Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

KONTRIBUSI WANITA KARIER MUSLIM DALAM PEMBERIAN AIR SUSU IBU EKSKLUSIF TERHADAP KESEHATAN DAN KESETARAAN GENDER DALAM KERANGKA TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Maziyati, Nailil; Luthfiyah, Luthfiyah
Jurnal Harkat : Media Komunikasi Gender JURNAL HARKAT : MEDIA KOMUNIKASI GENDER, 21(1), 2025
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/harkat.v21i1.45747

Abstract

Abstract. This research analyzes the role of career women in exclusive breastfeeding from an Islamic perspective and its relevance to the Sustainable Development Goals (SDGs) program. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach with the PRISMA protocol, this study reviewed 10 selected articles from 309 articles identified from various scientific databases. The analysis results show a harmonization between Islamic teachings on exclusive breastfeeding and SDGs related to maternal and child health. Integration of health technology, development of supportive infrastructure in the workplace, and the maqasid sharia approach are key aspects in facilitating Muslim career women to provide exclusive breastfeeding. This research recommends the development of integrated policies that consider the perspectives of fiqh schools and the socio-economic context of career women to achieve a balance between professional demands and the obligation to provide exclusive breastfeeding within the sustainable development framework. Abstrak. Penelitian ini menganalisis peran wanita karier dalam pemberian ASI eksklusif dari perspektif Islam dan relevansinya dengan program Sustainable Development Goals (SDGs). Menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA, penelitian ini mengkaji 10 artikel terpilih dari 309 artikel yang diidentifikasi dari berbagai database ilmiah. Hasil analisis menunjukkan adanya harmonisasi antara ajaran Islam tentang ASI eksklusif dan tujuan SDGs terkait kesehatan ibu dan anak. Integrasi teknologi kesehatan, pengembangan infrastruktur pendukung di tempat kerja, dan pendekatan maqasid syariah menjadi aspek kunci dalam memfasilitasi wanita karier Muslim untuk memberikan ASI eksklusif. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kebijakan terintegrasi yang mempertimbangkan perspektif madzhab fiqh dan konteks sosio-ekonomi wanita karier untuk mencapai keseimbangan antara tuntutan profesional dan kewajiban memberikan ASI eksklusif dalam kerangka pembangunan berkelanjutan. 
RELASI SOSIAL KEAGAMAAN ANTARA MAYORITAS MUSLIM DENGAN MINORITAS NON MUSLIM NTT DI PADOLO KELURAHAN PARUGA KOTA BIMA Syahrudin, Eky; Luthfiyah, Luthfiyah; Nasaruddin, Nasaruddin
FIKRUNA: Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Kemasyarakatan Vol 7 No 3 (2025): FIKRUNA : JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEMASYARAKATAN
Publisher : STIT Ibnu Rusyd Tanah Grogot

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56489/fik.v7i3.343

Abstract

Religious social relations in Indonesia, a country marked by its religious and cultural diversity, create a unique dynamic between majority and minority groups. This study aims to explore the religious social relations between the Muslim majority and non-Muslim minorities in Padolo, Paruga Subdistrict, Bima City, West Nusa Tenggara, with a focus on aspects of tolerance, social interaction, and potential conflicts. The research employs a qualitative approach using in-depth interviews, participatory observation, and analysis of relevant documents. The findings indicate that despite differences in belief, interfaith relations in Padolo tend to be harmonious, with social solidarity acting as a balancing factor, alongside government policies that support interreligious harmony. The conclusion of this study is that social harmony in Padolo can be maintained through respect for differences, tolerance, and cooperation among groups.
PENINGKATAN MEMBACA DAN MENGHAFAL AL-QUR’AN SISWA MELALUI PROGRAM TAHFIDZ AL-QUR’AN DI SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH KOTA BIMA Khaerunnas, Khaerunnas; Luthfiyah, Luthfiyah; Masita, Masita
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 21 No 1 (2023): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v21i1.1997

Abstract

Al-Qur’an merupakan wahyu ilahi yang harus disampaikan, diajarkan, dipahami dan diamalkan dalam kehidupan nyata. Seiring bejalannya waktu, upaya-upaya untuk menjaga kelestarian Al-Qur’an masih tetap dilakukan. Salah satunya adalah dengan diadakannya program tahfidz Al-Qur’an. Beberapa permasalahan yang dialami oleh siswa seperti masih terdapat siswa yang masih kurang lancar dalam membaca Al-Qur’an, masih terdapat siswa yang kurang bisa dalam menulis Al-Qur’an dengan baik, serta hanya terdapat beberapa siswa yang sudah bisa menghafal Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat membaca dan menghafal Al-Qur’an pada siswa serta menciptakan generasi yang cinta Al-Qur’an. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 45 orang siswa mengalami peningkatan minat membaca dan menghafal Al-Qur’an. Peningkatan minat membaca Al-Qur’an siswa sebanyak 20 orang dengan menggunakan metode Iqro’. Sebanyak 24 orang mengalami peningkatan dalam menghafal yaitu dengan menggunakan metode Talqin sebanyak 11 orang dan metode Talaqqi sebanyak 14 orang siswa.
MEDIA POHON KEJUJURAN UNTUK MENUMBUHKAN KARAKTER JUJUR SISWA SEKOLAH DASAR Wahyudi, Ziyad Abyan; Ningsih, Widia; Kurniasih, Nita; Ikrimah, Ikrimah; Luthfiyah, Luthfiyah; Hayati, Auliya Aenul
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i3.6233

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the “honesty tree” media as a means of building honest character in fifth-grade elementary school students. The study uses a qualitative descriptive approach with data collection techniques through questionnaires and interviews, which were conducted at SDN 3 Kasugengan Lor. The results of the study indicate that most students demonstrate positive attitudes toward the value of honesty, both in academic activities such as completing assignments, in social interactions with peers, and in participating in other school activities. The “honesty tree” medium was deemed effective because it presents the value of honesty in a visual and interactive manner, thereby capturing students' interest and encouraging them to be more open and reflective about their behavior. The role of teachers is highly significant in guiding and setting an example, while support from the school environment further strengthens the process of cultivating honest behavior. Additionally, collaboration between schools, parents, and the community is an important supporting factor in instilling the value of honesty as part of educational culture. With the appropriate use of educational media and a supportive environment, honest character can be consistently shaped and instilled from a young age, providing a strong foundation for children's moral development in the future. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media “pohon kejujuran” sebagai sarana pembentukan karakter jujur pada siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket dan wawancara, yang dilaksanakan di SDN 3 Kasugengan Lor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa menunjukkan sikap positif terhadap nilai kejujuran, baik dalam aktivitas akademik seperti mengerjakan tugas, dalam interaksi sosial dengan teman sebaya, maupun dalam mengikuti kegiatan sekolah lainnya. Media “pohon kejujuran” dinilai efektif karena menyajikan nilai kejujuran secara visual dan interaktif, sehingga mampu menarik minat siswa dan mendorong mereka untuk lebih terbuka serta reflektif terhadap perilaku mereka. Peran guru sangat signifikan dalam membimbing serta memberikan keteladanan, sementara dukungan dari lingkungan sekolah turut memperkuat proses pembiasaan perilaku jujur. Selain itu, kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat menjadi faktor pendukung penting dalam menanamkan nilai kejujuran sebagai bagian dari budaya pendidikan. Dengan penerapan media pembelajaran yang tepat serta lingkungan yang mendukung, karakter jujur dapat dibentuk dan ditanamkan secara konsisten sejak usia dini, sehingga memberi fondasi kuat bagi perkembangan moral anak di masa depan.
PERAN PRAKTIK-PRAKTIK PEMBIASAAN DAN KEBIASAAN POSITIF DI SEKOLAH PADA PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA Habiibah, Habiibah; Muniifah, Muniifah; Ningsih, Widia; Luthfiyah, Luthfiyah; Zahro, Hani Muslihatun; Sitarianti, Tiyas Febbi
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i3.6234

Abstract

This study aims to analyze positive habits and practices in the school environment in order to shape students' character. The study was conducted at SDN Pelandakan 1 using a qualitative descriptive approach. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation of habit-forming activities such as flag ceremonies, religious activities, the 3S culture (Smile, Greet, Greet), student collaboration, as well as habits related to cleanliness and ethics. The results of the study indicate that consistent habit-forming practices play an important role in instilling character values, including discipline, responsibility, honesty, care for the environment, and respect for others. The roles of teachers, principals, and the entire school community are central as role models and drivers of positive culture. Additionally, parental involvement in the character education process further enhances the effectiveness of habit formation. In conclusion, positive habit formation integrated into daily school activities creates a conducive learning environment that supports the development of students with strong character, independence, and the ability to face future challenges ethically and with dignity. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pembiasaan dan kebiasaan positif di lingkungan sekolah dalam rangka membentuk karakter siswa. Studi dilakukan di SDN Pelandakan 1 dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap aktivitas pembiasaan seperti upacara bendera, kegiatan keagamaan, budaya 3S (Senyum, Sapa, Salam), kerja sama antar siswa, serta kebiasaan menjaga kebersihan dan etika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pembiasaan yang dilaksanakan secara konsisten berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai karakter, antara lain disiplin, tanggung jawab, kejujuran, peduli terhadap lingkungan, dan sikap hormat terhadap sesama. Peran guru, kepala sekolah, serta seluruh warga sekolah sangat sentral sebagai teladan dan penggerak budaya positif. Selain itu, keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan karakter turut memperkuat efektivitas pembiasaan. Kesimpulannya, pembiasaan positif yang terintegrasi dalam kegiatan sehari-hari di sekolah menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung pembentukan pribadi siswa yang berkarakter kuat, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan secara etis dan bermartabat.
The Effectiveness of Spritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Therapy to Increase Motivation to Memorize the Quran and Reinforcement of Students at the Baitul Ilmi Tahfidz Putri Islamic Boarding School in Bima City Qothiyah, Nely Ilmi; Luthfiyah, Luthfiyah; Syarifuddin, Syarifuddin
Paedagogia: Jurnal Pendidikan Vol 14 No 1 (2025): PAEDAGOGIA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/pdg.Vol14.Iss1.811

Abstract

This study explores whether the application of Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) therapy can effectively enhance the motivation and reinforcement of students in memorizing the Qur’an at the Baitul Ilmi Female Tahfidz Islamic Boarding School in Bima City. To investigate this issue, the study utilized a quantitative research approach with a one-group pretest-posttest design. The participants consisted of 16 ninth-grade students from the Baitul Ilmi Female Tahfidz Islamic Boarding School. Data were gathered using standardized instruments measuring motivation and reinforcement, and subsequently analyzed through a series of statistical procedures, including normality testing, paired samples t-test, and Pearson correlation analysis. The findings revealed that the data were normally distributed, and there was a statistically significant increase in both motivation and reinforcement after SEFT therapy was applied (p < 0.001). Descriptively, students showed greater enthusiasm in attending tahfidz activities, became more confident in memorizing, and were more emotionally resilient. Reinforcement was reflected through improved self-perception, responsiveness to praise, and consistency in memorization practices. However, the correlation analysis showed no significant relationship between motivation and reinforcement (r = -0.079; p = 0.771), indicating that while both improved independently, they were not directly linked statistically. These results suggest that SEFT therapy is effective in enhancing students’ psychological and emotional readiness for Qur'anic memorization, though the effects on motivation and reinforcement function separately
Social Sensitivity Improvement through Collaborative Learning Models in Islamic Religious Education Luthfiyah, Luthfiyah; Suciani, Sri; Ruslan, Ruslan
Jurnal Tarbiyatuna Vol 13 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/tarbiyatuna.v13i1.5809

Abstract

The social awareness of students is seemingly diminishing, as indicated by the lack of care and respect for others, alongside individualism and tendencies to act emotionally and swear. These attitudes have engendered insensitive, intolerant, and uncaring behaviors amongst students. Therefore, social sensitivity is a critical attitude that should be instilled in schools. This is because education facilitates the academic, psychological, and social growth of children and ensures they become smarter, wiser, and more humane. Using a collaborative learning approach in the Islamic Religious Education discipline, the research aimed to build students' social sensitivity by activating learning activities that motivate mutual help, respect, honesty, and collaboration. The participants in this Classroom Action Research (CAR) were 24 students from class X MIA2 Senior High School State 2 Bima City. The data collection was conducted via the test approach, comprising a pre-test and post-test, and complemented by observations, interviews, and documentation. Quantitative and quantitative techniques were used to analyze the results of the primary and secondary data sources, respectively. Subsequently, the research findings indicated that the students' social sensitivity increased by 20.84% from cycle I (70.83%) to cycle II (91.67%). In the pre-test, 8 students (33.33%) showed complete learning, increasing to 13 students (54.17%) in the first cycle (I) and 21 students (87.5%) in the second cycle (II). These findings can help Islamic Religious Education teachers understand the importance of new context-based learning methodologies and models. Allowing students to explore and discuss ideas in groups can also stimulate a love of learning and increase their social awareness. As a result, classroom experience and the importance of content in everyday life can serve as the basis for students' understanding and can be directly applied in their social life.
Nilai-Nilai Pendidikan dalam Al-Qur'an sebagai Landasan Pembentukan Karakter Siswa: Refleksi Pada Q.S. Al-Baqarah Ayat 43 dan Q.S. Al-Zumar Ayat 53 Nurhalisa, Siti; Nisa, Nafidatun; Saman, Miss Fatihah; Afifa, Erlina Laily Nur; Luthfiyah, Luthfiyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26626

Abstract

Pendidikan karakter yang berbasis nilai-nilai Al-Qur’an menjadi kunci dalam membentuk individu yang bertanggung jawab, terutama di tengah meningkatnya kasus kekerasan, seperti tindakan begal di Kota Semarang. Penelitian ini menganalisis Q.S. Al-Baqarah ayat 43 dan Q.S. Al-Zumar ayat 53, yang menekankan pentingnya menjalankan ibadah, seperti salat dan zakat, serta memberikan harapan dan pengampunan kepada individu yang telah berbuat salah. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menggali makna mendalam dari kedua ayat tersebut, menyoroti peran pendidikan Islam dalam menciptakan karakter yang baik dan meminimalisir perilaku menyimpang di kalangan generasi muda. Disarankan agar lembaga pendidikan mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur’an ke dalam kurikulum, melibatkan orang tua dan masyarakat, serta menyediakan pelatihan bagi pendidik. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan dapat tercipta individu yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki etika dan moral yang kuat, sehingga dapat berkontribusi positif bagi masyarakat.
Analisis Implementasi Model Contextual Teaching and Learning (CTL) pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Agustiningsih, Wonti; Luthfiyah, Luthfiyah; Ruslan, Ruslan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i1.406

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya model pembelajaran yang masih berpusat pada guru, sehingga pengetahuan siswa tidak bermakna dalam kehidupan sehari-hari, dan pembelajaran menjadi hal yang membosankan karena siswa sendiri tidak dibiasakan untuk mencoba menemukan pengetahuan atau informasi secara mandiri. Oleh karena itu diperlukan model pembelajaran yang berpusat kepada siswa dengan tujuan agar proses pembelajaran menjadi efektif dan efisien. Dalam mengatasi masalah tersebut penulis perlu meneliti tentang analisis model pembelajaran CTL pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMKN 1 Sanggar. dengan tujuan untuk mengetahui implementasi model CTL dan kendala serta solusi yang dilakukan oleh guru PAI dalam mengatasi implementasi model CTL di SMKN 1 Sanggar. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif pendekatan deskriptif. Sedangkan subjek dalam penelitian ini adalah guru PAI dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu  observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunujukkan bahwa implementasi model CTL berjalan dengan baik dilihat dari penerapan komponen-komponen model pembelajaran kontekstual yang ada yaitu; konstruktivisme, inquiry, bertanya, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi dan penilaian autentik. Kendala yang dihadapi oleh guru PAI dalam mengimplementasi model CTL adalah dari segi sarana prasarana, minat belajar, motivasi belajar, sikap dan perilaku. Solusi yang dilakukan guru PAI adalah dengan memberikan pemahaman-pemahaman yang nyata sesuai kehidupan sehari-hari, sehingga siswa bukan hanya mendengar ucapan melainkan contoh nyata.
Implementasi Program Tahfidz Al-Qur’an dalam Mewujudkan Generasi Qur’ani di SMA Negeri 2 Kota Bima: Ramadhan, Sahril; Luthfiyah, Luthfiyah; Jailah, Sri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.515

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lingkungan sekolah saat ini, seperti peserta didik yang bertindak sesuka hati, kurang sopan santun kepada guru, kurang peduli dengan lingkungan sekitar, dengan itu diterapkannya program tahfidz Qur’an peserta didik dibina untuk menjadi kepribadian yang mencerminkan nilai-nilai Islami dan memiliki akhlakul karimah. Dalam mengatasi masalah tersebut penulis perlu meneliti bagaimana pelaksanaan program tahfidz Qur’an dalam mewujudkan generasi yang Qur’ani di SMAN 2 Kota Bima. Dengan tujuan untuk mendeskripsikan implementasi program tahfidz serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat penerapan program tahfidz. jenis penelitian menggunakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Namun yang menjadi subjek penelitian ini adalah pembina tahfidz dan peserta program tahfidz. Dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu, bahwa penerapan program tahfidz dilakukan beberapa tahapan yaitu, Menetapkan tujuan program tahfidz Qur’an, Menetapkan keberhasilan pencapaian program, Menetapkan pembina sebagai penanggung jawab program, adanya Fasilitas pendukung dan Menstrukturkan jadwal kegiatan program dengan baik dan jelas. Faktor pendukung dalam program tahfidz di SMAN 2 Kota Bima yaitu dari segi sarana dan prasarana serta dukungan dari orang tua. Faktor penghambat dari siswa dan pembina tahfidz.