Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Framing CNN Indonesia terhadap Figur Purbaya: Representasi Teknopolitik dalam Pemberitaan Ekonomi Nasional (10 September–6 November 2025) Muh. Aswad; Muliadi Mau; Ahmad Ismail
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36115

Abstract

This study aims to analyze CNN Indonesia's framing of the figure of Purbaya Yudhi Sadewa in national economic news during the period of September 10-November 6, 2025, as well as reveal the technopolitical values represented through the construction of the media. The approach used is qualitative descriptive with the framing analysis method of Robert N. Entman (1993), which includes four dimensions: define problems, diagnose causes, make moral judgment, and suggest remedies. The data was obtained from CNN Indonesia's news on economic channels and analyzed by linking the theory of Representation (Stuart Hall, 1997), Technopolitics (Andrew Feenberg, 1999), and Media Political Economy (Vincent Mosco, 2009) as an interpretive framework. The results of the study show that CNN Indonesia frames Purbaya as a rational, professional, and scientific technocrat figure who plays a role in maintaining national economic stability. Through this framing, the media forms the image of Purbaya as a symbol of economic policy credibility and government legitimacy, by prioritizing objective narratives and depoliticizing economic issues. The analysis of representation reveals that the media uses symbols, language, and digital technology to create an image of technocracy that is integrated with power, while the media's approach to political economy shows that the news is inseparable from the ownership structure and market orientation that play a role in determining the direction of national economic discourse. The conclusion of this study is that CNN Indonesia's coverage of the figure of Purbaya reflects symbolic technopolitical practices, where power, technology, and scientific rationality combine to form the legitimacy of the government's economic policies. The implications of this study confirm the importance of the role of the media in maintaining a balance between the objectivity of news and the critical responsibility for power, so that the media continues to function as a reflective and democratic public spaceKeywords: Framing, CNN Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, Technopolitics, Political Economy of the Media.
PENGEMBANGAN KARANG TARUNA DIGITAL SERVICE (KTDS): INOVASI PENGUATAN PERAN PEMUDA DALAM LAYANAN SOSIAL DESA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI Saharuddin, Saharuddin; Amaliah, Yusriah; Ismail, Ahmad
GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): November 2025, GLOBAL ABDIMAS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/globalabdimas.v5i2.788

Abstract

Pembangunan desa tidak dapat dilepaskan dari peran pemuda sebagai motor penggerak perubahan sosial yang strategis. Karang Taruna, sebagai organisasi kepemudaan di tingkat desa, seharusnya menjadi katalis dalam penyelenggaraan layanan sosial yang partisipatif dan inklusif. Namun, kenyataannya banyak Karang Taruna menghadapi stagnasi akibat rendahnya kapasitas manajerial dan literasi digital. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mentransformasi peran Karang Taruna “Sipakalabbiri” di Desa Bonto Daeng, Kecamatan Ulu Ere, Kabupaten Bantaeng melalui pengembangan sistem Karang Taruna Digital Service (KTDS). Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif dan pendampingan teknis aplikatif yang disertai evaluasi formatif dan sumatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi anggota, pemanfaatan platform digital, serta penguatan kapasitas manajerial organisasi. KTDS terbukti efektif dalam membangun ekosistem digital yang meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kolaborasi antara Karang Taruna, pemerintah desa, dan masyarakat. Program ini memberikan manfaat nyata berupa peningkatan literasi digital, citra positif organisasi, serta keterlibatan pemuda dalam layanan sosial yang berkelanjutan. Dengan demikian, KTDS berpotensi direplikasi di desa lain sebagai model inovasi sosial berbasis teknologi informasi yang mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Co-Authors Abdullah, Nurjannah Agustina Shinta AKBAR SILO Al-Isra, Andi Batara Alfadil S., Muhamimin Amaliah, Yusriah Amir Rozy Sinaga Andi Irfan Andi Irfan, Andi Andi Muhammad Yusuf, Andi Muhammad Anwari, M. Kanif arissal, Laden Arroyan, M. Iqbal Asmawi, Moch. Aziz Arshad Bachmid, Sofyan Bintal Amin Che Kong Yap Darial Akbar Darul Huda Delani, Yosinda Demmallino, Eymal B. Dung, Le Quang Dung, Le Quang Eja Armaz Hardi Endang Sari, Endang Eprilianto, Winky Farhansyah, Muhammad Fatima Hassan Firmansyah Noor Furqan, Muhammad Ilham Nur Hadi, Abd Karim Hafidz, Naufal Hardiyanti Munsi Hardiyanti Munsi, Hardiyanti Harino, Hiroya Harino, Hiroya Haryono, Wasis Hasniati, Hasniati Hassan, Abd Rauf Tan Sri Iddodo Ikhrom Ikhrom Inneke F. M Rumengan Inoue, Koji Inoue, Koji Iqbal, Andi Muh Baso Jeanny Maria Fatimah Junisa, Sisilia Karami, Muhamad Farhan Abi Kasogi, Muh Adnan Kasogi, Muhammad Adnan Khalisah, Nurul Kinoshita, Masato Kinoshita, Masato Laila Mohamed Lelo, Lelo Lukman Daris M Salleh Kamarudin Mahfud Junaedi Marito, Pinitta Massiseng, Andi Nur Apung Mau, Muliadi Maulida, Olivia Melanie Putria Mona Anggiani Muh. Aswad muhamad iksan Muhammad Farid Mungianty, Nesty Munsi Lampe Mustaking, Mustaking Nasikhin, Nasikhin Nasution, Ali Napiah Nirwana Nur, Putri Awaliyah Nur, Salahuddin Nurul Huda Nuryadin, Andi Patobo, Fitrinai Daeng Pauzi, Rizal Pawennari Hijjang Pramudya Wirananda, Muhammad Primi Artiningrum Putrianti, Rini Rahmat Ibnu Iman Rahmawati, Rahmawati Rahmi, Ulfiani Raihan Rizky Nurfadila Ramadhan, Muhammad Aqsa Saharuddin Saraswati, Andi Irma Septian, Rizky Sukmawati Sukmawati Syahputra, Andriyan T.M. Aditya Ramadhan Wafa Zabira Revan Wattayakorn, Gullaya Wattayakorn, Gullaya Xaverius, Fransiskus Yamamoto, Yu Yamamoto, Yu Yatsuzuka, Emi Yatsuzuka, Emi Yunan Milatudin Yusmawati Yusmawati Yusof, Shahrizad Yusof, Shahrizad Zainudin bin Hassan, Zainudin bin Zulkarnain Zulkarnain