Claim Missing Document
Check
Articles

NAVIGASI PERANGKAT BERGERAK DI LINGKUNGAN ITS MENGGUNAKAN PLATFORM WIKITUDE Hariadi, Ridho Rahman; Fikri, Imaduddin Al; Herumurti, Darlis
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 15, No. 1, Januari 2017
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24068535.v15i1.a632

Abstract

Sebagian besar mahasiswa baru akan kesulitan mencari tempat-tempat yang ada di ITS. Rambu-rambu dan aplikasi maps yang ada masih belum dapat menyelesaikan permasalahannya. Oleh karena itu, perlu dibuat sebuah aplikasi yang lebih dapat membantu pengunjung untuk menemukan tempat di ITS. Salah satu teknologi yang sedang berkembang saat ini adalah teknologi augmented reality. Augmented reality merupakan teknologi di mana memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan objek dunia maya yang diproyeksikan pada dunia nyata. Aplikasi yang dibangun dapat menunjukkan rute dan tempat yang akan dituju dalam tampilan augmented reality. Google Maps API digunakan untuk mencari rute terdekat antara dua tempat dan Wikitude Android SDK digunakan untuk menampilkan augmented reality sebagai overlay di dalam aplikasi. Hasil pengujian aplikasi menunjukkan bahwa aplikasi ini dapat menampilkan navigasi rute dan tujuan dengan tampilan augmented reality karena pengguna akan berpikir bahwa objek-objek bantu navigasi yang ditampilkan di dalam aplikasi seakan benar-benar ada di dunia nyata.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN GAME EDUKASI BERJENIS PUZZLE, RPG DAN PUZZLE RPG SEBAGAI SARANA BELAJAR MATEMATIKA Hermawan, Deny Prasetia; Herumurti, Darlis; Kuswardayan, Imam
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 15, No. 2, Juli 2017
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24068535.v15i2.a663

Abstract

Dalam bidang pendidikan dasar, matematika merupakan sebuah pelajaran dasar dan fundamental. Namun, banyak peserta didik yang tidak menunjukkan sikap positif terhadap mata pelajaran ini. Untuk itulah diperlukan inovasi dalam pembelajaran, salah satunya adalah dengan menggunakan game edukasi.Puzzle adalah game dengan aturan yang sederhana, mudah dimengerti dan dapat merangsang kemampuan matematika. Sedangkan RPG adalah game yang alurnya variatif, interaktif dan dapat meningkatkan ketertarikan pemain. Puzzle RPG adalah penggabungan kedua jenis game tersebut. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengukur efektivitas game dari ketiga jenis game tersebut sebagai sarana belajar matematika pada tingkat sekolah dasar (kelas 1-3).Keefektifan game edukasi dilihat dari peningkatan hasil belajar yang diperoleh setelah dilakukan percobaan. Untuk mengetahui jenis game manakah yang paling efektif adalah dengan cara membandingkan peningkatan hasil belajar setelah meggunakan ketiga game tersebut. Analisis perbandingan akan dilakukan dengan uji perbedaan menggunakan ANOVA dan uji lanjut menggunakan scheffe.Hasil percobaan menunjukkan peningkatan hasil belajar pada game puzzle RPG sebesar 53,9%, game RPG sebesar 41,7% dan game puzzle sebesar 33,9%. Setelah dilakukan uji ANOVA, didapatkan hasil bahwa terdapat perbedaan signifikan pada ketiga hasil tersebut. Untuk mengetahui perbedaan pada masing-masing game dilakukan uji scheffe dan didapatkan hasil bahwa hanya hasil belajar antara game puzzle dan puzzle RPG saja yang perbedaannya signifikan. Kesimpulannya, berdasarkan peningkatan hasil belajar, game puzzle RPG memiliki pengaruh terbesar. Berdasarkan uji lanjut dan perbandingan, game berjenis puzzle RPG hanya lebih efektif dibandingkan dengan game puzzle, dan tidak jauh berbeda dibandingkan dengan game RPG. Sedangkan game RPG tidak jauh berbeda dibandingkan dengan game puzzle.Kata Kunci: Efektivitas, Game Edukasi, Matematika, Puzzle, RPG.
ANALISIS PERBANDINGAN KECERDASAN BUATAN PADA COMPUTER PLAYER DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN PADA GAME BATTLE RPG Abdi, Musta'inul; Herumurti, Darlis; Kuswardayan, Imam
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 15, No. 2, Juli 2017
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24068535.v15i2.a671

Abstract

Pemanfaatan kecerdasan buatan telah diimplementasikan kedalam banyak hal, salah satunya adalah game. Secara umum tujuan dibuatnya game adalah untuk membuat pengguna menjadi terhibur dan merasakan kesenangan ketika sedang atau telah bermain. Kecerdasan buatan di dalam game dibutuhkan untuk meningkatkan tantangan di dalam game dan membuat game menjadi lebih dinamis dan terarah. Sehingga akan menciptakan kesenangan bagi pengguna pada saat dan setelah memainkan game. Beberapa penerapan kecerdasan buatan di dalam game diantaranya adalah dengan menggunakan metode Support Vector Machine (SVM). Dalam beberapa kasus game ada juga yang menggunakan metode Decision tree yang akan mengatur perilaku computer player di dalam permainan. Metode yang lebih sederhana untuk mengatur perilaku computer player yaitu Rulebase. Pada penelitian ini akan dilakukan perbandingan kecerdasan buatan untuk mengatur perilaku computer player di dalam game Role-Playing Game (RPG). Yang dimaksud computer player pada penelitian ini adalah pemain atau karakter yang dijalankan oleh sistem di dalam game.Tujuan dilakukannya perbandingan tersebut adalah untuk mengetahui metode kecerdasan buatan manakah yang paling baik diterapkan pada game berjenis battle RPG. Metode yang digunakan untuk menguji kecerdasan buatan yang diterapkan pada game battle RPG ini adalah dengan menggunakan skenario pertandingan.Berdasarkan analisis yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa kecerdasan buatan dengan menggunakan metode SVM memiliki keunggulan dalam faktor jumlah kemenangan. Hal ini dibuktikan dengan persentase kemenangan metode SVM sebesar 72.5%, Decision tree sebesar 50% dan Rulebase sebesar 22.5%. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini metode SVM adalah metode pengambilan keputusan yang paling baik dibandingkan dengan metode decision tree dan Rulebase.
EFFECTIVENESS STUDIES OF THE LEARNING BASIC MATHEMATICAL OPERATIONS ON USERS USING EDUCATION GAMES WITH ESCALATING DIFFICULTY LEVEL IN SEVERAL TYPES OF GAMES Nafis, Ari Mahardika Ahmad; Herumurti, Darlis
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol. 18, No. 2, July 2020
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24068535.v18i2.a989

Abstract

Mathematic is basic but fundamental knowledge, but in fact many students do not have the motivation to learn it because they think mathematic is boring. Therefore, an innovation is needed to motivate students, one of them is by using an educational game. Racing, shooting and fighting games are the most popular types of games in 2019 according to InvisionCommunity. Shooting game is a genre that used a lot in the educational games for learning math, while racing game and fighting game are not used much for educational games. This research aims to develop and measure the effectiveness of the games from these three genre of games as a means of learning elementary arithmetic at the elementary school level. The effectiveness of an educational game can be observed from the increment in learning outcomes obtained after conducting an experiment. We can know the most effective type of game in this experiment by compare the improvement in learning outcomes after playing all three games. The comparative analysis will be carried out using ANOVA. In this research, we used data from 60 participant with elementary level of education between grade 1 to 3. The results were obtained by calculating the difference in the participants' initial scores obtained from before playing the game and participants’ final scores obtained after playing the educational game. The results show that educational racing games have the highest increase of 6.3% compared to shooter games with 3% increase or fighting games with increase of 4.3%.
Evaluating Object Collection In Emergency Simulations Using Virtual And Augmented Reality Suriawan, Matthew Vieri; Fabroyir, Hadziq; Herumurti, Darlis
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol. 23, No. 1, January 2025
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24068535.v23i1.a1252

Abstract

Virtual Reality (VR) and Augmented Reality (AR) are two technologies that have received significant attention in recent years. While both hold immense potential, they offer distinct ways for users to interact with digital content and their physical surroundings. This research aims to evaluate the interaction between users and a collection of objects in both VR and AR settings. To achieve this, a user study was conducted with 24 participant using Meta Quest 3 headset to run simulation in both environments. The study focused on tasks related to object collection and emergency management while utilizing combination of objective and subjective metrics to evaluate user interactions in both VR and AR environments. Despite the relatively close scores for both result, research shows that participants prefer AR for emergency simulations over VR. Even considering participants' first-time use of the applications, AR remains more popular, supported by lower symptom rates reported in the sickness than VR. Additionally, participants tended to focus more on collecting small objects, though VR users often forgot these items, while medium-sized objects were more frequently overlooked in AR. Although VR users experienced more human errors related to collisions with real objects, the overall impact on immersion during simulations was not significant enough to favor one technology over the other. Based on this result, it can be said that while VR is better for showing immersion, it is generally better for a first-time user to engage in AR first since it will give less incidence of virtual sickness.
Automating Mobile WEB App Prototyping from Wireframe Sketches Hidayat, Fajrul; Herumurti, Darlis
Dinasti International Journal of Education Management And Social Science Vol. 7 No. 1 (2025): Dinasti International Journal of Education Management and Social Science (Octob
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijemss.v7i1.5408

Abstract

Manual development of mobile web app prototypes is time-consuming, costly, and error-prone, particularly in arranging UI elements. This study aims to develop an automated system based on Deep Learning that can directly convert wireframe sketches into HTML and Bootstrap CSS code. The system employs the YOLOv11 algorithm to detect UI elements in the wireframe sketches, which are then translated into a hierarchical structure using a Domain-Specific Language (DSL) as an intermediary between detection results and code generation. The UI elements arranged within the DSL structure are subsequently converted into HTML and Bootstrap CSS code using a template-based approach with the Bootstrap 5 framework, ensuring layout consistency with the original design. The results show that the system is capable of generating prototypes with an element conversion success rate exceeding 85%. Evaluations conducted with several respondents indicate that the system can accelerate the early design process of web applications, reduce manual errors, and optimize resource usage in software development. These findings highlight the potential of integrating DSL and Deep Learning to automate the generation of accurate and efficient web UI prototypes from wireframe sketches.
Co-Authors Abdi, Musta'inul Abdillah, Rifqi ABDUL MUNIF Afrizal Laksita Akbar Agus Zainal Arifin Agus Zainal Arifin Ahmad Ridwan Fauzi Alfan, Muhammad Bahauddin Andhik Ampuh Yunanto Anny Yuniarti Ardha Putra Santika Ardhana Praharsana Bilqis Amaliah Buliali, Joko Lianto Chastine Fatichah Deny Prasetia Hermawan, Deny Prasetia Devira Wiena Pramintya Dhian Satria Yudha Kartika Diagnosa Fenomena Dian Sani Dian Sani, Dian Dwi Syamsuifin Alham Eha Renwi Astuti Esa Prakasa Fabroyir, Hadziq Fitrah Humaira Fitrah Maharani Humaira Franky Setiawan Daldiri Giri Wiriapradja Hadziq Fabroyir Handayani Tjandrasa Herdianto Naufal Farras Hidayat, Fajrul Hidayati, Shintami Chusnul Humaira, Fitrah Humaira, Fitrah Maharani Humaira, Fitrah Maharani I Gde Agung Sri Sidhimantra I Guna Adi Socrates I Made Satria Bimantara I Made Widiartha I Made Widiartha I Wayan Supriana Imaduddin Al Fikri, Imaduddin Al Imam Kuswardayan Imam Kuswardayan Indri Sulistyowati Ishardan Ishardan Izza Mabruroh Januar Adi Putra Khairy, Muhammad Shulhan Mabruroh, Izza Maulana, Hendra Mohammad Sonhaji Akbar Muhammad Shulhan Khairy Nafis, Ari Mahardika Ahmad Nanik Suciati Nanik Suciati Nur Nafi’iyah Nursanti Novi Arisa Nursuci Putri Husain Pangestu Widodo, Pangestu Pratama, Moch Deny Putra, Ramadhan Hardani Putri Nur Rahayu Qonita Luthfia Sutino Radhea Wicaksono Putra Ratri Enggar Pawening Revindasari, Fony Ria Andriana Ridho Rahman Hariadi Rizqa Raaiqa Bintana Rohman Dijaya Saiful Bahri Musa Saiful Bahri Musa Sandy Akbar Dewangga Sarwosri Sarwosri Satria, Vinza Hedi Siska Arifiani Siti Rochimah Supria Supria Supria Supria, Supria Supria, Supria Suriawan, Matthew Vieri Suwanto Afiadi Tegar Palyus Fiqar Tegar Palyus Fiqar Tengku Musri Tio Darmawan Widarsono, Kukuh Wijayanti Nurul Khotimah Yanuar Risah Prayogi Yosi Kristian Yuhana, Umi Laili Yuna Sugianela Zulhaydar Fairozal Akbar