Claim Missing Document
Check
Articles

Correlation Between Protein and Vitamin C Intake with Hemoglobin Levels in Anemia in Adolescent Girls Marfuah, Dewi; Kusudaryati, Dewi Pertiwi Dyah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia pada remaja putri dapat terjadi karena beberapa faktor seperti kehilangan darah saat menstruasi, penurunan produksi sel darah merah, penghancuran sel darah merah yang berlebihan. Selain itu, anemia juga dapat disebabkan karena pengetahuan yang rendah tentang anemia, sosial ekonomi, asupan makanan. Dampak anemia bagi remaja putri seperti menurunkan kensentrasi belajar, menurunkan tingkat kebugaran dan aktifitass fisik, terhambatnya perkembangan motorik, mental dan kecerdasan, menganggu proses pertumbuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan asupan protein dan vitamin C dengan kadar hemoglobin pada remaja putri. Metode penelitian menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebesar 36 remaja putri di desa Donohudan kabupaten Boyolali yang mengalami anemia. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian ini adalah tidak ada hubungan asupan protein dengan kadar hemoglobin pada remaja putri dengan nilai p value : 0,671 (p > 0,05) dan tidak ada hubungan asupan vitamin C dengan kadar hemoglobin pada remaja putri dengan nilai p value:0,752 (p > 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada hubungan asupan protein dan vitamin C dengan kadar hemoglobin pada remaja putri.
Hubungan Pendidikan, Pengetahuan Dan Lama Kerja Dengan Perilaku Hygiene Penjamah Makanan Di PPMI Assalaam Sukoharjo Imawati, Nabila; Marfuah, Dewi; Noviyanti, Retno Dewi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku hygiene penjamah makanan merupakan prosedur menjaga kebersihan dalam pengelolaan makanan yang aman dan sehat. Perilaku hygiene penjamah makanan sangat penting dalam proses pengolahan makanan karena dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya kontaminasi pada makanan. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi perilaku hygiene penjamah makanan salah satunya pendidikan, pengetahuan dan lama kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendidikan, pengetahuan dan lama kerja dengan perilaku hygiene penjamah makanan di PPMI Assalaam Sukoharjo. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan sampling jenuh dengan jumlah 30 sampel. Pengumpulan data pendidikan, pengetahuan dan lama kerja menggunakan kuesioner, sedangkan data perilaku hygiene diperoleh menggunakan lembar observasi chek list, wawancara dan pengamatan sebanyak 3 kali pengamatan. Analisis statistik menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Berdasarkan hasil penelitian diketahui sebagian besar pendidikan sampel dalam kategori pendidikan menengah sebanyak 19 (63,3%), pengetahuan dalam kategori cukup sebanyak 18 (60%), lama kerja dalam kategori lama sebanyak 20 (66,7%), dan perilaku hygiene dalam kategori cukup sebanyak 19 (63,3%). Hasil uji hubungan antara pendidikan dengan perilaku hygiene (p=0,038), pengetahuan dengan perilaku hygiene (p=0,141), dan lama kerja dengan perilaku hygiene (p=0,258). Kesimpulan penelitian ini ada hubungan pendidikan dengan perilaku hygiene penjamah makanan di PPMI Assalaam Sukoharjo dan tidak ada hubungan antara pengetahuan dan lama kerja dengan perilaku hygiene penjamah makanan di PPMI Assalaam Sukoharjo.
Perbedaan Pendidikan Ibu, Pekerjaan Ibu dan Riwayat Pemberian MP ASI Pada Balita Stunting dan Non Stunting di Wilayah Puskesmas Trucuk II Klaten. Marfuah, Dewi; Kusudaryati, Dewi Pertiwi Dyah; Kurniawati, Novi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan sebuah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama. Faktor yang mempengaruhi stunting diantaranya asupan makan, riwayat ASI eksklusif, riwayat pemberian MP ASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu), pendidikan ibu, status pekerjaan ibu, dll . Tujuan penelitian ini mengetahui perbedaan pendidikan ibu, status pekerjaan ibu, dan riwayat pemberian MP ASI pada balita stunting dan non stunting di Puskesmas Trucuk II Klaten. Metode penelitian: penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain case control. Teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling dengan jumlah 31 balita stunting dan 31 balita non stunting yang berusia 24- 36 bulan. Data stunting dan non stunting diperoleh dengan pengukuran tinggi badan dan berat badan balita. Data pendidikan ibu, status pekerjaan ibu, dan riwayat pemberian MP ASI diperoleh dari hasil wawancara dengan ibu balita. Analisis data perbedaan pendidikan ibu, status pekerjaan ibu, dan riwayat pemberian MP ASI menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian: menunjukkan perbedaan pendidikan ibu pada balita stunting dan non stunting diperoleh nilai p=0,181, perbedaan status pekerjaan ibu pada balita stunting dan non stunting diperoleh nilai p=0,000 dengan Odd Ratio (OR) sebesar 21,6, dan riwayat pemberian MP ASI pada balita stunting dan non stunting diperoleh nilai p=0,001 dengan Odd Ratio (OR) sebesar 75,4. Kesimpulan: tidak ada perbedaan pendidikan ibu pada balita stunting dan non stunting di Puskesmas Trucuk II, ada perbedaan status pekerjaan ibu dan riwayat pemberian MP ASI pada balita stunting dan non stunting di Puskesmas Trucuk II.
Hubungan Aktivitas Fisik dan Kepatuhan Diet dengan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Mellitus Tipe II di RSUD Ibu Fatmawati Soekarno Surakarta Rahmala, Garyn Utha; Marfuah, Dewi; Noviyanti, Retno Dewi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus adalah penyakit menahun (kronis) berupa gangguan metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah yang melebihi batas normal. Tingginya prevalensi DM di Indonesia diperlukanlah langkah pencegahan. Pencegahan dapat dilakukan dengan cara, melakukan aktivitas fisik dan mematuhi peraturan diet Diabetes Mellitus. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dan kepatuhan diet dengan kadar gula darah pasien Diabetes Mellitus di RSUD Ibu Fatmawati Soekarno Surakarta. Metode penelitian menggunakan metode penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling dengan jumlah 26 sampel. Aktivitas fisik dan kepatuhan diet diambil menggunakan kuesioner dengan cara wawancara. Kadar gula darah didapatkan melalui rekam medis. Analisa data menggunakan Rank spearman. Hasil penelitian adalah aktivitas fisik sampel semua termasuk aktivitas fisik ringan (100%) dengan rata-rata 1,11 ± 0,21, kepatuhan diet sebagian besar termasuk tidak patuh (61,53%) dengan ratarata 28,19 ± 4,39, dan kadar gula darah puasa sebagian besar termasuk dalam kategori tidak normal (92,3%) dengan rata-rata 169,35 ± 69,41 mg/dl. Uji hubungan aktivitas fisik dengan kadar gula darah (p* = 0,426) serta hubungan kepatuhan diet dengan kadar gula darah (p* = 0,723). Kesimpulan penelitian adalah tidak ada hubungan antara aktivitasfisik dan kepatuhan diet dengan kadar gula darah.
Hubungan Asupan Serat Dan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Kolesterol Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner Pratiwi, Novia Ardiyan Wahyu; Noviyanti, Retno Dewi; Marfuah, Dewi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit jantung koroner saling berkaitan dengan kolesterol. Terdapat beberapa faktor yang harus diperhatikan adalah kadar kolesterol, asupan serat kurang dan kurang aktivitas. Asupan kolesterol yang berlebihan dan asupan serat yang kurang juga menjadi faktor resiko terjadinya peningkatan kadar kolesterol dalam tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara asupan serat dan aktivitas fisik dengan kadar kolesterol pada pasien penyakit jantung koroner di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan sampel sebanyak 33 sampel. Pengumpulan data asupan serat mengunakan formulir Semi Quantitatif Food Frequency Questionnaire (SQFFQ), aktivitas fisik menggunakan form kuesioner aktivitas fisik menurut metode Physical Activity Level (PAL) dan kadar kolesterol dilihat dari data rekam medik pasien. Uji hubungan dengan Pearson Product Moment dan Rank Spearman. Hasil penelitian ini menunjukkan semua sampel memiliki asupan serat kurang (100%), sebagian besar sampel memiliki aktivitas fisik ringan (60,6%), sebagian besar sampel memiliki kadar kolesterol tidak normal (57,6%). Uji hubungan antara asupan serat dengan kadar kolesterol (p = 0.849) dan aktivitas fisik dengan kadar kolesterol (p= 0,843). Kesimpulannya adalah tidak ada hubungan antara asupan serat dan aktivitas fisik dengan kadar kolesterol pada pasien penyakit jantung koroner di RSUD Dr. Moewardi Surakarta.
Pengaruh Edukasi Personal Hygiene Terhadap Pengetahuan dan Perilaku Penjamah Makanan di PPMI Assalaam Sukoharjo Putri, Salsabila Nur Azizah Harinda; Marfuah, Dewi; Kusudaryati, Dewi Pertiwi Dyah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Personal hygiene merupakan perilaku bersih, aman dan sehat penjamah makanan untuk mencegah terjadinya kontaminasi pada makanan mulai dari persiapan bahan makanan sampai penyajian makanan. Salah satu faktor yang mempengaruhi personal hygiene adalah perilaku dan pengetahuan. Tujuan: mengetahui pengaruh edukasi personal hygiene terhadap pengetahuan dan perilaku penjamah makanan. Metode penelitian: menggunakan metode two groups pre-test post-test. Teknik sampling penelitian yaitu sampel jenuh. Sebanyak 30 orang sampel penelitian yang dibagi menjadi 2 kelompok. Data pengetahuan diperoleh dengan kuesioner pengetahuan personal hygiene. Data perilaku diperoleh dengan lembar observasi personal hygiene. Analisa data yang digunakan yaitu menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney. Hasil: Perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi dengan media leaflet (p=0,001). Perbedaan perilaku sebelum dan sesudah edukasi dengan media leaflet (p=0,009). Perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi tanpa media (p=0,000). Perbedaan perilaku sebelum dan sesudah edukasi tanpa media (p=0,144). Perbedaanpengetahuan sebelum edukasi dengan media leaflet dan tanpa media (p=0,488). Perbedaan perilaku sebelum edukasi dengan media leaflet dan tanpa media (p=0,041). Perbedaan pengetahuan sesudah edukasi dengan media leaflet dan tanpa media (p=0,540). Perbedaan perilaku sesudah edukasi dengan media leaflet dan tanpa media (p=0,685). Perbedaan selisih pengetahuan antara kelompok edukasi media leaflet dan tanpa media (p=0,041). Perbedaan selisih perilaku antara kelompok edukasi media leaflet dan tanpa media (p=0,048). Kesimpulan: ada pengaruh edukasi personal hygiene terhadap pengetahuan dan perilaku penjamah makanan di PPMI Assalaam Sukoharjo.
Food Sanitation Hygiene Education in Increasing Knowledge and Behavior of Food Handlers at Alhikmah Catering Surakarta Marfuah, Dewi; Wardana, Agung Setya; Naresti, Faiza
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hygiene behavior of food handlers is inseparable from attitudes and knowledge regarding food hygiene and sanitation. Knowledge, attitude and personal hygiene of food handlers is very important in food handling so that the food produced is protected from contamination. The purpose of this study was to determine the effect of food sanitation hygiene education on knowledge and hygiene behavior of food handlers at Alhikmah Surakarta Catering. Research method: This type of research is quasi-experimental using a one group pretest posttest design. The sample in this study were food handlers at Alhikmah Surakarta Catering in October 2022. Sampling was carried out by purposive sampling with inclusion criteria, namely food handlers who can read and are willing to be samples, so that the sample in this study was 18 people. Food sanitation hygiene education is carried out every 2 weeks for 3 weeks using leftleat media. Test analysis of differences in knowledge of food handlers before and after food using the Wilcoxon test and test analysis of differences in behavior of food handlers before and after food using the Wilcoxon test. The results of the study showed that the difference in the knowledge of food handlers before and after food sanitation hygiene education obtained a P value = 0.046 and the difference in the behavior of food handlers before and after food sanitation hygiene education obtained a P value = 0.000. Conclusion: There is an increase in the knowledge and behavior of food handlers after being given food sanitation hygiene education at Alhikmah Surakarta Catering.
Pembiasaan Penerapan Protokol Kesehatan Dalam Beraktivitas Sehari-hari Pada Masyarakat Dukuh Ketel Dusun Jetak Yoanisaputri, Aisadela; Sari, Desi Ambar; Khairunnisa, Hakimah; Haryanto, Sigit; Wulandari, Murfiah Dewi; Kusudaryati, Dewi Pertiwi Dyah; Marfuah, Dewi
Buletin KKN Pendidikan Vol. 4, No. 1, Juni 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v4i1.19181

Abstract

Pandemi Covid-19 sekarang ini tidak hanya mengkhawatirkan di negara Indonesia tetapi seluruh dunia juga merasakannya. Banyak masyarakat yang merasa takut dan resah akan terjangkitnya virus covid-19 pada dirinya sendiri atau orang terdekatnya. Penelitian ini dilakukan untuk mencegah penularan dan mencegah terjangkitnya tubuh dari virus covid-19. Tujuan dari pengabdian ini yaitu untuk membiasakan menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas sehari-hari pada masyarakat Dukuh Ketel Desa Jetak. Penelitian ini dilakukan karena kurang sadarnya masyarakat Dukuh Ketel tentang pentingnya membiasakan menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas sehari-hari seperti 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) pada masa pandemi covid-19. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini berupa pemberdayaan secara langsung kepada masyarakat dan data yang diambil berupa hasil observasi dan dokumentasi, kemudian dilakukan sosisalisasi untuk memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu terbiasa menerap-kan protokol kesehatan dalam beraktivitas sehari-hari. Hasil yang di-tunjukkan setelah dilakukan sosialisasi yaitu masyarakat lebih patuh dan taat akan protokol kesehatan covid 19 dengan memakai masker, rajin mencuci tangan setelah beraktivitas diluar, dan saling menjaga jarak. Selalu menjaga protokol kesehatan saat masa pandemi sangatlah penting dilingkungan masyarakat karena dengan terbiasanya menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari dapat memperkecil kemungkinan penyebaran paparan virus covid-19 di lingkungan masyarakat Dukuh Ketel.
Relationship Age, Type Gender And Sleep Patterns To Incident Hypertension In The Elderly At Posyandu Sari Waluyo Marfuah, Dewi; Lutfianto, Dodik; Rahmawati, Nisaa
Jurnal EduHealth Vol. 12 No. 02 (2022): Edition March, Jurnal EduHealth
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.315 KB)

Abstract

Background Rear : several causative factor _ happening hypertension , among others age , type gender , history family , obesity , less activity physical , smoking , excessive salt consumption , consumption alcohol , stress , depression , support low social and quality _ sleep . Purpose : find out connection age , type gender and pattern Sleep to incident hypertension in the elderly at Posyandu Sari Waluyo. Method : research This performed on 100 samples , with _ use saturated sampling technique . The design used in research This is analytic observational with approach cross sectional with data analysis using Chi Square test . Age data taken use method interviews , quality data Sleep taken use questionnaire , as well pressure blood checked using a sphygmomanometer. Results : results study This show that the sample mean are in category age elderly end (68%), manifold sex female (64%), pattern Sleep bad (64%), and hypertension with category stage I (68%), Relationship between age to incident hypertension in the elderly (p=0.007). Connection type sex to hypertension in the elderly (p=0.434). Connection between quality Sleep to incident hypertension in the elderly (p = 0.266), Conclusion: There is connection between age to incident hypertension in the elderly . No There is connection type gender and pattern Sleep to incident hypertension in the elderly at Posyandu Sari Waluyo.
The Effect of Yoga with Motivational Interviewing During Pregnancy on Physical Activity Marfuah, Dewi; Fitriana, Anisa Nur; Mutiar, Astri; Juniarni, Lia
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 10 No. 3 (2024): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v10i3.705

Abstract

Aims: Physical activity is crucial for a healthy pregnancy, promoting physical and mental health. Pregnant women can reduce weight gain, low back pain, and high-risk pregnancies. Yoga is a structured exercise for increased physical activity. Motivational Interviewing (MI) can encourage safe physical activity behavior in pregnant women. Knowing the effect of Yoga with Motivational Interviewing on physical activity in pregnant women. Methods: This study used a quasi-experiment design, dividing 52 pregnant women into two groups: 26 intervention and 26 control groups. The intervention involved yoga and weekly physical activity, with data collected using the PPAQ. Results: The effect of providing Structured Exercise Training and Motivational Interviewing interventions on physical activity in pregnant women Wilcoxon Test with a p-value of 0.003 (significant <0.05) and the Mann-Whitney Test p-value 0.001 (significant <0.05) which means that the hypothesis is accepted. ANCOVA results in p-value 0.000. Conclusions: Research in obstetric clinics and community settings reveals the impact of yoga and MI on pregnant women. Structured exercise training and motivational interviewing can increase physical activity in pregnant women. The study suggests improving education and facilities for yoga in obstetric clinics and communities.
Co-Authors Andriyani, Puput Antika, Tri Astri Mutiar Ayakannu, Rathimalar Bangun Nuswantoro, Bangun Bintanah, Sufiati sufiati Darmawati, Irma Dewi Noviyanti, Retno Dewi Pertiwi Dyah Kusudaryati Dewi, Riri Mulyana Dhinda Kusuma Hatifah Dian Anggraini DODIK LUTHFIANTO Eko Nugroho Emy Huriyati Febrian Nurul Khotimah Fitriana, Anisa Nur Garyn Utha Rahmala Gharyn Utha Rahmala Hamam Hadi Hayati, Suci Noor Ibrahim, Masdum Imawati, Nabila Juniarni, Lia Khairunnisa, Hakimah Khoirunnisa, Syafira Aqilah Komalawati, Nisa Lia Juniarni Lutfianto, Dodik Mariam, Nina Murfiah Dewi Wulandari Mutiar, Astri Nabila Imawati Naresti, Faiza Nisya Ayu Rachmawati Novi Kurniawati Novi Kurniawati Novia Ardiyan Wahyu Pratiwi Nunung Nurhayati Nunung Nurhayati Nur Maqrifah, Aninda Nuraini Fauziah Nuralif Sutrisno, Aini Nurdina, Gina Nurjanah, Ineu Nurleli, Leli Nurrahma, Fina Nurul Kholisatul &#039;Ulya Pandu Riono Paudriyanagari, Annisa Perdani, Agni Laili Permana, Sholihah Al Noor Pratiwi, Novia Ardiyan Wahyu Purnama, Heni Puspasari, Susy Putri, Anggela Amelia Putri, Salsabila Nur Azizah Harinda Qurratu, Nisrina Rahayu, Nunik Rahmala, Garyn Utha Rahmawati, Nisaa Rathimalar ayakannu Ratna Sari, Cindy Retno Dewi Noviyanti Rizky Wahyu Astari Rohmaniyah, Fatiya Safitri, Rosyida Awalia Salsabila Nur Azizah Harinda Putri Sansuwito, Tukimin bin Sari, Desi Ambar Selia Oktavianti Sheilla Dwi Rahmadani Sigit Haryanto Silvia Ika Rahmawati Siti Khusnul Khotimah, Siti Khusnul Siti Noviyanti Siti Sarifah Sudrajat, Diwa Agus Sunarti Susy Puspasari Syahrani, Dilla Tukimin bin Sansuwito Tuti Rahmawati Tuti Rahmawati Tuti Rahmawati Tuti Rahmawati Tutut Galih Winanti Tyas Nur Anggraeni, Hervina Wardana, Agung Setya Wiguna, Melda Yoanisaputri, Aisadela Yuliana Noor Setiawati Ulvie