Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Konsentrasi Ekstrak Air Daun Lantana camara Linnaeus terhadap Mortalitas dan Perkembangan Spodoptera exigua Hubner (Lepidoptera: Noctuidae): english Liswarni, yenny; Sari, Nicha Puspita; Hamid, Hasmiandy
Jurnal Proteksi Tanaman (Journal of Plant Protection) Vol. 2 No. 1 (2018): June 2018
Publisher : Plant Protection Department, Faculty of Agriculture, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpt.2.1.28-36.2018

Abstract

Spodoptera exigua Hubner is one of the major pests which attack onion crop. Botanical pesticides can be used as an alternative that is cheap, easy and environmentally friendly in controlling these pests. Lantana camara Linn is a plant that has the potential as a botanical pesticide. This study aimed at obtaining the best concentration of water extract of leaves of L. camara which was active on mortality, reduced feeding activity and development of S. exigua in the laboratory. The experiment was conducted using a Completely Randomized Design (CRD), with 6 treatments and 5 replications. The concentration was used a 0%, 2%, 4%, 6%, 8% and 10%. The treatment was done by the application through the larval feed. Parameters observed were larval mortality, reduced feeding activity, duration of larval development, the percentage of pupal, weight of pupal and percentage of adult formed. The results showed that the concentration of water extract of leaves of L. camara as insecticide with LC50 value was 5.02%. Water extract of leaves of L. camara also decreased feeding activity, inhibit development of larval, pupal and adult formed.
Serangan Wereng Perut Putih (Stenocranus pacificus Kirkaldy) Pada Monokultur Tanaman Jagung Sari, Wilna; Nelly, Novri; hidrayani, Hidrayani; Hamid, Hasmiandy
Jurnal Sains Agro Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v10i2.1830

Abstract

Wereng perut putih (Stenocranus pacificus Kirkaldy) merupakan salah satu hama yang menyerang tanaman jagung di Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan populasi dan gejala serangan wereng perut putih pada tanaman jagung yang ditanam secara monokultur di kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini dilaksanakan pada lahan pertanaman jagung milik petani di nagari Pakandangan dan nagari Gadur, Kecamatan Enam Lingkung, dan nagari Campago, kecamatan V Koto Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari – Mei 2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, dengan pemilihan lahan sampel ditetapkan dengan kriteria luas area minimal 1 Ha. Pada setiap lahan ditentukan sebanyak 5 petak sampel yang ditentukan secara diagonal, yaitu 1 petak terletak di perpotongan garis diagonal dan 4 petak lainnya terletak pada garis diagonal dengan jarak 5 m dari sudut petakan. Setiap petak sampel berukuran 1 x 1m. Masing-masing petak sampel terdiri dari 12 tanaman jagung, sehingga jumlah sampel tanaman jagung yang diamati secara keseluruhan sebanyak 60 tanaman. Data diolah dengan excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan populasi dan serangan S. pacificus pada tanaman jagung di Kabupaten Padang Pariaman sangat dipengaruhi oleh jenis varietas tanaman jagung. Selain itu, kepadatan populasi S. pacificus cenderung lebih tinggi pada fase vegetatif dibandingkan fase generatif
Sosialisasi Pengolahan Jahe menjadi Produk Cookies Jahe di Nagari Sungai Talang, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota Yulmira Yanti; Hasmiandy Hamid; Dede Suhendra; Juniarti Juniarti; Ilham Wibowo; Fatma Andria Wahyuni
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/psnpm.v1.94

Abstract

Cookies jahe adalah inovasi dalam pengolahan jahe yang populer, digunakan sebagai bahan dasar dalam makanan yang enak dan sekaligus bermanfaat untuk kesehatan. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat jahe dan cara mengolahnya menjadi cookies jahe, serta meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mereka dalam memanfaatkan jahe sebagai komponen dalam makanan yang sehat. Kegiatan dilaksanakan di Nagari Sungai Talang, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota, dengan metode penyuluhan, demonstrasi pengolahan jahe menjadi cookies jahe, dan evaluasi. Hasil kegiatan mencakup peningkatan pengetahuan peserta tentang berbagai jenis jahe, manfaat kesehatannya, dan proses pengolahan menjadi cookies jahe. Peserta juga memahami langkah-langkah penting dalam pengeringan, penyimpanan, dan pengemasan yang benar. Melalui pelatihan, peserta memperoleh keterampilan praktis dalam mengolah jahe menjadi cookies jahe, termasuk pemilihan jahe berkualitas, pengupasan, pengirisan, pengeringan, penyimpanan, dan pengemasan yang benar. Kegiatan pelatihan ini memiliki potensi untuk mendorong inovasi dalam produk-produk yang berbasis jahe. Selain itu, diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memanfaatkan potensi jahe sebagai sumber pendapatan tambahan. Diharapkan, setelah mengikuti pelatihan ini, masyarakat dapat membuka usaha berbasis produk cookies jahe, meningkatkan pendapatan mereka, serta memberikan kontribusi positif dalam memenuhi minat pasar akan makanan sehat yang terus berkembang.
Sosialisasi Pengelolaan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Kakao Berbasis Ekologi di Kelompok Tani Inovasi Nagari Sungai Talang Yulmira Yanti; Dede Suhendra; Indra Dwipa; Hasmiandy Hamid; Risa Meutia Fiana; Lucky Fhigo Raffi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/psnpm.v2.180

Abstract

Kakao merupakan salah satu komoditas tanaman perkebunan yang memiliki potensi pasar yang menjanjikan sehingga banyak dibudidayakan oleh masyarakat. Masyarakat Nagari Sungai Talang menjadikan kakao sebagai komoditas unggulan pertanian ditandai dengan berkembang pesatnya budidaya kakao di nagari tersebut. Namun, terdapat persoalan yang dihadapi masyarakat setempat yaitu dalam mengelola Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) kakao. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menekan perkembangan OPT tersebut dengan pendekatan ekologi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pengelolaan OPT kakao berbasis ekologi. Kegiatan dilaksanakan di Nagari Sungai Talang, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota dengan metode penyuluhan dan evaluasi. Hasil kegiatan mencakup peningkatan pengetahuan peserta tentang berbagai jenis OPT pada tanaman kakao dan pengelolaannya yang ramah lingkungan berbasis keseimbangan ekosistem. Melalui pelatihan, peserta memperoleh pengetahuan berbagai pengelolaan OPT yang dapat dilakukan dengan benar. Kegiatan pelatihan ini mendorong masyarakat dalam memanfaatkan berbagai bahan alam yang dapat digunakan untuk mengendalikan OPT dengan menjaga keseimbangan ekosistem. Diharapkan, setelah mengikuti pelatihan ini masyarakat dapat mengetahui cara mengelola OPT kakao dengan cara yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan beberapa bahan alam sehingga memberikan kontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
DISTRIBUSI PENYAKIT HAWAR DAUN BAKTERI PADA TANAMAN BAWANG MERAH DI SUMATERA Yulmira Yanti; Hasmiandy Hamid; Nurbailis
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 2 (2023): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol2.2023.193

Abstract

Penyakit hawar daun bakteri yang disebabkan oleh Xanthomonas axonopodis pv. Allii dan Pantoe ananatis merupakan penyakit penting pada tanaman bawang merah di sumatera dan provinsi penghasil bawang merah lainnya. Bakteri Xanthomonas axonopodis pv. Allii dan Pantoe ananatis mempunyai daerah sebaran yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran penyakit hawar daun bakteri pada tanaman bawang merah yang di sebabkan oleh Xanthomonas axonopodis pv. Allii dan Pantoe ananatis di Sumatera. Penelitian ini merupakan penelitian yang dilakukan dengan metode survey yaitu menghitung kejadian dan keparahan penyakit bawang merah yang ada di Sumatera. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di lapangan diketahui bahwa adanya serangan penyakit hawar daun bakteri pada bawang merah yang di sebabkan oleh Xanthomonas axonopodis pv. Allii dan Pantoe ananatis dengan kejadian dan keparahan yang berbeda-beda. Kejadian tertinggi terdapat di provinsi Sumatera barat dengan kejadian penyakit 98 % dan keparahan penyakit sebesar 82,27% dan 79,47%
Peningkatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat melalui Inovasi Pengolahan Jahe Menjadi Aneka Produk Pangan di Nagari Sungai Talang, Kabupaten Lima Puluh Kota Yanti, Yulmira; Hamid, Hasmiandy; Suhendra, Dede; Mutya, Rissa; Figo, Lucky Raffi; Zahara, Zahira; Zahara, Vatima
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2508

Abstract

Jahe merupakan salah satu komoditas tanaman hortikultura yang memiliki potensi pasar yang menjanjikan sehingga banyak dibudidayakan oleh masyarakat. Masyarakat Nagari Sungai Talang terutama kelompok tani inovasi menjadikan jahe sebagai komoditas unggulan pertanian ditandai dengan berkembang pesatnya budidaya jahe di nagari ini. Aneka produk  jahe adalah inovasi dalam pengolahan jahe menjadi makanan yang enak dan bermanfaat untuk kesehatan. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat jahe dan cara mengolahnya menjadi aneka makanan, serta meningkatkan pemahaman dan pengetahuan dalam memanfaatkan jahe sebagai komponen dalam makanan yang sehat. Kegiatan dilaksanakan di Nagari Sungai Talang, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota, dengan metode penyuluhan, demonstrasi pengolahan jahe menjadi aneka olahan seperti puding, bolu kukus, donat dan churros jahe, selanjutnya evaluasi. Hasil kegiatan mencakup peningkatan pengetahuan peserta tentang berbagai jenis jahe, manfaat kesehatannya, dan proses pengolahan menjadi aneka makanan. Peserta juga memahami langkah-langkah penting dalam pengeringan, penyimpanan, dan pengemasan yang benar. Melalui pelatihan, peserta memperoleh keterampilan praktis dalam mengolah jahe menjadi aneka makanan, termasuk pemilihan jahe berkualitas, pengupasan, pengirisan, pengeringan, penyimpanan, dan pengemasan yang benar. Kegiatan pelatihan ini memiliki potensi untuk mendorong inovasi dalam produk-produk yang berbasis jahe.
The Potential of Refugia Plants in Increasing Arthropoda Diversity of Rice in South Solok Regency Yunisman, Yunisman; Annisa, Annisa; Hartatiana, Jenny; Syahrawati, My; Busniah, Munzir; Hamid, Hasmiandy; Lina, Eka Candra
CROPSAVER Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cropsaver.v9i1.68108

Abstract

The conservation of natural enemies through the use of refugia plants is an important strategy to enhance arthropod diversity and stability in rice ecosystems, but its effectiveness may vary across locations. This study aimed to evaluate the potential of several refugia plant species in increasing arthropod diversity in rice fields of South Solok Regency, Indonesia. The study was conducted from December 2024 to April 2025 in Nagari Lubuk Gadang, South Solok Regency. Arthropod sampling was performed using a D-VAC (vacuum sampler) and insect net. The experiment was arranged in a randomized block design with six treatments (Cosmos caudatus, Ageratum conyzoides, Portulaca oleracea, Celosia cristata, Tagetes erecta, control), in four replications respectively. Observations included species composition, abundance, and diversity indices. The results showed that refugia plants contributed to the suppression of pest populations and improved the stability of arthropod communities. A total of 9 orders, 32 families, and 44 species were recorded, comprising 1,167 individuals, with herbivores accounting for 71.55% of the total population. The dominant herbivores were Cicadulina bipunctata, Leptocorisa oratorius, and Nilaparvata lugens, which were generally more abundant in rice fields without refugia. Predator and parasitoid abundance tended to be higher in the rice fields surrounded by C. cristata and T. erecta. The highest arthropod diversity was recorded in plots with T. erecta (H’ = 3.02), low dominance (0.07) and high evenness (0.86). Therefore, C. cristata and T. erecta are recommended as refugia plants to support sustainable integrated pest management in rice fields of mid-altitude areas.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK PADA BUDIDAYA BAWANG MERAH DI NAGARI GUNUANG RAJO Yulmira Yanti; Hasmiandy Hamid; Putra Santoso
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol. 2 No. 3.a (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jhi.v2i3.a.237

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi ketakpahaman masyarakat tentang manfaat dari limbah-limbah pertanian yang ada di sekitar Nagari Gunung Rajo. Limbah dari kegiatan bertani dan beternak tidak ter manfaatkan dengan baik, padahal limbah tersebut dapat digunakan kembali oleh masyarakat. Salah satu teknologi sederhana tepat guna yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan limbah dan teknologi rizobakteri sebagai pupuk organik. Salah satu jenis pupuk organik yang terbaik adalah berupa kompos, karena dapat menyediakan unsur hara bagi tanaman dan memperbaiki struktur maupun kesuburan tanah. Adapun bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan rizokompos adalah tumbuhan Tithonia diversifolia, sekam padi, dedak dan pupuk kandang sapi. Dalam proses dekomposisi digunakan Rizobakteri sebagai decomposer dengan cara rizobakteri disiramkan pada bahan kompos, lalu kompos dibalik dan diberi rizobakteri kembali setiap minggu dengan proses pembuatan total 3 minggu. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan limbah pertanian dan aplikasi rizobakteri indigenos dalam pembuatan kompos. Kegiatan ini telah dilakukan dalam bentuk penyuluhan dan demonstrasi. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya masyarakat Nagari Gunung Rajo. Antusias dan partisipasi aktif dari masyarakat sangat menunjang keberhasilan dari kegiatan ini. Pertumbuhan dan hasil produksi yang terbaik didapatkan pada perlakuan rizokompos dan rizobakteri dibanding diaplikasikan secara tunggal.
PENINGKATAN PRODUKSI BAWANG MERAH MELALUI APLIKASI YUYAOST DAN TRICHODERMA DI KELOMPOK TANI NGUNGUN JORONG GANTIANG UTARA Yulmira Yanti; Hasmiandy Hamid; Trimuti Habazar; Reflin Reflin; Nurbailis Nurbailis; Yaherwandi Yaherwandi; Muzilatul Nilisma; Annisya Diadinni
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol. 2 No. 4.a (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jhi.v2i4.a.303

Abstract

Tanaman bawang merah memiliki potensi pengembangan sangat baik. Permintaan pasar akan komoditi tanaman bawang merah cenderung meningkat berkaitan dengan pertumbuhan jumlah penduduk,. tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini ialah meningkatkan produksi tanaman bawang merah ngungun jorong Gantiang Utara dengan cara yang efektif dan efisien melalui pemberian YUYAOST dan Trichoderma. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi survei pendahuluan pendekatan sosial, penyuluhan, pelatihan, dan pembuatan demplot. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya kelompok tani ngungun jorong Gantiang Utara. Antusias dan partisipasi aktif dari masyarakat sangat menunjang keberhasilan dari kegiatan ini. Pertumbuhan dan hasil produksi yang terbaik didapatkan pada perlakuan YUYAOST. Dalam penerapan teknologi menggunakan YUYAOST dan Trichoderma sangat membantu percepatan tumbuhan tanaman bawang merah. Penggunaan YUYAOST sangat disarankan karena selain mudah untuk didapatkan juga memberikan nilai positif terhadap pertumbuhan tanaman dan baik untuk teknologi lingkungan sekitar tanaman budidaya.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI SAWAH PAYO KABUPATEN TANAH DATAR MELALUI TEKNIK PEMANGKASAN TANAMAN KAKAO Yulmira Yanti; Hasmiandy Hamid; Reflin Reflin; Noveriza Hermeria
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jhi.v3i2.415

Abstract

Cocoa (Theobroma cacao L.) is one types of plantation plants that receive constant attention to develop. One of the areas in West Sumatra that emerged as the center of the cocoa plantation was nagari mount rajo, a flatland district. But in its cultivation, it often has the same problem that payo farm groups have in producing cocoa beans, cocoa trees that have aged and been destroyed by disease pests. An intensified effort to overcome the problem would be to reduce pests and disease attacks, and the cocoa production would continue to increase. The purpose of the farm group’s empowerment activity is to give knowledge of the techniques and processes of pruning good and proper cocoa cultivation plants according to the proper procedure in order to produce productivity results from the plant. The method used in this activity is a direct and indirect approach. A direct approach by conducting an interview with the nagari people of mount rajo and by socializing and live demonstrations in the field. The indirect method of doing this is observation. Observation is an observation made to know the habbit. The result of empowering activities is that communities especially payo farm groups have a greater knowledge of how to cultivate good and true cocoa plants, knowing when the time is right to do the pruning and the kind of pruning that is necessary so s to increase the production of the cocoa. This activity has been a tremendous help to the community in solving every problem found in the cultivation of the cocoa plant.
Co-Authors . Reflinaldon Adam Jorli Wong Adam Jorli Wong Ade Yulia Lestari Alfala Hakiki Annisa Annisa Annisya Diadinni Annisya Diadinni ANTONI LISWANDI Aprizal Zainal ARNETI ARNETI Arneti Arneti Aulia Oktavia Aulia Oktavia Aulia Oktavia DAMAYANTI BUCHORI Dandy Ahamefula Osibe Dwi Monica Widya Sari DWI NASRI GUSNIA Egi Adha Juniawan EKA CANDRA LINA Eka Candra Lina Eka Candra Lina Eka Candra Lina Eka Candra Lina ENIE TAURUSLINA AMARULLAH Eri Sulyanti Etti Swasti Fatma Andria Wahyuni Febri Yani Chrismont Febriyani, Ellsa Indah Fhigo, Lucky Figo, Lucky Raffi Fri Maulina Haliatur Rahma Haliatur Rahma, Haliatur Hartatiana, Jenny Hayati, PK Dewi Hermanu Triwidodo Hermeria, Noveriza HIDRAYANI Hidrayani Hidrayani Hidrayani Hidrayani Hidrayani Hidrayani Hidrayani Ilham Wibowo Indra Dwipa Irfan Suliansyah Irwin Mirza Umami Irwin Mirzah Umami Irwin Mirzah Umami JAMES RINALDI Juniarti Juniarti Juniawan, Egi Adha Kumalasari, Lisa Kurniati, Fimetha Riva Lisa Kumalasari Liswarni, Yenny Lucky Fhigo Raffi Martinius Martinius Martinius Martinius Martinus Abuzar Megha Putri Tanjung Megha Putri Tanjung Megha Putri Tanjung Miranti Miranti MONA KAIRUNISA Muhammad Al-Ikhlas Munzir Busniah Mutya, Rissa Muzilatul Nilisma Muzilatul Nilisma MY SYAHRAWATI MY SYAHRAWATI MY SYAHRAWATI MY SYAHRAWATI MY SYAHRAWATI My Syahrawati My Syahrawati Nicha Puspita Sari Noveriza Hermeria Noveriza Hermeria Noveriza, Hermeria NOVRI NELLY NOVRI NELLY Novri Nelly NOVRI NELLY NOVRI NELLY Novri Nelly NOVRI NELLY NOVRI NELLY Novri Nelly Novri Nelly Nurbailis Nurbailis Nurbailis Nurbailis Nurbailis Nurbailis Panca Jarot Santoso Pandu Chayadi Wasirin Prima Fithri Putra Santoso Raffi, Lucky Fhigo Raflin Reflin REFLIN REFLIN REFLIN Reflin Reflin Reflin Reflin Reflin, Reflin Risa Meutia Fiana RUSDI RUSLI Sari, Nicha Puspita SILVIA PERMATA SARI Silvia Permata Sari Siregar, Riza Wardani Siska Efendi Stefan Schmidt Sulyanti, Eri Sutoyo Sutoyo Sutoyo Sutoyo Syafrida Manuwoto SYAHRAWATI, MY Tanjung, Megha Putri Teguh Budi Prasetyo Triana, Lora TRIMURTI HABAZAR TRIMURTI HABAZAR TRIMURTI HABAZAR Trimuti Habazar Trimuti Habazar Trizelia . TRIZELIA TRIZELIA Trizelia Trizelia Ujang Khairul UJANG KHAIRUL Wahyuni, Fatma Andria Warnita Wasirin, Pandu Chayadi Wibowo, Ilham Wilna Sari WINARTO Winarto Winarto Winarto Winarto YAHERWANDI Yaherwandi Yaherwandi Yaherwandi YAHERWANDI YAHERWANDI Yaherwandi Yaherwandi Yaherwandi Yaherwandi Yelsi Dwi Putri Yulmira Yanti Yumhi Yumhi Yumhi Yunisman Yunisman YUNISMAN YUNISMAN Yunisman Yunisman Yunisman Yunisman Yunisman, Yunisman Yusup Junaedi Zahara, Vatima Zahara, Zahira Zahlul Ikhsan Zuldadan Naspendra