Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Giving Banana ‘Raja’ Peel Extract (Musades Paradisiaca Sapientium) After Moderate Intensity Training Reduces MDA Levels In Rats Andre Andarianto; Adi Pranoto; Berliana Dwi Nandita Sandy; Rias Gesang Kinanti; Mahmud Yunus
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v9i2.313

Abstract

The study design was the randomized posttest-only group design, 24 tails, male Rattus Norvegicus Strain Wistar, 8 weeks, 160±20 grams and randomly divided into 4 groups. K1 (n=6, moderate intensity exercise, treadmill with a speed of 14-16 m/min for 15-30 minutes), K2 (n=6, moderate intensity exercise + giving Raja Banana peel extract, treadmill with a speed of 14-16 m/min for 15-30 minutes), K3 (n=6, high intensity exercise, treadmill at a speed of 22-25 m/min for 10-20 minutes) and K4 (n=6, high intensity exercise + giving Raja Banana peel extract, treadmill with a speed of 22-25 m/min for 10-20 minutes). The training interventions were conducted at 17.00-21.00 p.m with a frequency of 7 times/week for 8 weeks. The blood was drawn 12 hours after the last exercise intervention. it is concluded that giving Raja Banana peel extract after moderate and high intensity exercise reduced MDA levels in rats.
Kolaborasi Kurikulum Nasional, Agama, dan Lokal: Analisis Pilar Pendidikan Karakter di MIT Nurul Islam Ngaliyan Semarang Najma Farha Tazkia; Mahmud Yunus
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i3.1229

Abstract

Pendidikan karakter di madrasah memerlukan kurikulum yang mampu menyinergikan aspek akademik, nilai religius, dan kearifan lokal agar peserta didik memiliki kompetensi kognitif, afektif, dan psikomotor yang seimbang. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan kolaborasi kurikulum nasional, kurikulum pendidikan agama Islam, dan kurikulum lokal dalam membentuk karakter siswa di Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) Nurul Islam Ngaliyan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif melalui wawancara mendalam, dokumentasi, dan analisis konten terhadap data yang diperoleh dari kepala madrasah, wakil kepala kurikulum, dan guru PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi ketiga kurikulum mampu menciptakan sistem pembelajaran yang holistik dan partisipatif, menghadirkan inovasi seperti outing class, penilaian berbasis kemampuan individual, serta pembiasaan nilai religius dan budaya dalam kegiatan belajar sehari-hari. Temuan ini mengimplikasikan bahwa model kolaboratif dapat menjadi strategi efektif dalam pengembangan kurikulum berbasis karakter yang adaptif terhadap tuntutan pendidikan modern di tingkat madrasah dasar. Kata kunci: Kurikulum nasional, kurikulum agama Islam, kurikulum lokal, pendidikan karakter, madrasah terpadu
Pelatihan dan Pendampingan Implementasi Joyfull Learning Menggunakan Media Pembelajaran Kahoot Dan Quizizz Di Sekolah Dasar Wilayah Kota Bekasi : Penelitian Mahmud Yunus; Nina Nurhasanah; Taofik; Engga Dallion; Anggit Aruwiyantoko
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2167

Abstract

Salah satu cara untuk mewujudkan pembelajaran yang menggembirakan adalah melalui pemanfaatan media pembelajaran interaktif seperti Kahoot! dan Quizizz. meskipun platform ini menawarkan banyak manfaat, tidak semua guru di Sekolah Dasar wilayah Kota Bekasi memiliki keterampilan yang memadai dalam mengintegrasikannya ke dalam pembelajaran. Metode pelaksanaan pengabdian ini menggunakan pelatihan dan pendampingan. Waktu pelaksanaan kegiatan Pengabdian tanggal 22 Juli 2025 di Dinas Pendidikan Kota Bekasi. Peserta Kegiatan Sebanyak 36 orang guru sekolah dasar dari berbagai sekolah di Kota Bekasi. Peserta terdiri dari guru kelas rendah dan kelas tinggi dengan latar belakang beragam. Hasil penelitian ini menunjukan Pelatihan terbukti efektif meningkatkan pemahaman guru tentang penerapan Joyful Learning berbasis media digital. Kahoot dan Quizizz terbukti relevan dan sesuai untuk digunakan dalam pembelajaran di sekolah dasar. Perlu pendampingan lanjutan agar implementasi lebih optimal dan berkelanjutan
THE ROLE OF GOLD AND SILVER IN THE ISLAMIC MONETARY SYSTEM Asty Amanda; Elvira Mey Roza; Tongku Harapan Martua; Mahmud Yunus
International Conference on Health Science, Green Economics, Educational Review and Technology Vol. 5 No. 1: IHERT (2023) FIRST ISSUE: International Conference on Health Science, Green Economics,
Publisher : Universitas Efarina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ihert.v5i1.481

Abstract

The Islamic monetary system possesses distinct characteristics that differentiate it from conventional systems, particularly in its reliance on real commodities as a medium of exchange and store of value. Gold (dinar) and silver (dirham) have historically served as the primary instruments in the Islamic monetary framework, from the time of Prophet Muhammad (PBUH) through the era of the Rightly Guided Caliphs. This article explores the strategic role of gold and silver in maintaining economic stability, preventing inflation, and fostering a just financial system. Unlike fiat currencies, whose value is often influenced by debt and artificial monetary policies, gold and silver derive their worth from intrinsic value. This study employs a qualitative approach through literature review of classical and contemporary sources. The findings indicate that using gold and silver as currency offers resilience against global economic fluctuations, minimizes value volatility, and enhances trust in transactions. Reintroducing the dinar-dirham system is viewed as a potential solution to current monetary crises and global financial inequality, although several technical and structural challenges must be addressed before practical implementation can be realized.
Digital Storybook sebagai Inovasi Media Literasi Budaya dalam Meningkatkan Awareness terhadap Pelestarian Budaya Betawi di TBM Rumah Baca Zhafa: Penelitian Linda Zakiah; Nidya Chandra Utami; Mahmud Yunus; Hany Herlin Tiur Lumbantoruan; Monica Cyma Angela Handari
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.2830

Abstract

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan awareness terhadap budaya Betawi melalui pemanfaatan media digital inovatif yang relevan dengan karakter generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas digital storybook sebagai media literasi budaya dalam meningkatkan awareness anak-anak terhadap pelestarian budaya Betawi di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Baca Zhafa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuasi-eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test. Instrumen penelitian mencakup tes pengetahuan, angket sikap, serta observasi keterampilan anak dalam memahami, mengapresiasi, dan mempraktikkan unsur budaya Betawi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan (dari 48,50% menjadi 83,20%), sikap (dari skor 3,10 menjadi 4,55), serta keterampilan (dari 42,00% menjadi 78,50%). Temuan ini membuktikan bahwa digital storybook efektif tidak hanya dalam memperluas pemahaman kognitif, tetapi juga dalam membentuk sikap positif dan keterampilan praktis anak terhadap budaya Betawi.
PENGARUH LATIHAN BOX JUMP, BOX SHUFFLE, DAN SQUAT JUMP TERHADAP KEKUATAN OTOT TUNGKAI PADA ATLET UKM BADMINTON UNIVERSITAS NEGERI MALANG Andriyan; Mahmud Yunus; Heri Purnama Pribadi
Journal Sport Science Indonesia Vol 2 No 2 (2023): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.2.2.201-209

Abstract

Untuk melakukan manuver lompat seperti smash dalam olahraga badminton, diperlukan kekuatan otot tungkai yang baik. Dalam pengembangan strategi, mental, taktik, dan teknik, kekuatan memainkan peran fisik yang krusial. Latihan yang mampu meningkatkan kekuatan otot tungkai yakni plyometrik dengan cara: box jump, box shuffle serta squat jump. Penelitian ditujukan guna mengetahui apakah program latihan box jump, box shuffle, serta squat jump berpengaruh pada atlet UKM Badminton Universitas Negeri Malang. Penelitian ini memiliki sifat pre-eksperimental dengan memakai One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian yang dilakukan juga memakai 15 atlet sebagai subjek, dan program latihan, dengan rincian waktu tiga kali per minggu selama 18 kali pertemuan. Hasil membuktikan terdapat nilai signifikan 0,001<0,05, dengan memakai uji paired sample t-test, berarti ada pengaruh signifikan dari treatment yang telah diberikan, jika nilai signifikasi (<0,05) maka hipotesis bisa diterima. Berlandaskan hasil penelitian, simpulan akhir memperlihatkan bahwa perlakuan yang diberi mempunyai pengaruh terhadap kekuatan otot tungkai pada Atlet UKM Badminton UM. Kata Kunci: Badminton, kekuatan otot tungkai, latihan plyometrik: box jump, box shuffle, dan squat jump.
Pengaruh Latihan Plyometric Jump To Box dan Hurdle Jump terhadap Tinggi Loncatan Pemain Sekolah Sepak Bola Gerzy Star Nuris Mahendra Putra; Olivia Andiana; Mahmud Yunus
Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol. 2 No. 2 (2024): April : Jurnal Pendidikan Berkarakter
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/pendekar.v2i2.668

Abstract

This study aims to show how plyometric jump to box and hurdle jump exercises affect the jump height of Gerzy Star Soccer School players. The study used a static group pretest-posttest design in pre-experimental research. A total of 22 soccer players who met the researchers' inclusion and exclusion criteria were selected through purposive sampling. Based on the results of the study, it was found that plyometric jump to box and hurdle jump exercises can increase the height of the player's jump. The results of the analysis showed that plyometric hurdle jump training was more efficient than plyometric jump to box training in increasing the jump height of players at Gerzy Star Soccer School. There was an increase in normal jump height of 6.7 cm between pretest and posttest with the significance of plyometric jump to box exercise was 0.000 < 0.05. Meanwhile, plyometric hurdle jump training also has a significance number of 0.000< 0.05 which proves a significant comparison, with the jump height generally increasing by 7 centimeters between the time before and after the test. Therefore, it can be concluded that plyometric jump-to-box and hurdle-jump guidance are efficient in increasing the jump height of Gerzy Star Soccer School players, but plyometric hurdle jump training is more efficient than plyometric jump to box guidance.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL BERBASIS PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5)  DENGAN TEMA KEBHINEKAAN DI SEKOLAH DASAR  Metravia, Monika; Mahmud Yunus; Amalya Cantika Sarie; Shafa Adinda Rayhan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.25545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi pendidikan multikultural melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Kebhinekaan di sekolah dasar sebagai bagian dari Kurikulum Merdeka. Pendidikan multikultural penting diterapkan sejak dini agar peserta didik dapat menghargai perbedaan budaya, agama, bahasa, dan latar belakang sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan P5, seperti peragaan busana adat, permainan tradisional, dan pertunjukan seni budaya, mampu menumbuhkan sikap toleransi, kerja sama, dan rasa bangga terhadap keberagaman. Meskipun terdapat tantangan seperti kurangnya partisipasi orang tua dan kebutuhan khusus peserta didik, pihak sekolah mampu mengatasinya melalui pendekatan yang komunikatif dan inklusif. Secara keseluruhan, pelaksanaan P5 dengan tema Kebhinekaan terbukti efektif dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila secara kontekstual dan membentuk karakter siswa yang menghargai perbedaan.
ANALISIS PEMANFAATAN MEDIA CANVA DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Sofyan, Salma Raihana; Iva Sarifah; Mahmud Yunus
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 No. 2 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i2.27213

Abstract

This study aims to analyze Canva media's use in developing fifth-grade elementary school students' critical thinking skills. Critical thinking skills are one of the important competencies in the Independent Curriculum, but many students still have not shown these abilities optimally in the learning process. This study uses a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation of the learning process that utilizes Canva media. The subjects of the study were fifth-grade students at SDI Al Azhar 2 in Jakarta City. The results of the study showed that Canva media was able to attract students' attention, make it easier to understand the material, and encourage students to be more active in expressing opinions and compiling arguments. Canva also provides a wide exploration space for students to express ideas visually and creatively. Based on these findings, Canva media is worthy of being used as an alternative learning medium that supports the development of critical thinking skills of elementary school students.
Co-Authors Aan Nisbad Lutfiana Abd. Rasyid Syamsuri Achmad Muzayyin Dwi Fernanda Adi Pranoto Ahmad Abdullah Ahmad Muttaqin Darussalam Ainur Rofiq Sofa Akhmad Dani Setyawan Akhmad Rizani Aldhika Nugraha Wirama Amalya Cantika Sarie Amri Biskhah Satria Pradana Andre Andarianto Andriyan Anggit Aruwiyantoko Aryan Eka Prastya Nugraha, Aryan Eka Prastya Asri Putri Dwi Gita Andini Asty Amanda Berliana Dwi Nandita Sandy Dedi Sulistyono Dian Eka Chandra Wardhana Dian Wahyuningsih Dien Oktaviandri Islamiati Dwi Prastiyo Hadi, Dwi Prastiyo DZAKY MUHAMMAD Elvira Mey Roza Engga Dallion EW Fahim, Kistosil Gilang Rizaldi Hany Herlin Tiur Lumbantoruan Hariyanto Hariyanto Hartati Eko Wardani HERI PURNAMA PRIBADI Heri Purnama Pribadi I GUSTI NGURAH RAI USADHA I Nengah Sudjana Irmantara Subagio Istiyaningsih Istiyaningsih Iva Sarifah Linda Zakiah Metravia, Monika Moch. Ian Brilian Assyaumin Mochamad Ilham Erdik Pradana Mohammad Firman Sholikhin Monica Cyma Angela Handari Najma Farha Tazkia Nidya Chandra Utami Nina Nurhasanah, Nina Numero Uno Amaranaya Berdhika Nuris Mahendra Putra Olivia Andiana Qristin violinda Raden Arfin Kusuma Rias Gesang Kinanti Riko Wahyu Prasetiyo Riyanto Riyanto Sadjidon Sadjidon Saichudin Saichudin Saichudin Saichudin Sapto Adi Sarwit Sarwono Shafa Adinda Rayhan Silviana Maya P Slamet Raharjo Sofyan, Salma Raihana Sugiarto, Dinta Sujito Sujito Sunarsini Sunarsini Supriyadi Supriyadi Suwarno Widodo Taofik Tongku Harapan Martua Wahyu Fajar Arifin Wahyu Fajar Arifin Waliyansyah, Rahmat Robi Yuan Hardiyansyah