Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : Comm-Edu (Community Education Journal)

Teknik Identifikasi Kebutuhan Belajar Berbasis Partisipasi Masyarakat Dalam Pelatihan Kewirausahaan Dayat Hidayat
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 3, No 2 (2020): Vol 3 No 2, Mei 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v3i2.4193

Abstract

Kurang berhasilnya pengembangan program kewirausahaan masyarakat disebabkan rendahnya partisipasi warga belajar mengikuti pembelajaran di PKBM Nurul Furqon. Warga belajar kurang dilibatkan dalam merencanakan program pelatihan kewirausahaan yang dilaksanakan. Kondisi ini yang latar belakang pengurus melakukan identifikasi kebutuhan belajar masyarakat dalam menyusun program pelatihan kewirausahaan di PKBM Nurul Furqon. Teknik identifikasi ini digunakan untuk meningkatkan partisipasi warga belajar mengikuti pelatihan kewirausahaan berbasis partisipasi masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan teknik identifikasi kebutuhan belajar berbasis partisipasi masyarakat dalam pelatihan kewirausahaan di PKBM Nurul Furqon. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa tujuan identifikasi pelatihan kewirausahaan dilakukan untuk memperoleh data permasalahan yang dihadapi dan menentukan kebutuhan warga belajar, merumuskan, menyusun perencanaan, dan melaksanakan proses pelatihan kewirausahaan. Pada akhir proses pelatihan dilakukan penilaian yang bertujuan membandingkan seluruh modal atau biaya usaha yang dikeluarkan dengan hasil, manfaat, dan keuntungan usaha yang telah diperoleh warga belajar. 
MANAJEMEN PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN KEJAR PAKET C DI PKBM SARIJAYA KECAMATAN TELUKJAMBE BARAT KABUPATEN KARAWANG Syifa Retno Gumilang; Dayat Hidayat; Dadang Danugiri
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 5, No 3 (2022): September 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v5i3.8141

Abstract

This research aims to describe the process of planning, implementing and evaluating the management of equality education learning programs pursued by PKBM Sarijaya Telukjambe Barat, Karawang. In the management of this pake c chase education program behind various activity programs to fulfill the wishes of the community, it can be understood that PKBM is a means of education that can help the community. This research uses qualitative methods by taking a phenomenological approach intended to give a clear picture of the problems studied based on the experience experienced by informants. The subjects of this study are the Head of PKBM Sarijaaya, pamong or tutor, administrative staff and learning citizens. Data collection techniques using Observation, Interview and Documentation Techniques. Data analysis is done by identifying the collected data and then synthesized and compiled. The results of this study show that: (1) Program planning based on community learning needs, 2) Implementation of managed programs such as formal education coupled with the practice of life skills education, 3) Program evaluation includes formative evaluation, summative and final evaluation.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR WARGA BELAJAR PAKET C PADA MATA PELAJARAN IPA MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DI PKBM RINI HANDAYANI KECAMATAN TAMBUN SELATAN Gita Putri Kurniawati; Dayat Hidayat
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 6, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v6i2.14566

Abstract

Pendekatan kontekstual merupakan salah satu pendekatan yang dikembangkan memiliki tujuan dan proses pembelajaran IPA yang berjalan dengan aktif, produktif dan memiliki makna dalam kehidupan keseharian pada peserta didik paket C. Dengan ini, terdapat beberapa peserta didik paket C sulit untuk memahami materi pembelajaran IPA yang telah disampaikan dengan tutor, dengan menggunakan pembelajaran kontekstual peserta didik dapat memahami materi pembelajaran IPA yang lebih menarik dan mudah untuk memahami, pembelajaran tersebut. Untuk berjalan dengan sesuai apa yang diinginkan oleh tutor dan hasil pembelajarannya dapat meningkat dan motivasi belajar peserta didik paket C pada pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berasal dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari pengelola, tutor, dan peserta didik paket C. Dari hasil analisis data pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran kontekstual dengan pembelajaran IPA untuk peserta didik paket C dapat meningkatkan motivasi belajar. Hal tersebut karena adanya dorongan untuk meningkatkan motivasi belajar pada pembelajaran IPA.
HUBUNGAN LINGKUNGAN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR WARGA BELAJAR PAKET B DI PKBM SULTAN HASANUDIN KABUPATEN BEKASI Montero Simbolon; Dayat Hidayat; Tika Santika
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 6 No. 3 (2023): September 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v6i3.14481

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara lingkungan belajar dengan hasil belajar warga belajar paket B di PKBM Sultan Hasanudin Kabupaten Bekasi. Penelitian ini termasuk pendekatan kuantitatif dengan menggunakan desain korelasional, penelitian ini ditujukan untuk mengetahui hubungan suatu variabel dengan variabel-variabel lain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh warga belajar paket B di PKBM Sultan Hasanuddin Kabupaten Bekasi sebanyak 42 warga belajar. Penelitian ini dilakukan di PKBM Sinar Kabupaten Bekasi. Teknik pengumpulan data didapatkan melalui skala likert, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan data yang di hasilkan, untuk variabel X semua komponen pertanyaan dari X1-X14 dinyatakan valid karena dari nilai perhitungan nilai rhitung lebih besar daripada nilai rtabel (0,361). Sedangkan untuk variabel Y semua komponen pertanyaan dari Y1-Y10 dinyatakan valid karena dari nilai perhitungan nilai rhitung lebih besar daripada nilai rtabel(0,361). Selanjutnya dilakukan uji reabilitas. Didapatkan hasil output realibility variabel X diperoleh nilai alpha Cronbach sebesar 0,735 satu satuan dengan jumlah. sekitarnya. Namun demikian, pada kenyataan masih ada orang tua yang kurang tepat dalam menentukan bentuk dan cara pembinaan kepribadian kepada peserta didik atau warga belajar. Seharusnya orang tua membentuk kepribadian anak dengan baik, apabila orang tua dalam melakukan pembinaan terhadap penerapan kepribadian anak dengan baik apabila orang tua dalam melakukan pembinaan terhadap penarapan kepribadian anak dilakukan dengan baik dan penuh tanggung jawab maka akan memiliki kepribadian yang baik juga. Narasumber juga mengatakan setiap warga belajar masih kurang dalam hal pemahaman tentang lingkungan belajar yang mendukung terjadinya perubahan yang baik dari dalam pribadinya, masih rendahnya tingkat kemauan dan kesadaran warga belajar untuk memperoleh pengetahuan melalui usaha pribadi dan dukungan lingkungan sehari-hari dalam proses pembelajaran di kelas, di lingkungan keluarga dan bermasyarakat bermasyarakat. Lingkungan belajar yang kurang baik akan mempengaruhi hasil belajar pada peserta didik/warga belajar dalam mencapai hasil yang optimal. Dari beberapa pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa lingkungan belajar yang nyaman dapat mempengaruhi hasil belajar peserta didik. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, maka peneliti telah mengkaji masalah tersebut dengan melakukan penelitian dengan judul “Hubungan Lingkungan Belajar dengan Hasil Belajar Warga Belajar Paket B di PKBM Sultan Hasanudin Kabupaten Bekasi.
PELATIHAN PROGRAM KECAKAPAN HIDUP BUDIDAYA IKAN LELE SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PKBM LINGGIH SINAU BANYUSARI Ali, Faisal; Hidayat, Dayat; Hoerniasih, Nia
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i1.19247

Abstract

The phenomenon occurring in the field is that there are several village communities surrounding the Linggih Sinau Banyusari Community Learning Activity Center (PKBM) that have limited resources and lack skills in entrepreneurship, particularly catfish farming. Therefore, an effective life skills training program is necessary to enhance human resources and promote community economic empowerment. This study aims to achieve the following objectives: (1) Understand the process of life skills training at PKBM Linggih Sinau Banyusari, and (2) Determine the outcomes of catfish farming life skills training as a means of empowering the community at PKBM Linggih Sinau Banyusari. This research adopts a qualitative approach with a descriptive method and was conducted at the Center for Community Learning Activities. The research participants included six respondents, consisting of one mentor, one PKBM Chairman, and four training participants at PKBM Linggih Sinau Banyusari. Research data were collected through observation, interviews, and documentation techniques. The findings reveal that (1) participants were able to enhance their skills in entrepreneurship and cultivation by attending the life skills training program, which met their expectations and aspirations for success. The training process offered interesting activities for self-development in a conducive environment. However, participants still required encouragement and support throughout the training. (2) The outcomes of the community life skills training enabled participants to apply their newfound knowledge and bring about positive changes, particularly in their social and economic statuses.
RUANG PUBLIK TERPADU RAMAH ANAK (RPTRA) DALAM MENINGKATKAN TUMBUH KEMBANG ANAK DI KELURAHAN BENDUNGAN HILIR (Studi Kasus RPTRA Taman Raning) Pratiwi, Arofa Anggun; Hidayat, Dayat; Sutarjo, Sutarjo
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i1.19251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang mengetahui peran RPTRA sebagai lingkungan belajar dalam meningkatkan tumbuh kembang anak usia dini dan mengetahui tumbuh kembang anak di RPTRA Taman Raning. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dilakukan di RPTRA Taman Raning Jakarta Pusat. Subjek penelitian terdiridari koordinator RPTRA, pengelola RPTRA, dan orang tua. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitianmenunjukan bahwa peran RPTRA sebagai lingkungan belajardalam meningkatkan tumbuh kembang anak seperti fasilitas-fasilitas dalam RPTRA tidak hanya ramah anak, namun juga ramah penyandang disabilitas. Fasilitas yang ada di RPTRA ini terdiri dari fasilitas bermain, fasilitas olahraga, fasilitas bersantai, dan berbagai fasilitas penunjang. Anak-anak yang banyak menghabiskan waktu untuk bersosialisasi di luar rumah biasanya memiliki lebih sedikit masalah sosial, emosional dan perilaku daripada mereka yang memiliki lebih sedikit kesempatan untuk bersosialisasi, RPTRA didesain dan di program untuk melaksanakan ruang publik yang ramah bagi anak, untuk itulah kehadirannya mampu membawa fungsi sosialisasi bagi anak yang merupakan bagian dari stimulasi tumbuh dan kembang anak.
PELATIHAN PROGRAM KECAKAPAN HIDUP BUDIDAYA IKAN LELE SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PKBM LINGGIH SINAU BANYUSARI Ali, Faisal; Hidayat, Dayat; Hoerniasih, Nia
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i3.19295

Abstract

Fenomena yang terjadi di lapangan bahwasannya ada beberapa masyarakat desa sekitar Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Linggih Sinau Banyusari sumber daya yang rendah dan kurang terampil dalam hal berwirausaha/ budidaya khususnya budidaya ikan lele, sehingga harus ada program pelatihan kecakapan hidup yang efektif untuk meningkatkan sumber daya manusia sekaligus meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui proses pelatihan kecakapan hidup di PKBM Linggih Sinau Banyusari, (2) Mengetahui hasil pelatihan kecakapan hidup budidaya ikan lele sebagai upaya pemberdayaan masyarakat di PKBM Linggih Sinau Banyusari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat. Subjek penelitian terdiri atas 6 Responden. Yaitu 1 Mentor, 1 Ketua PKBM, dan 4 orang peserta pelatihan di PKBM Linggih Sinau Banyusari. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Meningkatkan keterampilan dalam berwirausaha/ budidaya dengan mengikuti pelatihan program kecakapan hidup sesuai dengan harapan dengan adanya hasrat dan keinginan berhasil, harapan dan cita-cita masa depan, kegiatan yang menarik dalam proses pengembangan diri, lingkungan yang kondusif. Namun dorongan dan kebutuhan dalam pelatihan masih sangat diperlukan oleh peserta pelatihan. (2) Hasil dari pelatihan kecakapan hidup masyarakat mampu mengaplikasikan dan mampu memberikan perubahan yang bermanfaat bagi orang lain terutama bagi dirinya sendiri. Contohnya perubahan dalam status sosial dan ekonominyaKata kunci: Pemberdayaan masyarakat, Pelatihan budidaya, Kecakapan hidup
KOMPETENSI PEDAGOGIK PENDIDIK DALAM MENGEMBANGKAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI DI PAUD PLAMBOYAN 3 KARAWANG Darmawan, Muhammad Reihan; Hidayat, Dayat; Hoerniasih, Nia
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v8i1.19857

Abstract

Guru yang berkompeten dibidang pedagogik dan mampu mengaplikasikannya secara benar dalam proses pembelajaran di sekolah, maka secara tidak langsung akan membantu perkembangan anak secara optimal salah satunya perkembangan motorik halus anak. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan mengenai komptensi pendidik dalam mengembangkan gerak motorik halus usia 3-4 tahun di PAUD Plamboyan 3 Karawang. (2) Mendeskripsikan hasil pengembangan gerak motorik halus anak dengan berbagai kegiatan main di kelompok usia 3-4 tahun di PAUD plamboyan 3 Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri dari 1 pengelola, 2 pendidik dan 2 orang tua peserta didik. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa: (1) Kompetensi pedagogik pendidik dalam mengembangkan motorik halus dilihat dari pendidik sebagai sumber belajar, fasilitator, demonstrator, motivator dan evaluator sudah berjalan dengan cukup baik, karena kompetensi pedagogik yang dimiliki para pendidik sudah sesuai arahan sehingga secara keseluruhan peserta didik mampu mengembangkan motorik halusnya dengan tepat. (2) Hasil pengembangan kemampuan motorik halus anak dengan berbagai kegiatan main adalah ada beberapa anak yang masih belum maksimal dalam 4 indikator tersebut, tetapi untuk keseluruhan anak umur 3-4 tahun telah mampu melakukan dengan baik sehingga pengembangan motorik halus anak dapat berkembangan sesuai harapan.
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS DIGITAL UNTUK PEMBERDAYAAN PEMUDA DI KARANG TARUNA DESA MARGASARI KABUPATEN KARAWANG Nurpauzi, Ahmad; Hidayat, Dayat; Meilya, Ika Rizqi
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Digital Untuk Pemberdayaan Pemuda Di Karang taruna Desa Margasari Kabupaten Karawang. Bertujuan untuk mendeskripsikan proses, faktor pendukung, faktor penghambat pelatihan kewirausahaan berbasis digital pada Karang Taruna desa Margasari Kabupaten Karawang. Menurut Sudjana (2007) dilihat dari titik berat orientasi programnya, pelatihan dapat dibagi menjadi tiga kategori. “Pertama, pelatihan yang berorientasi kepada kepentingan lembaga penyelenggara pelatihan. Kedua, pelatihan yang dilaksanakan dengan orientasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang akan menjadi layanan suatu lembaga. Ketiga, pelatihan yang dilaksanakan dengan berorientasi untuk memenuhi kebutuhan individu, lembaga atau komunitas tertentu”. Pendekatan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian seorang ketua lembaga, instruktur, dan peserta pelatihan kewirausahaan berbasis digital yang diselenggarakan oleh Karang Taruna desa Margasari kabupaten Karawang. Analisa penelitian yang diperoleh yaitu mengenai proses pelaksanaan pelatihan kewirausahaan berbasis digital untuk pemberdayaan pemuda di Karang Taruna desa Margasari, faktor pendukung peserta mengikuti pelatihan kewirausahaan, faktor penghambat pelaksanaan dan peserta pelatihan kewirausahaan berbasis digital, serta hasil pelatihan kewirausahaan berbasis digital.
PROSES PELATIHAN LIFE SKILL MENJAHIT WARGA BELAJAR PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C DI PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT (PKBM) ASSOLAHIYAH DESA PASIRJAYA KECAMATAN CILAMAYA KULON KABUPATEN KARAWANG Imamil, Denis; Hidayat, Dayat; Suminar, Uum
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to obtain information about the process, results, as well as the inhibiting and motivating factors in the sewing life skills training program. The community education program implemented by PKBM Assolahiyah aims to empower coastal communities in the fields of education and entrepreneurship. PKBM Assolahiyah is a strategic and professional institution in managing and organizing sewing training courses in creating a professional workforce that has been given sewing skills and expertise. This research was conducted using a qualitative approach, the case study method, which involved one head of the institution, one educator/tutor, and one student/student. The data from this study were obtained from observations, interviews, and documentation. In qualitative research, the stages involved include the orientation stage, the exploration stage, and the member check stage. The results of this study indicate that the answers from the interviews about the sewing life skill training process including planning and implementation are carried out properly. Program planning is prepared by managers and also tutors/educators at the beginning of the academic year by adjusting the required training programs and given to students/learning residents in accordance with the equality education curriculum that must carry out empowerment. While the implementation of the program is in accordance with the aim of empowering the surrounding community. One of the main supporting factors in maximizing sewing life skill training programs. Human resources as learning citizens are an inhibiting factor in the implementation of these program activities due to their minimal participation. Keywords: Training, Learning Center for Community, Life Skills.
Co-Authors Abdul Muis Afifah, Maulina Nur Ahmad Syahid Ahmad Syahid Al Habsyi, Jihan Fahira Ali, Faisal Anas Muthtar Anas Muthtar Anindita, Dimiyati Dyas Anisa Permata Zaeni Anjani, Putry Anugrah, Despiantini Ari Putra Asyipa, Gita Dadang Danugiri Danugiri, Dadang Danugiri, Dadang Darmawan, Muhammad Reihan Dennopa, Natalia Dewi, Ratna Sari Dini Kinati Fardah Dwi Ismawati Dwita Sulistiani Cahya Sulistiani Elwan Stiadi Evi Nuryanih Faturrahman Gita Putri Kurniawati Harahap, Farelsada Athaya Hardi, Mukhyar Hersagita Anissa Hayati Heryana, Nono Hida, Aisyah Nur Hidayat, Abdilah Faturahman Hoerniasih, Nia Iin Khurotul’aen Imam, Azis Maulana Imamil, Denis Intan Permatasari Isrod, Aulia Kohar, A.W. Labora, Elizabeth Lala Puji Rahayu, lalapujirahayu Lesi Oktiwanti Lubis, Tarisa Putri Amini Maulana, Syahrul Maulani, Silvia Fajar Meilya, Ika Rizqi Mita Dwi Alviani Mitsuru, Takahashi Montero Simbolon Muchtarom, Keysha Husna Muis, Abdul Musa, Safuri Musa, Safuri Musa, Safuri Musa, Saifuri Musa, Syafiri Mutaqin, Aip Zaenal Nina Prihartiwi Nining Yuningsih Novia Amaliyah Nurhafizh, Imam Nurhasanah, Lina Nurhayati Nurhayati Nurhidayah, Febriya Nurmala Ayu Agistia Nurpauzi, Ahmad Oktiwanti, Lesi Pahlevi, Muhammad Reza Palupi, Evangelista L W Pratiwi, Arofa Anggun Rafli Anshori Farhan Rini Setianingsih Robby, Hasbi Maulana S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sa'adah, Neneng Ulfah Safuri Musa Sahlan Mujtaba Salim, Robbi Dwi Saputra Salmah, Jinan Ummu Salmiah, Angel Intan Sancoko, Candra Santika, Tika Saputra, Dean Sasikirana, Raissa Ageng Solehudin Sri Mila Sari Suminar, Uum Sungkono, Sumiati Susanah Susanah Sutarjo Sutarjo Sutarjo Syifa Retno Gumilang Tias, Ika Nur Wahyuning Tika Istigfarin Tika Santika Ulan Sari Wienike Dinar Pratiwi Yanti Shantini, Yanti Yogi Setia Samsi Yousef ad Bani Ahmad Yulia Kusumawati