Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Hubungan Karakteristik Ibu Post Sectio Caesarea Dengan Durasi Flatus di RSUD Kota Bandung Khasanah, Umi
Cindoku : Jurnal Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : PT. Alahyan Publisher Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61492/cindoku.v2i2.402

Abstract

Sectio caesarea merupakan prosedur pembedahan mayor yang berisiko menimbulkan gangguan sistem gastrointestinal, ditandai dengan keterlambatan peristaltik usus. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan karakteristik ibu post sectio caesarea dengan durasi kembalinya flatus. Desain penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional melibatkan 40 responden yang dipilih secara purposive sampling. Variabel yang dianalisis meliputi pendidikan, pekerjaan, paritas, jenis SC, dan indikasi SC, dengan pencatatan waktu flatus sebagai indikator pemulihan fungsi usus. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan hanya indikasi operasi SC yang berhubungan signifikan dengan durasi flatus (p = 0,010): pasien dengan cephalopelvic disproportion (CPD) mengalami flatus lebih cepat, plasenta previa cenderung pada kategori sedang, dan oligohidramnion lebih sering lambat. Variabel pendidikan, pekerjaan, paritas, dan jenis SC tidak menunjukkan hubungan bermakna (p > 0,05). Temuan ini menegaskan bahwa faktor fisiologis dan kompleksitas operasi lebih dominan mempengaruhi pemulihan fungsi gastrointestinal dibanding faktor demografis. Implikasi praktisnya adalah perlunya mempertimbangkan indikasi operasi dalam perencanaan asuhan keperawatan untuk mempercepat pemulihan pasien pasca SC. Kata kunci: sectio caesarea, karakteristik ibu, flatus
Peningkatan Pemahaman Masyarakat pada Penggunaan Obat- obatan untuk Swamedikasi pada Penyakit Anak melalui Penyuluhan Sukmawati, Anita; Purnomo, Elbira J.A; Khasanah, Umi; Ayyun, Qurrota; Aysha, Miranda m; Mulyani, Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Swamedikasi merupakan alternatif pengobatan mandiri yang seringdigunakan oleh masyarakat untuk mengatasi beberapa penyakitringan karena lebih ekonomis dan mudah didapat, sehingga dapatmengefisiensi waktu. Tetapi pada pelaksanaannya swamedikasidapat menjadi sumber terjadinya kesalahan pengobatan (medicationerror) karena keterbatasan pengetahuan masyarakat terhadapkeamanan obat dan ketepatan cara penggunaan. Salah satuposyandu yang terletak di kampung Griyan RW X Pajang, Laweyan,Kartasura, dengan jumlah balita 50 orang, belum pernahmendapatkan pengetahuan yang berkaitan dengan jenis-jenis obatdan bagaimana pemilihan obat yang tepat dan aman untuk balita.Untuk itu dilakukan kegiatan penyuluhan untuk meningkatkanpemahaman masyarakat dalam swamedikasi untuk obat anak. Fokusdari kegiatan penyuluhan ini adalah cara memilih obat yangrasional dan aman dalam swamedikasi (pengobatan sendiri) untukmengatasi penyakit ringan yang sering terjadi pada balita, yaknidemam, nyeri, batuk-pilek, dan diare. Kegiatan penyuluhan inidilaksanakan dengan cara penyampaian materi yang menarikdengan menggunakan media leaflet dan alat peraga berupa contohobat-obat yang aman dan tidak aman. Luaran dari kegiatan iniadalah terjadinya peningkatan pemahaman peserta terhadapswamedikasi penyakit anak, ditunjukkan dengan nilai pemhamananyang meningkat dari 4.7 menjadi 6.7 (pada skala 10).
Penyuluhan Hidup Sehat Tanpa Rokok: Penyuluhan Hidup Sehat Tanpa Rokok Maidartati, Maidartati; Tania, Mery; Saputra, Anggi; Khasanah, Umi; Iklima, Nurul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini
Publisher : Ruang Ide Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58516/ea5yyz05

Abstract

Smoking is the act of inhaling and drawing in tobacco smoke, which contains harmful substances such as nicotine, carbon monoxide, and tar, and can lead to various health problems. The aim of this activity is to provide counseling on healthy living without smoking. This counseling session was held on July 31, 2024, at SMP PGRI Mekar Manik, with participants being students from grades VII, VIII, and IX. The methods used in this counseling included distributing leaflets and showing a video on the effects of smoking on the body's organs. The leaflets provided information on the definition of smoking, the substances contained in cigarettes, the health side effects of smoking, ways to reduce smoking addiction, and the benefits of not smoking.
The Effect of Dividend Policy, Earnings Volatility, and Leverage on Stock Price Volatility Khasanah, Umi; Wijaya, Lihan Rini Puspo; Sidik, M. Muhayin A.
Goodwood Akuntansi dan Auditing Reviu Vol. 4 No. 1 (2025): November
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/gaar.v4i1.5232

Abstract

Purpose: This study aims to measure the effect of dividend policy, earnings volatility, and leverage on the stock price volatility of retail companies during the period 2020-2024. Methodology/approach: The study utilizes secondary data obtained from the financial statements of retail companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2020-2024. The sample was selected using purposive sampling, and multiple regression analysis was conducted using SPSS 26 software test the hypotheses Results/findings: The study shows that dividend payout ratio, dividend yield, earnings volatility, and leverage simultaneously influence stock price volatility. The adjusted R2 value of 0,127 indicated that the four independent variables explain 12,75 of the variation in stock price volatility. Conclusions: Stock price volatility of retail companies is influenced by earnings volatility and leverage. However, the dividend payout ratio and dividend yield do not have a significant effect on stock price volatility. Limitations: This study only covers dividend policy, earnings volatility, and leverage variables, without considering external factors such as macroeconomic condition or industry characteristics. Contribution: These findings are useful for companies in evaluating financial performance, for investors in assessing investment risk, and for academics as a reference regarding the relationship between financial structure and stock price volatility.
GAMBARAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN HALUSINASI DI PUSKESMAS CIGADUNG BANDUNG Irawan, Erna; Suwignjo, Purwo; Tania, Mery; Khasanah, Umi; Sundayanti, Susi
Jurnal Keperawatan BSI Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Keperawatan BSI
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Halusinasi merupakan gangguan kejiwaan dan kondisi medis yang dapat mempengaruhi fungsi otak manusia, mempengaruhi emosional, tingkah laku dan dapat mempengaruhi fungsi normal kognitif. Kepatuhan minum obat merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Ketidakpatuhan terhadap pengobatan merupakan masalah yang sering dialami pada pasien gangguan halusinasi. Angka proporsi pengobatan dengan anggota rumah tangga gangguan jiwa halusinasi yang rutin berobat selama 1 bulan terakhir yaitu sebesar 48,9% dan untuk yang tidak rutin minum obat sebesar 51,1% pada pasien halusinasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis “Gambaran Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Halusinasi di Puskesmas Cigadung Bandung. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel penelian dalam penelitian ini berjumlah 45 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kusioner kepatuhan minum obat MMAS-8 (Medication Morisky Adherence Scale 8). Hasil penelitian menunjukan gambaran kepatuhan minum obat pada pasien halusinasi di Puskesmas Cigadung rendah dengan jumlah responden sebanyak 45 orang. Hampir seluruhnya klien halusinasi memiliki kepatuhan minum obat yang rendah (66,67 %). Penelitian ini hanya mengidentifikasi gambaran kepatuhan minum obat pada pasien halusinasi di Wilayah Kerja Puskesmas Cigadung. Evaluasi yang berkelanjutan sangat diperlukan dalam memperbesar peluang klien untuk disiplin minum obat serta dapat mengontrol halusinasinya.
The Implementation of Merdeka Curriculum in English Subject for Strengthening Pancasila Student Khasanah, Umi; Priajana, Nana
Foreign Language Instruction Probe Vol. 3 No. 2 (2024): Technology in ELT
Publisher : STIT Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Curriculum changes in education intiated by the Ministry of Education and Culture emphasize the flexibility of educators and students in learning. It does not rule out the possibility that English Teaching Learning can also run effectively using a Merdeka Curriculum. The Merdeka Curriculum emphasizes the elements of Pancasila Student Profile. The aims of the research to be carried out by researchers are as follows: (1) To find the problems and solutions of teacher during the implementation of the Merdeka Curriculum For Strengthening Pancasila Student Profile in English Teaching Learning at Junior High School. (2) To know the implementation of Merdeka Curriculum For Strengthening Pancasila Student Profile in English Teaching Learning at Junior High School. This research involved six students, three teachers. The researcher used a desriptive qualitative method to do the research. Data from this research collected by Observation, Interview, and Document Analysis. The result from this research are: (1) The use of the Merdeka curriculum based on strengthening the Pancasila student profile in English learning at SMPN 2 Pangenan Cirebon runs based on three stages: planning, implementation, and evaluation. (2) There are 3 types of problems faced by English teachers in using the Merdeka curriculum for strengthening Pancasila student profile: problems based on teachers themselves, problems based on students, and problems from supporting factors. In each of these problems, there are solutions that teachers apply to overcome them.
Gambaran Kunjungan Balita di Posyandu Wilayah UPTD Puskesmas Babakan Sari Kota Bandung Khasanah, Umi; tania, Mery; Hayati, sri; IRAWAN, ERNA
Jurnal Keperawatan BSI Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Keperawatan BSI
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/2exnrt05

Abstract

Posyandu merupakan bentuk pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang memiliki peran strategis dalam upaya pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita secara berkesinambungan. Melalui kegiatan Posyandu, balita dapat memperoleh pelayanan kesehatan dasar seperti penimbangan berat badan, pemantauan status gizi, imunisasi, serta edukasi kesehatan bagi ibu. Namun demikian, cakupan kunjungan balita ke Posyandu di wilayah kerja UPTD Puskesmas Babakan Sari Kota Bandung masih belum mencapai target yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kota Bandung, yaitu sebesar 85%. Data menunjukkan bahwa capaian kunjungan balita hanya mencapai 60,22%, sehingga masih terdapat kesenjangan yang cukup besar antara target dan realisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat kunjungan balita ke Posyandu di wilayah kerja UPTD Puskesmas Babakan Sari Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 83 ibu yang memiliki balita usia 12–59 bulan, yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar balita, yaitu 66,3% atau sebanyak 55 balita, melakukan kunjungan ke Posyandu secara rutin, sedangkan 33,7% atau 28 balita masih belum melakukan kunjungan secara rutin. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun mayoritas balita telah memanfaatkan layanan Posyandu, masih diperlukan upaya peningkatan untuk mencapai target kunjungan yang optimal.
EDUKASI PIJAT PAYUDARA SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI PADA IBU MENYUSUI Hayati, Sri; Khasanah, Umi; Saputra, Anggi; Iklima, Nurul
Jurnal Bhakti Civitas Akademika Vol. 9 No. 1 (2026): Volume IX, Nomor 1, Januari 2026
Publisher : Akademi Keperawatan Dian Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jbca.v9i1.645

Abstract

Masa menyusui merupakan periode penting yang menentukan kesehatan ibu dan bayi, namun masih banyak ibu menyusui yang mengalami masalah pada payudara akibat kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam perawatan payudara, khususnya pijat payudara. Kondisi ini dapat berdampak pada nyeri payudara, bendungan ASI, serta ketidaklancaran proses menyusui yang berpotensi menurunkan keberhasilan pemberian ASI. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui mengenai pijat payudara sebagai salah satu upaya promotif dan preventif dalam mendukung kelancaran produksi dan pengeluaran ASI. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahapan perizinan dan koordinasi dengan pihak terkait, identifikasi kebutuhan peserta, perumusan kegiatan melalui brainstorming, penyusunan materi edukasi, serta pelaksanaan edukasi kesehatan menggunakan metode penyuluhan interaktif, demonstrasi teknik pijat payudara oleh tenaga kesehatan, dan praktik langsung oleh peserta dengan pendampingan. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan peserta, serta observasi langsung untuk menilai keterampilan praktik pijat payudara. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu menyusui, di mana proporsi peserta dengan tingkat pengetahuan baik meningkat dari 35% sebelum edukasi menjadi 85% setelah edukasi. Selain itu, sebagian besar peserta mampu mempraktikkan teknik pijat payudara dengan benar dan menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam melakukan perawatan payudara secara mandiri. Peserta juga memberikan respon positif dan merasakan manfaat langsung berupa rasa nyaman pada payudara. Dapat disimpulkan bahwa edukasi pijat payudara melalui pendekatan interaktif dan berbasis praktik efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui. Oleh karena itu, disarankan agar edukasi pijat payudara diintegrasikan secara berkelanjutan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak serta kegiatan pengabdian masyarakat guna mendukung keberhasilan pemberian ASI secara optimal
Pencegahan Gangguan Kesehatan Mental Remaja di Era Digital dengan Pemberian Edukasi di SMAN 15 Kota Semarang Mulyanti, Lia; Khasanah, Umi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2403

Abstract

Memasuki era digital, hampir semua aktivitas kehidupan manusia kini bergantung pada penggunaan teknologi digital sebagai hal yang sangat penting. Kemajuan teknologi ini ternyata memberikan dampak baik maupun buruk. Penggunaan media sosial secara berlebihan bisa menyebabkan munculnya tanda-tanda depresi, rendahnya harga diri, rasa cemas terhadap penampilan fisik, serta ketidakpuasan terhadap tubuh sendiri. Mayoritas dari masalah kesehatan mental muncul pada masa remaja, yang biasanya terkait dengan masa pubertas. Kesulitan dalam mengatasi masalah ini menjadi tantangan bagi kesehatan masyarakat yang memiliki dampak yang serius. Kesehatan mental memegang peran penting dalam kesejahteraan fisik, mental, dan sosial, yang berpengaruh terhadap individu, masyarakat, serta negara secara keseluruhan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kepada remaja tentang kesehatan mental pada remaja. Metode pengabdian kepada masyarakat yaitu dengan memberikan edukasi dalam bentuk ceramah dan tanya jawab. Hasil pengabdian kepada masyarakat adalah semua siswa dan siswi mengetahui pentingnya menjaga kesehatan mental. Kesimpulan dari pengabdian kepada masyarakat ini khususnya terhadap remaja untuk dapat mengetahui cara menjaga kesehatan mental dengan remaja terutama di era digital.