Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Budaya Antri Dapat Meningkatkan Kedisiplinan Anak Usia Dini di TK Kids Holistik Manokwari Lilis Dewi Sartika Sianturi; Yuyun Tri Kaeksi; Epah Maspupah; Yanti Komala; Supriyadi Supriyadi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i2.1440

Abstract

Budaya antri merupakan hal yang sangat penting ditanamkan bagi anak usia dini melalui pembiasaan. Sejak dini edukasi antri harus ditanamkan agar di masa dewasa nanti anak sudah sadar akan pentingnya antri ketika berhadapan dengan layanan antri, seperti di bank, dalam peserta pemilihan umum, di pon bensin dan layanan lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan kecintaan terhadap budaya antri sejak usia dini yang masih sulit diterapkan di berbagai bidang kehidupan masyarakat secara khusus di Indonesia. Dalam prakteknya masyarakat Indonesia masih perlu edukasi dalam kebiasaan antri dengan memulai dari anak usia dini. Hal inilah yang mendasari pendidik merasa terbeban untuk menerapkan kebiasaan antri di sekolah dengan tujuan untuk meningkatkan disiplin budaya antri dan penerapannya di TK Kids Holistik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Jumlah sampel penelitian sebanyak 23 anak, dengan jumlah responden 12 orang. Hasil penelitian mengungkapkan: (1) Persamaan Linear Regresi Y= 36.308+0,045 X (2) budaya antri tidak berpengaruh terhadap kedisiplinan anak. (3) Uji signifikansi didapat persamaan garis regresi F hit lebih besar dari 0,05 dengan demikian, regresi Y atau X adalah tidak signifikan atau budaya antri tidak berpengaruh terhadap kedisiplinanan anak. (4) Koefisien korelasi (rxy) 0,018 dan F hit (Fchange) = 0,187, dengan pvalue lebih besar dari 0,05. Dengan demikian, koefisien korelasi X dan Y adalah tidak berarti atau tidak signifikan. Sedangkan Koefisien determinasi 0,018%, yang mengandung makna bahwa 1,8% variasi variabel kedisiplinan anak dipengaruhi oleh budaya antri.
The Influence of Kahoot and Conventional Technology-Based Learning Media on Learning Outcomes in Accounting Practicum Elvina Evaalfasalni H; Supriyadi Supriyadi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i3.1542

Abstract

Technology is very important to support learning process. This study aims to reveal Kahoot Technology-Based Learning Media (X) on student learning outcomes at SMK NEGERI 8 Bekasi City (Y). This study uses a type of quantitative research with an experimental approach. The sample of this research used random sampling technique. The number of research samples was 69 students. Data collection uses valid and reliable instruments. Data analysis using simple regression. The results of the study revealed: (1) Linear Regression Equation Y = 82.341 + 0.049 X (2) Kahoot Technology-Based Learning Media has an effect on Student Learning Outcomes. (3) The significance test obtained by the equation of the F hit regression line is smaller than 0.05 thus, Y or X regression is significant Kahoot Technology-Based Learning Media has an effect on Student Learning Outcomes. (4) The correlation coefficient (rxy) = 0.621 and Fhit (Fchange) = 8.145, with a pvalue less than 0.05. Thus, the correlation coefficient X and Y is meaningful or significant. The coefficient of determination is 0.385, which means that 38.5% of the variation in the student's emotional intelligence variable.
The Influence of Using Social Media on Student Learning Achievement in Introductory Economics Subject Desti Nur Shifa; Supriyadi Supriyadi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i3.1543

Abstract

The use of social media is almost used by all levels of society. This study aims to reveal the effect of social media (X) on student achievement (Y). This study uses a type of quantitative research with a survey approach. The sample of this research used random sampling technique. The number of research samples was 52 students. Data collection uses valid and reliable instruments. Data analysis using simple regression. the results of the study revealed: (1) Linear Regression Linear Equation Y = 32.940 + 0.466 X (2) the use of social media has a positive effect on student achievement. (3) The significance test obtained by the equation of the F hit regression line is smaller than 0.05, thus, Y or X regression is significant or the intensity of device use affects students' emotional intelligence. (4) The correlation coefficient (rxy) = 0.137 and Fhit (Fchange) = 7.971, with a pvalue less than 0.05. Thus, the correlation coefficient X and Y is meaningful or significant. The coefficient of determination is 0.137, which implies that 13.7% is the variation in the learning achievement variable.
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua terhadap Kesantunan Berbahasa Anak Usia Dini Rice Anggrayni; Yayuk Winarsih; Supriyadi Supriyadi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 11 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i11.3148

Abstract

Lingkungan memainkan peran penting dalam perkembangan kesantunan Bahasa anak usia dini. Berbagai hal terkait pola asuh orang tua akan berdampak pada perkembangan bahasan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap Pengaruh Pola Asuh Orang Tua (X) terhadap Kesantunan Berbahasa Anak Usia Dini di Lingkungan RW 01, Kelurahan Harjamukti, Cimanggis, Depok (Y). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Jumlah sampel penelitian sebanyak 12 orang. Pengambilan data menggunakan instrumen yang valid dan reliabel. Analisis data menggunakan regresi sederhana. hasil penelitian mengungkapkan: (1) Persamaan Linear Regresi Y = 33,741 + 0,369 X (2) Pola Asuh orang tua  berpengaruh positif terhadap kesantunan berbahasa anak. (3) Uji signifikansi didapat persamaan garis regresi F hit lebih besar dari 0,05 dengan demikian, regresi Y atau X adalah tidak signifikan atau Pola Asuh Orang tua tidak berpengaruh terhadap kesantunan berbahasa anak. (4) Koefisien korelasi (rxy) = 0,228 dan Fhit (Fchange) = 2,951, dengan p-value lebih besar dari 0,05. Dengan demikian, koefisien korelasi X dan Y adalah tidak berarti atau tidak signifikan. Koefisien determinasi 0,228, yang mengandung makna bahwa 22,8 % variasi variabel Kesantunan Berbahasa dapat dipengaruhi oleh variabel pola asuh orang tua.
Kegiatan Intensitas Penggunaan Gawai untuk Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini Masturoh Masturoh; Supriyadi Supriyadi; Lenny Solo
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3920

Abstract

Peningkatan intensitas penggunaan gawai pada anak usia dini, terutama setelah transisi pembelajaran daring, telah menyebabkan perubahan signifikan terhadap pola perkembangan sosial emosional anak. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua dan pendidik karena dampaknya yang beragam, baik positif maupun negatif, terhadap kemampuan anak dalam berinteraksi sosial, mengelola emosi, dan beradaptasi dengan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan intensitas penggunaan gawai pada anak usia dini, yang mencakup frekuensi, durasi, serta jenis penggunaan; mendeskripsikan perkembangan sosial emosional anak, meliputi kemampuan berinteraksi, mengelola emosi, menunjukkan empati, serta menyesuaikan diri dengan lingkungan; dan menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan gawai dengan perkembangan sosial emosional anak. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Subjek penelitian adalah anak usia dini, orang tua, dan pendidik di TK IT Cihanja Kabupaten Garut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif berdasarkan temuan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan gawai memiliki dampak yang beragam. Anak yang menggunakan gawai dengan pendampingan dan batasan waktu cenderung menunjukkan perkembangan sosial emosional yang lebih positif, seperti disiplin, kemampuan berinteraksi, dan pengendalian emosi. Sebaliknya, penggunaan gawai secara berlebihan tanpa pengawasan menyebabkan ketergantungan, tantrum, kesulitan bersosialisasi, dan gangguan konsentrasi. Faktor keluarga, guru, dan lingkungan sosial terbukti menjadi penentu utama dalam mendukung perkembangan sosial emosional anak. Penggunaan gawai pada anak usia dini tidak selalu berdampak negatif asalkan dikelola dengan tepat melalui pengawasan orang tua dan dukungan guru. Oleh karena itu, kolaborasi antara orang tua, pendidik, dan lingkungan sekitar sangat diperlukan agar anak dapat tumbuh dengan perkembangan sosial emosional yang sehat di era digital
Pengaruh Sosial Emosional Terhadap Kemandirian Anak Usia Dini Di TK Islam Cahaya Muslim School Vera Risman; Lelly Lenny; Supriyadi Supriyadi
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 7 No 2 (2023): JCE (Journal of Childhood Education) September-February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v7i2.1615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengaruh sosial emosional (X) terhadap kemandirian anak usia dini di TK Islam Cahaya Muslim School (Y). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Jumlah sampel penelitian sebanyak 24 siswa. Pengambilan data menggunakan instrumen yang valid dan reliabel. Analisis data menggunakan regresi sederhana. hasil penelitian mengungkapkan: (1) Persamaan Linear Regresi Y = 7,736 + 0,651 X (2) Pengaruh sosial emosional terhadap kemandirian anak usia dii di TK Islam Cahaya Muslim School. (3) Uji signifikansi didapat persamaan garis regresi F hit lebih kecil dari 0,05 dengan demikian, regresi Y atau X adalah signifikan atau Sosial emosional berpengaruh terhadap kemandirian anak usia dini. (4) Koefisien korelasi (rxy) = 0,382 dan Fhit (Fchange) = 13,593, dengan p- value lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, koefisien korelasi X dan Y adalah berarti atau signifikan. Koefisien determinasi 0,382, yang mengandung makna bahwa 38,2 % variasi variabel kemandirian anak usia dini dapat dipengaruhi oleh sosial emosional.
Analisis Pengaruh Strategi Promosi Flash Sale Terhadap Keputusan Pembelian Pada Platform Tiktok Shop : (Studi Kasus Generasi Z) Ananda Rachma Alfiana; Rhoma Iskandar; Supriyadi Supriyadi
Jurnal Tadbir Peradaban Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Tadbir Peradaban
Publisher : Prodi Manajemen STIE Hidayatullah Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jtp.v6i1.747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh promosi flash sale terhadap keputusan pembelian di TikTok Shop pada Generasi Z. Di era perdagangan sosial, tekanan waktu dan harga yang sangat rendah menjadi faktor psikologis yang krusial dalam memicu perilaku belanja. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Generasi Z yang pernah melakukan transaksi saat periode flash sale di TikTok Shop, dengan sampel sebanyak 186 responden yang ditentukan melalui kuesioner terstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linier sederhana melalui perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi flash sale berpengaruh signifikan dan positif terhadap keputusan pembelian. Berdasarkan pengujian statistik, variabel flash sale mampu menjelaskan variasi keputusan pembelian sebesar 31,81%. Hal ini membuktikan bahwa strategi promosi dengan batasan waktu yang ketat sangat efektif dalam mendorong keputusan pembelian impulsif pada segmen Generasi Z yang sangat aktif di media sosial.
The Effects of Influencer Marketing and Flash Sale Discount Programs on the Purchasing Decisions of Generation Z Consumers in the Digital Era Zaharuddin Zaharuddin; Supriyadi Supriyadi; Sri Wahyuningsih
Smart Society Vol. 6 No. 2 (2026): Smart Society
Publisher : FOUNDAE (Foundation of Advanced Education)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/smartsociety.v6i2.1004

Abstract

As businesses increasingly compete for the attention of Generation Z consumers in digital marketplaces, understanding whether purchasing decisions are driven more by social influence or promotional incentives has become a critical issue for developing effective marketing strategies. Although influencer marketing and flash sale discount programs are widely used in e-commerce, previous studies have predominantly examined these strategies separately, providing limited evidence regarding their relative association with Generation Z consumers’ purchasing decisions. This study aims to analyze the relationship between influencer marketing and flash sale discount programs and the purchasing decisions of Generation Z consumers in the digital era. A quantitative approach was employed using a survey method involving 192 students from the Faculty of Economics and Business at Mitra Bangsa University, selected through random sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using SmartPLS. The results indicate that influencer marketing has a path coefficient of 0.361 on Generation Z purchasing decisions, while flash sale discount programs have a path coefficient of 0.592. These findings demonstrate positive relationships between both variables and purchasing decisions, with the relationship between flash sale discount programs and purchasing decisions being relatively stronger than that of influencer marketing. This study contributes to expanding the understanding of factors associated with Generation Z consumers’ purchasing decisions by integrating influencer marketing and flash sale discount programs into a single research model.
Meningkatkan Kemampuan Kognitif Melalui Media Video Animasi Di TK Mutiara Avirallda Eva Helena Helena Lamsihar; Supriyadi Supriyadi; Arie Widiyastuti
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Meningkatkan Kemampuan Kognitif Melalui Media Video Animasi di TK Mutiara Avirallda dan untuk mengetahui apakah melalui video animasi dapat meningkatkan perkembangan kognitif pada anak usia 5-6 tahun di TK Mutiara Avirallda. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah menggunakan model penelitian tindakan kelas yang mengacu pada model penelitian tindakan kelas kemmis dan MC Taggart, yang di dalamnya terdapat 4 tahap dalam penelitian. yakni : Perencanaaan, Tindakan, Observasi, dan Refleksi. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus untuk melihat apakah ada peningkatan perkembangan kognitif pada anak usia 5-6 tahun melalui media video animasi di TK Mutiara Avirallda. Dalam proses penelitian, peneliti menggunakan 2 instrumen penelitian. Yakni observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian ini ialah peserta didik TK Mutiara Avirallda Kelompok B dengan jumlah 14 anak yang terdiri dari 8 laki-laki. dan 6 anak perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui media video animasi, dapat meningkatkan perkembangan kognitif pada anak usia 5-6 tahun di TK Mutiara Avirallda Hal ini ditunjukkan dari adanya peningkatan perkembangan kognitif anak dari pratindakan atau prasiklus yaitu 36,78%, meningkat kan pada Siklus I menjadi 56,93%, dan pada Siklus II meningkat lagi menjadi 84,64%.
Pengaruh Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Dan Persaingan Online Food Delivery Terhadap Omzet Warung Makan Konvensional Di Pasar Serang Setu Fania Dwi Aurelia; Zaharuddin Zaharuddin; Supriyadi Supriyadi
JIMP: Jurnal Ilmiah Manajemen Profetik Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Manajemen Profetik
Publisher : Program Studi Manajemen, STIE Hidayatullah, Depok, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jimp.v4i2.827

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan layanan online food delivery telah mengubah perilaku konsumsi masyarakat, yang berdampak pada kinerja usaha kuliner konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh perubahan pola konsumsi masyarakat dan persaingan online food delivery terhadap omzet warung makan konvensional di Pasar Serang Setu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemilik warung makan konvensional di Pasar Serang Setu, dengan sampel sebanyak 10 responden yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert 5 poin. Instrumen penelitian diuji validitasnya menggunakan korelasi Product Moment Pearson dan reliabilitasnya menggunakan Cronbach's Alpha. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi (R²) dengan bantuan SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perubahan pola konsumsi masyarakat berpengaruh negatif dan signifikan terhadap omzet warung makan konvensional dengan nilai t_hitung = -4.734 dan Sig. 0.002; (2) persaingan online food delivery berpengaruh negatif dan signifikan terhadap omzet warung makan konvensional dengan nilai t_hitung = -4.354 dan Sig. 0.003; (3) perubahan pola konsumsi masyarakat dan persaingan online food delivery secara simultan berpengaruh signifikan terhadap omzet warung makan konvensional dengan nilai F_hitung = 13.085 dan Sig. 0.003. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0.766 menunjukkan bahwa 76.6% variasi omzet warung makan konvensional dapat dijelaskan oleh kedua variabel independen, sedangkan sisanya 23.4% dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa warung makan konvensional perlu melakukan adaptasi terhadap perubahan perilaku konsumen dan persaingan digital melalui pemanfaatan teknologi, peningkatan kualitas produk dan pelayanan, serta pengembangan strategi pemasaran yang inovatif guna mempertahankan dan meningkatkan omzet usaha di era digital.