Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Niat Pembelian Personal Care Product Ramah Lingkungan Pada Generasi Z Muthmainnah Firdausa, Mutiara; Harmini, Harmini; Dwi Utami, Anisa
Forum Agribisnis Vol. 15 No. 1 (2025): FA VOL 15 NO 1 MARET 2025
Publisher : Magister Science of Agribusiness, Department of Agribusiness, FEM-IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/fagb.15.1.53-63

Abstract

Kebanyakan produk ramah lingkungan yang dibeli oleh konsumen adalah makanan. Meski demikian, barang-barang kesehatan atau kosmetik juga dilirik oleh para konsumen dikarenakan kesadaran konsumen terhadap kepedulian lingkungan. Berkaitan dengan produk ramah lingkungan, PCP ramah lingkungan terdiri dari perawatan kulit, perawatan rambut, kosmetik warna, dan perlengkapan mandi. Produk ini menggunakan bahan-bahan alami, tidak menggunakan organisme hasil rekayasa genetika, menggunakan pupuk dan pestisida organik yang terbuat dari bahan alami minim residu saat pemakaian secara rutin dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya. Rata-rata konsumen yang menggunakan kosmetik dan personal care adalah anak-anak muda yang berusia 20-28 tahun. Ini semakin menunjukkan bahwa konsumen Indonesia mulai tertarik mengonsumsi jenis produk ramah lingkungan khususnya di kalangan Generasi Z. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor yang memengaruhi kepedulian lingkungan dan faktor lainnya terhadap niat membeli personal care product ramah lingkungan pada kalangan Generasi Z. Jumlah sampel sebanyak 200 responden. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan Partial Least Square (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap konsumen terhadap produk ramah lingkungan tidak berpengaruh terhadap niat pembelian personal care product ramah lingkungan. Hal ini dikarenakan konsumen banyak yang belum berminat membeli personal care product ramah lingkungan dikarenakan ragu akan kebenaran klaim personal care product ramah lingkungan yang mengandung bahanbahan alami dan mudah didapat.
Determinants Of Off-Farm Household Income: Evidence From Rice Farmers In Indonesia Harmini, Harmini; Harianto, Harianto; Kusnadi, Nunung; Herawati, Herawati
Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Vol. 13 No. 1 (2025): Juni 2025 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2025.13.1.214-222

Abstract

Sebagian besar rumah tangga petani, khususnya petani padi skala kecil di Indonesia, memperoleh pendapatan usahatani setara dengan di bawah garis kemiskinan. Sumber pendapatan dari luar usahatani (off-farm) menjadi andalan dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan off-farm rumah tangga petani. Dengan menggunakan data survei Kementerian Pertanian RI tahun 2016, hasil estimasi model two-step Heckman selection menunjukkan bahwa pendapatan off-farm rumah tangga petani dipengaruhi oleh kondisi pasar tenaga kerja di luar sector pertanian. Penelitian ini juga menemukan bahwa terbatasnya penguasaan faktor produksi usahatani mendorong petani untuk meningkatkan pendapatannya dari kegiatan off-farm, sedangkan rendahnya tingkat pendidikan menyebabkan rendahnya pendapatan rumah tangga dari kegiatan off-farm. Untuk mendorong peningkatan pendapatan off-farm rumah tangga petani, diperlukan intervensi kebijakan yang mampu mendorong berkembangnya industri berbasis pertanian di pedesaan, dan meningkatkan akses petani terhadap pendidikan dan pelatihan.
Dampak Pola Asuh Orang Tua dalam Membangun Kemandirian Anak (Studi Kasus di RA Muslimat NU 076 Jalen Ngrukem Mlarak Ponorogo) Harmini, Harmini
Social Science Academic Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ssa.v3i1.7145

Abstract

Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum pendidikan dasar, yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun. Salah satu lembaga prasekolah adalah Raudlatul Athfal yang membina anak usia 4-6 tahun. Setelah anak memasuki masa itu, anak akan mulai belajar mandiri dan berdiri sendiri lepas pengawasan dari orang tua atau pengasuh. belajar bermasyarakat, menyesuaikan diri dengan kelompok dan mengembangkan keterbukaan. Orang tualah yang memegang peran penting dalam mendidik anak untuk memiliki karakter mandiri. Di lapangan peneliti menemukan adanya siswa yang dalam tanggungjawab menyelesaikan tugas sekolah anak masih kurang mandiri, kurang telaten, tidak sabar, terpengaruh oleh teman, dan asal-asalan, serta kurang mampu dalam mengendalikan uang jajan. Untuk itu, perlunya ditingkatkan kemandirian anak itu melalui implementasi pola asuh orang tua. Dalam penelitian ini, menggunakan metodologi dengan pendekatan kualitatif. Jenis Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan rumusan masalah; (1) Bagaimana pola asuh orang tua pada anak di RA Muslimat NU 076 Jalen Ngrukem Mlarak Ponorogo?, (2) Bagaimana kondisi kemandirian anak di RA Muslimat NU 076 Jalen Ngrukem Mlarak Ponorogo?, (3) Bagaimana dampak pola asuh orang tua pada kemandirian anak di RA Muslimat NU 076 Jalen Ngrukem Mlarak Ponorogo?.Dari analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) Pola asuh orang tua yang diterapkan pada anak di RA Muslimat NU 076 adalh pola asuh demokratis. Pengasuhannya diantaranya adalah tidak memaksakan kehendak kepada anak, tidak memberikan kebebasan yang penuh kepada anak, serta mempertimbangkan setiap keputusan anak, memberikan solusi dan masukan kepada anak, (2) Kondisi kemandirian di RA Muslimat NU 076 Jalen Ngrukem Mlarak Ponorogo telah dijadwalkan setiap hari, orang tua juga telah mengupayakan kemandirian anak selama di rumah, oleh karena itu sebagian besar anak kemandiriannya sudah baik., (3) Dampak pola asuh orang tua pada kemandirian anak, bahwa sebagian besar orang tua telah menerapkan pola asuh demokratis kepada anak sehingga kemandirian anak di RA Muslimat NU 076 Jalen Ngrukem Mlarak Ponorogo sudah baik.
DESAIN SISTEM ROOFTOP OFF GRID PANEL SOLAR PHOTOVOLTAIC Harmini, Harmini; Nurhayati, Titik
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2017): November (2017)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jprt.v13i2.931

Abstract

Pada saat ini hampir semua rumah tempat tinggal menggunakan sumber energi dari jaringan PLN. Sumber energi listrik yang disediakan oleh PLN sebisa mungkin dilakukan penghematan dalam pemakaian listrik. Salah satu cara yang digunakan adalah setiap rumah menggunakan Roof top panel solar photovoltaic, hal ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan sumber energi dari PLN. Berdasarkan hal tersebut maka perlu dilakukan perancangan dalam pengaplikasian Roof top solar panel. Pada penelitian ini akan dirancang sistem Roof top off grid panel SPV sebagai sumber alternatif energi listrik. Perancangan diperuntukkan untuk sistem Solar Home System (SHS) atau rumah tempat tinggal dengan acuan radiasi matahari di wilayah Jawa Tengah. Sistem rooftop off grid solar photovoltaic dirancang dengan menggunakan komponen panel SPV, baterai, inverter dan charge controller. Kapasitas daya yang dirancang adalah 1.576,2 Watt dan konsumsi energi per hari sebesar 4.260 Wh Jumlah baterai sebanyak 12 unit dengan kapasitas masing-masing 310 Ah, panel SPV sebanyak 6 Unit kapasitas 225 Wp, inverter   1 unit sebesar 1000   Watt dan charge controller 1 unit sebesar 40 A. Sudut kemiringan sebesar 16 derajat. Estimasi biaya investasi yang dikeluarkans sebesar Rp.62.000.000,-
Tata Kelola Rantai Nilai Kopi Robusta di Sumatera Selatan Suryana, Anggita Tresliyana; Harianto, Harianto; Syaukat, Yusman; Harmini, Harmini
AGRIBEST Vol 7, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v7i2.17695

Abstract

Struktur tata kelola yang baik berperan penting dalam meningkatkan pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat desa termasuk produsen kopi, serta menguatkan rantai nilai kopi secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap struktur tata kelola rantai nilai kopi robusta. Penelitian dilakukan di tiga kecamatan di Pagar Alam, Sumatera Selatan pada tahun 2022 dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari 98 aktor yang terlibat dalam rantai nilai kopi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan Gereffi. Hasil analisis menunjukkan bahwa aktor rantai nilai kopi robusta terdiri dari petani, pedagang pengumpul, koperasi, industri kecil menengah, dan konsumen akhir. Kopi bubuk yang diproduksi industri kopi Pagar Alam berasal dari biji kopi petik merah. Tata kelola rantai nilai kopi robusta di Pagar Alam diklasifikasikan sebagai tipe modular yang ditandai dengan tingkat kompleksitas informasi transaksi yang tinggi, kemampuan aktor rantai yang tinggi dalam kodifikasi informasi, dan kemampuan yang tinggi dalam menyediakan bahan baku. Untuk membangun tata kelola rantai nilai kopi robusta yang lebih baik, diperlukan kerjasama dan kemitraan antara petani produsen hingga industri pengolahan dalam rangka memperkuat koordinasi antara aktor rantai nilai. Kemudian pemerintah lokal perlu meningkatkan perannya sebagai fasilitator untuk peningkatan mutu kopi. Dengan tata kelola yang lebih efisien diharapkan akan mengembangkan rantai nilai yang memberikan manfaat bagi seluruh aktor rantai nilai kopi robusta.
EXPORT PERFORMANCE OF INDONESIAN BLACK PEPPER IN THE UNITED STATES MARKET Tarigan, Anita Carolin Aprilia; Suharno, Suharno; Harmini, Harmini
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 8, No 1 (2024): March 2024
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v8i1.18116

Abstract

Indonesia pepper, contributing 11% of the U.S. market, is below Vietnam as a significant supplier and is followed by Brazil. Based on the growth rate of Indonesian pepper exports to the U.S. market, Indonesia is second after Vietnam. Indonesian pepper exports to the American market have limitations, and competition exists between the countries exporting pepper. The research used the export of a sort of whole black pepper. This study aims to determine Indonesian black pepper's competitiveness and demand position in the U.S. market. The performance of Indonesia's black pepper exports to the U.S. market was analyzed using the revealed comparative advantage (RCA) method, export product dynamics (EPD), and the almost ideal demand system (AIDS) method. The dependent variable is the share of Indonesia, Vietnam, Brazil, and India, and the independent variable is the price of pepper from the countries. The analysis results show that black pepper has comparative and competitive competitiveness. Indonesian black pepper has the highest expenditure elasticity, elastic price elasticity, and cross elasticity; it is a substitute for Vietnam and complementary to Brazil and India. Indonesian black pepper has good export performance and a high demand for imports, so Indonesia has the potential to increase exports by increasing the export volume of quality pepper at competitive prices, according to what the U.S. market wants.
Export Performance of Indonesian Processed Tuna Commodities in the Japanese Market Kristiani, Mikha; Suharno, Suharno; Harmini, Harmini
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v6i3.1495

Abstract

Tuna commodity is globally competitive, but its performance is still below its competitor country, namely Thailand and is starting to compete with other countries, namely the Philippines, Vietnam and China. This study aims to evaluate the competitiveness performance and analyze the demand for processed tuna commodities in the Japanese market. Export competitiveness analysis is processed using the Revealed Comparative Advantage (RCA) index and the Revealed Competitiveness Advantage (RC) index. The level of competition and export demand will be analyzed using the Almost Ideal Demand System (AIDS) model. The results showed that the export performance of Indonesian processed tuna commodities was comparatively and competitively competitive in the Japanese market. The demand for Indonesian processed tuna commodities in the Japanese market has fulfilled the demand theory. Indonesian processed tuna is a normal item for Japanese consumers. For Indonesia, processed tuna from competitor countries Thailand, the Philippines, Vietnam, and China are substitute goods. Thus, an increase in prices in these four countries will increase Indonesia's share.
The Interconnection of Huma Betang Values with the Philosophy of Pancasila in the Framework of Islamic Education at the Primary School Level at the Primary School Level Harmini, Harmini; Anwar, Khairil
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v10i2.9840

Abstract

Backround: Islamic education at the primary school level in Indonesia faces the challenge of integrating local cultural values with national ideology to build students’ character and social awareness. Aim: This study aimed to analyze the interconnection between Huma Betang values, rooted in Dayak culture, and the philosophy of Pancasila, and to explore how these values converge in the Islamic education curriculum to foster a generation with strong character and moderation. Method: Using a descriptive qualitative method, the research adopted an exploratory design with a systematic literature review. Relevant literature, including academic books, journal articles, and policy documents, was identified, selected based on defined criteria, and categorized into thematic groups. Data were analyzed through thematic analysis, enabling the identification, coding, and interpretation of recurring themes related to the integration of Huma Betang and Pancasila values in education. The findings revealed a significant convergence between Huma Betang principles—such as mutual cooperation, respect for diversity, and communal harmony—and the core values of Pancasila, including unity, humanity, and social justice. These values were embedded in the Islamic education curriculum through teaching materials, pedagogical strategies, and school activities like discussions, storytelling, and community-based learning. The integration of these values enriched the learning experience, cultivated social responsibility, and promoted tolerance among students, ultimately shaping individuals who are both academically competent and socially conscious. Despite the positive impacts, challenges remain, including limited resources, the need for teacher training, and translating philosophical concepts into practical curriculum implementation. Nonetheless, this integration holds considerable potential for strengthening national identity, preventing radicalization, and fostering an inclusive and harmonious society. Conclusion: the study underscores the importance of systematically incorporating both local and national values into Islamic education curricula at the primary school level to produce graduates with strong moral character and the capacity for social cohesion in a diverse society.
DESAIN DAN IMPLEMENTASI MAXIMUM POWER SOLAR TRACKER MENGGUNAKAN PANEL PHOTOVOLTAIC DI KOTA SEMARANG Harmini, Harmini; Nurhayati, Titik
Elektrika Vol. 10 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.25 KB) | DOI: 10.26623/elektrika.v10i1.1117

Abstract

The purpose of this research is to design and implementation Maximum Solar Power Tracking system using photovoltaic panel, in order to increase solar panel efficiency and power. Data collection is done for the condition in Semarang city. The result of the research is expected to be base in planning of solar power system in Semarang city, whether it is for light-ing lamp planning and for Solar Home System (SHS). This MPPT system design uses standard 180 degree servo motor to drive photovoltaic panel and control circuit using ATmega IC, while simulation using MATLAB program. Tracking is done by online tracking method by moving the photovoltaic panel to the radiation of the sun. Tracking simulation is done with step 20, 50 and 180 step. The average of voltage generated by system without tracking is 3.97 Volt while the average volt-age generated by tracking system is 4.72 Volt. Efficiency between system without tracking and tracking system is 66.28% for tracking system and 78.78% for tracking system.Keywords: MPPT,Solar Photovoltaic, Tracking.
DESAIN SISTEM POMPA AIR SOLAR PHOTOVOLTAIC (SPV) 125 WATT DI DESA RAMBAT, KECAMATAN GEYER, KABUPATEN GROBOGAN Harmini, Harmini; Nurhayati, Titik
Elektrika Vol. 10 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (871.035 KB) | DOI: 10.26623/elektrika.v10i1.1118

Abstract

 In this research will be designing a prototype of a water pump system using solar photovoltaic (SPV) that is designing a SPV in accordance with the needs of PV with the capacity of water pump. The power generated by the photovoltaic system will be used to drive the water pump. One of the areas in Central Java region that have not received water source is Dusun satreyan, Rambat Village Geyer Subdistrict Grobogan District. The solar photovoltaic (SPV) water pump system is de-signed using SPV panels, Solar Charge Controller, Battery and Inverter for the needs of 1 family head with water capacity per day is 300 Liter. The water pump capacity is 125 Watt, the number of SPV panels of 2 each with a capacity of 100 Wp, battery capacity, solar charge controller and inverter is 60 Ah, 10.42 Ampere and 12 volts DC 220 VAC. The average effi-ciency rating of the SPV water pump system as a whole is 61.18%Keywords: MPPT,Solar Photovoltaic, Tracking.  
Co-Authors Ake Wihadanto Alfi Nurdina Amzul Rifin Ardie Ariyono Ardie Ariyono Aryadi, Ricky Bambang Haryanto Bayu Krisnamurthi Cahyo, Mukti Dwi Dalimunthe, Nina Rahmida Derman, Derman Diana Andrianita Kusumaningrum, Diana Andrianita Dwi Utami, Anisa Dwi Yulistiani Efendi, Zul Endang Sutedi Erna Wahdiana Ery Sadewa Farah Ratih Farah Ratih Fariyanti, Anna Ferry Firmawan Feryanto willcharo Firison, Jhon Fitriyan, Moh Tamam Edy Hardja, Adiva Fitri Khalishah Tjiptara Harianto Harianto Harianto Harianto Herawati Herawati I.G.P. Wigena Ishak, Andi Iwan Herdiawan Juniar Atmakusuma Juniar Atmakusuma Juniar Atmakusuma Khairil Anwar Kristiani, Mikha Lailandra, Andjani Lalu Hendri Setiawan Lestari, Puspita Mardika M. A. Firmansyah M. A. Firmansyah Mudjiastuti Handajani Muhammad Fadhil Adinugroho Muhammad Fadhil Adinugroho Muthmainnah Firdausa, Mutiara Netti Tinaprilla Novi Anggraini Nunung Kusnadi Nurhaita Nurhaita Prabawa Eka Soesanta Priyo Adi Sesotyo Puspito, Sigit Putra, Aditya Perdana Putri, Tursina Andita Ramon, Erpan Ratna Winandi Ratna Winandi Asmarantaka Ratna Winandi Asmarantaka Rita Nurmalina Rosbarnawan, Ferdy Rosiana, Nia Satria Pinandita Soraya Astia Putri Sri Heranurweni Subowo Subowo Subowo Subowo Suharno Suharno Supari Supari Supari, Supari suparman suparman Suparman Suparman Supratman Supratman, Supratman Suprehatin Suprehatin Suryana, Anggita Tresliyana Tarigan, Anita Carolin Aprilia Taufik Hidayat Taupik Rahman Titik Nurhayati Titik Nurhayati Tresia, Gresy Eva Veronica do Carmo da Silva Vinami Yulian Wahyu Adi Nugroho Wardi Wardi Wigena, I.G.P. Wisri Puastuti Yanti Nuraeni Muflikh Yanuar, Rahmat Yusman Syaukat