Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Produksi Produk Pertanian Unggulan Lokal melalui Pengembangan Teknologi dan Manajemen Produksi Sirup Nenas Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Utami, Bunga Chintia; Julita, Julita; Kurnia, Deby; Junaidi, Rahmat
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 7 (2025): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.7.47-53

Abstract

According to data from the Outlook of the Ministry of Agriculture of the Republic of Indonesia, a pineapple surplus is projected to reach 789.03 thousand tons in 2025 (Center for Agricultural Data and Information Systems, Ministry of Agriculture, 2023). High pineapple production without adequate downstream processing may lead to oversupply, short shelf life, price decline, and increased agricultural waste. One of the downstreaming efforts has been implemented by the “Nenas Berduri” (Ponari) Group in Rimbo Panjang Village, Kampar Regency, through pineapple syrup production. However, the group faced several key issues: low extraction yield due to manual equipment, absence of standardized operational procedures, and limited understanding of proper production techniques. This community empowerment program aimed to enhance production capacity and product quality through the introduction of processing technology, the development of standard operating procedures, and production training. The results showed an increase in production capacity from 20–30 bottles to 80–90 bottles per month, a reduction in extraction time from 5–6 hours to less than 1 hour per batch, and all group members were able to independently operate the juicing machine and apply the SOPs correctly. This activity contributed to improving production efficiency and group self-reliance, strengthening local MSME capacity, and supporting the sustainability of pineapple syrup as a regional flagship product.
Pemberdayaan UMKM Makanan dan Minuman melalui Penguatan Kapabilitas Digital di Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang Julita, Julita; Brian, Reagan; Kusumo, Elang
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2461

Abstract

Pelaku UMKM makanan dan minuman di Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang, masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi informasi, terutama dalam pemasaran digital, penguatan identitas merek, serta pemahaman mengenai Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Permasalahan tersebut berdampak pada rendahnya daya saing dan terbatasnya jangkauan pemasaran produk. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dirancang sebagai program pemberdayaan melalui pelatihan berbasis praktik, pendekatan partisipatif, dan pendampingan teknis yang menekankan peningkatan kapabilitas digital UMKM. Program mencakup tiga topik utama, yaitu penguatan literasi teknologi, pengembangan branding dan identitas visual, serta pemahaman HKI sebagai perlindungan dan legitimasi merek. Pendekatan pelatihan dilakukan melalui demonstrasi, praktik langsung, diskusi terarah, dan coaching klinis yang memungkinkan peserta mengembangkan keterampilan sesuai kebutuhan nyata. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta dalam membuat konten digital, mengelola media sosial bisnis, serta merancang identitas visual usaha. Selain itu, pelatihan ini mendorong perubahan perilaku, antara lain meningkatnya kepercayaan diri peserta dalam menggunakan platform digital dan tumbuhnya kesadaran akan pentingnya perlindungan merek melalui HKI. Dampak sosial terlihat dari meningkatnya kemandirian UMKM dalam mempromosikan produk, terbentuknya jejaring kolaboratif antar pelaku usaha, serta terbukanya peluang ekonomi baru melalui pemasaran berbasis digital. Keberlanjutan program ditunjukkan oleh tingginya minat peserta untuk melanjutkan pendampingan lanjutan, terutama terkait pendaftaran HKI dan pengembangan strategi pemasaran digital yang lebih terarah.