Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Air-Etanol, n-Heksan, dan Etil Asetat Uwi Banggai (Dioscorea alata L.) Dengan Metode Induksi Aloksan Pada Mencit Jantan (Mus musculus): Antidiabetic Activity of Water-Ethanol, N-Hexane, and Ethyl Acetate Extracts of Dioscorea Alata L. Using Alloxan Induction Method on White Rats (Mus musculus) Khaerati, Khildah; Amini, Delina; Ihwan
Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal) Vol. 6 No. 2 (2020): (October 2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/j24428744.2020.v6.i2.15154

Abstract

Hyperglycemia is a condition of increased blood glucose levels caused by insufficient insulin enzymes produced to control blood sugar levels in the body. This study aimed to determine the activity of ethanol-water, nhexane, and ethyl acetate extracts of Dioscorea alata L. in reducing blood glucose levels in hyperglycemia modeled mice that were given intraperitoneal alloxan induction. 25 white rats were divided into 5 groups of test animals. Each group consists of 5 mice. The first group was given 0.5% sodium carboxymethylcellulose solution as a placebo, the second group was given 0.65 mg/kg BW glibenclamide as a positive comparison group, the third group was given the suspension of ethanol-water extract, the fourth group was given n-hexane extract, and the fifth group was given ethyl acetate extract at a dose of 140 mg/kg BW. The test preparation was orally given within 14 days of testing. The test was measured as the initial blood glucose levels of mice after alloxan induction and after giving the test preparation suspension. The results of the qualitative analysis illustrate that the water-ethanol extract can reduce blood glucose levels by 31.39%, n-hexane extract by 51.11%, and ethyl acetate extract by 50.77%. The results of quantitative analysis using One Way ANOVA method showed that the water-ethanol, n-hexane, and ethyl acetate extracts significantly decreased the blood glucose levels of mice. The best antidiabetic activity was ethyl acetate extract with a decrease in rat blood glucose levels by 169 mg/kg BW.
Edukasi dan Skrining Anemia Melalui Program Wish and Care di Desa Tosale Susanto, Yuliet; Khaerati, Khildah; Widodo, Agustinus; Jamaluddin, Jamaluddin
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/pjpm.v6i1.2461

Abstract

Anemia is a global problem, especially for adolescent girls and pregnant women. The high prevalence of anemia among adolescents increases susceptibility to disease in adulthood. Likewise, in pregnant women, anemia has the potential to cause complications in pregnancy and childbirth as well as maternal and child mortality. Increasing the knowledge of adolescent girls and pregnant women in efforts to recognize signs and symptoms of anemia, prevent and overcome anemia and motivation to undergo examinations related to anemia needs to be done. Therefore, community service activities are carried out to participate in educational efforts through the wish and care program in order to increase awareness and understanding of adolescent girls and pregnant women around the PKM area, namely Tosale village. The wish and care program is provided in the form of education, counseling, and practice, namely physical examination and Hb levels in 42 community service participants. Evaluation is carried out through pre-test and post-test. The results of the education showed an increase in knowledge in the good category of 71.43% and the sufficient category of 11.90%. The results obtained indicate that the wish and care method can increase public knowledge and awareness of early detection of anemia.
Peningkatan Kualitas Hidup Lansia Melalui Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Degeneratif Yuliet; Khaerati, Khildah; Jamaluddin; Widodo, Agustinus
Jurnal Dimas Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53359/dimas.v4i2.45

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan struktur penduduk tua (aging population), dimana populasi lanjut usia (lansia) saat ini diproyeksikan sebesar 27,08 juta jiwa atau 9,99% dari total penduduk Indonesia. Dua permasalahan kesehatan diantara 6 masalah kesehatan terbanyak pada populasi lansia berdasarkan hasil Riskesdas 2018 yaitu 63,5% lansia menderita hipertensi dan 5,7% diabetes mellitus (DM). Pada era pandemi, kelompok lansia merupakan kelompok yang paling berisiko mengalami keparahan/morbiditas dan mortalitas akibat penyakit Covid-19. Hal ini dikarenakan pasien lansia umumnya memiliki berbagai komorbiditas, seperti penyakit DM dan hipertensi. Untuk itu pencegahan melalui upaya promotif dan preventif kepada kelompok lansia sangat penting dilakukan. Oleh karena itu para dosen Prodi S1 Farmasi FMIPA Universitas Tadulako beserta sejumlah mahasiswa Farmasi terpanggil untuk ikut berpartisipasi dalam upaya edukasi dalam rangka peningkatan kesadaran dan pemahaman masyarakat usia lansia terutama di sekitar daerah PKM tentang pencegahan dan penanganan hipertensi dan DM untuk meningkatkan kualitas hidup pada usia lanjut/lansia. Edukasi diberikan dalam bentuk penyuluhan; pemeriksaan kondisi fisik: pengukuran berat badan, tekanan darah, dan pemeriksaan kadar gula darah; serta pembagian booklet. Pelaksanaan pengabdian yang telah dilakukan mendapatkan respon yang baik dari warga yang mengikuti karena sebagian besar banyak yang aktif dalam bertanya pada saat konseling diberikan. Berdasarkan hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan diperoleh peningkatan pengetahuan terhadap materi tersebut, dan diharapkan peserta dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
EDUKASI TERAPI KOMPLEMENTER DIABETES DAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DESA TOSALE KABUPATEN DONGGALA Ismail, Ihwan; Yuliet; Fahrul Hardani, Muhammad; Khaerati, Khildah
JURNAL PENGABDIAN FARMASI DAN SAINS Vol. 1 No. 1 (2022): Oktober 2022
Publisher : Jurusan Farmasi FMIPA Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpsf.2022.v1.i1.16110

Abstract

Diabetes melitus dan hipertensi merupakan dua penyakit degeneratif yang mayoritas masyarakat derita diera modern ini. Diabetes melitus merupakan penyakit yang ditandai peningkatan kadar glukosa darah disebabkan retensi insulin, selain bekerja merubah glukosa menjadi glikogen, retensi insulin juga dapat mengakibatkan peningkatan retensi natrium di ginjal dan mengakibatkan aktivitas sistem syaraf simpatik. Retensi natrium dan meningkatnya aktivitas sistem syaraf simpatik merupakan dua hal yang berpengaruh terhadap meningkatnya tekanan darah atau sebut hipertensi. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang Diabetes melitus dan hipertensi dan cara penanganannya dengen terapi komplementer berbasis bahan obat tradsional yang ada disekitar masyarakat sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup. Metode pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini menggunakan pendekatan pemeriksaan kesehatan meliputi penimbagan berat badan, tekanan darah dengan tensimeter elektrik, kadar gula darah dengan glokotest dan dilanjutkan dengan penyuluhan dengan memberikan edukasi berupa liaflet dan brosur serta booklet terkait terapi komplemeter berbasis bahan alam pada Diabetes melitus dan hipertensi kepada masyarakat Desa Tosale Kecamatan Banawa Selatan Kabupaten Donggala. Hasil pemeriksaan dari 50 warga Desa Tosale diperoleh 2 % (1 warga) memiliki kadar gula darah diatas 200 mg/dl yang dikategorikan dalam diabetes dan 98% (49 warga) memiliki kadar gula darah normal sedangkan pemeriksaan tenanan darah diperoleh 46% warga dengan tekanan dara normal, 28% kategori prehipertensi, 16% hipertensi stage 1 dan 10 % warga mengalami hipertensi stage 2. Kesimpulan pengabdian ini adala terdapat Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang diabetes melitus dan hipertensi dan cara penanganannya dengen terapi komplementer bahan obat tradsional yang ada disekitar masyarakat sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan Peningkatan perilaku sehat dengan penggunaan obat berbasis bahan alam
Edukasi Pengenalan Apoteker Cilik dan DAGUSIBU Pada Siswa SDN 4 di Desa Bahomoleo Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali Ismail, Ihwan; Khaerati, Khildah; Yuliet, Yuliet; Yuyun, Yonelian
JURNAL PENGABDIAN FARMASI DAN SAINS Vol. 2 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Jurusan Farmasi FMIPA Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpsf.2024.v2.i2.17099

Abstract

Pharmacists are pharmaceutical graduates who have completed pharmacy education and have taken the pharmacist oath, carrying out pharmaceutical work including the manufacturing, quality control of pharmaceutical preparations, security, procurement, storage, distribution, or dispensing of drugs, drug management, prescription drug services, drug information services, as well as drug development, drug substances, and traditional medicines. Currently, the empowerment of health education programs and health services at an early age, especially at the elementary school level, has begun to develop. Children need to receive a lot of information about various professions to increase their insights and stimulate their learning spirit. Based on this, education activities of Junior Pharmacists (Apoteker Cilik) and DAGUSIBU (acronym for Obtaining, Using, Storing, and Disposing of drugs properly) were conducted for elementary school students to introduce the pharmacist profession and educate them on obtaining, using, storing, and disposing of drugs properly. The education was conducted for 5th and 6th-grade students at SDN 4 Bungku Tengah, Morowali, Central Sulawesi, involving 60 students. The method of this activity was through PowerPoint presentations, selection of speakers and materials for Junior Pharmacists and DAGUSIBU, and evaluation of education through question and answer sessions on the material. The evaluation results showed a positive outcome, namely an increase in knowledge about the pharmacist profession and proper drug DAGUSIBU.
Edukasi Gizi Seimbang dan Pemberian Vitamin sebagai Strategi Pencegahan Stunting pada Anak Usia Dini di TK Attarim Salim Islami Yuliet Yuliet; Recky Patala; Khildah Khaerati; Ihwan Ihwan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.341

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, khususnya pada anak usia dini. Upaya pencegahan stunting perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi kepada orang tua serta intervensi gizi yang tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pencegahan stunting dan mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak usia dini melalui pembagian vitamin di TK Attarim Salim Islami. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode sosialisasi kepada orang tua dan pembagian vitamin kepada anak usia dini. Sosialisasi diikuti oleh 31 orang tua siswa dan membahas materi terkait pengertian stunting, faktor penyebab, dampak stunting terhadap tumbuh kembang anak, serta peran orang tua dalam pemenuhan gizi seimbang dan pola asuh yang tepat. Pembagian vitamin diberikan kepada anak usia dini sebagai upaya pemenuhan kebutuhan mikronutrien untuk menunjang pertumbuhan dan daya tahan tubuh. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa orang tua memberikan respons positif dan menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Pihak sekolah juga memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian masyarakat ini  memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesadaran orang tua dan lingkungan sekolah dalam upaya pencegahan stunting serta mendukung terciptanya generasi anak yang sehat dan berkualitas.
Potensi Kombinasi Ekstrak Rimpang Kunyit (Curcuma longa L.) dan Kapur Sirih Sebagai Anti Inflamasi dan Penyembuh Luka Sayat Yuliet Susanto; Fitri Anggun Solehah; Andi Fadya; Khildah Khaerati
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v8i1.60314

Abstract

Rimpang kunyit (Curcuma longa L.) merupakan tanaman tradisional yang telah dikenal berkhasiat dalam menyembuhkan luka. Kapur sirih (CaCO3) telah terbukti memiliki khasiat sebagai antiinflamasi. Kombinasi keduanya secara empiris diketahui mempunyai efek dalam penyembuhan luka. Penelitian bertujuan untuk mengkaji potensi kombinasi ekstrak rimpang kunyit dan kapur sirih sebagai antiinflamasi dan menyembuhkan luka sayat serta menentukan komposisi yang efektif. Hewan uji yang digunakan pada penelitian ini adalah tikus putih jantan (Rattus norvegicus) yang dibagi dalam 5 kelompok uji. Kelompok 1 sebagai kontrol negatif, kelompok 2 sebagai kontrol positif, kelompok 3, 4 dan 5 diberi sediaan kombinasi ekstrak rimpang kunyit dan kapur sirih dengan komposisi masing-masing 1:1, 1:2, dan 2:1. Uji aktivitas antiinflamasi dilakukan dengan metode paw edema induksi λ karagenan 1% sebanyak 0,1 ml. Pengukuran volume udem dilakukan setiap jam selama 6 jam menggunakan pletismometer sedangkan untuk metode luka sayat dilakukan dengan membuat sayatan pada bagian punggung hewan uji dengan panjang 2 cm dan kedalaman 2 mm. Parameter penyembuhan luka adalah rerata panjang luka. Pengukuran luka sayat menggunakan jangka sorong digital yang dilakukan selama 12 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak rimpang kunyit dan kapur sirih memiliki potensi antiinflamasi dan penyembuhan luka sayat. Komposisi yang paling efektif dalam menyembuhkan luka sayat yaitu komposisi 2:1 sedangkan komposisi yang efektif sebagai antiinflamasi adalah 1:2.