Articles
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Terhadap Hasil Belajar Atletik Nomor Tolak Ditinjau dari Kekuatan Otot Lengan
Lisa Marina Lambei;
I Nyoman Kanca;
Made Agus Wijaya
JURNAL PENJAKORA Vol. 8 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/penjakora.v8i1.30841
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif TGT dan Jigsaw terhadap hasil belajar tolak peluru gaya O’Brien ditinjau dari kekuatan otot lengan. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan treatment by level 2 X 2. Populasi penelitian yang digunakan adalah peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2019/2020, yang terdiri dari 13 kelas yang berjumlah 465 orang, Sampel penelitan ini diambil dengan cara group random sampling. Teknik analisis data menggunakan anava 2 jalur pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan : (1) hasil belajar tolak peluru gaya O’Brien peserta didik yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw lebih tinggi daripada peserta didik yang mengikuti model pembelajaran kooperatif TGT, (2) terdapat interaksi antara model pembelajaran dan kekuatan otot lengan terhadap hasil belajar peserta didik (3) model pembelajaran kooperatif Jigsaw memberikan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif TGT pada kelompok peserta didik yang memiliki kekuatan otot lengan yang kuat, dan (4) hasil belajar peserta didik yang mengikuti model pembelajaran kooperatif Jigsaw lebih baik dibandingkan yang mengikuti model pembelajaran kooperatif TGT pada kelompok yang memiliki kekuatan otot lengan yang lemah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan pengaruh model pembelajaran kooperatif TGT dan Jigsaw terhadap hasil belajar tolak peluru gaya O’Brien ditinjau dari kekuatan otot lengan.
Pengaruh Model Pembelajaran Dan Motivasi Berprestasi Terhadap Hasil Belajar Passing Bolavoli
I Wayan Somenada;
I Nyoman Kanca;
I Gusti Agung Lanang Parwata
JURNAL PENJAKORA Vol. 9 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/penjakora.v9i1.45860
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran terhadap hasil belajar passing bolavoli ditinjau dari motivasi berprestasi pada peserta didik kelas V di SDN 3 Banjar Jawa. Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi exsperimental dengan menggunakan desain faktorial 2 x 2. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V SDN 3 Banjar Jawa yang berjumlah 95 orang. Sampel dalam penelitian berjumlah 64 orang ini diambil dengan teknik simple random sampling yang kemudian dibagi menjadi 2 kelompok masing-masing 32 orang. Analisis data menggunakan uji ANAVA 2 jalur. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Hasil belajar passing bolavoli peserta didik yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik daripada yang mengikuti model pembelajaran langsung (Fhitung = 9,405 > Ftabel = 4,171) dan (2) Terdapat interaksi antara model pembelajaran dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar passing bolavoli (Fhitung = 48,351 > Ftabel = 3,998). Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD memberikan pengaruh yang lebih baik dibandingkan dengan penerapan model pembelajaran langsung terhadap hasil belajar passing bolavoli. Motivasi berprestasi terbukti dapat mempengaruhi hasil belajar passing bolavoli disamping menerapkan model pembelajaran. Dalam meningkatkan hasil belajar passing bolavoli, penerapan model pembelajaran harus memperhatikan motivasi berprestasi peserta didik. Guru diharapkan dapat lebih inovatif menyusun dan menerapkan model pembelajaran sehingga dapat menimbulkan motivasi yang tinggi selama proses pembelajaran.
Media Pembelajaran Aktivitas Pengembangan PJOK untuk Pendidikan Dasar dan Menengah
Made Agus Wijaya;
I Nyoman Kanca
Journal of Sport Science and Education Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Olahraga, Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jossae.v4n1.p1-6
The development of Physical Education/ PE learning media that can be accessed widely by students, shortening waiting times and increasing hours of active moving/ learning time is an urgent needed by primary and secondary education PE teachers in Buleleng-Bali Regency. This study aims to develop learning media PE fitness activities for primary and secondary education. This development research refers to the development model of Borg and Gall. This research was conducted in 5 elementary schools, 2 junior high schools and 2 high schools in Buleleng Regency, involving 219 students. The results of the study show that at the time of the small group trials, there were 95.76% (68 students) of the students who were positive about the motion cards for the fitness activities of the PE, thus at the time of the large group trials, 96.70% (151 students) had positive opinions. According to students, this motion card displays images, writing and motion tasks that are clear, easy and safe to carry, easy to hold and not heavy held by students. The conclusion of this study is that motion cards for PE fitness activities can be implemented in primary and secondary education.
Enhancing Students’ Green Ethic-Based Problem Solving Skills in English for Tourism Subject Course
I Nyoman Kanca;
Gede Ginaya;
Ni Nyoman Sri Astuti;
Ni Putu Wiwiek Ary Susyarini;
Ni Wayan Wahyu Astuti
International Journal of Green Tourism Research and Applications Vol. 3 No. 2 (2021): December 2021
Publisher : International Journal of Green Tourism Research and Applications
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (686.133 KB)
|
DOI: 10.31940/ijogtra.v3i2.86-93
This study aims to examine the development of students' core competencies in learning English for Tourism at Tourism Department Politeknik Negeri Bali, where the main product is a green ethical-based measurement instrument for Core Competencies Practices of Problem Solving Skills. Two types of instruments have been created and designed and then used to assess the level of Development in the teaching and learning process for students and lecturers. The results of the Students' Report trial show that overall the instrument is suitable for widespread use. Confirmatory factor analysis results also show the validity of the sub constructs for each main construct. The results of the level of development of Core Competencies show that the minimum development of students' Core Competencies is above 4.2. This means that the development of student Core Competencies has been achieved. For this reason, the Core Competencies development model must maintain to be developed, tested and finally implemented.
Evaluasi Implementasi Pembelajaran Daring Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan SMP Se-Bali
I Ketut Iwan Swadesi;
I Nyoman Kanca
Mimbar Ilmu Vol. 27 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mi.v27i3.55363
Dalam proses pembelajaran daring; baik sebelum saat dan setelahnya, perlu dilakukan evaluasi, sebagai acuan dan dasar penentuan tingkat keberhasilan proses yang dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis evaluasi implementasi pembelajaran daring pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan SMP Se-Bali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Pengumpulan datanya menggunakan kuesioner dalam bentuk Google form. Evaluasi program pembelajaran menggunakan Model CIPP (Context, Input, Process, Product). Evaluasi dilakukan pada masa pandemi Covid-19. Berdasarkan data dari 8 Kabupaten dan 1 Ibu Kota Provinsi dengan jumlah respoden 900 orang (Peserta Didik, Guru PJOK dan Pimpinan Sekolah) didapat hasil sebagai berikut: Dari aspek context termasuk dalam kategori baik, berarti peserta didik, guru pjok dan kepala sekolah memahami arah dan kebijakan sekolah baik jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Dari aspek input termasuk dalam kategori baik, berarti penerimaan/input (sumber daya manusia) baik itu dari peserta didik ataupun rekrutmen guru PJOK sudah dilakukan dengan baik dan sesuai dengan kompetensinya masing-masing. secara Proses termasuk dalam kategori baik, berarti evaluasi process menjelaskan gambaran kondisi yang diharapkan atau kondisi aktual yang terjadi dalam lingkungan tersebut. secara Product termasuk dalam kategori baik, berarti pembelajaran daring yang telah dilakukan tepat dan efektif dilihat dari hasil belajar yang diperoleh peserta didik.
Survei Pemahaman Pola Hidup Sehat di Masa Pandemi Covid-19 pada Peserta Didik Kelas X MAN 4 Kediri Jawa Timur
Anggis Ardianca;
I Nyoman Kanca;
Made Agus Wijaya
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjp.v9i3.43940
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengetahuan pola hidup sehat kelas X MAN 4 Kediri Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode survei yang menggambarkan keadaan objek yang diteliti, yaitu tingkat pemahaman terhadap pola hidup sehat yang dilakukan peserta didik kelas X MAN 4 Kediri Jawa Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey dengan teknik pengambilan data menggunakan angket. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X MAN 4 Kediri Jawa Timur yang berjumlah 349 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman pola hidup sehat siswa kelas X MAN 4 Kediri Jawa Timur Tahun Ajaran 2020/2021 masuk kategori sedang dengan rincian terdapat 10 siswa (2.9%) mendapatkan kategori sangat tinggi, 93 siswa (26.6%) mendapatkan kategori tinggi, 167 siswa (47.9%) mendapatkan kategori sedang, 75 siswa (21.5%) mendapatkan kategori rendah, dan 4 siswa (1.1%) mendapatkan kategori sangat rendah. Berdasarkan analisis data dan pembahasan simpulan penelitian ini adalah sebagian besar pemahaman tentang pola hidup sehat termasuk pada kategori sedang. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa pemahaman siswa mengenai pola hidup sehat masih harus ditingkatkan.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT Berbantuan Media Video Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Dribling Sepakbola
Yasir Hidayat;
I Nyoman Kanca;
I Ketut Semarayasa
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjp.v10i1.47370
Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media video meningkatkan motivasi dan hasil belajar dribbling sepakbola pada peserta didik. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh model pembelajaran NHT berbantuan media video terhadap motivasi dan hasil belajar dribbling sepakbola pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Popopulasi yaitu seluruh peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Sapeken, Sebanyak 100 orang, teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling, diperoleh kelas XI MIA I dengan jumlah 25 orang sebagai kelompok kontrol dan kelas XI MIA 2, 25 orang sebagai kelompok eksperimen. Analisis data menggunakan bantuan SPSS 16.0 for windows. Hasil analisis data bahwa nilai rata-rata 70,28 median sebesar 70,33 mode sebesar 88,00 dan standar deviasi ideal sebesar 15,171 hal ini menunjukkan bahwa signifikansi pada uji hipotesis diperoleh melalui Uji-t adalah 0.05 yaitu p>0,05 Disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media video agar meningkatkan motivasi dan hasil belajar dribbling sepakbola secara signifikan
Survei Pemahaman Pola Hidup Sehat di Masa Pandemi Covid-19 pada Peserta Didik Kelas X MAN 4 Kediri Jawa Timur
Anggis Ardianca;
I Nyoman Kanca;
Made Agus Wijaya
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjp.v9i3.43940
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengetahuan pola hidup sehat kelas X MAN 4 Kediri Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode survei yang menggambarkan keadaan objek yang diteliti, yaitu tingkat pemahaman terhadap pola hidup sehat yang dilakukan peserta didik kelas X MAN 4 Kediri Jawa Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey dengan teknik pengambilan data menggunakan angket. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X MAN 4 Kediri Jawa Timur yang berjumlah 349 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman pola hidup sehat siswa kelas X MAN 4 Kediri Jawa Timur Tahun Ajaran 2020/2021 masuk kategori sedang dengan rincian terdapat 10 siswa (2.9%) mendapatkan kategori sangat tinggi, 93 siswa (26.6%) mendapatkan kategori tinggi, 167 siswa (47.9%) mendapatkan kategori sedang, 75 siswa (21.5%) mendapatkan kategori rendah, dan 4 siswa (1.1%) mendapatkan kategori sangat rendah. Berdasarkan analisis data dan pembahasan simpulan penelitian ini adalah sebagian besar pemahaman tentang pola hidup sehat termasuk pada kategori sedang. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa pemahaman siswa mengenai pola hidup sehat masih harus ditingkatkan.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT Berbantuan Media Video Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Dribling Sepakbola
Yasir Hidayat;
I Nyoman Kanca;
I Ketut Semarayasa
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjp.v10i1.47370
Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media video meningkatkan motivasi dan hasil belajar dribbling sepakbola pada peserta didik. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh model pembelajaran NHT berbantuan media video terhadap motivasi dan hasil belajar dribbling sepakbola pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Popopulasi yaitu seluruh peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Sapeken, Sebanyak 100 orang, teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling, diperoleh kelas XI MIA I dengan jumlah 25 orang sebagai kelompok kontrol dan kelas XI MIA 2, 25 orang sebagai kelompok eksperimen. Analisis data menggunakan bantuan SPSS 16.0 for windows. Hasil analisis data bahwa nilai rata-rata 70,28 median sebesar 70,33 mode sebesar 88,00 dan standar deviasi ideal sebesar 15,171 hal ini menunjukkan bahwa signifikansi pada uji hipotesis diperoleh melalui Uji-t adalah 0.05 yaitu p>0,05 Disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media video agar meningkatkan motivasi dan hasil belajar dribbling sepakbola secara signifikan
Hasil Belajar PJOK Materi Passing Atas Bolavoli Peserta Didik Kelas IX E Meningkat Melalui Metode Part And Whole Berbantuan Feedback Visual
Agus Wahyu Swiartha Adi Saputra Agus;
I Nyoman Kanca;
Made Agus Wijaya
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjp.v11i1.57240
Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar PJOK materi passing atas bola voli peserta didik kelas IX E SMP Negeri 4 Negara meningkat melalui implementasi metode part and whole berbantuan feedback visual. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IX SMP Negeri 4 Negara yang berjumlah 30 peserta didik terdiri dari 13 orang peserta didik laki-laki dan 17 orang peserta didik perempuan. Instrumen penelitian ini terdiri atas tes uraian dan pilihan ganda untuk aspek pengetahuan dan tes unjuk kerja untuk aspek keterampilan. Data dianalisis menggunakan deskripsi persentase. Hasil belajar aspek pengetahuan pada siklus I, terdapat 13 orang (43,33%) peserta didik tuntas, sedangkan hasil belajar keterampilan pada siklus I terdapat 18 orang (60%) peserta didik tuntas. Pada siklus II, hasil belajar aspek pengetahuan mencapai 30 orang (100%) peserta didik tuntas, sedangkan aspek keterampilan 30 orang (100%) peserta didik tuntas. Berdasarkan analisa data dan pembahasan, simpulan penelitian ini adalah hasil belajar PJOK materi passing atas bola voli peserta didik kelas IX SMP Negeri 4 Negara meningkat melalui implementasi metode part and whole berbantuan feedback visual. Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan, Disarankan pada guru PJOK kelas IX dapat mengimplementasi Metode Part And Whole Berbantuan Feedback Visual di kelas IX SMP Negeri 4 Negara pada pembelajaran PJOK Materi Passing Atas Bola Voli karena dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.