class IVA as the experimental group and Class IVB as the control group. The research instrument was a learning outcome test in the form of multiple-choice questions that measure cognitive indicators of analyzing and evaluating. Data were collected through tests and observations. Observational data were analyzed using descriptive statistics, while learning outcome data were analyzed using n-gain test, prerequisite test, and independent sample t-test for hypothesis testing, with the help of IBM SPSS Statistics 25. The results of hypothesis testing showed a significance value of less than 0.001 < 0.05, which indicated that H₀ was rejected and Hₐ was accepted. In addition, the average posttest score of the experimental group was 83.75, which was higher than the control group, which was 78.91. This indicates that the use of the TGT cooperative learning model assisted by wordwall media has a significant influence on the science learning outcomes of fourth-grade students of of Elementary cchool 15 Cakranegara.
Penggunaan Media Gambar Proyeksi Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas 1 SD Negeri 3 Gerung Utara Lalu Jaswandi; Nurwahidah Nurwahidah
PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD Vol 1 No 1 (2022): PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SD Negeri 3 Gerung Utara dengan menggunakan media gambar proyeksi. Rumusan masalah dalam penelitan ini adalah bagaimana penggunaan media gambar proyeksi untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SD Negeri 3 Gerung Utara?. Adapun tahapan dalam pelaksanaan penelitian ini yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi, dan tahap refleksi. Dari hasil evaluasi dan refleksi diperoleh nilai rata-rata kegiatan guru dan aktivitas siswa diperoleh skor dengan kategori baik. Adapun nilai kemampuan menulis permulaan siswa pada siklus I sebesar 72.23 dan persentase ketuntasan klasikal sebesar 64.70%. sedangkan nilai kemampuan hasil kemampuan menulis kemampuan siswa pada siklus II sebesar 84.8 dan persentase ketuntasan klasikal sebesar 91.17%. Dengan demikian penelitian tindakan kelas ini telah tercapainya seluruh indikator pembelajaran melebihi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Berdasarkan data di atas penggunaan media gambar proyeksi dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa pada siswa kelas I SD Negeri  3 Gerung Utara