Claim Missing Document
Check
Articles

KOMPOSISI ASAM LEMAK IKAN TONGKOL, LAYUR, DAN TENGGIRI DARI PAMEUNGPEUK, GARUT Rusky I. Pratama; M. Yusuf Awaluddin; Safri Ishmayana
Jurnal Akuatika Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Akuatika
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.262 KB)

Abstract

Asam lemak ikan laut telah menarik banyak perhatian karena peranannya dalam mencegah berbagai penyakit. Sifat tersebut berkaitan dengan asam lemak tak jenuh majemuk ω-3. Sampai saat ini, belum ada data yang lengkap mengenai komposisi asam lemak dalam  ikan. Tujuan penelitian ini adalah menentukan komposisi asam lemak dari ikan layur, tenggiri dan tongkol dari Pameungpeuk, Garut. Sampel ikan disimpan dalam kontak pendingin, kemudian dikeringkan pada suhu 50oC selama 48 jam. Kandungan lipid dari sampel yang sudah dikeringkan diekstraksi dengan  metode Soxhlet menggunakan n-heksan sebagai pengekstrak. Lipid yang diperoleh kemudian diderivatisasi menggunakan metanol dengan asam klorida sebagai katalis. Ester yang dihasilkan kemudian dianalsis menggunakan kromatografi gas-spektroskopi massa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komposisi asam lemak dari ketiga sampel ikan yang telah ditentukan berbeda-beda. Hal ini tergantung pada spesies, makanan yang tersedia, dan faktor lain.  Komposisi asam lemak tak jenuh paling tinggi terdapat pada ikan layur, sedangkan asam lemak jenuh paling banyak terdapat pada ikan tongkol.Kadar EPA tertinggi terdapat pada ikan layur, meskipun persentase asam lemak ini paling rendah jika dibandingkan persentase asam lemak yang sama pada ikan lain
EVALUASI PENGGUNAAN METILEN BIRU SEBAGAI MEDIATOR ELEKTRON PADA MICROBIAL FUEL CELL DENGAN BIOKATALIS ACETOBACTER ACETI Dani Permana; Hari R. Haryadi; Herlian E. Putra; Westy Juniaty; Saadah D. Rachman; Safri Ishmayana
Molekul Vol 8, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.21 KB) | DOI: 10.20884/1.jm.2013.8.1.128

Abstract

Microbial fuel cell (MFC) merupakan salah satu teknologi sel bahan bakar alternatif yang dapat diperbarui. MFC memanfaatkan proses oksidasi senyawa kimia oleh biokatalis untuk menghasilkan energi listrik daya rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kinerja MFC dengan dan tanpa mediator elektron metilen biru (MB) menggunakan biokatalis Acetobacter aceti dan substrat glukosa agar diperoleh energi listrik. Metode yang dilakukan adalah peremajaan kultur A. aceti, persiapan inokulum, persiapan reaktor MFC, persiapan media MFC dengan substrat glukosa 2% dengan dan tanpa mediator MB, pencuplikan secara periodik, penentuan kurva pertumbuhan, arus, potensial, kerapatan daya, energi, kadar glukosa dan tingkat keasaman (pH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa MFC dengan mediator menghasilkan kuat arus sebesar 0,040 mA, potensial 878 mV, kerapatan daya 0,395 mW/cm2, energi maksimum 3,685 kJ, pemanfaatan glukosa 93,02% dan pH akhir 3,33, sedangkan MFC tanpa mediator menghasilkan kuat arus 0,035 mA, potensial 773 mV, kerapatan daya 0,290 mW/cm2, energi maksimum 2,434 kJ, pemanfaatan glukosa 90,16% dan pH akhir 3,24. Perolehan kerapatan daya pada kedua jenis MFC masih tergolong kecil dan tidak berbeda secara signifikan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan mediator MB hanya berpengaruh terhadap perolehan potensial pada MFC dengan kondisi perlakuan yang diterapkan dalam penelitian ini.
Expression of Recombinant Antibody Fragment, Anti BNP-SCFV on the Periplasm of Escherichia Coli for the Detection of Heart Failure Shabarni Gaffar; Sofyan Multazam N Aji; Yeni W Hartati; Safri Ishmayana; Toto Subroto
Molekul Vol 12, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.733 KB) | DOI: 10.20884/1.jm.2017.12.1.288

Abstract

Basic natriuretic peptide (BNP) is a polypeptide hormone consist of 32 amino acids that secreted by the heart ventricle to respond the excessive stretching of heart muscle cells. BNP can be used as prognostic marker for patients with heart failure. The presence of BNP in blood can be detected by BNP antibody, which is anti BNP-single chain variable fragment (Anti BNP-SCFV). The antibody is a combination of polypeptides between varying region on the heavy chain (VH) and the light chain (VL) of immunoglobulin. Anti BNP-SCFV will bind to BNP through the antigen-antibody interaction. Concentration of BNP in a patient’s blood can be detected through the interaction of BNP with Anti BNP-SCFV using immunosensor method. Production of recombinant Anti BNP-SCFV in Escherichia coli as host is reported in the present study. Anti BNP-SCFV was expressed in fusion form with OmpC signal peptide that direct the protein to a periplasmic space. Expression was performed under RhaBad promoter as control using L-rhamnose as inducer. SDS-PAGE characterization showed consistent band at 28 kDa, which was assumed as Anti BNP-SCFV. The optimum expression was found at four hours after induction with 4 mM inducer. Anti BNP-SCFV was secreted from the cell as characterized by the presence of the protein on periplasmic membrane and extracellular fraction.
Exploring the Potency of Nigella sativa Seed in Inhibiting SARS-CoV-2 Main Protease Using Molecular Docking and Molecular Dynamics Simulations Ari Hardianto; Muhammad Yusuf; Ika Wiani Hidayat; Safri Ishmayana; Ukun Mochammad Syukur Soedjanaatmadja
Indonesian Journal of Chemistry Vol 21, No 5 (2021)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijc.65951

Abstract

Coronavirus disease (COVID-19) is a pandemic burdening the global economy. It is caused by Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Black cumin (Nigella sativa) seed may contain antivirals for the disease since it was reported to inhibit the human immunodeficiency virus (HIV) and hepatitis C virus (HCV). Main protease (Mpro) is a vital protein for viral replication and a promising target for COVID-19 drug development. Hence, in this study, we intended to uncover the potency of N. sativa seed as the natural source of inhibitors for SARS-CoV-2 Mpro. We collected secondary metabolites in N. sativa seed through a literature search and employed Lipinski’s rule of five as the initial filter. Subsequently, virtual screening campaigns using a molecular docking method were performed, with N3 inhibitor and leupeptin as reference ligands. The top hits were analyzed further using a molecular dynamics simulation approach. Molecular dynamics simulations showed that binding affinities of nigellamine A2 and A3 to Mpro are comparable to that of leupeptin, with median values of -43.9 and -36.2 kcal mol–1, respectively. Ultimately, this study provides scientific information regarding N. sativa seeds’ potency against COVID-19 and helps direct further wet experiments.
AN INSECTICIDAL COMPOUND FROM Barringtonia asiatica Rani Maharani; Safri Ishmayana; Yusuf Hidayat; Danar Dono
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.296 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v3i1.2028

Abstract

Satu buah glikosida oleanan berhasil diisolasi dari biji Barringtonia asiatica. Struktur senyawa ini ditentukan oleh 1H- dan 13C-NMR satu dan dua dimensi serta oleh perbandingan langsung dengan standar. Senyawa ini menunjukkan aktivitas insektisida yang paling tinggi terhadap Crocidolomia pavonana. Dari penelitian ini diketahui bahwa biji B. asiatica mengandung senyawa insektisida yang paling aktif dengan nilai LC50 sebesar 290 ppm yang potensial untuk aplikasi insektisida.Kata Kunci: Barringtonia asiatica, glikosida oleanan, aktivitas insektisida, Crocidolomia pavonana 
PRODUKSI POLI-Γ-ASAM GLUTAMAT DARI Bacillus subtilis B112 DENGAN VARIASI KONSENTRASI AMONIUM SUFAT SEBAGAI SUMBER NITROGEN DALAM MEDIA FERMENTASI Abubakar Sidik; Linar Z. Udin; Safri Ishmayana
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.744 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v5i1.2088

Abstract

Poli-γ-asam glutamat (PGA) dan hasil degradasinya aman bagi manusia sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengental, pelembab, pelepas berjangka atau sebagai pembawa obat. Meskipun banyak digunakan pada berbagai bidang industri, bahan ini masih diimpor dari luar negeri. Oleh karena itu, perlu dikembangkan suatu proses untuk memproduksi PGA secara efektif dan efisien. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan konsentrasi optimum amonium sulfat sebagai sumber nitrogen untuk menghasilkan PGA dalam jumlah yang banyak. Produksi PGA dilakukan dengan fermentasi menggunakan bakteri Bacillus subtilis B112. Analisis yang dilakukan selama proses fermentasi meliputi pengukuran pH, derajat kekeruhan, berat kering sel dan viskositas media. Isolasi PGA dilakukan dengan tahapan sentrifugasi, pengendapan dengan metanol, dialisis dan liofilisasi. PGA yang telah diisolasi kemudian ditentukan berat molekulnya dengan meggunakan SDS-PAGE, sedangkan komposisi asam amino PGA ditentukan dengan menggunakan metode KLT. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi ammonium sulfat yang optimum untuk menghasilkan PGA adalah 0,75% b/v. PGA yang diperoleh dengan variasi 0,75% amonium sulfat sebanyak 61,6 mg. Penentuan berat molekul dengan menggunakan SDS-PAGE menunjukan bahwa PGA yang diproduksi oleh B. Subtilis B112 memiliki berat molekul sekitar 205 kDa. Kata Kunci: Asam L-glutamat, amonium sulfat, B. Subtilis B112, PGA 
Optimasi bubuk bunga telang, enzim transglutaminase, dan bread improver untuk meningkatkan fungsionalitas dan kualitas roti manis [Optimizing the butterfly pea powder, transglutaminase enzyme, and bread improver to improve the functionality and quality of sweet bread] Endah Wulandari; Safri Ishmayana; Herlina Marta; Muhammad Fadhlillah; Nurisa Fadillah Isnaeni
Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian Vol 27, No 2 (2022): Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian
Publisher : Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtihp.v27i2.108-117

Abstract

Sweet bread with moderate functional properties can be enhanced with tertiary function by adding telang flower, a natural ingredient rich in antioxidants, natural blue in color derived from anthocyanins. In addition, bread volume enhancers, such as transglutaminase enzymes and bread improvers are also needed to improve the quality of bread. The purpose of this study was to determine the optimum formulation of telang flower sweet bread using Response Surface Method (RSM)-Central Composite Design (CCD) with telang flower powder (2-6%), transglutaminase enzyme (0.027-0.083 U/g protein), and breading agent (3-9 U/g flour) as an independent variable, and produces a response in the form of specific volume and antioxidant activity. The optimum formula was obtained with a combination of 4.71% telang flower powder formula, transglutaminase enzyme 0.055 U/g flour protein, and 5.23 U/g flour bread improver which resulted in a specific volume of 3.15 ± 0.05 cm3/g and activity antioxidant amounted to 388.372 ± 13.11%. The characteristics of the optimum bread had firmness values of 629.77±39.23 g.f, springiness 42.14±0.87%, sweet bread crumbs were dark blue, but the butterfly  pea flower sweet bread's quality was not as well accepted as the control sweet bread with the exception of how the bread feels when bitten.
Resistance Level and Enzyme Activity of Spodoptera litura F. to Chlorpyrifos and Their Sensitivity to the Oil Formulation of Azadirachta indica Juss. and Cymbopogon nardus (L.) Rendl. R. Arif Malik Ramadhan; Neneng Sri Widayani; Danar Dono; Yusup Hidayat; Safri Ishmayana
AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Vol 44, No 3 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture University of Brawijaya in collaboration with PERAGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17503/agrivita.v41i0.3729

Abstract

This study aimed to obtain resistance information of S. litura from Karangpawitan and Lembang districts (West Java, Indonesia) against chlorpyrifos insecticides (200 g/l) and their sensitivity to oil mixture of A. indica and C. nardus (1:1) using feeding and topical assay. The activity of acetylcholinesterase, esterase, and glutathione s-transferase from S. litura larvae in both populations were tested to determine their role in insect resistance. Results showed that S. litura population from Lembang had a higher level of resistance to chlorpyrifos compared to Karangpawitan. The sensitivity of the two S. litura populations had a relatively similar resistance ratio (RR) value of less than 1 to botanical insecticide. These indicated that resistant population could be controlled by a mixture of this botanicals insecticide. Enzyme activity test indicated that chlorpyrifos at a concentration of 0.26% could inhibit the acetylcholinesterase activity of insect population from Karangpawitan by 98.66% while those from Lembang, it was only 35.31%. Specific activity of esterase from Karangpawitan was 13.37 units/mg while Lembang population was 119.65 units/mg. The specific activity of the Glutathione S-Transferase (GST) of Karangpawitan population was 1140.82 units/mg while Lembang population was 793.73 units/mg. The high activity of the three enzymes could be responsible for resistance of S. litura larvae to chlorpyrifos.
Total Synthesis of a Reversed-Bacicyclin Using a Combination of Solid- and Solution-Phase Methods Rani Maharani; Anastasya Firdausi; Tri Mayanti; Desi Harneti; Nurlelasari Nurlelasari; Safri Ishmayana; Kindi Farabi; Unang Supratman; Ace Tatang Hidayat
Indonesian Journal of Chemistry Vol 22, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijc.72956

Abstract

Bacicyclin is a cyclic hexapeptide with antibacterial activity against Enterococcus faecalis and Staphylococcus aureus with minimum inhibition concentration (MIC) values of 8 and 12 µM, respectively. Studies on a reversed sequence of bacicyclin were conducted to investigate how the reversed peptide sequence affects its biological properties. A reversed-bacicylin, cyclo-(Gly-Leu-Val-Ile-Ala-Phe), was successfully synthesized by constructing the linear precursor on 2-chlorotrityl chloride resin using a Fmoc-based strategy. The HATU/HOAt reagent was applied in all peptidic bond formations, and the desired linear hexapeptide (82% yield) was cleaved off the resin using a mixture of trifluoroacetic acid:dichloromethane (2:8). The linear peptide was cyclized using 1-[bis(dimethylamino)methylene]-1H-1,2,3-triazolo[4,5-b]pyridinium-3-oxidehexa-fluorophosphate (HATU) as a coupling agent and diisopropylethylamine (DIPEA) as the base in a very dilute solution (0.001 M) in dichloromethane, then purified by octadecyl silica gel (ODS) column chromatography to obtain the reversed-bacicyclin (43.7% yield). The purity of the cyclic product was analyzed using analytical RP-HPLC (tR = 20.01 min), and characterized by HR-TOF-MS, 1H-NMR, and 13C-NMR. The biological activity of the reversed-bacicyclin is much lower compared to bacicyclin, indicating that the amino acid sequence of the cyclopeptide dictates the antibacterial activity. This finding gives additional information on the relationship between peptide sequence and biological properties.
Dukungan E-commerce serta Teknologi Pengolahan Air Susu dan Limbah yang dihasilkan pada UMKM Meinar GaraChiz Safri Ishmayana; Agus Safari; Trianing Tyas Kusuma Anggaeni; Husain Akbar Sumeru; Sani Dwiningrum Rahayu Br Ginting
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 4 No 3 (2023)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v4i3.1463

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Meinar GaraChiz yang merupakan produsen keju skala mikro yang memiliki masalah dengan keberadaan limbah hasil olahan air susu menjadi keju. Pada proses pengolahan air susu menjadi keju dihasilkan limbah yang berupa whey. Dalam tahapan dan pasca produksi, produk perlu pengujian fisikokimia. Selain itu UMKM ini mengalami permasalahan dalam pemasaran produk sehingga memerlukan pelatihan e-commerce. Tujuan program pengabdian ini adalah untuk menyelesaikan dan membantu permasalahan yang dialami UMKM. Adapun metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu pengolahan limbah cair hasil pengolahan air susu menjadi serbuk whey protein menggunakan teknologi pengeringan yaitu Spray dryer dan pengadaan alat untuk menunjang proses produksi. Selain itu, adanya workshop pelatihan e-commerce. Hasil yang didapat yaitu pengolahan whey dengan alat spray dryer belum maksimal dan harus dikaji lebih dalam lagi. Pengadaan alat dan pelatihan workshop e-commerce sudah dilaksanakan, peserta lebih antusias dan dapat menerima materi serta pelatihan dengan baik dari ketiga narasumber.
Co-Authors ', O. Suprijana Abubakar Sidik Abubakar Sidik Ace Tatang Hidayat Agus Safari Agus Safari Agus Safari Agus Safari Agus Safari Agus Safari Agus Safari Agus Safari Ahsanul Chaliqin Gayo Anastasya Firdausi Anggraeni, Nenden I. Anggraeni, Nenden Indrayati Anne Carolina Annisyaban Fatiha Azzahra Ari Hardianto Asep Juanda Budiman, Mulydayana Reanifah Carolina, Anne Ceppy Nasahi Danar Dono Dani Permana Desi Harneti Putri Huspa Devi, Puspitasari Rosiana Dian S Kamara Dian S. Kamara Dian S. Kamara Djajasoepena, Sadiah Djajasoepena, Sadiah DJOKO PRIJONO Ekawardani, Savira Endah Wulandari Fadhlillah, Muhammad Fadhlillah, Muhammad Fahruddin, Muhammad Fahmi Farhan Azhwin Maulana Fazl, Fazli Fazli Fazl Fitri Widiantini Frida F. Isnanisafitri Frida F. Isnanisafitri Frida F. Isnanisafitri Ghina, Sarah Fahma Ginting, Sani D. R. Br Gobel, Khaeriska Rahayu Hafiz, Ersanda Harahap, Winni Suryani Hari R. Haryadi Hasriani, Shela Amelia Herlian E. Putra Herlina Marta Hesti Lina Wiraswati Horasio, Debora Tamaris Husain Akbar Sumeru Ida Indrawati Idar Idar Idar Idar Idar Idar Idar Idar Idar, Idar Ika Wiani Iman Permana Maksum Isnanisafitri, Frida Febriani Juanda, Asep Kamara, Dian S Kamara, Dian S. Kamara, Dian S. Kindi Farabi Latifah, Rina G. Latifah, Rina Gaida Lia Faridah Linar Z Udin Linar Z Udin Linar Z. Udin M. Yusuf Awaluddin Mawalia, Khiftul Muhammad Fadhlillah Muhammad Fadhlillah Muhammad Fadhlillah Muhammad Fadhlillah Muhammad Fadhlillah Muhammad Yusuf Nabila, Najwa Nadia Maulida Nenden I. Anggraeni Nenden I. Anggraeni Neneng S Widayani Neneng Sri Widayani Nurisa Fadillah Isnaeni Nurlelasari Nurlelasari Nurrusyda, Fajriana S Nurrusyda, Fajriana Shafira Nurrusyda, Fajrina Shafira O. Suprijana O. Suprijana PUTRI, RAFIKA Putri, Rafika Nanda Putri, Tysza Ainnunnisa Maulidya R. Arif Malik Ramadhan R. Ukun M.S. Soedjanaatmadja Rachman, Saadah D Rachman, Saadah D. Rachman, Saadah D. Rachman, Saadah Diana Rani Maharani Regaputra Satria Janitra Ridya Widya Pasisca Roni Sutrisna Rudi Hartono Rusky I. Pratama Saadah D Rachman Saadah D. Rachman Saadah D. Rachman Saadah D. Rachman Saadah D. Rachman Saadah D. Rachman Saadah Diana Rachman Saadah Diana Rachman Saadah Diana Rachman Sadiah Djajasoepana Sadiah Djajasoepena Safari, Agus Sani Dwiningrum Rahayu Br Ginting Sani Dwiningrum Rahayu Br Ginting Savira Ekawardhani Septiana, Reysha A. Q. A. Shabarni Gaffar Shabrinna, Hanif Shahab, Ali Ridho Soetijoso Soemitro Soetijoso Soemitro Sofyan Multazam N Aji Sumeru, Husain A. Sumeru, Husain Akbar Suprijana, O. Supriyadi, Isma Yustifania Sutrisna, Roni Sylvi Qurrotul Aini Tambunan, Clara Junita Toto Subroto Tri Mayanti Trianing Tyas Kusuma Anggaeni Udin, Linar Z Unang Supratman Wahyu Widayat Westy Juniaty Widayani, Neneng Sri Wiliandini, Fadilla Yeni W Hartati Yeni Wahyuni Hartati Yogas Dwi Pratiwi Yusuf Hidayat Yusuf Hidayat Yusup Hidayat Yusup Hidayat Yusup Hidayat Zamzahra, Salma