Tengku Hartati
Unknown Affiliation

Published : 112 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGELOLAAN SANGGAR HAKKA KOTA BANDA ACEH TERHADAP PELESTARIAN BARONGSAI PADA GENERASI SELANJUTNYA Amelia, Nurul; Hartati, Tengku; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i3.33214

Abstract

Penelitian ini berjudul Pengelolaan Sanggar Hakka Banda Aceh Terhadap Pelestarian Barongsai pada Generasi Selanjutnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pengelolaan Sanggar Hakka di Kota Banda Aceh jika tidak ada generasi selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengeloaan sanggar Hakka di Kota Banda Aceh jika tidak ada generasi penerus selanjutnya. Penelitian ini berlangsung di Sanggar Hakka. Subjek penelitian ini adalah pelatih dan pemain Barongsai Sanggar Hakka Aceh objek penelitian ini adalah pengelolaan sanggar Hakka terhadap pelestarian Barongsai pada generasi selanjutnya. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif analisis dengan menggunakan data kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data melalui Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian di Sanggar Hakka sejauh ini sudah berjalan dengan baik, hal ini dapat dilihat dari aspek-aspek pengelolaan yang telah berjalan sesuai yang diharapkan dengan adanya, perencanaan ,perorganisasian, dan pengawasan. Hasil yang baik ini dilihat melalui indikasi hasil yang dilihat dari prestasi mereka dapatkan setiap mereka berkompetisi. Namun dalam pengelolaan penggerakan sanggar Hakka mengalami kendala pada pembentukan regenerasi baru, hal ini dikarenakan banyak remaja berketurunan Tionghoa yang menetap di Banda Aceh memutuskan untuk melanjutkan studi sehingga berkurangnya regenerasi di sanggar ini, dikhawatirkan nanti berkurang terhadap pelestarian sanggar ini. Hal ini tidak membuat Harianto selaku pelatih sanggar Hakka patah semangat atas pencapaian kedepannya, dari kendala ini diharapkan dapat meningkatkan promosi dan pemahaman tentang kesenian ini agar semakin diminati khalayak ramai.Kata Kunci : Barongsai, Generasi, Pengeloaan Organiasasi, Pelestarian.
PEMBELAJARAN MUSIK ANSAMBEL DENGAN MENGGUNAKAN MODEL DIRECT INSTRUCTION DI SMP NEGERI 3 BANDA ACEH Nabila, Adek; Hartati, Tengku; Samsuri, Samsuri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i3.33209

Abstract

Penelitian ini berjudul Pembelajaran Musik Ansambel Dengan Menggunakan Model Direct Instruction Di SMP Negeri 3 Banda Aceh. Penelitian ini mengangkat masalah tentang bagaimana hasil pembelajaran Musik Ansambel dengan menggunakan model Direct Instruction. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Direct Instruction terhadap kemampuan bermain alat musik ansambel. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak tiga puluh tiga orang siswa. Data diperoleh dengan teknik observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Teknik keabsahan data meliputi triangulasi sumber, triangulasi metode, dan triangulasi waktu. Teknik analisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran Direct Instruction dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa yang awalnya siswa tidak bisa memahami bagaimana memainkan alat musik ansambel pianika, bell, jimbe, dan snare dengan notasi yang tepat dan pola pukulan yang benar. Maka, dari jumlah siswa 25 orang yang mengikuti pengambilan nilai, 20 orang dinyatakan lulus dan 5 orang belum lulus. Kata Kunci : penerapan, model Direct Instruction, musik ansambel
KAJIAN KOREOGRAFI TARI GAH DI SANGGAR PUSAKA NANGGROE KABUPATEN PIDIE Ginting, Anjali Br; Supadmi, Tri; Hartati, Tengku
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i3.33204

Abstract

Penelitian ini mengangkat masalah bagaimana Koreografi Tari Gah di Sanggar Pusaka Nanggroe Kabupaten Pidie. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan Koreografi Tari Gah di Sanggar Pusaka Nanggroe kabupaten Pidie. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah koreografer, ketua, penari dan pemusik sanggar Pusaka Nanggroe. Objek dalam penelitian ini adalah tari Gah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Gah merupakan tari kreasi baru yang diciptakan oleh Yusri Sulaiman Asyek, SKM,M.Kes., gerak tari Gah merupakan pola-pola ragam gerak dari gerak tradisi aceh seperti Laweut dengan menggunakan properti rebana kecil dan rencong. Awal penciptaan tari Gah, koreografer terlebih dahulu menetukan tema dasar sebelum melakukan proses penggarapan sehingga tercipta hasil karya yang baik. Sebuah karya tari yang diciptakan harus melalui beberapa tahap yang dimulai dari tahap eksplorasi gerak atau pencarian gerak, improvisasi, komposisi dan evaluasi gerak. Iringan musik tari Gah diiringi oleh alat musik tradisional, seperti serune kalee, rapai, geundrang dan juga menggunakan syair sebagai musik pengiring dan penuntun gerak tariannya. Tata busana yang digunakan dalam tari Gah merupakan busana tari tradisional Aceh pada umumnya dengan motif Awan Meucanek Modifikasi (Awan Berarak Modifikasi). Tata rias yang digunakan pada tari Gah adalah tata rias cantik sesuai dengan tema dan dapat menggambarkan karakter ketegasan dan keangguna perempuan Aceh. Kata Kunci : Kajian, Koreografi, Tari Gah
ANALISIS STRUKTUR TARI OTEH RODA DI SANGGAR BERU MENYE KEBET DESA KEBET KECAMATAN BEBESEN KABUPATEN ACEH TENGAH Hikmah, Daniatul; Supadmi, Tri; Hartati, Tengku
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i3.33200

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Struktur Tari Oteh Roda di Sanggar Beru Menye Kebet Desa Kebet Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah. Tari Oteh Roda adalah karya tari hasil kreativitas salah satu seniman tari Aceh Tengah yaitu Bapak Ibrahim Syah pada tahun 1960. Tarian ini di angkat dari kegiatan petani wanita Aceh Tengah yang hendak memanen hasil garapan sawahnya. Ragam gerak Tari ini Memvisualisasikan aktivitas aktivitas proses panen padi mulai dari menjemur, mengayak, mengangkat, menumbuk padi hingga siap disantap sebagai makanan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah koreografer Tari Oteh Roda sedangkan objek dalam penelitian ini adalah Tari Oteh Roda dan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data kualitatif menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data, Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata hubungan antar elemen gerak Tari Oteh Roda yang memiliki unsur sikap dan unsur gerak, 2 unsur sikap kepala, 2 unsur gerak kepala, 2 unsur sikap badan 5 unsur gerak badan, 5 unsur sikap tangan, 12 unsur gerak tangan, 2 unsur sikap kaki dan 4 unsur gerak kaki, Tata hubungan hirarkis gramatikal tari Oteh Roda memiliki 219 motif gerak, 30 frase gerak, 12 kalimat gerak, dan 6 gugus gerak, Kemudian tata hubungan sintagmatis memiliki tata hubungan dari awal masuk hingga penutup, Yaitu dari gugus 1. Lari, 2. Padi, 3.Tampi, 4. Guel, 5. Panen, 6. Penutup. Tata hubungan paradigmatis terjadi didalam frase ke-3 dengan syair mejemur iwan lao porak sara gerbak mah kujingki da frase ke-5 dengan syair oteh roda lencem bijak olok cacak wemunampi . Kata Kunci : Analisis, Struktur, Tari, Oteh Roda
NILAI-NILAI PADA SYAIR TARI PHO DALAM TRADISI MANOE PUCOK DI DESA COT DARAT KABUPATEN ACEH BARAT Khairunnisa, Khairunnisa; Hartati, Tengku; Ramdiana, Ramdiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i2.31441

Abstract

Penelitian dengan judul Nilai-Nilai Pada Syair Tari Pho Dalam Tradisi Manoe Pucok di Desa Cot Darat Kabupaten Aceh Barat, mengangkat tentang nilai yang terdapat pada syair tari Pho dalam tradisi Manoe Pucok. Dengan tujuan mendeskripsikan nilai-nilai yang terdapat pada tari Pho dalam tradisi Manoe Pucok. Subjek pada penelitian ini adalah salah satu anggota dan pelatih seni Tari Pho, dan objeknya adalah syair Tari Pho dalam tradisi Manoe Pucok. Teknik Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data bersifat kualitatif, dengan analisis deskriptif kualitatif. Teknik analisis melibatkan reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan: (a) Tari Pho yang berkembang di Aceh bagian barat dan selatan. Kata Pho berasal dari kata peubae-po, peubae berarti meratoh atau meuratok. Tari Pho, ditarikan oleh wanita dalam jumlah genap 8-12 orang, mengiringi syair yang dilantunkan oleh seorang ceh. Pertunjukan tanpa musik, hanya syair sebagai iringan. Kostum penari berwarna hijau, kuning, merah dengan bordiran khas Aceh Barat, dilengkapi dengan songket dan selempang di dada. (b) Manoe Pucok di desa Cot Darat melakukan upacara pembersihan diri sebelum menempuh kehidupan baru. c) Syair tari Pho dalam tradisi Manoe Pucok di desa Cot Darat Kabupaten Aceh Barat, yaitu syair tradisi yang termasuk kategori seumapa karena dalam syairnya banyak mengandung petuah atau nasehat serta juga banyak terdapat nilai-nilai, baik nilai religi, moral, estetika, sosial dan budaya. Syair tari Pho secara keseluruhan mencerminkan nilai-nilai keagamaan, moral, estetika, sosial, dan budaya yang saling terkait. Keseluruhan lirik tidak dapat dipisahkan satu per satu, karena setiap bait mengandung nilai-nilai tersebut. Kata kunci: Nilai-Nilai, Syair, Tari Pho, Manoe Pucok
PENERAPAN PENDEKATAN KONTESKTUAL PADA PEMBELAJARAN SENI RUPA DI SMP IT MADRASATUL QURAN Humaira, Wahyuna; Selian, Rida Safuan; Hartati, Tengku
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i2.31436

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penerapan pendekatan kontekstual terhadap hasil belajar pada pembelajaran seni budaya materi menggambar ilustrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pra-eksperimen dengan desain penelitian one group posttest pretest design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP IT Madrasatul Qur'an. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dua macam instrumen yaitu tes dan non tes. Tes meliputi tes hasil belajar dan non-tes meliputi lembar observasi aktivitas siswa dan angket respon siswa. Untuk melihat adanya perbedaan kemampuan siswa antara sebelum dan sesudah diberi perlakuan (treatment) digunakan uji-t pada taraf signifikan 0,05 setelah pengujian preparasi selesai, berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa 1) Pengingkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran seni rupa setelah menggunakan pendekatan eksperimen. lebih baik daripada sebelumnya menggunakan pendekatan kontesktual; 2) Aktivitas siswa berada pada kategori baik; 3) Sudut pandang siswa menunjukkan bahwa respon siswa terhadap pembelajaran melalui pendekatan kontekstual positif. Penerapan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran seni rupa terbukti dapat mempengaruhi hasil belajar pada siswa kelas 8 SMP IT Madrasatul Qur'an. Kata Kunci: Kontekstual, Seni Rupa, Efektivitas.
PERUBAHAN DAN KEBERLANJUTAN KESENIAN NANDONG DI SANGGAR SAFAKAT DESA LUGU KABUPATEN SIMEULUE Ulfa, Maryulan; Palawi, Ari; Hartati, Tengku
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i1.31377

Abstract

Penelitian ini berjudul Perubahan Dan Keberlanjutan Kesenian Nandong Di Sanggar Safakat Desa Lugu Kabupaten Simeulue. Penelitian ini mengangkat masalah tentang bagaimana perubahan seni nandong dalam masyarakat Simeulue dan keberlanjutannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan apa saja yang terjadi serta keberlanjutannya saat ini. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif, subjek penelitian ini adalah ketua sanggar safakat Desa Lugu dan juga beberapa seniman nandong yang ada di Kabupaten Simeulue, sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah seni nandong yang akan dilihat perubahan apa yang terjadi dan bagaimana keberlanjutannya pada saat ini. . Data diperoleh dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan ada beberapa perubahan yang terjadi pada senin nandong. Perubahan ini disebabkan adanya faktor internal dan juga faktor eksternal. Kurangnya minat kalangan muda terhadap kesenian nandong pada saat ini menjadi kekawatiran bagi keberlanjutan kesenian nandong. Adapun, beberapa upaya pengembangan yang dapat dilakukan untuk keberlanjutan seni nandong diantaranya adalah dikemas dalam bentuk hiburan pariwisata, disebarkan melalui media sosial, elektronik, dan cetak, kerja sama dengan masyarakat dan pemerintah, serta pemeliharaan rutin yang diselenggarakan di kabupaten Simeulue. Kata Kunci : Perubahan, Keberlanjutan, Kesenian Nandong
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN PADA MATERI SENI TARI KREASI DI KELAS XI MIA 2 DI SMA NEGERI 1 BAITUSSSALAM ACEH BESAR Astia, Rana; Zuriana, Cut; Hartati, Tengku
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i1.31367

Abstract

Penelitian ini berjudul Penggunaan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Pembelajaran Pada Materi Tari Kreasi di Kelas XI MIA 2 SMA Negeri 1 Baitussalam. Rumusan masalah penelitian ini adalah Bagaimana Penggunaan media audio visual untuk meningkatkan pembelajaran pada materi seni tari kreasi di SMA Negeri 1 Baitussalam Aceh Besar. Tujuannya untuk mengetahui peningkatan pembelajaran pada materi seni tari kreasi bagi siswa yang di ajarkan dengan menggunakan media audio visual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian pembelajaran seni tari dengan menggunakan media audio visual dalam mata pelajaran seni budaya kelas XI MIA 2 SMA Negeri 1 Baitussalam meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup. Proses pembelajaran di kelas, guru menggunakan media audio visual seperti Infocus, laptop, dan speaker, dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning, metode demontrasi dan ceramah. Penggunaan media audio visual dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi pada saat proses pembelajaran berlangsung. Terutama dalam kegiatan praktik atau demontrasi, dikarenakan siswa tidak hanya mendengar penjelasan dari guru akan tetapi juga dapat melihat, mendengar dan mempraktikkan langsung materi terkait. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan nilai harian dan pemahaman siswa mengenai materi tari kreasi sebanyak 44 persen sesudah menggunakan media audio visual. Selain itu, siswa juga menjadi lebih aktif dan antusias dengan adanya penayangan foto maupun video serta mengurangi perilaku yang kurang baik seperti mengantuk saat pembelajaran berlangsung, keluar masuk kelas atau melakukan kegaduhan karena bosan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN KALIGRAFI ARAB DI MADRASAH TSANAWIYAH JABAL NUR Arrayyan, Ahyar; Ismawan, Ismawan; Hartati, Tengku
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 8, No 4 (2023): NOVEMBBER 2023
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v8i4.31344

Abstract

Penelitian yang berjudul Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran Kaligrafi Arab di Madrasah Tsanawiyah Jabal Nur, telah dilakukan pada kelas VII MTsS Jabal Nur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh penerapan model pembelajaran Project Based Learning terhadap kualitas pembelajaran Kaligrafi Arab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak lima puluh tiga siswa, dengan kelas eksperimen sebanyak dua puluh enam siswa, dan kelas kontrol sebanyak dua puluh tujuh siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik observasi dan tes. Data yang diperoleh sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) menggunakan analisis data statistik deskriptif dengan bantuan aplikasi Spss dan analisis data statistik inferensial, yaitu uji hipotesis yang dilakukan melalui syarat uji homogenitas dan normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan kualitas pembelajaran Kaligrafi Arab, hal tersebut diperoleh dari hasil observasi aktifitas proses pembelajaran dan diperoleh berdasarkan nilai statistik uji welcoxon, diketahui Asymp. Tanda tangan. (2-tailed) kelas eksperimen bernilai 0,002, dan nilai Asymp. Tanda tangan. (2-tailed) kelas kontrol sebesar 0,055. Karena nilai kelas kontrol 0,055 lebih besar dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa pada kelas kontrol hipotesis ditolak. Sedangkan kelas eksperimen nilai Asymp. Tanda tangan. (2-tailed) yaitu 0,002 lebih kecil dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima. Artinya ada perbedaan hasil belajar Kaligrafi Arab untuk Pretest dan Posttest, sehingga dapat disimpulkan pula bahwa ada pengaruh peningkatan kualitas pembelajaran Kaligrafi Arab dengan penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Kata Kunci : Model Pembelajaran, Kaligrafi Arab, Project Based Learning, Kualitas Pembelajaran
KERAJINAN KASAB PADA SANGE DI DESA REUSAK KECAMATAN SAMATIGA KABUPATEN ACEH BARAT Hanifa, Nadila; Ismawan, Ismawan; Hartati, Tengku
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 8, No 4 (2023): NOVEMBBER 2023
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v8i4.31342

Abstract

Penelitian ini berjudul Kerajinan Kasab pada Sange di Desa Reusak Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat. Rumusan masalah penelitian ini adalah Bagaimana komposisi motif flora, geometris, dan warna yang diterapkan pada kerajinan sange di Desa Reusak Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat. Tujuannya untuk mendeskripsikan komposisi motif flora, geometris, dan warna apa saja yang diterapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh dengan melakukan observasi sejak Mei 2022-April 2023, kemudian wawancara dilakukan secara langsung dengan narasumber sebanyak 3 orang, selanjutnya sejumlah dokumentasi didapatkan secara langsung maupun dari sumber lainnya. Analisis yang digunakan adalah dengan mereduksi data terlebih dahulu kemudian menyajikannya dalam bentuk uraian singkat dan akhirnya dilakukan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif yang terdapat pada kerajinan sange di Desa Reusak mempunyai 11 motif diantaranya yaitu, taloe ie, puta taloe, bungong meutaloe, putik, awan si oen, awan meucaneuk, pucok pakue, pucok reubong, bungong bambang, bungong geulima dan bungong seulanga.Warna kerajinan sange yaitu, warna merah, warna hijau, dan warna kuning. Komposisi motif, pada kerajinan sange hijau bagian atas terdapat motif bungong seulanga, pucok pakue, puta taloe, dan putik yang disusun secara vertikal, simetris, dan variasi. Bagian motif utama terdapat motif bungong bambang, pucok reubong, awan si oen, dan putik menerapkan komposisi central sebagai pusat perhatian pada sange tersebut. Sange merah bagian atas terdapat motif Pucok reubong, taloe ie, dan puta taloe yang disusun secara vertikal dan variasi. Bagian utama terdapat motif Bungong bambang dan putik sebagai central dari sange merah yang disusun secara vertikal dan variasi. Sange kuning bagian atas terdapat motif bungong seulanga, pucok pakue, puta taloe, dan putik yang disusun secara vertikal, simetris, dan variasi. Bagian utama terpadat motif Pucok reubong, awan si oen, dan putik sebagai central dari sange kuning yang disusun secara vertikal dan repetisi. Penerapan komposisi motif dan warna pada sange memiliki perbedaan satu sama lain.Kata kunci: Motif, Komposisi, Kerajinan Kasab
Co-Authors Abdillah Abdillah Ahmad Sya'i Ahmad Syai Aida Fitri Akmalia, Alfi Alfi Akmalia Anggia, Maida Anisa Fitri Ardi Pradita Ardian, Eko Ari Palawi ARIANA, AYU Arifani, Rizka Arinil Khaderi Putri Arrayyan, Ahyar Astia, Rana Ayu Rahmina Ayuni, Ida Baehaqi Baroqah Sabri Yonda Bau Salawati Cut Zuriana Cut Zuriana Dara Ananda Suraya Tiba Dhea Sofiami Sas Dilla Tria Novita Eko Ardian Elviana, Latifah Ernita, Mulia Ervina, Khana Fajriah, Nur Febi Mahqvira Ferdi Junanda Fitri Anggriani Fitri Anggriani Fitri, Aida Fitri, Anisa Fitriah Fitriah Fitriah Fitriah Gayo, Hasan Ali Ginting, Anjali Br Hafid, Mukhsin Putra Hanifa, Nadila Hasan Ali Gayo Hikmah, Daniatul Humaira, Wahyuna Husna Husna Husna Husna Ida Ayuni Indah Nirmala Sari Indah Shasqiah Putri Salwa Intan Fauzatul Zuhra Ismawan Ismawan Ismawan Ismawan, Ismawan Junanda, Ferdi Khairunnisa Khairunnisa Khana Ervina Kurnita, Taat Latifah Elviana Lindawati Lindawati Lindawati Lindawati Mahqvira, Febi Malahayati Malahayati Malahayati Malahayati Maulina, Alvira Mauliza Rahmi Muhammad Naufal Syahputra Mulia Ernita Mulyana, Teguh Mustaqilla, Syarifah Nabila, Adek Nadia Ulfa Nanda Putri Zuhra Nisrina, Putri Noviati, Tia Novita, Dilla Tria Nur Fajriah Nurbiyanti Nurbiyanti Nurbiyanti, Nurbiyanti Nurlaili Nurlaili Nurlaili Nurlaili Nurul Amelia Nurul Husna Nurul Husna Okta Viola Palawi, Ari Permata Sari Pradita, Ardi Putri Maurina Sari Putri Salwa, Indah Shasqiah Putri, Arinil Khaderi Putri, Rizka Kurnia Rahmi, Mauliza Rahmina, Ayu Rayhana Rizha Raysa Hiyal Ulya Referinda, Hasnah Rida Safuan Selian Rida Safuan Selian Rizha, Rayhana Rizka Arifani Rizki, Devia Ananda Safitri, Devira Salwija, Salwija Samsuri Samsuri Samsuri Samsuri Sari, Indah Nirmala Sari, Permata Sari, Putri Maurina Sas, Dhea Sofiami Sasrita, Bysmira Sharah, Rayda Muna Siti Sarah Siti Sarah, Siti Siti Zahrah Sulistia, Dena Supadmi, Tri Suraya Tiba, Dara Ananda Sya'i, Ahmad Syahputra, Muhammad Naufal Syarifah Mustaqilla Taat Kurnita Teguh Mulyana Tia Noviati Tri Supadmi Ulfa, Maryulan Ulfa, Nadia Ulya, Raysa Hiyal Viola, Okta Yonda, Baroqah Sabri Yuli Astuti Zuhra, Intan Fauzatul Zuhra, Nanda Putri