Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : juke

Gambaran Manifestasi Klinis Dan Laboratorium Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Bagian Anak RSUD DR. Abdul Moeloek M. Masykur Berawi; Khairun Nisa; Dewi Agustina
JUKE Unila Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.093 KB)

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit demam akut yang ditandai dengan demam akut selama 2 sampai dengan 7 hari, kadang-kadang bersifat bifasik, disertai dengan manifestasi perdarahan dan dapat menimbulkan syok serta kematian. Penelitian ini untuk mengetahui gambaran manifestasi klinis dan laboratorium demam berdarah dengue (DBD) di bagian Ilmu Kesehatan Anak RSUD dr. H. Abdul Moeloek bulan Juni 2007- Juni 2008. Penelitian menggunakan metode deskriptif retrospektif. Sample dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling, dimana semua populasi yang memenuhi kriteria inklusi yaitu anak yang didiagnosa DBD berdasarkan kriteria WHO 1997, usia diatas  1 bulan s/d 18 tahun dan adanya kelengkapan data rekam medik. Populasi penelitian sebanyak 85 orang, dimana hasil penelitian penderita DBD yang terbanyak pada umur 5 tahun - <12 tahun sebanyak 47 penderita (55<3%) dan terendah pada umur < 2 tahun sebanyak 2 penderita (2,3%). Lama demam penderita DBD selama 1 - 3 hari: 18 penderita (21,2%), 4 - 5 hari: 48 penderita (56,5%) dan selama 6 - 7 hari: 19 penderita (22,4%). Pada manifestasi perdarahan berupa uji tourniquet positip: 34 penderita (33,0%), petekie : 41 penderita (39,8%), epistaksis: 14 penderita (13,6%), perdarahan gusi: 2 penderita (1,9%), hematemesis: 4 penderita (3,9%) dan melena: 8 penderita (7,8%). Pada seorang penderita dapat dijumpai lebih dari satu macam gejala perdarahan. Hepatomegali: 15 penderita (17,6%), tidak hepatomegali: 70 penderita (82,4%). Trombosit 10 3/mm3 - 30 3/mm3 : 2 penderita (2,3%), >30 3/mm3 - 50 3/mm 3 : 23 orang (27,1%) dan >50 3/mm3 - 100 3/mm3  : 60 penderita (70,6%). Peningkatan hematokrit antara 20% - 29% : 32 penderita (37,7%), Ht. 30% - 39%: 44 penderita (51,8%) dan Ht. >39% : 9 penderita (10,6%). Uji serologis  IgM (+) dan IgG (+) : 65 penderita (76,5%),  IgM (+) dan IgG (-) : 18 penderita (21,2%) dan IgM (-) dan IgG (+) : 2 penderita (2,4%).  Penderita DBD derajat I :  21 penderita (24,7%), DBD derajat II : 50 penderita (58,8%), DBD derajat III : 11 penderita (12,9%) dan DBD derajat IV : 3 penderita (3,6%). Penderita DBD dengan manifestasi perdarahan yang terbanyak adalah petekie sebanyak 41 penderita yaitu pada   DBD derajat II dengan 33 penderita, sedangkan manifestasi perdarahan yang terendah adalah perdarahan gusi sebanyak 2 penderita. penderita DBD yang terbanyak tidak ada hepatomegali : 70 penderita, yaitu terbanyak pada DBD derajat II berjumlah 43 penderita. Jumlah trombosit yang terbanyak adalah   trombosit >503/mm3 - 1003/mm3: 60 penderita, yaitu terbanyak pada DBD derajat II : 38 penderita, sedangkan yang terendah dengan trombosit 103/mm3 - 303/mm3 pada DBD derajat I dan derajat IV. Peningkatan hematokrit yang terbanyak pada Ht. 30% - 39% : 44 penderita, yaitu terbanyak pada DBD derajat II sedangkan kadar peningkatan hematokrit yang terendah pada Ht. >39% : 9 penderita. Uji serologis yang terbanyak pada serologis IgM(+)/IgG (+) : 65 penderita yaitu terbanyak pada DBD derajat II : 40 penderita, dan terendah uji serologis IgM (-)/IgG (+) : 2 penderita. Kesimpulan bahwa untuk menegakkan diagnosis penyakit DBD berdasarkan kriteria WHO (1997) dan dikonfermasikan dengan pemeriksaan serologik hemaglutinasi atau IgM dan IgG
Co-Authors Adinda Dwi Firia Afifa Tohira Ahmad Fitrah Raihan Ainun Jawahir Ajeng Andini Amelia Putri Amanda Anisa Ayu Lestari Annisa Zahra Annysha Maharani Harahap An’nas Tasya Rahmadhani Aprillia Dwi Astuti Assyifa Deswita Mrp Audy Vimala Sari Aulia Nazwa Fathurahmi Ayun Mira Aprilina Azkyatul Arifah Rkt Azrina Febriyani Nasution Chablullah Wibisono Damsar Dea Rizka Ananda Pulungan Deddy Surachmad Deliana S Dellya Silfani Dessy Nurfiani Dewi syahfitri Dhea Salsabila Br. Sitepu Difa Adelia Dinda Agus Tantri Dwi Fanny Amanda Eka Madani Nasution Elisa Apriani Fadhlan Al Hafiz Mrp Fadzlikaselly Widyapuspa Handayani Nugroho Faiqah Adnin Purba Farah Sabila Farhan Yadi Febri Yuanda Gana Vige Ortega Gita Indrawan Habibatul Wahidiyah Hairum Nafsiah Purba Hariyani, Elva Hendripides &#039; Herastuti Sulistyani Imelita Rahyuni Ritonga Indrayani Isdawati Istifani Nasution Juaidah Agustina Juliani Lailatul Mahpuja Dasopang Laura Natalia Christin Sinuraya Lilis Karlina Boangmanalu Lutfiyah Nada Salsabila M. Masykur Berawi Maila Rizqi Aulia Makhdalena Makhdalena Maryaningsih Maryaningsih Maya Saufinah Pane Mely Febriani Mendriani, Putri Mhd Ikhsan Nasution Muammar Khaddafi Muhammad Raihan Pratama Nadia Amanda Azwa Nadiyah Azka Salsabilla Azizah Nasywa Nazhifah Naufal Afriandi Nency Utami Br Barus Nirmaya Fanisya Nur Latipah Siahaan Nurna billa Pane, Jihan Mawaddah Putri Putri, Putri Quroti A&#039;yun Rabiatul Chazali Rani Ramadani Restu Amalia Mazid Rezki Safitri Harahap Rika Iyut Tira Risca Muril Khairani Risky Andreansyah Rizka Sahilla Rosida Sapriani Harahap Rosmala Dewi Safira Zahara Sahkira Nabila Utami Siregar Salsabila Lubis Sapriya Zahara Larosa Saragih, Nazla Novrinda Shopiah Auzi Silvi Roma Rizkina Siti Khodiza Sihombing Siti Nur Hasanah Siti Sulastri Sry Wulan Silaban Suci Maghfirah Suci Ramadhani Rangkuti Sukma Hadisti Nasution Sulaiman Sulaiman Syahbrina Misella Damanik Tria Annisa Ramadhani Ulfiyah Az-Zahra Dahlan Viola Safitri Wahyu Wijanarko Winda Rika Lestari Wulan Andika Wuni Barokah Yayang Nisrina Putri Hasibuan Yeni Vera Yesy Prinkawati Nasution Yulia Rahmadani Zidratul Gemilang Ahmad