Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Prosiding Semnastek

PEMBUATAN BIODIESEL DARI DEDAK PADI DENGAN PROSES TRANSESTERIFIKASI MENGGUNAKAN KATALIS ZEOLIT ALAM BAYAH Rudi Hartono; Meliana R; Nurlaila Nurlaila; Rusdi Rusdi; Anondho Wijanarko; Heri Hermansyah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biodiesel, bahan bakar alternatif yang dapat diperoleh dari minyak tumbuhan dan lemak hewan.Biodiesel dapat diperbaharui, biodegradable, ramah lingkungan dan tidak beracun. Objek percobaan menggunakan dedak padi sebagai bahan baku, diperoleh dari proses ekstraksi menggunakan N-hexane. Metode yang digunakan untuk memproduksi biodiesel adalah transesterifikasi asam dan transesterifikasi basa menggunakan metanol dan katalis. Katalis yang digunakan dalam percobaan adalah katalis homogen  H2SO4 dan katalis heterogen zeolit alam yang diperoleh dari Bayah Banten. Preparasi biodiesel dilakukan dengan memvariasikan temperatur pada transesterifikasi basa 50°C, 60°C dan 70°C. Zeolit di preparasi dengan poses impregnasi padi variasi konsentrasi KOH/zeolit (25 gr KOH dalam 100 ml air destilasi, 37.5 gr KOH dalam 100 ml air destilasi dan 50 gr KOH dalam 100 ml air destilasi).  Waktu  reaksi 60 menit dengan konsentrasi katalis 2%. Spesifikasi biodiesel yang dihasilkan sesuai dengan Standar nasional Indonesia (SNI) dengan hasil terbaik pada variasi temperature 60°C
POTENSI ZEOLIT ALAM BAYAH BANTEN SEBAGAI KATALIS HETEROGEN PADA PEMBUATAN BIODIESEL SECARA TRANSESTERIFIKASI Rudi Hartono; Anondho Wijanarko; Heri Hermansyah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zeolit alam bayah banten (ZABBrht) mengandung modernit dan klipnotilonit yang berpontensi untuk dibuat katalis heterogen. untuk penghasil bioiesel. Pertama Zeolit di hancurkan dengan menggunakan palu untuk mendapatkan ukuran (50 – 60) mesh, keringkan pada suhu 1100C selama 24 jam di dalam Oven. Impregnasi menggunakan KOH dalam 100 ml aquadest selama 2 jam pada suhu 600C, keringkan dalam oven kembali selama 24 jam pada suhu 1100C, pisahkan dengan menggunkan pompa vakum, kalsinasi pada suhu 4500c selama 3 jam. Katalis heterogen ini ramah lingkungan dan mudah dipisahkan dan dapat digunakan kembali. biodiesel yang dihasilkan pada suhu 600C selama 2 jam dengan perbandingan rasio methanol dan minyak jelantah 1:7. Hasil biodieselnya adalah : 87,8% (75 gram KOH/100mL). Hasil Biodiesel di analisa dengan GC Ester content dan katalis termodifikasi dikarakterisasi dengan menggunakan FTIR, SEM-EDX, XRD
PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK DEDAK PADI DENGAN PROSES KATALIS HOMOGEN SECARA ASAM DAN KATALIS HETEROGEN SECARA BASA Rudi Hartono; Rusdi Rusdi; Anondho Wijanarko; Heri Hermansyah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuatan biodiesel dari minyak dedak padi yang berasal tumbuhan yang dapat direnewable.  Biodiesel yang dihasilkan dari      dedak padi     diawali dengan memisahkan dedak halus dan dedak kasar  dengan   proses   screening.   Hasil   screening   berupa   dedak   kasar   dan   halus   yang   di   ekstraksi   dengan  menggunakan pelarut       diperoleh minyak dan pelarut , dan dengan proses distilasi didapatkan minyak  dedak padi. Minyak dedak padi yang dihasilkan dari proses ektraksi dengan pelarut di buat biodiesel  dengan   menggunakan   katalis   homogen   secara   asam   dengan   persen   katalis   2%  v      dari   bahan   baku,  Tahap     katalis  heterogen     secara   basa   dengan    persen    katalis  3   %  b   dari   bahan    baku.Tahap  transesterifikasi asam dan tranesterifikasi basa menggunakan variasi rasio minyak dedak padi terhadap  methanol (1:7)  Hasil  analisa   yang   didapat   adalah   %   yield,   nilai   viskositas   dan   densitas.  Perolehan   biodiesel   yang                                                                                                        0  optimum pada pembuatan biodiesel secara katalis homogen dan heterogen pada suhu 60  C dan waktu  operasi   2   jam   adalah   61,6%  yield,   27,4024   mm2/s   viskositas   dan   0,936   gram/mL   densitas  dengan perbandingan KOH/ZABBrht           100 gr/100mL.  Kata Kunci: Minyak Dedak Padi,           biodiesel, Transesterifikas, Katalis Homogen, Katalis Heterogen
POTENSI PEMANFAATAN LPG (LIQUEFIED PETROLEUM GAS) SEBAGAI BAHAN BAKAR BAGI PENGGUNA KENDARAAN BERMOTOR Ika Kurniaty; Heri Hermansyah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sarana transportasi di Indonesia semakin meningkat, hal ini memicu bertambahnya penggunaan bahan bakar minyak dan gas. Indonesia memiliki sumber daya gas yang dapat diolah dan dioptimalkan untuk bahan     bakar   kendaraan   bermotor,    salah   satunya   adalah  LPG    (Liquefied    Petroleum     Gas).  LPG diharapkan  dapat   digunakan   sebagai  alternatif  pengganti   bahan   bakar   minyak.  Di   Indonesia,  LPG khusus   untuk   kendaraan   bermotor   disebut   sebagai   LGV   (Liquified   Gas   For   Vehicle).  Penelitian   ini bertujuan     agar  pengguna    kendaraan     bermotor   dapat   mengetahui     manfaat   dan   penghematan  jika menggunakan bahan bakar LGV  dari pada menggunakan bahan bakar minyak (BBM). Metode yang digunakan  dalam   penelitian  ini   adalah   studi   pustaka,   mengumpulkan  data – data  yang  berhubungan dengan LGV untuk kendaraan bermotor seperti teori dan perkembangan LPG khusus untuk kendaraan bermotor,  harga   bahan   bakar    (harga   LGV,     premium,    pertalite,  pertamax,  solar),  kemudian     tahap berikutnya   adalah  mengolah  data  dan  menganalisanya.  Data – data  tersebut   diperoleh  dari   berbagai  sumber referensi buku dan jurnal serta hasil survei ke stasiun bahan bakar minyak dan gas (SPBU dan  SPB    LGV).   Hasil   dari  penelitian   ini  adalah  pengguna    bahan    bakar  premium    akan    memperoleh penghematan sebesar Rp. 1.450 per liter, pengguna pertalite akan memperoleh penghematan sampai Rp.1.800 per liter  dan Rp 2.300 per liter  untuk pengguna pertamax jika beralih menggunakan LGV  sebagai bahan bakar kendaraan bermotor. Biaya untuk peralatan konversi sebesar Rp.15.000.000 yang dikeluarkan pengguna premium untuk beralih ke LGV akan memperoleh pengembalian modal selama  3.12 tahun. Pengguna pertalite menempuh 2.51 tahun dan 1.92 tahun bagi pengguna pertamax untuk mendapatkan  pengembalian   modal.         LGV   berpotensi   sebagai   bahan   bakar   yang   ramah   lingkungan bebas sulfur dan timbal, mempunyai emisi gas buang yang rendah, dan dari segi penghematan, LGV mempunyai harga yang ekonomis bagi pengguna kendaraan bermotor. Kata kunci : LPG, LGV, Konversi, kendaraan bermotor
Co-Authors ., Nuryetti Abdal Rohim Abdurrohman Ade Saprudin Adinda Putri Wisman, Adinda Agung Sri Hendarsa Agung Sri Hendarsa, Agung Sri Anandho Wijanarko ANGGI KHAIRINA HANUM HASIBUAN Annisa Kurnia, Annisa Anondho Wijanarko Anondho Wijanarko Anondho Wijanarko Anondho Wijanarko Anondho Wijanarko Arif Rakhman Suharso Azis Setiawan Bambang Prasetya Bambang Prasetya Cahya Eko Susilo Catur Nitya V.N. Catur Nitya V.N., Catur Nitya Chulasiri, Malyn Cindy Rianti Priadi Dadan Jaelani deden rosid waltam Deni Novitasari Deni Novitasari, Deni Desti Andani Dianursanti Dienayati, Dara Diki Firdaus, Diki Eki Listya Rini Ester Kristin Ester Kristin, Ester Fajar Achmadi Fajar Achmadi Prianto Firda Firda Hamdi, Darul Hanif Yuliani Hanung Adi Nugroho I Nyoman Adi Putra Ika Kurniaty Ira Setiawati Ira Trisnawati Ira Trisnawati, Ira Jessica Tanuwijaya Jessica Tanuwijaya, Jessica Josia Simanjuntak Josia Simanjuntak Josia Simanjuntak Julianty, Liska Kitakawa, Naomi Shibasaki Kusuma Devi, Pitria M Baiquni M Baiquni M Baiquni M Samsuri M Samsuri, M M. Baiquni Maemonah, Maemonah Malisi, Sibro Mardias, R. Margaretha, Grace Meliana R Misri Gozan Mohamad Nasikin Mohammad Nasikin Mohammad Nasikin Momoji Kubo Momoji Kubo, Momoji Muhammad Yahya Muhaimin Muhammad Yahya Muhaimin Mulyati, Lia Muryanto Muryanto Muryanto Muryanto, Muryanto Nanang Saprudin Naomi Shibasaki-Kitakawa Naomi Shibasaki-Kitakawa, Naomi Nasikin, M. Nasikin, Muhammad Nurislami, Gina Fauziah Nurlaila Nurlaila Nurmalasari Nurmalasari Perdani, Meka Saima Pranatha, Aria Praswasti P. D.K Wulan Praswasti P. D.K Wulan, Praswasti P. D.K Praswasti Pembangun Dyah Kencana Wulan Praswasti Wulan Praswasti Wulan, Praswasti Prianto, Fajar Achmadi Putri, Dwini Normayulisa R Mardias R Mardias, R Rahayuningrat, Nurunnisa Rahmawati, Fadiah Ramadhani, Cecep Rauntu, Astryanike Rita Arbianti Rita Arbiyanti Roekmijati Soemantojo Roekmijati Soemantojo, Roekmijati Roekmijati W. Soemantojo Roekmijati W. Soemantojo, Roekmijati W. Rudi Hartono Rudi Hartono Rusdi Rusdi Rusdi Rusdi SAHLAN, MUHAMAD Samsuri, M. Septian Marno Setiawan, Azis Siswa Setyahadi Slamet . Slamet Slamet Soemantojo, Roekmijati Widaningroem Sukmanawati, Dera Tani Surya Utami Tania S Utami Tania Surya Utami Tania Utami Tania Utami, Tania Teguh Pambudi Tepi Muhammad Romdoni Toshiy Yonemoto Toshiy Yonemoto, Toshiy Ujang Suherman Wijanarko, A. Wiwik Handayani Wulandari, Afni Yana Hendriana Yana Hendriana Yuliusman Yuliusman Yunisa Fahmi, Nadya Zahra, Soraya Zakaria, Ricky Muhamad