p-Index From 2021 - 2026
14.515
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Jurnal Simetris Teknika Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi Jurnal EECCIS Sinergi Edukasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran UNEJ e-Proceeding Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) INVOTEK: Jurnal Inovasi Vokasional dan Teknologi JIEET (Journal of Information Engineering and Educational Technology) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI TELEKONTRAN: Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika Terapan Jurnal Eduscience (JES) JE-Unisla Otopro Jurnal Pendidikan Madrasah Indonesian Journal of Engineering and Technology (INAJET) INAJEEE (Indonesian Journal of Electrical and Electronics Engineering) JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Reaktom : Rekayasa Keteknikan dan Optimasi JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Listrik, Instrumentasi, dan Elektronika Terapan Journal of Telecommunication, Electronics and Control Engineering (JTECE) Jurnal Teknik Elektro (JTE) LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Teknik Elektro Transformasi dan Inovasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Vocational and Technical Education (JVTE) Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran JP (Jurnal Pendidikan) : Teori dan Praktik Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Jurnal Elektronika dan Teknik Informatika Terapan Ekuitas Jurnal Pnedidikan Ekonomi Mars: Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro dan Ilmu Komputer Jurnal Teknik Elektro Jurnal Kendali Teknik dan Sains
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Perbandingan Perhitungan Short Circuit Pada Gardu Induk 150/20 KV (Studi Kasus Pada Gardu Induk Manyar Gresik) Saifudin Saifudin; Subuh Isnur Haryudo; Unit Three Kartini; widi aribowo
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n2.p507-515

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan besar arus hubung singkat antara perhitungan manual dan simulasi ETAP Power Station serta untuk mengetahui kesesuaian kapasitas pemutus tenaga Gardu Induk Manyar Gresik. Objek penelitian ini adalah mengukur short circuit current yang terjadi pada tiap bus .Penelitian ini memakai hitungan manual dan simulasi ETAP.Hasil perhitungan manual diperoleh dari data lapangan pada Gardu Induk Manyar Gresik. Untuk hasil totaL gangguan short circuit salah satu fasa ke tanah yaitu 56.773 , Untuk hasil total gangguan short circuit fasa ke fasa yaitu 42.661,Untuk hasil total gangguan short circuit tiga fasa yaitu 49.055. Sedangkan hasil dari simulasi ETAP diperoleh dari data simulasi program software ETAP Power Station. Dengan memasukan data komponen yang sesuai pada Gardu Induk Manyar Gresik. Setelah dilakukan penelitian didapati ketidaksamaan hasil short circuit current yang berbeda perhitungan manual dan simulasi ETAP dalam tiga keadaan yakni 0.368% kondisi gangguan short circuit current salah satu fase ketanah 0.550 % kondisi gangguan arus hubung singkat fase ke fase dan terakhir 0.130 % kondisi gangguan short circuit current tiga fase. Kemudian, hasil perhitungan short circuit current tersebut akan dipakai sebagai indikator penentu kesingkronan kapasitas pemutus Gardu Induk Manyar Gresik. Diperoleh bahwa perbedaan rating pemutus yang terpasang lebih besar terhadap hasil pemilihan rating pemutus berdasarkan perhitungan manual. Lalu bisa disimpulkan bahwa pemutus tenaga yang terpasang pada di Gardu Induk Manyar Gresik memiliki kapasitas yang singkron dengan kebutuhan dan masih bisa dipakai. Kata kunci: Arus Hubung Singkat, Gangguan Arus, Kapasitas Pemutus Tenaga
Rancang Bangun Sistem Automatic Transfer Switch Antara Listrik PLN Dan PLTS Skala Kecil Untuk Alat Penetas Telur Berbasis Internet Of Things Ilham Farisi Almadani; Subuh Isnur Haryudo; Unit Three Kartini; Joko Joko
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p565-575

Abstract

Listrik yang dihasilkan oleh PLN tidak selamanya kontinu dalam penyalurannya ke konsumen, ketiadaan akan energi listrik tersebut dapat mengganggu keberlangsungan kegiatan konsumen. Dalam industri penetasan telur, membutuhkan listrik dengan ketersediaan yang stabil untuk mengoperasikan alat penetas telur yang berfungsi membantu proses penetasan dengan menghangatkan suhu pada telur melalui media lampu sebagai pengganti pengeraman alami oleh indukan. Upaya untuk memenuhi kebutuhan listrik yang kontinu, memacu dikembangkannya kebaruan penelitian dengan penggabungan antara listrik PLN sebagai sumber utama dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber cadangan. Penggabungan dua sumber listrik dapat dioptimalkan dengan otomatisasi pemindahan sumber listrik yang digunakan dengan menggunakan sistem Automatic Transfer Switch (ATS). Pengawasan parameter suhu alat penetas dapat dimaksimalkan dengan menambahkan sistem monitoring jarak jauh menggunakan teknologi Internet of Things (IoT). Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan sistem ATS antara listrik PLN dan PLTS skala kecil untuk alat penetas telur berbasis IoT, mengetahui kinerja sistem ATS, PLTS serta unjuk kerja alat penetas telur berbasis IoT. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Setelah melakukan penelitian diperoleh hasil penelitian yaitu sistem ATS bekerja dengan baik untuk memindahkan koneksi apabila listrik PLN (utama) gangguan sehingga alat penetas dapat beroperasi menggunakan sumber listrik PLN atau PLTS. Pengujian penggunaan PLTS menghasilkan tegangan dan arus rata-rata sebesar 12,85 V dan 1,37 A. Dalam proses pengisian baterai berbeban, PLTS dapat menaikkan tegangan baterai sebesar 0,2 V. Lama penggunaan PLTS untuk mensuplai listrik adalah 14 jam. Pengawasan parameter data suhu dan kondisi lampu alat penetas dapat dilakukan secara jarak jauh melalui gawai yang terhubung internet. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat membantu industri penetasan telur dalam memperoleh ketersediaan sumber listrik cadangan agar proses penetasan telur tidak mengalami kegagalan. Kata Kunci: Alat penetas Telur, Automatic Transfer Switch, Internet of Things, PLTS
Analisis Kualitas Daya Berdasarkan Keseimbangan Beban Tiga Fasa pada Instalasi Listrik Gedung I8 Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya Zahrotul Maulia; Widi Aribowo; Subuh Isnur Haryudo; Joko .Joko
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p619-628

Abstract

Ketidakseimbangan beban merupakan hal yang pasti terjadi pada distribusi tenaga listrik. Sehingga dalam pendistribusian tenaga listrik harus di minimalisir demi mencapai efisiensi penyaluran yang optimal. Pada penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis ketidakseimbangan beban instalasi listrik tiga fasa di Gedung I8 Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya, serta mengetahui kelayakan instalasi listrik yang terpasang berdasarkan PUIL 2011 dan menganalisis data yang telah didapatkan. Peneliti menggunakan metode kuantitatif yaitu mengumpulkan referensi beberapa jurnal yang relevan dengan judul yang diteliti. Selanjutnya dilaksanakan pengambilan data penelitian yang dibutuhkan dengan tata cara yang ditentukan. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pemasangan beban instalasi listrik pada Gedung I8 Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum tidak seimbang, terdapat selisih yang signifikan pada hasil pengukuran arus antara fasa R, fasa S dan fasa T, hal tersebut dapat membahayakan kondisi panel utama, circuit breaker dan juga kabel distribusi yang terpasang pada jaringan instalasi listrik tersebut. Data ketidakseimbangan beban diperoleh persentase sebesar 37% dari pengukuran pada panel utama. Sedangkan kabel hantaran dengan diketahui ukuran luas penampang kabel (mm2) kemudian membandingkan dengan ketentuan berdasarkan PUIL 2011. Data pada ketidakseimbangan beban belum memenuhi syarat ketidakseimbangan beban yaitu kurangdari 20% sesuai IEEE 446-1995, dan untuk kabel yang digunakan telah memenuhi persyaratan sebagaimana yang telah diatur pada PUIL 2011 sehingga tidak perlu dilakukan pengantian sedangkan pada pengaman masing-masing panel Gedung I8 Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum tidak perlu dilakukan pergantian karena dari sisa beban masih cukup dan pengaman yang terpasang telah memenuhi syarat PUIL 2011. Kata kunci: Kualitas Daya, Keseimbangan Beban, Tenaga Listrik ,Instalasi
Rancang Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya Kapasitas 80 WP Untuk Alat Penetas Telur Berbasis Internet of Things As Fiyaa U Suduri; Subuh Isnur Haryudo; Mahendra Widyartono
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p587-596

Abstract

Kebutuhan energi listrik saat ini merupakan suatu hal yang sangat penting bagi manusia. Energi listrik saat ini masih menggunakan bahan bakar fosil. Indonesia merupakan negara tropis sehingga mempunyai kelebihan sinar matahari. Pemanfaatan sinar matahari dapat digunakan untuk pembangkit listrik tenaga surya, pembangkit listrik tenaga surya merupakan salah satu energi terbarukan dimana pemanfaatan cahaya matahari bisa diubah menjadi energi listrik. Intensitas cahaya matahari dan keadaan cuaca dapat mempengaruhi tegangan dan arus listrik yang dihasilkan dari panel surya. Dimana saat ini alat penetas telur masih menggunakan energi listrik konvensional dan pada penelitian ini dilakukan kebaruan dengan memanfaatkan pembangkit listrik tenaga surya untuk alat penetas telur. Faktor penting pada penetian alat penetas telur ini adalah untuk menjaga temperatur telur agar mencapai nilai antara 37℃-38℃, sebagai pengawasan parameter suhu alat penetas telur bisa dilihat dari jarak jauh menggunakan sistem Internet of Things (IoT) dengan bantuan aplikasi blynk. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk alat penetas telur berbasis IoT, mengetahui kinerja PLTS sebagai sumber energi listrik, dan mengetahui kinerja dari alat penetas telur berbasis IoT. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dan teknik analisis data berupa deskriptif kuantitatif. Setelah melakukan penelitian diperoleh hasil PLTS dapat digunakan sebagai sumber energi listrik alat penetas telur berbasis IoT, pengujian penggunaan PLTS menghasilkan tegangan dan arus rata-rata sebesar 12,7 V dan 2,7 A dan pengawasan parameter data suhu dapat dilakukan secara jarak jauh melalui gawai yang terhubung internet. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat membantu industri penetas telur dalam memanfaatkan energi listrik dari sinar matahari. Kata Kunci: Panel surya, mikrokontroller, alat penetas telur, Internet of Things.
Rancang Bangun Sistem Pompa Air Tenaga Surya Skala Rumah Tangga Menggunakan Maximum Power Point Tracking (MPPT) dengan Metode Algoritma Perturb dan Observe untuk Memaksimalkan Daya Ilham Cahyo Wibowo Aji; Unit Three Kartini; Subuh Isnur Haryudo; Mahendra Widyartono
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p629-638

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara tropis yang memiliki potensi sumber energi matahari yang melimpah sehingga dapat dimanfaatkan sebagai Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan menggunakan panel surya. Setiap manusia memanfaatkan air untuk keberlangsungan hidupnya sehingga hampir semua rumah menggunakan pompa air untuk menghisap air dari dalam tanah atau tandon bawah menuju ke bak penampungan air. Ketika sumber listrik dari PLN mengalami blackout maka pompa air tidak dapat digunakan, sehingga dibutuhkan energi alternatif yaitu energi matahari sebagai pembangkit tenaga surya. Energi matahari yang tidak menentu menyebabkan efektivitas panel surya berkurang. MPPT digunakan untuk mencari titik daya maksimum akibat dari perubahan cuaca cerah dan cuaca mendung sehingga titik daya maksimum panel surya berubah sesuai dengan kondisi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk merancang bangun sistem pompa air tenaga surya agar pompa air dapat digunakan setiap saat serta menggunakan MPPT untuk menekan panel surya bekerja pada titik daya maksimumnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data pengujian alat. Tegangan dan arus keluaran panel surya dipengaruhi oleh perubahan cuaca dengan tegangan tertinggi 18.93 V dan arus tertinggi 1.47 pada pukul 12.00 WIB, serta tegangan terendah 11.50 V dan arus terendah 0.1 A pada pukul 17.00 WIB. Algoritma perturb and observe pada buck-boost converter berhasil menjejak dan mempertahanan daya tertinggi dengan daya output terbesar 25.34 W pada pukul 12.00 WIB dan daya output terkecil sebesar 1.68 W pada pukul 06.00 WIB dengan efisiensi rata-rata sebesar 79.11 %. Proses charging aki membutuhkan waktu 10 jam (06.00-17.00) dengan tegangan keluaran charging rata-rata sebesar 13.88 V dan arus rata-rata sebesar 1.31 A. Baterai dapat mensupply energi dengan beban berupa pompa air. Pompa air dan inverter dapat bekerja dengan baik dengan efisiensi inverter rata-rata sebesar 75.55 %. Kata Kunci: Buck Boost Converter, MPPT, Panel Surya, Perturb and Observe, Pompa Air
Analisis Rugi Daya dan Jatuh Tegangan Pada Sistem Kelistrikan PT Pertamina Ledok Untuk Meningkatkan Keandalan Sistem Subuh Isnur Haryudo; Adi Reski Ariangga; Unit Three Kartini
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p649-659

Abstract

Dalam dunia industri energi listrik banyak digunakan untuk mengoperasikan mesin listrik, untuk itu dibutuhkan sistem kelistrikan yang handal dengan cara melakukan perhitungan aliran daya. Analisis aliran daya dilakukan peneliti untuk mengetahui nilai rugi daya dan profil tegangan pada sistem kelistrikan PT Pertamina EP ASSET 4 Field Cepu area Ledok dengan metode analisis data kuantitatif menggunakan software ETAP 12.6.0. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui nilai rugi daya 2) mengetahui nilai jatuh tegangan pada setiap bus. 3) membandingkan hasil simulasi (rugi daya dan jatuh tegangan) dari dua sumber yaitu PLN 20KV dan Generator 0.4KV. Analisis aliran daya diawali dengan mensimulasikan sistem kelistrikan menggunakan ETAP 12.6.0, kemudian membandingkan dua sumber yaitu PLN dan generator untuk mengetahui apakah sudah memenuhi standar. Hasil simulasi dengan sumber PLN 20KV nilai rugi daya aktif 6,6 kW dan daya reaktif 8,8 kvar dan nilai jatuh tegangan -5,23%. nilai tersebut telah memenuhi SPLN No.72 Tahun 1987 dan No.1 Tahun 1995, sedangkan pada sumber generator nilai rugi daya aktif 1.3kW dan daya reaktif 2.1 kvar, nilai tersebut telah memenuhi SPLN No.72 Tahun 1987, tetapi tegangan mengalami over voltage yang melebihi batas SPLN No.1 Tahun 1995 yaitu +6.44%. Kata Kunci: Load-flow, Losses, Drop Voltage
Rancang Bangun Alat Monitoring Pemakaian Tarif Listrik dan Kontrol Daya Listrik Pada Rumah Kos Berbasis Internet of Things Subuh Isnur Haryudo; Raviki Dwi Alfian; Nur Kholis
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p661-670

Abstract

Pada kota-kota besar yang memiliki banyak perguruan tinggi, rumah kos dapat dijadikan ladang bisnis yang cukup menjanjikan. Namun, kebanyakan pemilik usaha rumah kos menerapkan peraturan menyama ratakan biaya tagihan listrik, padahal pemakaian listrik tiap kamar berbeda. Hal ini kadang membuat penyewa rumah kos merasa dirugikan dengan peraturan seperti ini. Begitupun sebaliknya kadang penyewa rumah kos membawa banyak peralatan elektronik yang menyebabkan tagihan listrik menjadi meningkat tetapi biaya sewa tetap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu pemilik kosan dan penyewa kos dalam memantau pemakaian tarif listrik secara real-time dengan jarak jauh menggunakan alat monitoring pemakain tarif listrik dan kontrol daya listrik pada rumah kos berbasis internet of things. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif komparatif dengan pengambilan data nilai tegangan dan arus dari alat rancangan akan dibandingkan dengan alat ukur mutimeter merk cellkit. Data diambil dari alat rancangan yang terdiri dari mikrokontroller nodemcu ESP8266, modul PZEM 004-T, modul relay 5V, LCD 20x4 dan RTC DS3231. Pada alat rancangan ini akan menampilkan nilai tegangan, arus, energi dan biaya tagihan listrik pada LCD 20x4 dan aplikasi blynk. Selain itu, juga dapat memantau pemakaian energi dan tagihan listrik perhari. Setelah melakukan penelitian didapatkan hasil penelitian berupa nilai error rata-rata tegangan sebesar 1,4%, error rata-rata arus 3,7% sedangkan untuk pengujian sampel beban selama 150 menit dengan total beban 1,86 A, menggunakan energi 0,175 kWh dengan biaya tagihan listrik sebesar Rp 246. Dengan selisih nilai error yang cukup kecil dapat disimpulkan bahwa alat ini dikatakan cukup baik dalam memantau pemakaian tarif listrik pada rumah kos. Kata Kunci : monitoring, tarif listrik, nodemcu ESP8266, blynk
Studi Literatur : Perancangan Sistem Pengatur Daya Cadangan Pada Instalasi Listrik Tenaga Berbasis PLC Omron CP1E Martha Petronella Febryanti Teurupun; Subuh Isnur Haryudo
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p671-680

Abstract

Sistem tenaga listrik menjadi salah satu hal yang sangat penting dalam keberlangsungan hidup manusia dilihat dari pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk dan perkembangan jaman sehingga kebutuhan akan energi listrik yang secara kontinu dan berkesinambungan tidak dapat diabaikan dan terhindarkan. Namun, beberapa hal tidak diinginkan terjadi yang mengakibatkan terganggunya proses penyaluran listrik dan menyebabkan sistem pendistribusian energi listrik dari PLN tidak kontinu. Manusia sebagai konsumen yang kebutuhannya akan listrik untuk sehari-hari secara kontinu menuntut proses penyaluran listrik untuk aktif dalam segala kondisi termasuk ketika PLN, yang adalah sumber daya utama paling umum digunakan secara umum, mengalami pemadaman atau gangguan. Sehingga para peneliti berinisiatif merancang sistem pengatur daya cadangan yang sekiranya dapat membantu memenuhi kebutuhan konsumen yaitu penyaluran energi listrik secara kontinu dan tidak mengalami gangguan. Perancangan sistem pengatur daya cadangan yang dibahas dalam jurnal ini menggunakan beberapa alat yang dirangkai dan dirancang dari beberapa penelitian seperti ATS-AMF, PLC, mikrokontroler dan sebagiannya dengan daya cadangan seperti generator set, UPS, baterai dan sebagiannya yang dibuat dengan beberapa tujuan yaitu memindahkan sumber daya utama ke sumber daya cadangan baik secara manual maupun secara otomatis dan sebagai pengatur sumber energi cadangan dalam skala kecil untuk media pembelajaran maupun skala yang besar yang diterapkan di instansi-instansi terkait. Jurnal ini mengkaji beberapa penelitian perancangan sistem pengatur daya cadangan pada instalasi listrik yang sekiranya dapat digunakan sebagai acuan untuk merancang sistem yang mengatur catu daya cadangan dan penyaluran energi listrik secara kontinu yang efektif, efisien dan terkini. Kata Kunci : PLN, ATS-AMF, PLC, generator set, UPS, Pengatur Daya Cadangan
Analisis Hubung Singkat Pada Sistem Distribusi 20 KV PT. Pertamina EP Asset 4 Field Cepu Distrik Ledok Menggunakan Etap 12.6.0 Feri Rohman Syah; Subuh Isnur Haryudo; Unit Three Kartini; Nur Kholis
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p699-706

Abstract

Analisis hubung singkat ialah suatu hal yang penting dan perlu diperhitungkan terlebuh dahulu dalam menyusun perencanaan atau memperbarui suatu sistem tenaga listrik. Penelitian ini memiliki tujuan agar dapat meningkatkan sistem keandalannya apabila terjadi gangguan arus hubung singkat 3 fasa pada bus PDB-ST-154. Peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Arus hubung singkat dalam sistem tenaga listrik PT. PERTAMINA EP ASSET 4 FIELD CEPU DISTRIK LEDOK menjadi subjek pada penelitian ini. Penelitian yang dilaksanakan menggunakan simulasi ETAP Power Station versi 12.6.0 dan akan mensimulasikan gangguan pada bus yang dekat dengan beban listrik yaitu bus PDB-ST-154. Hasil simulasi ini digunakan untuk menentukan kesesuaian kapasitas sakelar pemutus tenaga (circuit breaker) yang digunakan pada sistem distribusi 20 kV PT. PERTAMINA EP ASSET 4 Field Cepu. Analisis menggunakan ETAP Power Station yang dijadikan sebagai indikator kesesuaian besar kapasitas sakelar pemutus tenaga ini berupa gangguan arus puncak terbesar pada setiap jenis gangguan berdasarkan kesimetrisannya. Gangguan yang terjadi pada bus PDB-ST-154 membuat tegangan yang ada di bus PDB-ST-KWS mengalami kenaikan yaitu 0,4 V menjadi 0,44 V dan penurunan tegangan pada bus PDB-ST-229 yaitu dari 0,4 V menjadi 0,35 V. Untuk trafo KWS-1 yang terhubung terhadap bus PDB-ST-KWS tegangan sekunder dilakukan tap changer menjadi 0.418 V untuk mendapatkan nilai tegangan pada bus PDB-ST-KWS sebesar 0,4 V sedangkan pada Trafo ST-229 yang terhubung dengan bus PDB-ST-229 di lakukan tap changer tegangan sekundernya hingga 0,418 V untuk mendapatkan nilai tegangan normalnya kembali yaitu 0.4 V Kata kunci : Arus hubung singkat, ETAP 12.6.0, Kapasitas sakelar pemutus tenaga (Circuit Breaker),Tap changer transformator
Peramalan Daya Listrik Jangka Pendek Pada Smart Grid Photovoltaic Menggunakan Metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) Dengan Pengaruh Sensor Suhu Pada Mode Hybrid Ilham Amarulloh; Unit Three Kartini; Widi Aribowo; Subuh Isnur Haryudo
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p769-781

Abstract

Listrik merupakan suatu kebutuhan yang sangat berperan penting pada era sekarang. Tanpa listrik konsumen tidak bisa melakukan aktifitas sehari-hari. Di berbagai daerah, pemakaian listrik berbeda-beda sehingga konsumen membutuhkan tambahan penyediaan tenaga listrik dan pembangkit listrik terbarukan. Peramalan ini dimaksudkan untuk membantu para konsumen agar daya yang dihasilkan lebih optimal dan stabil serta memiliki peranan penting dalam perencanaan yang efektif dan efisien. Metode peramalan yang paling umum digunakan adalah runtun waktu (time series). Runtun waktu (time series) merupakan metode peramalan untuk menganalisa dan mempertimbangkan penggunaan waktu secara beruntun. Peramalan ini juga membutuhkan suatu metode untuk menganalisa daya yang akan dihasilkan untuk kedepannya. Pada penelitian ini dilakukan peramalan daya listrik jangka pendek dengan menggunakan metode Autoregressive Integrated Moving Average dengan adanya pengaruh sensor suhu pada mode Hybrid. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui daya listrik yang dihasilkan pada panel surya selama 1 jam kedepan. Kebaharuan pada penelitian ini adalah permalan beban listrik jangka pendek dengan menggunakan metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) dengan pengaruh sensor suhu pada mode Hybrid. Hasil penelitian peramalan daya listrik jangka pendek menggunakan metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) didapatkan hasil untuk jenis kesalahan error paling kecil sebesar MAPE = 6.315%. Sehingga dengan menggunakan metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) didapatkan hasil yang baik dan peramalan yang lebih akurat selama 1 jam kedepan kedepan. Hasil peramalan dalam penelitian ini menggunakan model ARIMA (2,1,2) dengan nilai Mean Square (MS) sebesar 82.0017. Untuk perbedaan antara data sebelum peramalan dan sesudah peramalan bahwa hasil dari data peramalan lebih tinggi daripada sebelum peramalan Kata Kunci: Peramalan, Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA), Mean Absolute Percent Error (MAPE), Mean Square (MS)
Co-Authors , HUSEIN -, Endriansyah -, Munoto ., Ari Wicaksono ., Muhammad Rhomli ACHMAD FAJAR MUZAQQI Achmad Imam Agung Achmad Imam Agung Achmad Reggal Readyansyah Achmad, Fendi Adha, Hanif Rifai Adi Reski Ariangga Adi Soeprijanto Adi Wahyu Setyono Aditya Candra Hermawan Aditya Chandra Aditya Chandra Hermawan Aditya Chandra, Aditya Afif, Moch Misbahul Arifin Afrizal, Rahmat Agil Saputro, Muammad Rekhan Agni, Daeng Galuh Puspita AGUS NURDIYANTO Agus Wiyono Aguska, Anggi Ahmad Bashri Ahmad Basri Ahmad Mukhrodi Ahmad Rifqi AJI KRISNA ANDRIANSAH ALEN TRI MALIKY Amarulloh, Ilham Andar Tata Mugraha Andhika Ary Santana ANDY HIMAWAN Anistyasari, Yeni ANTERO B.P., GAGAH Antero ANWAR IBRAHIM, ANWAR Any Sutiadiningsih Apriyanto, Raffie Alfandy ardiansyah, Andriyas Arfah, Efrita ARIF DWI LAKSONO ARIF KURNIAWAN Aris Ansori Aris Ansori Aris Ansori Arrashid, Rakhmad Arrashid, Rakhmad Agus Arridhaa, Syahputri Noveniawati Ary . Prastyawan ARYA PAMUNGKAS As Fiyaa U Suduri Austin, Juliar Rizky BAGAS MUKTI TAMA Bambang Suprianto . Bambang Suprijono Bintang Gilang Laksmana Budiarta, Mohammad Erwin Candratasari, Dian Fitri Ciptian Weried Priananda Danarparasaji, Andrizal Haryufathanan Danur Dwi Cahyono Darmaputra Catra Daksa Deni Wijayanto Desy Ratna Arthaningtyas Dewangga Arsyi Saputra Dewangga Yudhistira DIMAS WIJAYANTO, VIKY Dluha, Moch. Fajrud Efrita Arfah Ekklesia, Yoseph Nicholash Ekohariadi Ekohariadi Endryansyah Endryansyah Endryansyah . . Endryansyah Endryansyah ENO MAY LENY Erianto, Bagus Ernanda, Bagus Euis Ismayati Euis Ismayati Fadilah Ony Khanza Faradisa, Hana Farid Baskoro Faris, Mohammad Aksal Tamafila Fauzi, Mohammad Fauzi Fendi Achmad Fendi Achmad Fendi Achmad Feri Rohman Syah Fransisca, Yulia Hafidz Nindhom Zen Heri Suryaman Hernanda Setiawan Hidayad, Arrori Ashar HIF ZUDDIN I G.P. Asto Buditjahjanto I Gusti Putu Asto Buditjahjanto I Wayan Susila Ibrohim Ibrohim Ibrohim Ibrohim Ibrohim Ika Nurhayati Ilham Amarulloh Ilham Cahyo Wibowo Aji Ilham Farisi Almadani Imam Marsudi Imron, Muhammad Jalalludin Indra Herlamba Siregar Indra Herlamba Siregar Indri Setianingrum IRWAN BURHANUDIN Ismayanti, Euis Joko . Joko Joko Kanda Dias Nurmahandy Khanza, Fadilah Ony Lestari, Yeni Kusuma Lilik Anifah Luki Adi Gunawan LUQMAN HAKIM PUTRANTO Lusia Rakhmawati M FATKUR ROZIK Mahardika, Dwi Mahendra Widyartono Mardika Wahyu Kristanto Martha Petronella Febryanti Teurupun Maulana, Rizky Septian Mauridhi Hery Purnomo Meini Sondang Meini Sondang Sumbawati Mendieta, Ferdinan Daud Mirza Wahyu Purnama MOCHAMAD LUTFI J Moh Aprilianto Nafian Mohamad . Bahtiar Mohammad Haq Muchlas Samani MUHAMMAD ASYROFUL ULUM Muhammad Fahri Rizki Setiawan Muhammad Fathoni Muhammad Helmy Anjab Muhammad Ilham Muhammad Syafruddin Nur Muhammad Wildan Nur Karim Mukhzamilah Mukti, Ilung Prima Darnak Muktitama, Dimas Aditya Munoto Munoto Munoto Munoto Mustofa, Amirudin Nanda Salsabila Nandipinto, Syauqi Djamil Narsya Rizky Yuliansyah Ningrum, L. Endah Cahya Nisa', Silvi Nur Rakhman Nofianto Sugiarto Novian Zainun Qorif Putera Nugroho, Yuli Sutoto Nur Kholis Nur Kholis Nurhayati Nurhayati Nurwijayanti Oky Juan Saputra Pradana, Fedryan Adhi Pradana, Hendra Wahyu Pradana, Reja Diki Prasetyo, Mochamad Dawan Puguh Ady Mahendra Puput Wanarti Rusimamto Puput Wanarti Rusimamto Puput Wanarti Rusimamto Purnianto, Robi Putra Adi Wicaksono Putra, Muhammad Ilham Dwi Raden Mohamad Herdian Bhakti Raden Roro Hapsari Peni Agustin Tjahyaningtijas Rahmatullah, Daeng Rakhmad Agus Arrashid Ramadhan Firdiyanto Firdaus Ramadhania, Aliffia Salsabila Raviki Dwi Alfian Retno Ayu Dwi Setyowati Rina Harimurti Risqi Wahyu Hamdani RIZAL RISWANTO RIZKY HANSZA Rochman, Mohamad Ali Roesita Dekakovi Tauba Setyawan ROSMITA DWIJAYANTI Saifudin Saifudin Sapiro, Amanda Elena Saputra, Ramadhan Dwi SATRIYAS ILYAS Sefia Tirania Stefani Silvi Nur Rakhman Nisa' Subhay, Ammar Rizqi Sugeng Dwi Mulyo Suryaman, Heri Syamsul Muarif Syamsul Shodiq Syariffudien Zuhrie T, Muhammad Afifuddin Taqwim, Mastna Achsani Taufik, Jos Ichwan Tjahyaningtijas, Raden Roro Hapsari Peni Agustin Tri Anggara, Radhitya Tri Tri Rijanto Tri Rijanto Tri Rijanto Tri Wrahatnolo Ubaidillah, Mochammad Noor Ichwan Unit Three Kartini Wanarti, Puput Wicaksono, Emanuel Purwadi Wicaksono, Zenny widi . aribowo widi aribowo Widi Aribowo Widi Aribowo Wildan Arif Billahi Wilisela Gerinda Mukti Wiwik Handayani WRAHATNOLO, TRI YASSER AKBAR NASUTION Yuli Sutoto Nugroho Yulianto, Rizki Dwi Zahrotul Maulia Zainuri, Muhammad Ilham Zen, Hafidz Nindhom Zuhrie, M. Syariffuddien Zuhrie, Muhamad Syariffuddien Zuhrie, Syariffudien