Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : AGRIC

PERAN AGEN HAYATI AZOTOBACTER-TRICHODERMA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI MERAH (Capsicum annuum L.) PADA PERCOBAAN POT Reginawanti Hindersah; Priyanka Asmiran; June Putinella; Wilhelmina Rumahlewang; Marthin Kalay
Agric Vol. 29 No. 2 (2017)
Publisher : Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/agric.2017.v29.i2.p137-146

Abstract

Mikroba tanah dapat digunakan sebagai input pertanian. Rizobakteri Azotobacter pemfiksasi nitrogen menjaga ketersediaan unsur hara nitrogen dan pertumbuhan tanaman sedangkan Trichoderma mampu menurunkan kejadian penyakit tular tanah melalui aktivitas antagonistik. Percobaan pot ini bertujuan untuk mendapatkan dosis dan waktu aplikasi inokulan Azotobacter- Trichoderma yang dapat meningkatkan ketersediaan nitrogen tanah, pertumbuhan dan hasil tanaman cabai (Capsicum annuum L.). Bibit cabai ditanam di tanah dengan kesuburan rendah yang dicampur dengan pupuk kotoran sapi. Rancangan percobaan adalah rancangan petak terbagai yang menguji empat taraf dosis inokulan dan tiga waktu aplikasi. Hasil percobaan memperlihatkan bahwa tidak ada pengaruh agen biologi terhadap tinggi tanaman pada tiga dan enam minggu setelah tanam. Inokulasi 7,5 g pot-1 inokulan padat Azoto-Tricho pada saat tanam secara signifikan meningkatkan kadar NO3 - tanah jika diikuti dengan penyiraman inokulan cair Azotobacter ke tanah pada 10 hari setelah tanam. Inokulan padat Azoto-Tricho meningkatkan hasil tanaman. Hasil tertinggi, 290 g per tanaman diperoleh dari tanaman yang diberi 7,5 g Azoto-Tricho pada saat tanam diikuti aplikasi inokulan cair Azotobacter. Percobaan pot ini menjelaskan bahwa inokulan padat Azotobacter-Trichoderma berpotensi untuk digunakan sebagai agen hayati pada produksi cabai.
NITROGEN FIXING BACTERIA AZOTOBACTER AS BIOFERTILIZER AND BIOCONTROL IN LONG BEAN Reginawanti Hindersah; Marthin Kalay; Abraham Talahaturuson; Yansen Lakburlawal
Agric Vol. 30 No. 1 (2018)
Publisher : Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/agric.2018.v30.i1.p25-32

Abstract

Azotobacter is Plant Growth Promoting Rhizobacteria through the mechanism of nitrogen fixation and phytohormon production but this rhizobacteria has a role to control plant diseases. The objective of experiment was to evaluate the activity of Azotobacter as biofertilizers as well as biocontrol on long bean cultivation in damping off endemic land in Ambon city, Maluku Province. The field experiment was arranged in completely randomized block design. Inoculation of long bean by Azotobacter has been done by seed inoculation, soil inoculation before planting, and plant inoculation. Plants treated with Azotobacter received fertilizer NPK of ¾ or ½ dosage recommendation while control plants were received 100% NPK. Research showed that no differences between yield of long bean inoculated with Azotobacter sp +reduced doses of NPK with that of control plants. Any application method of Azotobacter inoculation lowered damping off diseases incidence significantly until 10 days after planting, but no effect of inoculation on late blight at 21 days after planting. This study confirmed that Azotobacter has dual activity to reduce the dose of NPK fertilizer and control damping off.
Pengaruh Metode Aplikasi Azotobacter terhadap Hasil Kedelai (Glycine max (L.) Merill) di Lahan Kering Reginawanti Hindersah; Rara Rahmantika Risanti; Ibnu Haikal; Yuliati Mahfud; Nenny Nurlaeny; Meddy Rachmadi
Agric Vol. 31 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/agric.2019.v31.i2.p136-145

Abstract

Pupuk hayati dengan bahan aktif rizobakteri Azotobacter mampu meningkatkan kesuburan tanah dan meningkatkan pertumbuhan tanaman melalui fiksasi nitrogen dan produksi fitohormon. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan respons tanaman serkedelai (Glycine max (L.) Merill) di lahan kering setelah aplikasi beberapa metode inokulasi Azotobacter. Percobaan lapangan dilakukan dengan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri atas lima perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan yang diuji adalah inokulasi benih, inokulasi melalui tanah sebelum tanam, inokulasi melalui tanah setelah tanam dan inokulasi melalui tajuk tanaman. Pertamanan dengan inokulasi Azotobacter diberi pupuk urea 50 % dari dosis rekomendasi sedangkan tanaman kontrol mendapatkan urea dosis rekomendasi. Hasil percobaan menunjukkan bahwa seluruh metode aplikasi tidak mempengaruhi produksi kedelai, jumlah nodula, populasi Azotobacter di rizosfer dan N total tanah; tetapi aplikasi Azotobacter sp melalui daun meningkatan serapan N dan bobot 100 biji kedelai.
PEMANFAATAN PUPUK HAYATI DAN BAHAN ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata) A. Marthin Kalay; Reginawanti Hindersah; Irene A. Ngabalin; Marina Jamlean
Agric Vol. 32 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/agric.2020.v32.i2.p129-138

Abstract

Growth and production of corn plants require land with sufficient nutrients. Utilization of biological fertilizers and organic materials carried out with the aim of increasing the yield of corn. The treatments that were tried were the provision of compost, livestock manure, compost and livestock manure, each of which was added by spraying a consortium of biological fertilizer. The experiment was designed using a randomized block design with five replications. The results showed that the application of organic-based fertilizers affected plant height from 17 - 49 days after planting, weight of fruit with kelobot, weight of cob and ear length. Provision of compost or livestock manure and added with a biological fertilizer consortium by spray gives a higher effect compared to the provision of compost or livestock manure which is not added to the consortium of biological fertilizer. To increase the productivity of maize plants it is recommended to use a consortium of biological fertilizers applied by spraying at intervals of seven days until the plants are 49 days after planting.
PERAN PUPUK HAYATI UNTUK PENINGKATKAN HASIL CAISIM, RESIDU KETERSEDIAAN N DAN P SERTA SERAPANNYA PADA TANAMAN Reginawanti Hindersah; Adita Rizky Syntianis; Ade Setiawan; Rina Devnita
Agric Vol. 33 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/agric.2021.v33.i2.p93-102

Abstract

Consortium biofertilizer containing Nitrogen (N) Fixing Bacteria and Phosphate (P) Solubilizing Bacteria may substitute inorganic fertilizer in vegetable production. A greenhouse experiment was conducted to evaluate the effect of some combinations and doses of consortium biofertilizer and NPK compound fertilizer on available N and P in the soil, fresh weight of caysim (Brassica chinensis L. var. parachinensis.), and their uptake by caisim shoots after grown in low fertility soil. The experimental design was a randomized block design consisting of seven combinations and doses of consortium biofertilizer and compound fertilizer; and three control treatments. All treatments were repeated three times. The results showed that the combination of the which combination treatment of inorganic fertilizer and biofertilizer had a significant effect on the fresh weight of caysim shoots, available P and N and P uptake after harvesting compared to the biofertilizer treatment alone or without fertilization. Several treatments of combined doses of biofertilizers and NPK compound fertilizer produced the same yield as NPK compound fertilizer alone. The application of 300 kg/ha of compound fertilizer combined with 3,75 L/ha of biofertilizer enabled to increase the yield up to 16% compared to NPK fertilizer alone. This experiment explained that inoculation of biofertilizers can reduce the dose of NPK fertilizer to maintain yield, available P residue in soil and P uptake
BIOFERTILIZER-COATED UREA FOR PROMOTING YIELD OF LETTUCE AND REDUCING NITROGEN FERTILIZER DOSE IN FIELD EXPERIMENT Hindersah, Reginawanti; Rhasajati, Dhia; Risanti, Rara; Setiawati, Mieke; Fitriatin, Betty
Agric Vol. 35 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/agric.2023.v35.i2.p193-204

Abstract

Aplikasi urea secara intensif dianggap berpotensi menurunkan kualitas tanah, dan kualitas pangan. Kendala aplikasi urea di daerah tropis adalah rendahnya efektifitas karena pencucian dan volatilisasi yang intensif. Penurunan dosis urea dapat dilakukan dengan mengintensifkan aplikasi pupuk hayati karena murah dan terbarukan. Pelapisan urea dengan pupuk hayati dapat memudahkan aplikasi kedua jenis pupuk. Dalam penelitian kami sebelumnya, urea berlapis pupuk hayati padat telah diformulasikan dengan menggunakan Bacillus subtilis, B. megaterium, Azotobacter chroococcum dan A. vinelandii. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh urea berlapis pupuk hayati (UBPH) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada (Lactuca sativa L.) cv. Romain; dan penurunan dosis urea pada satu musim tanam. Percobaan lapang menggunakan rancangan acak kelompok dengan lima perlakuan dan lima ulangan. Pertanaman selada diberi satu dan setengah dosis dari dua formulasi UBPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan pertumbuhan, serapan P dan hasil yang nyata antara tanaman yang diberi UBPH dan urea konvensional tetapi setengah dosis UBPH menghasilkan produktivitas selada yang sama dengan satu dosis urea konvensional. Aplikasi setengah dosis UBPH menghasilkan serapan N tajuk yang sama dengan satu dosis urea meskipun terdapat satu formula UBPP yang menurunkan serapan N. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk urea yang dilapisi dengan pupuk hayati padat dapat disarankan untuk mendukung budidaya selada dan mengurangi dosis urea.
Co-Authors A.M. Kalay Abraham Talahaturuson, Abraham Adawiah, Aliya Zahrah Adawiyah, Aliya Z Ade Setiawan Ade Setiawan Adita Rizky Syntianis Aditya, Fasa Aditya, Fasa Aditya, Fasa Agnia Nabila Agung Karuniawan Agung Muhammad Yusuf Agus Jacob Ai Siti Santriyani Aisyah, Ayu Siti Akustu, Masako Alia Halimatusy Aliya Zahrah Adawiah Alyani Shabrina amiruddin teapon Ane Nurbaity Ani Yuniarti ANNE NURBAITY Anne Nurbaity Anni Yuniarti Anny Yuniarti Antonio Yusuf Ariani, Nabila Syifa Arief Harsono Asep Purnama Hidayat Ashwath, Nanjappa Asmiran, Priyanka Aten Komarya Bagus Adityo Bang, Sunbaek Bari, Ichsan Nurul Benito R. Kurnani Benny Joy Betty N. Fitriatin Betty Natalie Fitriatin Betty Natalie Fitriatin Betty Natalie Fitriatin Chotimah, Andina D Herdiyantoro D. A Sulaksana Dadang Epi Sukarsa Damayani, Maya Dedeh H. Arief Dedeh Hudaya Arief Dedi Nursyamsi Dedi Nursyamsi Dedi Nursyamsi Dedi Nursyamsi Dedi Nursyamsi Dedy Nursyamsi Dewi, Yeni Wispa Dewikusuma Ikhsani Dewikusuma Ikhsani Adhiningtyas Diana Nafitri Cahayaningrum Diky Indra Wibawa Dirga Sapta Sara Diyah Sri Utami DIYAN HERDIYANTORO Diyan Herdiyantoro Diyan Herdiyantoro Dwi Suci Rahayu ELENA F. L. LILIPALY Endo, Kenji Erni Suminar Erwin Erwin Etty Pratiwi Fauzul Amri Febby Nur Indriani Febby Nur Indriani Fera Siti Meilani Ferra Langoi Fiky Yulianto Wicaksono Fitriatin, Betty Fitriatin, Betty N Fitriatin, Betty Natalie Gina Nurhabibah H Yulina Handayani, Sri Harry Rum Haryadi Harsono, dan Arief Henry Kesaulya Herman Rehatta Hidiyah Ayu Ratna Ma’rufah Ibnu Haikal Iis Nur Asyiah Imam Mudakir Imran Makatita Indra Herliana Irene A. Ngabalin Ishak, Lily Jajang Sauman Hamdani James Matheus June A Putinella June Putinella Juniart Leklioy Kaffah, Ruhnayati Latifah, Tipah Lukman Gunarto M Riadh Uluputty Maharani, Nadhira Saniya Mahdi Argawan Putra Mahfud Arifin Mardiyani Sidayat Marina Jamlean Martha Fani Cahyandito Matsuura, Asana Maulana, Haris Maulana, Nurzen Mauludy, Noor Muhammad Maya Damayani Mayang Agustina Meddy Rachmadi Mieke Rochimi Setiawati Mieke Rochimi Setiawati Mudiyati Rahmatunnisa Mulyadi Mulyadi Nadia Nuraniya Kamaluddin Nakayama, Masakazu Nandha Afrilandha NANJAPPA ASHWATH Neni Rostini NENNY NURLAENY Nenny Nurlaeny Nia Kurniati Nia Kurniati Nia Kurniati Ninda Meiditia Putri Nini Mila Rahmi Nizar Ulfah Nono Carsono Nugraha, Gita Bina Nugraha, Gita Bina Nugraha, Gita Bina Nurfitriana, Nofalia Nurmayulis Nuryani, dan Oktaviani, Meira Osok, Rafael M Oviyanti Mulyani Priyanka Asmiran Priyanka Asmiran PRIYANKA PRIYANKA Probo Condrosari Pudjawati Suryatmana Pujawati Suryatmana Puji Syara Anggia Putri Sri Judiani Purba Rachelita, Nadia Rachmat Harryanto Rara Rahmantika Risanti Rhasajati, Dhia Rhazista Noviardi Rhazista Noviardi Riadh Uluputty Rija Sudirja Rina Devnita Risanti, Rara Risanti, Rara Rahmatika Risanti, Rara Rahmatika Rita Harni Rita Harni Robby Risamasu Robi Risamasu Rudi Priyadi Rustam Rustam Salsabilla, Camilla Sandra Amalia Riyadi Sandrawati, Apong Saon Banerjee Sarita Sarkar Setiawati, Mieke Setiawati, Mieke Richimi Setiawati, Mieke Rochimi Shabrina Rahma Fauzia Soetijoso Soemitro Solihin, Amir Sondi Kuswaryan Suman Samanta Sumbada, Rifyal Achmad Rivaldi Sunardi Sunardi Sunarya, Yaya - Tarkus Suganda Toto Sunarto Tri Hanggono Achmad Tri Mulya Hartati Triani Dewi Triani Dewi Triyani Dewi Triyani Dewi Triyani Dewi Tualar Simarmata Vera Oktavia Subarja Vira Kusuma Dewi Wahyuda Rachman, Wahyuda Wawan Kurniawan Wawan Rachman Wilhelmina Rumahlewang Wilhelmina Rumahlewang Wilhemina Rumahlewang Yansen Lakburlawal Yuliati Mahfud Yusi Firmansyah Yusuf Rahman Yusup Hidayat Zellya Handyman