Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Membuka Potensi: Evaluasi Komprehensif Augmented Reality dan Virtual Try-On Dalam Membentuk Persepsi Konsumen Sari, Desak Made Febri Purnama; Wibisono, Stefanus Rendhy; Sari, Putu Ratna Juwita; Wisudawati, Ni Nyoman Sri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi komprehensif terhadap pemanfaatan teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Try-On (VTO) dalam membentuk persepsi konsumen pada industri kosmetik di Bali. Latar belakang penelitian adalah pesatnya transformasi digital industri kosmetik global, di mana merek-merek besar seperti L'Oréal dan Maybelline telah sukses mengimplementasikan AR/VTO untuk meningkatkan pengalaman berbelanja. Di Bali, meskipun tingkat literasi digital masyarakat tinggi (87,15%), terdapat kesenjangan signifikan antara kesiapan konsumen dengan kemampuan adopsi teknologi imersif oleh UMKM kosmetik lokal yang masih bergantung pada pemasaran konvensional. Mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggali makna dan pengalaman subjektif secara mendalam. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan delapan informan yang terdiri dari konsumen (pengguna dan non-pengguna AR/VTO), produsen (pengguna dan non-pengguna teknologi), beauty influencer, serta seorang pengamat ekonomi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, dengan keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AR/VTO berperan krusial dalam meningkatkan kepercayaan konsumen (brand trust), mengurangi ketidakpastian produk, dan menciptakan pengalaman belanja yang personal, interaktif, dan menyenangkan (hedonic motivation). Namun, UMKM lokal dihadapkan pada tantangan berupa keterbatasan modal, literasi digital, dan akses terhadap teknologi. Penelitian ini memberikan implikasi strategis bagi pelaku UMKM untuk mempertimbangkan adopsi AR/VTO guna meningkatkan daya saing, serta memberikan kontribusi teoretis pada kajian pemasaran digital dan perilaku konsumen.
Karakter Merek di Era Digital: Pengaruh Brand Personality Dan Viral Marketing Terhadap Intensi Pembelian Melalui Brand Awareness Coffee Shop di Denpasar Saputra, Kadek Aditya Dharma; Wisudawati, Ni Nyoman Sri
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis Vol. 6 No. 1 (2026): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmeb.v6i1.1788

Abstract

The rapid expansion of coffee shops in Denpasar has intensified competition, making product differentiation increasingly difficult. As offerings become more homogeneous, digital interaction, brand personality, and viral marketing emerge as decisive factors in shaping consumer behavior. However, empirical studies examining how these elements jointly influence purchase intention particularly through the mediating role of brand awareness remain limited. This study aims to analyze the effects of brand personality and viral marketing on purchase intention by incorporating brand awareness as a mediating variable among coffee shop consumers in Denpasar. A quantitative approach was employed using a structured questionnaire administered to 119 respondents selected through purposive sampling. Respondents were required to be active social media users who had visited local coffee shops and had been exposed to digital promotional content. Data were analyzed using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) to evaluate both direct and mediated relationships among variables. The findings reveal that brand personality and viral marketing each exert significant positive effects on brand awareness and purchase intention. Brand awareness also shows a strong and significant effect on purchase intention. Further analysis confirms that brand awareness effectively mediates the influence of brand personality and viral marketing on consumers’ intention to purchase. These results highlight the importance of establishing a compelling brand personality supported by engaging and shareable digital content to enhance brand visibility and strengthen consumer purchasing decisions in a highly competitive market.
Strategi Influencer Marketing dan Dampaknya Terhadap Minat Beli Melalui Analisis Mediasi Brand Image dan First Impression Kerajinan Perak Celuk Kadek Swastuti Lestari; Ni Nyoman Sri Wisudawati
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3596

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya strategi pemasaran digital dalam meningkatkan daya tarik produk kerajinan tradisional agar dapat bersaing di pasar modern. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh strategi influencer marketing terhadap minat beli konsumen kerajinan perak Celuk dengan mempertimbangkan peran mediasi brand image dan first impression. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 150 responden yang diperoleh melalui teknik purposive sampling, kemudian data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) melalui SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa influencer marketing berpengaruh positif signifikan terhadap minat beli baik secara langsung maupun tidak langsung melalui brand image dan first impression. Brand image terbukti memperkuat hubungan antara influencer marketing dan minat beli dengan memberikan persepsi kualitas, eksklusivitas, dan nilai budaya pada kerajinan perak Celuk. Sementara itu, first impression menjadi faktor kunci yang membangun pengalaman awal konsumen dalam menilai produk, sehingga mampu mendorong keinginan membeli. Kesimpulannya, efektivitas strategi influencer marketing tidak hanya terletak pada promosi langsung, tetapi juga pada kemampuan menciptakan citra merek yang positif dan kesan pertama yang menarik. Temuan ini memberikan implikasi bagi pengrajin maupun pemasar agar lebih optimal dalam mengelola promosi digital dengan memanfaatkan kekuatan influencer sekaligus memperkuat positioning produk.
Menguatkan Daya Tarik Produk Melalui Brand Awarness Dalam Meningkatkan Efektifitas Pemasaran Kerajinan Di Desa Celuk Putu Swasti Adnyani; Ni Nyoman Sri Wisudawati
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.4190

Abstract

Studi ini bertujuan menganalisis strategi penguatan daya tarik produk melalui kesadaran merek untuk meningkatkan efektivitas pemasaran Di Desa Celuk , sebuah bisnis kerajinan perak lokal yang menyasar pasar domestik dan internasional. Dalam konteks persaingan yang semakin ketat di industri kerajinan perak, kesadaran merek memainkan peran krusial dalam membangun persepsi positif konsumen, meningkatkan pengenalan produk, dan memengaruhi keputusan pembelian. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pemilik bisnis, karyawan, dan konsumen. Temuan menunjukkan bahwa peningkatan kesadaran merek memperkuat daya tarik produk melalui tiga aspek utama: diferensiasi desain, kualitas produksi yang konsisten, dan pemanfaatan strategi komunikasi pemasaran digital. Keberhasilan upaya ini tercermin dalam keterlibatan konsumen yang lebih tinggi, loyalitas merek yang lebih kuat, dan aktivitas promosi yang lebih efektif dalam memperluas jangkauan pasar. Hasil ini menekankan bahwa kesadaran merek bukan hanya alat untuk pengenalan produk tetapi juga instrumen strategis untuk menciptakan nilai tambah dan daya saing berkelanjutan. Implikasi praktis dari studi ini menyoroti pentingnya bagi Di Desa Celuk untuk terus mengoptimalkan branding melalui inovasi desain, integrasi narasi budaya lokal, dan penggunaan media sosial secara aktif sebagai platform untuk edukasi dan promosi. Oleh karena itu, penguatan kesadaran merek dapat meningkatkan daya tarik produk dan berkontribusi signifikan terhadap efektivitas pemasaran jangka panjang.
Membangun Minat Beli Melalui Brand Image, E-Wom, Dan Celebrity Endorser Noera Drink D.A Kartika Dutta Onassis; Ni Nyoman Sri Wisudawati
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i6.9793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Electronic Word of Mouth (E-WOM) dan Celebrity Endorser terhadap Purchase Intention dengan Brand Image sebagai variabel mediasi pada produk Noera Collagen Drink. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan penyebaran kuesioner daring kepada 160 responden di Provinsi Bali. Analisis data dilakukan dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-WOM dan Celebrity Endorser berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Image dan Purchase Intention. Selain itu, Brand Image terbukti memediasi sebagian hubungan antara E-WOM dan Celebrity Endorser terhadap Purchase Intention. Temuan ini mendukung teori Stimulus-Organism-Response (SOR), di mana Brand Image berperan sebagai organisme yang memproses stimulus eksternal sebelum menghasilkan respons berupa niat beli. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi komunikasi digital yang kredibel serta pemilihan figur publik yang sesuai dengan citra merek untuk meningkatkan minat beli konsumen, khususnya di industri minuman fungsional berbasis kecantikan seperti Noera Collagen Drink.
Sentuhan Artistik ke Klik Digital: Storytelling Produk dan Kredibilitas Online terhadap Loyalitas Konsumen Kerajinan Perak Celuk melalui Customer Engagement Komang Santi Sapitri; Ni Nyoman Sri Wisudawati; Gusi Putu Lestara Permana; Ida Ayu Oka Martini
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4730

Abstract

Kebangkitan platform digital telah mengubah cara produk budaya dipasarkan dan dikonsumsi, terutama dalam industri kreatif seperti kerajinan perak Celuk . Penceritaan dan kredibilitas daring telah muncul sebagai alat penting untuk membangun kepercayaan dan hubungan emosional dengan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penceritaan produk (X1) dan kredibilitas daring (X2) terhadap loyalitas konsumen (Y), dengan keterlibatan pelanggan (Z) sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan data survei yang dikumpulkan dari konsumen kerajinan perak Celuk . Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penceritaan produk dan kredibilitas daring secara signifikan memengaruhi keterlibatan pelanggan, yang pada gilirannya memainkan peran penting dalam meningkatkan loyalitas konsumen. Lebih lanjut, keterlibatan pelanggan ditemukan memediasi sebagian hubungan antara penceritaan, kredibilitas daring, dan loyalitas konsumen. Kesimpulannya, penceritaan digital yang efektif dan mempertahankan kredibilitas daring merupakan strategi penting untuk mendorong keterlibatan dan loyalitas konsumen yang lebih dalam dalam industri kerajinan tradisional. Temuan ini memberikan wawasan bagi para pengrajin dan pemasar untuk memperkuat keunggulan kompetitif melalui interaksi digital.