Claim Missing Document
Check
Articles

High School Students' Science Literacy Profile in the Digital Era: A Diagnostic Study for Contextual Learning Development Salsabila*, Ainus; Indana, Sifak; Setiawan, Beni; Ariwijaya, Toni; Satriawan, Muhammad
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 13, No 3 (2025): JULY 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpsi.v13i3.45939

Abstract

The digital era requires students to master scientific literacy to be able to evaluate information and make evidence-based decisions. However, the level of scientific literacy of students in Indonesia is still relatively low, as shown in the latest PISA assessment. This study aims to diagnose the scientific literacy profile of high school students in Pamekasan Regency, Indonesia, as a basis for developing context-based learning. This study used a survey method combined with diagnostic analysis. Data were collected from 114 grade X students of SMAN 1 Pademawu through a scientific literacy test adapted from the PISA 2025 competency framework and has been validated. The test measures three leading indicators: explaining phenomena scientifically, evaluating scientific investigations, and using scientific evidence for decision-making and action. The test consists of 20 multiple-choice questions presented online. In addition, interviews with students and science teachers were conducted to understand the learning conditions. Data analysis was carried out descriptively and quantitatively. The results showed that students scientific literacy level was generally low, with the highest score explaining scientific phenomena and the lowest score in using scientific information for decision-making. These findings emphasize the need to develop a learning model that integrates technology and contextual approaches to improve students' scientific reasoning abilities. Thus, this diagnostic profile provides an important overview for developing effective and relevant science learning strategies according to global standards in today's digital era
Pengembangan E-LKPD Berbasis Literasi Sains Untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas XI Pada Materi Sistem Ekskresi: - Fadlilah, Faiq; Indana, Sifak
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v14n3.p553-562

Abstract

Abstrak Kurikulum Merdeka bertujuan menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan peserta didik agar lebih optimal dalam memahami konsep dan menguatkan kompetensi, seperti keterampilan berpikir kritis melalui literasi sains. Dalam pembelajaran biologi, literasi sains melatih peserta didik berpikir kritis untuk memahami fenomena alam dan memecahkan masalah, salah satunya melalui materi Sistem Ekskresi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan E-LKPD Literasi Sains untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas XI pada materi Sistem Ekskresi yang layak berdasarkan validitas, kepraktisan dan keefektifan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). E-LKPD yang dikembangkan dilakukan uji coba terbatas pada 35 peserta didik. Validitas E-LKPD diperoleh dari validasi para ahli dan guru biologi menggunakan lembar instrumen validasi, kepraktisan E-LKPD diperoleh dari observasi keterlaksanaan aktivitas peserta didik dan respon peserta didik. Keefektifan E-LKPD diperoleh dari hasil belajar dan ketercapaian indikator keterampilan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukan E-LKPD yang dikembangkan dinyatakan valid dengan skor kelayakan isi 96,51%, penyajian 97,58%, dan kebahasaan 95,31%. Kepraktisan berdasarkan keterlaksanaan aktivitas peserta didik sebesar 97,5% dan respons peserta didik sebesar 98%. Keefektifan E-LKPD berdasarkan ketuntasan klasikal sebesar 88,50% dan ketercapaian indikator keterampilan berpikir kritis, mendapatkan nilai N-gain sebesar 0,74 (tinggi). Berdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa E-LKPD valid, praktis, dan efektif, sehingga layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Kata Kunci: E-LKPD, Literasi Sains, Sistem Ekskresi, Berpikir Kritis
Pengaruh Penggunaan Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) Berbasis Case Study Untuk Melatih Kemampuan Memecahkan Masalah Pada Mahasiswa Sabila, Sefrinda Byartika; Budijastuti, Widowati; Indana, Sifak
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 9 No 2 (2024): Volume 9 Nomor 2, Mei 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v9i2.1693

Abstract

This research aims to determine the effect of using case study-based student worksheets to train students' problem-solving skills. This research is an experimental research with a one group pre-test ¬post-test design. The research subjects were 26 Agribusiness Animal Husbandry students, class IB, Semester 1. The research instrument is a test of student learning outcomes. Data collection techniques are carried out using tests, observation and documentation. The data analysis technique uses the non-parametric Wilcoxon statistical test. The research results showed that 26 students obtained pre-test learning outcomes of 3.4 and post-test 3.8, meaning there was an increase in student learning outcomes after the treatment, by 0.4 or 40%. The n-gain value of problem-solving skills for students as a whole was obtained on average 0.6 which is included in the medium category. There is an influence between the pre-test and post-test learning outcomes of the BSF maggot production and reproduction biotechnology course material on BSF maggot animal development structure material for IB livestock agribusiness students.
Developing an Integrated Learning Assessment Model for Junior High School Students Indana, Sifak; Wasis, Wasis; Suyono, Suyono; Rahaju, Endah Budi
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 12, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Developing integrated learning assessment model for junior high school students. Objective: This study aims to produce a valid and practical assessment model for integrated learning at the junior high school level. Method: This research is development research. Research respondents came from 6 junior high schools in Surabaya with a total of 211 students. The instruments used are validation sheets, observation sheets, and questionnaires. Findings: The results showed that (1) the developed assessment model and instrument were in the valid category, both in construction and in substance; (2) Practical, appropriate and able to be applied in integrated learning in junior high schools; (3) The test results show that the competence of knowledge-understanding and application is relatively high. Conclusion: The developed assessment models and instruments are feasible to be applied in integrated learning and are found to be more interesting, fun, and useful for junior high school students. Keywords: developing, assessment model, integrated learning, junior high school.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v12.i1.202221
Optimalisasi Kompetensi Guru di Sekolah Islam Melalui Workshop Modul Ajar Berbasis Collaborative Project Based Learning Indana, Sifak; Ekawati, Rooselyna; Wasis, Wasis; Pratiwi, Maulidatul Kurnia
SINAR SANG SURYA Vol 9, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v9i2.4224

Abstract

Perubahan kurikulum yang tergolong baru dan tidak ada pendampingan yang selama ini diberikan kepada guru untuk menyusun modul ajar berbasis P5. Tidak adanya pendampingan yang memadai bagi guru dalam menyusun modul ajar berbasis P5 menjadi salah satu faktor yang menyebabkan ketidakpahaman guru dalam menyusun modul dengan benar. Tujuan dari penelitian ini menilai efektifitas model berbasis Collaborative Project Based Learning (CPBL Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan kualitatif digunakan untuk menggali data secara mendalam tentang pengalaman guru selama workshop. Diperoleh hasil dari kolaborasi penyusunan modul ajar yang disusun oleh guru mata pelajaran bahasa indonesia, kimia dan biologi menujukkan karakteristik khusus. Hal ini menunjukkan penguatan keilmuan yang di cantumkan dalam modul ajar sehingga pembelajaran lebih bermaknsa dan peserta didik mampu mengintegrasikan keilmuan dengan proses penyelesaian di kehidupan nyata. Hasil respon menunjukkan bahwa Workshop pengembangan modul ajar berbasis proyek pelajar pancasila hadir sebagai solusi untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun modul yang efektif dan relevan yang ditunjukkan pada hasil kuisioner pengukuran tingkat kolaborasi berada pada kategori tinggi-sangat tinggi. Melalui workshop ini guru tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis namun dapat meningkatkan kemampuan kolaborasi guru. Saran dari kegiatan ini adalah dilanjutkan dengan adanya pengamatan impelemtasi modul ajar dikelas dan dilakukan penilaian terhadap kemampuan pemecahan masalah guru di kelas.
Pengembangan Media Pembelajaran Prezi pada Materi Kingdom Plantae untuk Meningkatkan Hasil Belajar dalam Kurikulum Merdeka Jamilah, Yaquta Maziyatin; Indana, Sifak
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v13n1.p55-65

Abstract

Hasil belajar biologi rendah terjadi pada siswa SMA kelas X. Hal tersebut terjadi karena pembelajaran menggunakan buku tidak menarik perhatian siswa. Upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa membutuhkan media pembelajaran yang menarik, praktis dan ringkas. Penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran prezi materi Kingdom Plantae yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar dalam Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model pengembangan 4-D (define, design, develop, dan desseminate). Parameter penelitian ini yaitu nilai hasil validitas, hasil observasi aktivitas pembelajaran siswa menggunakan media pembelajaran prezi, hasil respons siswa, nilai N-Gain dan hasil observasi sikap mandiri. Subjek penelitian ini adalah 20 peserta didik kelas X SMA Al-Huda Tuban. Instrumen penelitian berupa penilaian validasi, observasi aktivitas siswa dan sikap mandiri, angket respons siswa, dan pretest-posttest. Indikator sikap mandiri yang diamati yaitu percaya diri, tidak bergantung pada orang lain, disiplin, inisiatif, kontrol diri, dan bertanggung jawab. Data dianalisis dengan statistic sederhana berupa rata-rata dan presentase. Hasil penelitian ini berupa nilai uji validitas media pembelajaran prezi sebesar 99% dengan kategori sangat valid, rata-rata hasil observasi aktivitas siswa 96,15% dengan kategori sangat praktis dan rata-rata hasil respons siswa sebesar 97% dengan kategori sangat praktis. Media pembelajaran prezi materi Kingdom Plantae terbukti efektif ditunjukkan dengan hasil nilai N-Gain sebesar 0,74 dengan kategori sangat tinggi dan hasil observasi sikap mandiri siswa sebesar 97,08% dengan kategori sangat tinggi. Media pembelajaran prezi pada materi Kingdom Plantae layak dari segi validitas, kepraktisan, dan keefektifan sebagai media pembelajaran Biologi kelas X SMA.
Optimizing Scientific Literacy: A Comprehensive Examination of the Effectiveness of Problem-Based Learning Mulia, Mala; Susantini, Endang; Indana, Sifak
International Journal of Current Educational Research Vol. 3 No. 1 (2024): June
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/ijocer.v3i1.263

Abstract

Objective: Able to face global challenges. One approach that has garnered attention is problem-based learning, considered capable of enhancing students' scientific literacy. This article aims to design and analyze the improvement of scientific literacy through problem-based learning methods. Method: The method employed in this research is a literature review. Results: The analysis revealed that PBL significantly improves students' scientific literacy skills. N-Gain values indicated moderate to high gains, and t-test results showed significance values below 0.05, confirming a substantial increase in scientific literacy after PBL implementation. Novelty: This article provides a comprehensive evaluation of Problem-Based Learning (PBL) in enhancing scientific literacy. Analyzing 15 selected studies, it shows significant improvements in students' scientific literacy skills, supported by N-Gain values and t-test results. The review highlights PBL's effectiveness, including the integration of technology, and offers robust evidence of its positive impact on students' ability to understand and apply scientific information, thus enriching the literature on effective teaching strategies.
Persiapan Praktek Implementasi Bahan Ajar IPA Berbasis TPACK di Malaysia Hariyono, Eko; Erman; Indana, Sifak; Sukarmin
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.13816

Abstract

Background: Considering the significant impact of Technological Knowledge (TK), Content Knowledge (CK), and Pedagogical Knowledge (PK) modeling on teachers' ability to improve quality learning, practical preparation in the form of training for science teachers aims to prepare the application of TPACK quality in more effective learning. This effort is also a form of support for Indonesia-Malaysia cooperation in implementing internationalization programs. Method: Through the steps of needs analysis, planning, implementation, and evaluation, these findings reveal that Malaysian SIKL teachers have a good understanding of TPACK after the implementation of the training. It can be seen from the learning tools that have been developed that they have integrated TPACK in the learning tools, although they still need to be improved. Result: Especially in the aspect of teachers not being optimal in following developments in learning technology. Conclusion: The evaluation notes from this research provide recommendations for future research to promote sustainable teacher training programs to truly be able to create appropriate TPACK-based learning demands in the 21st century era.
Improving Students' Critical Thinking Skills through a Deep Learning-Oriented Group Investigation Model Zulfani Nurdiana Agustin; Sifak Indana; Nadi Suprapto
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 7 No 1 (2026): January
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v7i1.2527

Abstract

Purpose of the study: This research aims to improve the critical thinking skills of junior high school students through the application of the Group Investigation cooperative learning model oriented to deep learning on the interaction of living things and their environment. Methodology: This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental design of one group pretest-posttest multiple groups. The subject of the study is the students of grade VII of junior high school which consists of two classes. Data was collected through observation of students’ learning implementation and activities, critical thinking skills tests, and student response questionnaires, then analyzed using percentage, N-gain, Wilcoxon test, and effect size. Main Findings: The main findings of this study show that the application of the Group Investigation cooperative learning model oriented to deep learning is able to strengthen the critical thinking skills of junior high school students significantly and meaningfully. The integration of deep learning approaches at each stage of investigation encourages a high level of cognitive engagement through the process of analysis, evaluation, and conceptual reflection. Novelty/Originality of this study: The Group Investigation model in general, this study presents a novelty in the form of integrating a deep learning approach into each stage of GI to encourage the process of analysis, evaluation, and conceptual reflection of students, so that the improvement of critical thinking skills does not only occur quantitatively, but also in every critical thinking indicator.
Mengukur Kompetensi Sains Pada Tema Emisi Karbon Berdasarkan Kerangka Kerja Sains PISA 2025 Ariastanti, Novi; Indana, Sifak; Sudibyo, Elok; Satriawan, Muhammad; Rosdiana, Laily
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4276

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era digital yang sangat pesat membuat sumber informasi yang diterima siswa menjadi sangat mudah, namun mereka kurang bisa memilih dan memilah mana informasi ilmiah yang benar. Penting sekali memberikan penekanan baru pada cara mendidik siswa yaitu untuk meneliti, mengevaluasi dan menggunakan informasi ilmiah untuk mengambil keputusan dan tindakan melalui kompetensi sains. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kompetensi sains siswa berdasarkan kerangka kerja sains PISA 2025 sebagai referensi yang dapat digunakan untuk merencanakan metode pembelajaran sains yang tepat agar siswa memiliki kemampuan dalam menjelaskan fenomena secara ilmiah, menyusun dan mengevaluasi desain-desain untuk penyelidikan ilmiah serta menginterpretasikan data dan bukti secara kritis dan juga meneliti, mengevaluasi dan menggunakan informasi ilmiah untuk pengambilan keputusan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan data menggunakan metode tes dan angket. Subjek penelitian dipilih menggunakan probability sampling khususnya random sampling dimana kelas yang dipilih adalah siswa kelas X sebanyak 34 siswa jurusan akuntansi di SMKN 10 Surabaya. Instrument tes yang diberikan berfokus pada tema emisi karbon. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan rata-rata kompetensi sains siswa cukup yaitu sebesar 44,65 dengan rincian kompetensi menjelaskan fenomena secara ilmiah sebesar 45, 44, kompetensi Menyusun dan mengevaluasi desain-desain untuk penyelidikan ilmiah serta menginterpretasikan data dan bukti secara kritis sebesar 45,14 dan kompetensi meneliti, mengevaluasi dan menggunakan informasi ilmiah untuk pengambilan keputusan sebesar 43,38. Kompetensi sains perlu ditingkatkan hampir di semua kompetensi melalui metode pembelajaran yang tepat agar kompetensi sains siswa dapat meningkat dan mereka bisa memecahkan masalah dalam kehidupan dengan menerapkan kompetensi sains yang telah mereka pelajari.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Wahab Abdul Wahab Ahmad Bashri Ahmad Bashri Ahmad, Mahesa Al islami, Senja Aprilia Paramytha Aminuyati Anik Mufidah Annisa Rahmita Soemarsono Ariastanti, Novi Arumisore, Netty M Assalimi, Abdurrahman Astuti, Mega Astutik, Meri Aulia, Nazlah Nur Azizah Indra Nurani Baharuddin Baharuddin Bella Septiana BENI SETIAWAN Devian Astika Wati Dewi, Paramastri Dian Novita Dian Roudlotul Jannah Dinda Habba Kamaliya Eka Setiawan Eka Yulia Syahrawati Eko Sulistyawan Elok Sudibyo Elok Sudibyo ELOK SUDIBYO Emilia Elis Hartanti Endah Budi Rahaju Endang Susantini ERMAN Evi Normawati Fadlilah, Faiq Fajrul Falah Fida Rachmadiarti Findiyani Ernawati Asih Fitri Kurniati Fitria, Risa Guntur Trimulyono Hariyono, Eko Hartanti, Emilia Elis Hendra Eka Nurdyanto Herianto, Intan Zusvie Hidayati, Nurul Aini Riftaul Hikmah Cahya Utami Imam Supardi Zainul Arifin Indrawatiningsih, Nonik Intan Zusvie Herianto Jamilah, Yaquta Maziyatin Kartika Sulistyani Kusumawardhani, Sheera LAILY ROSDIANA Layyina, Nunik Lia Agustina Linda Kurnia Wulandari Lintang Putri Madlazim Madlazim Mahda Rizqina Maftuha Mahesa Ahmad Mahyuddin Syaifulloh Maulidatul Kurnia Pratiwi Mega Astuti Meri Astutik Mohammad Syahidul Haq Muhamad Arif Mahdiannur Muhamad Sholeh Mukhayyarotin Niswati Rodliyatul Jauhari Mukhayyarotin Niswati Rodliyatul Jauhariyah Mulia, Mala Nadi Suprapto Nadya Eka Aristyasari Najlatun Naqiyah Nazlah Nur Aulia Netty M Arumisore Nofi Maria Krisnawati Nunik Layyina Nur Ducha Nur Ducha Nur Mazidah Awwalina Nurdyanto, Hendra Eka Nurin Firdausiyah Isnanda Nurul Sholihah Paramastri Dewi Pardamean Daulay Pramita Yakub Pratiwi, Maulidatul Kurnia Putri, Lintang R. Raharjo Rafika Nur Hidar Rahaju, Endah Budi Raharjo Raharjo Reny Amalia Permata Riris Susanti Risa Fitria Risa Umami Rizki Firman Aditya Rizqy Amalya Sofa Rooselyna Ekawati Rosdiana Rosdiana Rudiana Agustini RUDIANTO ARTIONO, RUDIANTO Sabila, Sefrinda Byartika Safira Firda Machsun Salsabila*, Ainus Sari Kusuma Dewi Satriawan, Muhammad Senja Aprilia Paramytha Al islami Septiana, Bella Setiawan, Eka Sheera Kusumawardhani Shobri Firman Susanto Sholihah, Nurul Sisilia Anita Adan Siti Nurfaizah Siti Nurfaizah, Siti SOETJIPTO . Soetjipto Soetjipto Soetjipto Soetjipto Sofia, Lailatus Sri Wahyuni SUKARMIN Susanti, Riris Suwitaningsih, Zahro’ Suyono Suyono Suyono Suyono Sylvani Kumala Ulinnuha TARZAN PURNOMO TITIN SUNARTI Toeti Koestiari Toni Ariwijaya Trisa Nur Wakhidah Tukiran Tukiran, Tukiran Ulinnuha, Sylvani Kumala Wahono Widodo Wahono Widodo wahyu sabtiawan Wakhidah, Trisa Nur Wasis Wasis Wasis WIDOWATI BUDIJASTUTI Yohana Saraswati Yuliani Yuliani Yuliani Yuliani Yuliani Yuliani Yuliani Yuliani Yuni Sri Rahayu YUNI SRI RAHAYU Yurizka Melia Sari Z. A. Imam Supardi Z. A. Imam Supardi Zahro’ Suwitaningsih Zaky Adhitya Ginanjar Sasmita zulfa, indana Zulfani Nurdiana Agustin Zulfiana Zulfiana