Claim Missing Document
Check
Articles

Pre-service mathematics teachers' numeracy in Acehnese culture-based minimum competence assessment Marhami Marhami; Rohantizani Rohantizani; Iryana Muhammad; Samsidar Samsidar; Intan Anggraini
Jurnal Elemen Vol 9 No 1 (2023): January
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jel.v9i1.6765

Abstract

Pre-service mathematics teachers must have good numeracy skills because this ability is needed in all aspects of life, home, work, and society. This study aims to identify the numeracy skills of pre-service teachers on the Acehnese culture-based Minimum Competency Assessment (MCA). A descriptive quantitative method was used in this study with 24 numeracy MCA questions based on Acehnese culture as an instrument. The subject was 158 mathematics education students from three Aceh universities in their fourth and sixth semesters. The data were analyzed quantitatively and categorized based on high, medium, and low levels. The results showed that the overall numeracy ability of pre-service mathematics teachers is 50.06% in the medium category. At the level of knowing and applying, they received 69.38% and 46.62%, which were in the medium category. Meanwhile, they only obtained 39.76% in the low category for reasoning level. It indicated the student’s lack of ability in higher-order thinking. These results are expected to be input for educators to arrange learning that develops the numeracy skills of pre-service teachers.
Pendampingan Belajar Bangun Datar Melalui Media Tangram 7 Di Rumah Baca Hasan-Savvas Kota Lhokseumawe Mutia Fonna; Iryana Muhammad; Marhami Marhami; Rohantizani Rohantizani; Nanda Novita
Jurnal Nusantara Berbakti Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Nusantara Berbakti
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.885 KB) | DOI: 10.59024/jnb.v1i1.51

Abstract

Pembelajaran matematika tingkat Sekolah Dasar yang dirasa sulit pada masa pandemi Covid-19, minimnya kegiatan belajar matematika dan rendahnya kemampuan anak-anak dalam menentukan bangun datar di Rumoh Baca Hasan Savvas menjadi latar belakang kegiatan pengabdian. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pendampingan belajar matematika materi bangun datar dengan menarik, yaitu melalui media Tanggram 7. Partisipan berjumlah 15 orang anak-anak tingkat Sekolah Dasar yang berada di sekitar Rumoh Baca Hasan Savvas di Gampong Jambo Timu Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi, diskusi, latihan soal dan pembahasan. Hasil pendampingan menunjukkan pada setiap pembelajaran peserta terlihat senang, aktif dan memperhatikan pembahasan media Tanggram 7. Peserta tertarik mengubah-ubah bentuk bangun datar dari media Tangram 7, sehingga berdampak pada peningkatan pengetahuan terhadap materi bangun datar. Peningkatan pengetahuan dapat dilihat dari perolehan nilai N-Gain sebesar 72% dengan kriteria Tinggi. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan terhadap bangun datar melalui media Tangram 7.
Pengembangan Buku Matematika SMP Kelas VIII Berbasis Etnomatematika Terintegrasi Kemampuan Komunikasi Matematis Iryana Muhammad; herizal herizal; Marhami Marhami; Silvi Tris Rizkiana; Vina Lianti
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.864 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v12i1.6522

Abstract

Kemampuan konumikasi matematis menjadi hal penting yang harus dimiliki oleh siswa karena merupakan kemampuan yang mampu mengkaitkan materi yang absrak dengan kehidupan sehari-hari. Proses pembelajaran matematika yang dilakukan saat ini juga cenderung terlalu teoritis, kurang kontekstual, dan bersifat semu. Kebiasaan yang menunjukkan budaya masyarakat sekitar yang dikaitkan dengan konsep matematika dikenal dengan etnomatematika. Dalam penelitian ini akan dilihat ide-ide matematis pada objek sejarah dan bangunan di Kota Banda Aceh, Kabupaten Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan R and D (Researh and Development). Adapun metode yang digunakan adalah metode ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Instrumen yang digunakan adalah angket dan pedoman wawancara. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil analisis uji kevalidan buku terhadap ahli materi media dan Bahasa diperoleh presentasi masing-masing 91,03 %, 95% dan 94,44% yang menunjukkan kriteria sangat valid. Hal yang sama juga pada hasil validasi peer review diperoleh presentase rata-rata 91,77%  dengan kriteria sangat valid. Selanjutnya hasil pengujian kepraktisan pada subjek siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Lhoseumawe dengan 9 siswa kelompok kecil; 4 siswa kelas VIII-A dan 5 siswa kelas VIII-E diperoleh  presentase rata-rata 83,39% dengan kriteria praktis, dan hasil pengujian pada siswa kelompok besar sejumlah 30 siswa kelas VIII-Unggul diperoleh presentase 72% yang menunjukkan kriteria praktis. Adapun hasil angket respon guru menunjukkan hasil 100% yang menunjukkan buku sangat praktis untuk digunakan.
Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Melalui Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Pada Materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel Di Kelas X SMK Negeri 1 Dewantara Ayu Rezeki Ningsih; Rohantizani; Marhami
Ar-Riyadhiyyat: Journal of Mathematics Education Vol. 2 No. 1 (2021): Ar-Riyadhiyyat: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Department of Master Program on Mathematics Education Faculty of Teacher Training and Education State Islamic Institute of Lhokseumawe, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.988 KB) | DOI: 10.47766/arriyadhiyyat.v2i1.1397

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa melalui model pembelajaran problem based learning lebih baik dari pada kemampuan komunikasi matematis siswa melalui pendekatan saintifik. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen, yang menggunakan Nonequivalent Control Group Design. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 1 Dewantara, sampel dalam penelitian ini sebanyak dua kelas. Akan dipilih secara purposive sampling yaitu kelas X Akuntansi sebagai kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran problem based learning dan kelas X Teknik Pendinginan sebagai kelas kontrol menggunakan pendekatan saintifik. Pengolahan data menggunakan spss versi 18. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: nilai sig. (p-value) , maka ditolak yaitu 0,023 pada kelas eksperimen dan 0,126 kelas kontrol sehingga data tidak berdistribusi normal, maka tidak diperlukan mencari homogenitas. Dari hasil uji Mann Whitney U-Test didapat nilai Asymp. Sig (1-tailed) yaitu 0,000 , maka ditolak sehingga peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa melalui pembelajaran problem based learning lebih baik secara signifikan dari pada kemampuan komunikasi matematis siswa melalui pendekatan saintifik.
The development of media learning using plotagon software on circle material Eri Saputra; M Marhami; Raduan B; M Mursalin; Nur Azmi
International Journal of Trends in Mathematics Education Research Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.698 KB) | DOI: 10.33122/ijtmer.v5i2.102

Abstract

The challenges in learning mathematics at schools could be worrying because the delivery is usually less interesting which makes students feel bored with the lesson. Mathematics from the student’s perspective is considered a scary subject because it is very difficult to understand. This study aims to determine the feasibility level of learning media using Plotagon software in Mathematics Subjects at SMA Negeri 1 Terangun. This type of study is research and development (RD). The model used in this study is the Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation (ADDIE) model. The subjects of this study were students of class XI IPA I SMA Negeri 1 Terangun. Data collection techniques were carried out by questionnaires and observations. The instrument used is a questionnaire using a Likert scale. The results of the study obtained were Plotagon Learning Media in the Mathematics Subject Circle material received an assessment with average score 3,36 from material experts, 3,45 from media experts, 3,80 from small group students and 3,83 from large group students. So it can be concluded that the Plotagon software learning media in the Mathematics subject matter Circle is suitable for learning at SMA Negeri 1 Terangun.
THE LITERACY AND NUMERACY ABILITY PROFILE WHICH ARE VIEWED FROM MINIMUM ASSESSMENT COMPONENTS (AKM) Mellyzar, Mellyzar; Novita, Nanda; Muliani, Muliani; Marhami, Marhami; Retnowulan, Sri Rahayu
Lantanida Journal Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : UIN AR-RANIRY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/lj.v11i2.19866

Abstract

Literacy and numeracy skills are cognitive learning outcomes measured in the Minimum Competency Assessment (AKM) and are part of the National Assessment (AN). This study aims to describe the literacy and numeracy achievement profile of junior high school students in terms of three aspects, namely content, cognitive processes, and context The descriptive quantitative approach method used in this research involved 141 class VIII junior high school students in North Aceh Regency and Lhokseumawe City through random sampling. Respondents are participants who took part in the 2021 National Assessment. The research instrument used was a question on literacy with 26 questions and numeracy with as many as 30 questions according to the grid and aspects of the AN that had been validated. The context of the questions is arranged in the form of personal, socio-cultural, and scientific. The distribution of the questions is in the form of 20% multiple-choice, 60% complex multiple-choice, 10% matching, 5% short answer or short answer, and 5% description. The results showedthe average percentage score of literacy ability was 43.87% with low criteria, meanwhile for numeracy skills, the average percentage score was 33.91% with very low criteria. These results indicate that students' literacy and numeracy skills in terms of each content need to be improved through the implementation of learning programs and the use of textbooks that lead to the improvement and development of literacy and numeracy skills.
MINAT SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS TERHADAP LITERASI NUMERASI BERBASIS BUDAYA ACEH Rohantizani, Rohantizani; Marhami, Marhami; Herizal, Herizal; Nuraina, Nuraina
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 1 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i1.2673

Abstract

This research was initiated because of the change in the national examination assessment system (UN) to a Minimum Competency Assessment (AKM) and a Character Survey. In addition to students' ability to answer questions, it is also necessary to pay attention to student interests, especially their interest in AKM questions. The number of AKM questions faced by students cannot be separated from everyday life. Culture is something that is very often faced by students in their lives.This study aims to analyze students' interest in numeracy literacy questions based on Acehnese culture. The study used a descriptive qualitative type with the subject of 70 students of class X SMA. The data was obtained by distributing online questionnaires asking students with indicators of interest, namely feelings of pleasure, attention, interest, and student involvement in Acehnese culture-based numeracy AKM questions. The data were analyzed using the percentage technique. The results obtained are 62.96% for the first indicator (feeling happy), 70.62% for the second indicator (attention), 66.61% for the third indicator (interest), and 63.48% for the fourth indicator (involvement). From these results, it can be concluded that the tenth graders of SMA Negeri 1 Lhokseumawe have a good interest in Acehnese culture-based numeracy literacy assesment
PENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMA MELALUI PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION Marhami, Marhami; Hutabarat, Fahmi Sahab; Muliana, Muliana
Jurnal Dedikasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2022): JULI 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/dedikasi.v6i2.3081

Abstract

This study aims to examine the mathematical thinking ability between students who are taught with a Realistic Mathematics Education approach and students who are taught with a scientific approach. This research is a quantitative research with a quasi-experimental type and non-equivalent control group design. The population in this study were all students of class XI SMA Negeri 1 Nisam with a sample of two classes, the experimental class which was taught with a Realistic Mathematics Education approach and the control class which was taught with a scientific approach. This sample selection used purposive sampling technique and the instrument used was a test of students' mathematical critical thinking skills. Data analysis used the t-test after the normality test and homogeneity test. The result showed that the significance value of 0.000 was smaller than 0.05, so H0 was rejected, meaning that the mathematical critical thinking skills of students who received Realistic Mathematics Education learning were better than students who received scientific approaches.
Penguatan Numerasi dan Literasi Digital Bagi Guru dan Calon Guru Matematika Sardin; Wilda Syam Tonra; Roni Priyanda; Hesty Marwani Siregar; Talisadika Serrisanti Maifa; Rani Martalisa Taorina; Iryana Muhammad; Rima Aksen Cahdriyana; Reni Nuraeni; Puji Savvy Dian Faizati; Willy Abdul Ghany; Finola Marta Putri; Marhami; Wahyu Setiawan; Bobbi Rahman; Rindi Antika; Al Jupri; Dadang Juandi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 14 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i2.3567

Abstract

Kemampuan numerasi pelajar sangat penting untuk menangani masalah matematika yang muncul dalam aktivitas sehari-hari. Hasil PISA dan penelitian ahli menunjukkan bahwa kemampuan numerasi siswa Indonesia sangat rendah. Dalam Revolusi Industri 4.0, teknologi dalam pendidikan matematika sangat penting. Teknologi dalam pendidikan tidak semata-mata bergantung pada alat dan aplikasinya, tetapi juga pada bagaimana guru menggunakannya. PkM ini bertujuan untuk membantu guru dan calon guru matematika memperkuat numerasi dan literasi digital. Perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi adalah tahapan kegiatan PkM ini. PkM ini dilaksanakan secara online melalui pertemuan Zoom. Materi yang disampaikan adalah numerasi dan literasi digital matematika. Berdasarkan hasil evaluasi melalui pretest, posttest, angket literais digital, dan angket kepuasan kegiatan, diperoleh dampak pelatihan bagi peserta yaitu (1) Penguatan materi numerasi memiliki dampak positif terhadap pemahaman konsep numerasi peserta PkM. Hal ini terlihat dari persentase dari jumlah peserta yang menjawab benar pada posttest lebih banyak daripada persentase jumlah peserta yang menjawab benar pada pretest; (2) Penguatan materi literasi digital memiliki dampak positif terhadap keterampilan digital (digital skill) peserta. Hal ini terlihat dari angket literasi digital yang menunjukkan indikator digital skill mendapatkan nilai tertinggi dibandingkan dengan tiga indikator literasi digital lainnya; (3) Pelatihan memberikan motivasi bagi guru dan calon guru untuk merancang pembelajaran yang mendukung kemampuan numerasi siswa dan mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DENGAN MENGGUNAKAN DISCOVERY LEARNING PADA MATERI RELASI DAN FUNGSI ANNISA RIZNANDA; MARHAMI, MARHAMI; MURSALIN, MURSALIN
Jurnal Ilmiah IPA dan Matematika (JIIM) Vol. 1 No. 4 (2023): November
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jiim.v1i4.378

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapatkan metode pembelajaran discovery learning dibandingkan dengan siswa yang mendapatkan metode pembelajaran konvensional. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen menggunakan desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan komunikasi matematis dengan menggunakan uji-t karena data skor N-Gain berdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen. Kemudian, data diolah dengan menggunakan software SPSS. Berdasarkan kriteria uji-t, jika nilai pada kolom sig. < 0,05, maka H0 ditolak. Dari hasil statistik yang signifikan, nilai equal variances assumed adalah 0,00 yang lebih kecil dari 0,05 sehingga menolak H0 dan menerima Ha. Hal ini menunjukkan bahwa metode discovery learning secara signifikan meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.