This Author published in this journals
All Journal Jurnal Akademika Biologi Gaung Informatika Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Studia Religia: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Sketsa Bisnis MALIA JURNAL HERITAGE An Nabighoh Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Arab Dialogia: Jurnal Studi Islam dan Sosial Widya Balina :Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Ath Thariq Jurnal Dakwah dan Komunikasi Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan Amalee: Indonesian Journal of Community Research & Engagement Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) JEET (Journal of English Education and Technology Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Al-Fathin: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Jurnal TIKOMSIN (Teknologi Informasi dan Komunikasi Sinar Nusantara) Jurnal Fokus Manajemen Bisnis Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan E-JOINT (Electronica and Electrical Journal Of Innovation Technology) Melek IT: Information Technology Journal D'edukasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Masip: Jurnal Manajemen Administrasi Bisnis dan Publik Terapan Jurnal Nirta: Studi Inovasi Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi dan Keuangan Syariah Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat PERSPEKTIF: Journal of Social and Library Science Manufaktur: Publikasi Sub Rumpun Ilmu Keteknikan Industri SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Al-Iqtisodiyah : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Konsep Khilafah dalam Filsafat Politik Islam Khoirul Huda; Amanda Harahap, Rizki; Azhara Ritonga, Salsabilla; Lubis, Dhea Amelia Nanda; Almadani, Almadani; Halim, Mara
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): June-September 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i2.1473

Abstract

Konsep khilafah sebagai salah satu tema sentral dalam filsafat politik Islam, baik dari perspektif historis maupun kontemporer. Kajian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis melalui studi literatur dari sumber klasik dan jurnal akademik mutakhir. Khilafah dipahami bukan semata-mata sebagai sistem pemerintahan tunggal, melainkan sebagai prinsip kepemimpinan yang menekankan keadilan, musyawarah, amanah, dan kemaslahatan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pandangan para ulama tentang khilafah sangat beragam. Ulama klasik seperti Al-Mawardi dan Ibn Khaldun menekankan aspek legitimasi dan struktur kepemimpinan tunggal, sementara pemikir kontemporer seperti Yusuf al-Qaradawi dan Rashid Rida lebih menekankan fleksibilitas implementasi khilafah dalam sistem politik modern. Hasil kajian mengungkap bahwa konsep khilafah mengalami evolusi signifikan seiring perkembangan sosial-politik umat Islam dan tantangan globalisasi. Oleh karena itu, khilafah perlu dipahami secara kontekstual agar tetap relevan dan mampu memberikan kontribusi positif bagi tata kelola pemerintahan Islam yang adil dan partisipatif.
Analisis Good Corporate Governance Pada Pengelolaan Keuangan Di Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta  Kabupaten Pasuruan Muhammad Afif Rifqi; Khoirul Huda
Al-Iqtisodiyah : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam Vol. 1 No. 3 (2025): Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam
Publisher : Al-Iqtisodiyah : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study used a qualitative approach and descriptive research. The research location was at the Regional Drinking Water Company (PERUMDA) Giri Nawa Tirta in Pasuruan Regency. Data analysis techniques used data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that: 1) Transparency in financial management at the Pasuruan Regency drinking water company is well-implemented. This can be seen in the openness, collection, and reporting of information related to the company's finances. 2) Accountability in financial management at the Pasuruan Regency drinking water company is well-implemented. This can be seen in the functions, systems, structures, and responsibilities of company personnel, enabling effective management. 3) Accountability in financial management at the Pasuruan Regency drinking water company is well-implemented. This can be seen in the company's management in accordance with applicable laws and regulations. 4) Independence in financial management at the Pasuruan Regency drinking water company is well-implemented. This can be seen in the fact that each company organ avoids domination by any party, is not influenced by particular interests, is free from conflicts of interest, and is free from any influence or pressure, enabling objective decision-making. 5) The fairness of financial management at the Pasuruan Regency drinking water company is well-executed. This is evident in the company's provision of opportunities for stakeholders to provide input and express opinions on behalf of the company's interests. The company also provides equal and fair treatment to stakeholders in accordance with their benefits and contributions to the company. Abstrak Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian ini berada di PERUMDA Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, paparan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan bahwa 1) Transparansi pengelolaan keuangan di perusahaan air minum kabupaten Pasuruan terlaksana dengan baik. Hal ini dapat dilihat dalam keterbukaan, pengumpulan, dan pelaporan informasi terkait keuangan perusahaan. 2) Akuntabilitas pengelolaan keuangan di perusahaan air minum kabupaten Pasuruan terlaksana dengan baik. Hal ini dapat dilihat dalam fungsi, sistem, struktur,dan pertanggung jawaban orang-orang perusahaan sehingga pengelolaan perusahaan dapat terlaksana dengan efektif. 3) Pertanggungjawaban pengelolaan keuangan di perusahaan air minum kabupaten Pasuruan terlaksana dengan baik. Hal ini dapat dilihat dalam pengelolaan perusahaan terhadap prinsip dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 4) Kemandirian pengelolaan keuangan di perusahaan air minum kabupaten Pasuruan terlaksana dengan baik. Hal ini dapat dilihat bahwa masing-masing organ perusahaan menghindari terjadinya dominasi oleh pihak manapun, tidak terpengaruh oleh kepentingan tertentu, bebas dari benturan kepentingan dan dari segala pengaruh atau tekanan, sehingga pengambilan keputusan dapat dilakukan secara objektif. 5) Kewajaran pengelolaan keuangan di perusahaan air minum kabupaten Pasuruan terlaksana dengan baik. Hal ini dapat dilihat bahwa perusahaan memberikan kesempatan kepada pemangku kepentingan untuk memberikan masukan dan menyampaikan pendapat bagi kepentingan perusahaan juga memberikan perlakuan yang setara dan wajar kepada pemangku kepentingan sesuai dengan manfaat dan kontribusi yang diberikan kepada perusahaan
Fungsi dan Tugas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam Penyelesaian Sengketa Nasabah Perbankan Syariah di Indonesia Khoirul Huda
MALIA: Jurnal Ekonomi Islam Vol 14 No 1 (2022)
Publisher : Department of Islamic Economics, Faculty of Islamic Religion, Yudharta University Pasuruan, East Java, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/ml.v14i1.3632

Abstract

The Financial Services Authority (Otoritas Jasa Keuangan or OJK) is expected to assist financial institutions in developing the financial sector in Indonesia. Weak banking supervision is a major cause of mismanagement of banks, which can ultimately lead to bank failures. The method used in this research is the normative juridical approach, which studies the rules, norms, and regulations related to the problem being researched, and the data analysis used is qualitative juridical analysis. Based on the findings, the goal of the OJK as a banking supervisor in resolving banking disputes is to act as a supervisor and mediator, and facilitate customers or banking institutions in resolving disputes through the Alternative Dispute Resolution Institution. The OJK's role as a mediator in resolving disputes aims to achieve a win-win solution, so that no party feels disadvantaged. __________________________________ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan dapat membantu lembaga keuangan dalam pengembangan sektor keuangan di Indonesia. Lemahnya pengawasan perbankan menjadi salah satu penyebab utama terjadinya mismanajemen bank yang pada akhirnya berujung pada kegagalan bank. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif, yaitu suatu pendekatan yang mengkaji tentang kaidah, norma, dan peraturan yang berkaitan dengan masalah yang akan diteliti, dan analisis data yang digunakan adalah yuridis kualitatif. Berdasarkan hasil kajian, tujuan OJK sebagai lembaga pengawas perbankan dalam penyelesaian sengketa perbankan adalah bertindak sebagai pengawas dan mediator, serta memfasilitasi nasabah atau lembaga perbankan untuk menyelesaikan sengketa melalui Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa. Posisi OJK sebagai mediator dalam penyelesaian sengketa bertujuan untuk mencapai win-win solution, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan.
Perancangan Prototipe Sistem Pemantauan Ketersediaan Lahan Parkir Mobil Otomatis Menggunakan Sensor Inframerah Denny Hardiyanto; Dyah Anggun Sartika; Nadhif Ardiansyah; Ahmad Faizal Akhwan; Azizah Rachma Nasya Aulia; Galih Muhammad Rizky; Khoirul Huda
E-JOINT (Electronica and Electrical Journal Of Innovation Technology) Vol 5 No 2 (2024): E-JOINT, Desember 2024
Publisher : Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/e-joint.v5i2.2568

Abstract

Penurunan kapasitas lahan parkir di kota-kota besar menjadi salah satu permasalahan utama dalam manajemen parkir. Banyak area parkir yang tidak terkelola dengan baik, menyebabkan kemacetan dan ketidakefisienan dalam penggunaan lahan. Sistem pemantauan parkir otomatis dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi penggunaan lahan parkir dan mengurangi kemacetan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan prototipe sistem pemantauan parkir otomatis menggunakan Arduino dan sensor inframerah untuk mendeteksi ketersediaan ruang parkir secara real-time. Metode yang digunakan meliputi perancangan perangkat keras berbasis Arduino dengan multi sensor inframerah sebagai alat deteksi kendaraan, motor servo sebagai aktuator untuk palang pintu otomatis dan led sebagai indikator/status ketersediaan lahan parkir. Sistem ini dirancang untuk memonitor status parkir di beberapa titik secara simultan dan mengirimkan informasi tersebut ke pengguna melalui layar atau tampilan led. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah terciptanya prototipe sistem pemantauan parkir yang dapat berfungsi secara efektif untuk mendeteksi ruang parkir yang kosong dan memberikan informasi tersebut kepada pengguna secara akurat. Dengan adanya sistem ini, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan lahan parkir dan mengurangi waktu yang dibutuhkan pengguna dalam mencari tempat parkir dan memudahkan petugas dalam memantau ketersediaan tempat parkir.
KEBIJAKAN REGULATIF PEMERINTAH DAERAH TENTANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK Khoirul Huda
HERITAGE Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v5i2.1558

Abstract

Tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan salah satu bentuk pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Meskipun banyak upaya telah dilakukan oleh pemerintah daerah, seperti penyusunan Rencana Aksi Nasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan (RAN-PKTP), pembangunan pusat-pusat krisis terpadu di rumah sakit, pembangunan ruang pelayanan khusus (RPK) di Polda dan Polres serta pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak (PPT-PPA) atau di daerah lain disebut P2TP2, dan penyebaran informasi dan kampanye anti kekerasan terhadap perempuan dan anak hingga tingkat Kecamatan dan desa. Namun semua upaya tersebut belum cukup untuk menekan tingginya tindak kekerasan dan eksploitasi terhadap perempuan dan anak. Data yang akurat masih belum tersedia, hal ini dikarenakan banyak kasus-kasus kekerasan dan eksploitasi terhadap perempuan dan anak yang tidak dilaporkan, dengan anggapan bahwa masalah tersebut adalah masalah domestik keluarga (tabu) yang tidak perlu diketahui orang lain selain itu belum ada interching’s antara lembaga dalam penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak. Selain itu, masih didapati bahwa Pemberdayaan Perempuan menjadi erat kaitannya dengan perlindungan terhadap anak, ditengah kesibukan orangtua dalam keseharianya berdampak atas peran kaum perempuan dalam pendidikan utama dan pertama bagi anak. Dalam keseharian terdapat fenomena atas pendidikan anak dikeluarga yang lebih sering terjadi secara alamiah tanpa kesadaran perencanaan orang tua, padahal pengaruh dan akibat sangat besar. Jika kita lihat atas rendahnya kualitas hidup dan peran perempuan memiliki kontribusi sangat besar atas pendidikan dan pembentukan karakter anak. Jika ditelaah secara seksama terdapat beberapa masalah utama guna mengurai atas pembangunan pemberdayaan perempuan di daearah, sebagaimana rendahnya kualitas hidup dan peran perempuan, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan politik. Tidak lepas adanya konstruksi budaya (cultural), structural dan pola rasional sebagaimana pola rasional menjadi Value (Tata Nilai) dalam kehidupan yang dianggap benar dan bersifat subjektif sehingga dalam establishmen gender di daerah melihat dari tiga aspek; cultural, structural dan rasional (Values).
STUDY OF PAULO FREIRE'S THOUGHTS AS A REFORMULATION OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION CURRICULUM IN THE DIGITALIZATION ERA Khoirul Huda; Muhammad Najihul Huda; Syarof Nursyah Ismail
Widya Balina Vol. 10 No. 2 (2025): Widya Balina - Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53958/wb.v10i2.871

Abstract

The rapid development of technology in the digital era has brought significant changes in various aspects of life, including in the world of education. Islamic Religious Education (PAI) is no exception, facing the challenge of remaining relevant and effective in shaping students' personality characters. The current PAI curriculum is considered not fully able to accommodate the needs of the times that demand the integration of Islamic values ​​with digital competencies. The urgency of reformulating the PAI curriculum is very important in order to create an adaptive, innovative, and future-oriented learning model. This study aims to express constructive ideas in reformulating the PAI curriculum by referring to Paulo Freire's thoughts, while the method used is qualitative based on literature studies. In the end, this study concluded that the reformulation of the PAI curriculum can be realized by adopting the theory of integrity-reality initiated by Paulo Freire, the integrity-reality in question is integrating Islamic values ​​and the sophistication of digital technology. Reformulation of the PAI curriculum can be done by continuing to place the source of Islamic teachings as a fundamental rule, and placing humans as the main center in science. In other words, digital technology is only used as a limited tool in learning and teaching methods.
Kebijakan Publik dan Kebijakan Sosial dalam Ilmu Politik Alya Habibah Tarigan; Muliana; Khoirul Huda
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2025): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/48ytw906

Abstract

This paper discusses the relationship between public policy and social policy within the context of political science, aiming to provide a deeper understanding of their concepts, scope, and relevance to social development. Public policy is defined as a series of governmental decisions and actions designed to address social, economic, and political issues, while social policy focuses on fulfilling basic human needs and improving citizens’ welfare. Both are closely interrelated in realizing a system of governance that is just, responsive, and people-oriented. This study employs a descriptive-qualitative approach by reviewing various theories and perspectives from scholars such as Thomas R. Dye, William N. Dunn, and John Rawls, and examines their relevance to the Indonesian context, which is grounded in Pancasila and the 1945 Constitution. The findings indicate that the effectiveness of public and social policies greatly depends on community participation, bureaucratic capacity, and adaptability to global changes. Therefore, strengthening inclusive and participatory public and social policies is essential to achieving social justice and collective welfare.
Green Innovation as a Strategy for Empowering Batik MSMEs: Improving Productivity and Diversification toward Sustainable Green Industry in Pasuruan Regency Rakhmawati, Antin; Wisma Soedarmadji; Khoirul Huda; Muhammad Nizar; Lumhatus Shofi Sa'adah; Ridho Hafiz Maulana
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 6 No. 2 (2025): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v6i2.8381

Abstract

The empowerment program for the Batik Canting Cantik community in Pasuruan Regency aims to strengthen the productivity, competitiveness, and sustainability of traditional hand-drawn Batik through the implementation of green innovation. Using a Participatory Action Research (PAR) approach, the study involved 15 artisans over six months through a series of participatory activities, including training, co-design workshops, production trials, and evaluation sessions. Artisans were trained in eco-printing techniques that utilize environmentally friendly natural dyes as alternatives to synthetic dyes, which are known contributors to hazardous waste. Technological innovations such as the introduction of steamers and multifunctional Batik dryers were also implemented to accelerate production processes and reduce dependency on weather conditions. The results show a 50% increase in productivity, a significant reduction in drying time, improved color durability, and enhanced product quality. In addition, marketing capacity was strengthened through training in branding, innovative packaging design, and digital marketing, including the use of social media and online marketplaces, which contributed to a broader national and international market reach. Beyond economic impacts, the program also generated environmental and social benefits by raising awareness of natural resource conservation and promoting sustainable cultural production practices. These findings demonstrate that green innovation is effective in enhancing the competitiveness and long-term sustainability of Batik-based MSMEs.
Pemikiran Politik Islam dan Modern Khoirul Huda; Andre Selamat Sinaga; Dinda Ratulangi
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2024): Oktober : JURRISH: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrish.v3i3.8103

Abstract

The development of Islamic political thought cannot be separated from the historical context and social dynamics surrounding it. One significant period that influenced the direction of this thought is the era of Western colonialism in the 19th to early 20th centuries. During this period, much of the Islamic world was under Western colonial rule, which had a profound impact on the social, political, and intellectual conditions of Muslims. Within the Muslim community itself, various internal issues related to religious understanding arose, causing difficulties in facing the dominance and hegemony of the West. Islamic political thought became one of the fields of study in political science, which is not only relevant today but also gained attention during the classical Islamic period. This study is highly significant, both in the development of knowledge and as a framework for political practice. Therefore, it is important to study Islamic political thought, as it provides deep insights into political dynamics and Islam’s contribution to shaping existing political systems, as well as offering perspectives that are useful in facing contemporary global challenges.
LOCAL POLITICAL DYNAMICS IN EMPOWERING PKK AND PREVENTING NARCOTICS AMONG YOUTH: AN ANALYSIS OF THE COMMUNITY SERVICE (KKN) PROGRAM OF UINSU MEDAN IN SERAPIT VILLAGE Khoirul Huda; Azmi alfaiz nur; ismi aulia palem; Annisa Ramayani; Muhammad ridholi
PERSPEKTIF: Journal of Social and Library Science Vol. 3 No. 3 (2025): December
Publisher : Academic Solution Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70489/perspektif.v3i3.913

Abstract

This study analyzes the influence of local political dynamics on the empowerment of the Family Welfare Development program (PKK) and its role in preventing narcotics abuse in Serapit Village, Langkat Regency. The purpose of the research is to identify the relationship between village politics, community participation, and the effectiveness of community-based social programs. The study employs a descriptive qualitative approach, using primary data obtained through observation, interviews, and documentation during the KKN program of UIN Sumatera Utara. The findings show that participatory political support strengthens PKK empowerment and increases community awareness of the dangers of narcotics. Collaboration among university students, PKK members, and village authorities creates an effective and sustainable model of social empowerment. The study concludes that local politics can serve as an instrument of social transformation when managed inclusively and grounded in community collaboration.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdul Wahab Naf’an  Abdurahman Abdurrahman Afri Wulan Sari Agnes Charisika W Ahmad Faisol Ghofiri Ahmad Faizal Akhwan Almadani, Almadani Alya Habibah Tarigan Amanda Harahap, Rizki Ameliana Andre Selamat Sinaga Annisa Ramayani Antin Rakhmawati Anto Budiharjo Atta Putra Harjanto Azhara Ritonga, Salsabilla Azizah Rachma Nasya Aulia Azmi Alfaiz Nur Binti Khoiriyah Budi Raharjo Buyun Khulel Denny Hardiyanto Dinda Ratulangi Diyaa Aaisyah Salmaa Putri Atmaja Dyah Anggun Sartika Elly Wanda Putri Fadhiel Akbar Al-Azhari Firdhaus Hari Saputro Al Haris Galih Muhammad Rizky Gogot Sugito Gusti Firman Noor Halim, Mara Hasta Brian P Hidayat, Hanif Imron Hambyah Irmayani Iskandar, Ranu Ismi Aulia Palem Ita Mardiani Zain juniati Khoirudin Fathoni Kriswanto Linda Ayu Renggani Lita Murdiana Lubis, Dhea Amelia Nanda Lumhatus Shofi Sa'adah M. Abdul Hamid Mad Yusup Mahsun Jayadi Marsya Aura Azka Maskurotin Fauziah Moch Adji Santoso Moh. Irfan Muhammad Afif Fathul Ilmi Purba Muhammad Afif Rifqi Muhammad Hanif Muhammad Hasbi Muhammad Ibrahim Muhammad Miftahur Rahman Muhammad Najihul Huda Muhammad Nizar Muhammad Nur Faizin Muhammad ridholi Muliana Nadhif Ardiansyah Nugroho Fajar Susanto Nur Madiah Harahap Nuraeni Pixyoriza R. Ambar Kuntoro Mursit Gendroyono R. Imanu Danar Herunandi Ridho Hafiz Maulana Rizki Setiadi Rusiyanto Rusiyanto Saadaruddaroini Salamatun Asakdiyah Salsabilah Hasibuan Sri Siswanti Suaibatul Islamiyah Sutaman, Sutaman Syafiq Anugrah Syarof Nursyah Ismail Wisma Soedarmadji Yolanda Pratiwi Zawawi, Moh