Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Edukasi Personal Hygiene Terhadap Pengetahuan dan Perilaku Penjamah Makanan di PPMI Assalaam Sukoharjo Salsabila Nur Azizah Harinda Putri; Dewi Marfuah; Dewi Pertiwi Dyah Kusudaryati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Personal hygiene merupakan perilaku bersih, aman dan sehat penjamah makanan untuk mencegah terjadinya kontaminasi pada makanan mulai dari persiapan bahan makanan sampai penyajian makanan. Salah satu faktor yang mempengaruhi personal hygiene adalah perilaku dan pengetahuan. Tujuan: mengetahui pengaruh edukasi personal hygiene terhadap pengetahuan dan perilaku penjamah makanan. Metode penelitian: menggunakan metode two groups pre-test post-test. Teknik sampling penelitian yaitu sampel jenuh. Sebanyak 30 orang sampel penelitian yang dibagi menjadi 2 kelompok. Data pengetahuan diperoleh dengan kuesioner pengetahuan personal hygiene. Data perilaku diperoleh dengan lembar observasi personal hygiene. Analisa data yang digunakan yaitu menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney. Hasil: Perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi dengan media leaflet (p=0,001). Perbedaan perilaku sebelum dan sesudah edukasi dengan media leaflet (p=0,009). Perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi tanpa media (p=0,000). Perbedaan perilaku sebelum dan sesudah edukasi tanpa media (p=0,144). Perbedaanpengetahuan sebelum edukasi dengan media leaflet dan tanpa media (p=0,488). Perbedaan perilaku sebelum edukasi dengan media leaflet dan tanpa media (p=0,041). Perbedaan pengetahuan sesudah edukasi dengan media leaflet dan tanpa media (p=0,540). Perbedaan perilaku sesudah edukasi dengan media leaflet dan tanpa media (p=0,685). Perbedaan selisih pengetahuan antara kelompok edukasi media leaflet dan tanpa media (p=0,041). Perbedaan selisih perilaku antara kelompok edukasi media leaflet dan tanpa media (p=0,048). Kesimpulan: ada pengaruh edukasi personal hygiene terhadap pengetahuan dan perilaku penjamah makanan di PPMI Assalaam Sukoharjo.
Edukasi Gizi dalam Pencegahan dan Penanganan Anemia dan KEK pada Remaja Putri di Masa Pandemi Covid-19 Dewi Marfuah; Dodik Luthfianto; Nisya Ayu Rachmawati; Siti Noviyanti
Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 1 No. 1 (2022): Februari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/cakrawala.v2i1.752

Abstract

Masa remaja merupakan tahapan kritis kehidupan, sehingga periode tersebut dikategorikan sebagai kelompok rawan dan mempunyai resiko kesehatan tinggi. Masalah gizi yang biasa dialami pada masa remaja salah satunya anemia. Anemia adalah kondisi di mana tubuh mengalami jumlah sel darah merah yang sangat sedikit sehingga akan mempengaruhi fungsi jaringan tubuh. Penyebab paling banyak dari anemia defisiensi besi adalah kurangnya asupan salah satu mikronutrien penting yaitu zat besi. Tujuan program pengabdian PKM ini adalah edukasi gizi berupa penjelasan tentang pencegahan dan penanganan anemia pada remaja putri diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan gizi. Hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun 2018, menemukan bahwa adanya kenaikan kasus anemia di remaja putri. Pada Hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun 2013, sebanyak 37,1% remaja putri mengalami anemia, angka tersebut naik menjadi 48,9% pada tahun 2018. Proporsi anemia terjadi paling besar di kelompok umur 15-24 tahun yakni 84,6%. Angka kejadian anemia di Jawa Tengah pada tahun 2013 mencapai 57,1% (Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, 2014). Dengan edukasi gizi diharapkan dapat menurunkan angka anemia pada remaja putri. Solusi yang ditawarkan meliputi pengukuran status gizi dapat mengetahui status gizi remaja putri serta edukasi gizi tentang definisi anemia dan KEK, pencegahan anemia dan KEK, serta pengobatan anemia dan KEK. Pemberian edukasi gizi diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan gizi sehingga akan dapat mengubah pola makan remaja putri. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah adanya peningkatan skor pengetahuan tentang pencegahan dan penanganan anemia dan KEK pada remaja putri.
Health Education in Improving Clean and Healthy Life Behavior (PHBS) at Community in the Jebol Ngrombo Village Baki Sukoharjo Dewi Marfuah; Retno Dewi Noviyanti; Dewi Pertiwi Dyah Kusudaryati; Gharyn Utha Rahmala
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022)
Publisher : Peneliti Teknologi Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59247/jppmi.v2i8.129

Abstract

Based on the situation analysis obtained from the Nutrition Program Planning of the ITS PKU Muhammadiyah Surakarta Undergraduate Nutrition Program Students in 2021 in Jebol village RT 02 RW 01 Ngrombo Village, Baki District, Sukoharjo Regency, there is a problem that is still low awareness of clean and healthy living behavior (PHBS). In increasing awareness of the clean and healthy living behavior (PHBS) of the community in the broken village, it is necessary to carry out activities through counseling. The location of this service activity is in Jebol Village, RT 02 RW 01, Ngrombo Village, Baki District, Sukoharjo Regency. The target of this service activity is 23 PKK women. The stages of this service activity include preparing service locations and coordination, preparing anthropometric tools, preparing leaflets and power point materials about PHBS and hand washing properly, preparing pretest and posttest questions, measuring nutritional status, PHBS counseling and correct hand washing counseling. The result of this service is that most of the PKK mothers belong to the class I obesity category of 11 people (47.8%) and there is an increase in PHBS knowledge and hand washing in PKK mothers after being given nutrition education of 1.7 scores. Based on this, the conclusion that can be drawn is that participants in community service activities understand that clean and healthy living behavior and proper hand washing are very important to prevent various diseases.
Yellow pumpkin processing desimination as an alternative food product that of high nutritional value in bendo village Dewi Marfuah; Tuti Rahmawati; Retno Dewi Noviyanti
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022)
Publisher : Peneliti Teknologi Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59247/jppmi.v2i12.190

Abstract

Large tracts of land in the village of Bendo, by the local community the most widely used for agriculture. Although most extensive agricultural land and agricultural lots, the poverty rate in Bendo village is still relatively high even as many as 846 people (37%). It is probably because the majority of low-educated population Bendo village. Low education effect on knowledge and skills of the population in the processing of agricultural products. This is evidenced by the farmers in the village of Bendo is still lacking in the use of agricultural products. The purpose of this program is devoted IbM pumpkin farmer empowerment and mothers do not work in Bendo village which is expected to improve people's lives. The method of implementation: 1) training and direct practice of processing pumpkin into a various foods of high nutritional value, 2) provisioning marketing strategies and product promotion pumpkin, 3) the provision of equipment and supplies, 4) assistance manufacture of processed pumpkin 5) training harvesting and storage of pumpkin, 6) assistance pumpkin harvesting and storage. Achievement of the results of this activity: 1) the participant mothers households acquire the knowledge, understanding and skills in the processing and packaging pumpkin into various foods as an alternative food, 2) mothers who did not work the first did not work may have activity to process pumpkin into a variety of foods that have a higher resale value so that it can help the family economy, 3) the provision of equipment, 4) understanding of strategic marketing and promotion through social media, 5) an increase in the price of pumpkins.
HUBUNGAN SUHU MAKANAN DAN CARA PENYAJIAN MAKANAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN MAKANAN DI CATERING BETTY KARANGANYAR Dewi Marfuah; Retno Dewi Noviyanti; Febrian Nurul Khotimah
Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Vol. 1 No. 1 (2022): Februari : Jurnal Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukeke.v1i1.570

Abstract

Faktor yang mempengaruhi sisa makanan meliputi faktor internal (selera makan, kebiasaan makanan dan jenis kelamin) dan faktor eksternal (cita rasa, meliputi : bumbu makanan serta tekstur dan bentuk makanan dan penampilan makanan, meliputi: warna makanan, cara penyajian makanan, besar porsi makanan, keempukan makanan dan suhu makanan). Cara penyajian makanan merupakan faktor yang perlu mendapat perhatian dalam mempertahankan penampilan dari makanan yang disajikan. Penyajian makanan berkaitan dengan peralatan yang digunakan, serta sikap petugas yang menyajikan makanan termasuk kebersihan peralatan makanan maupun kebersihan petugas yang menyajikan makanan. Selain cara penyajian makanan, suhu makanan juga merupakan faktor yang perlu mendapat perhatian dalam mempertahankan penampilan dari makanan yang disajikan. Penurunan suhu makanan dapat terjadi, salah satunya disebabkan oleh sistem distribusi makanan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah anggota Polsek Karanganyar sebanyak 30 orang. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa Ada hubungan suhu makanan dengan tingkat kepuasaan makanan di Catering Betty Karanganyar (p= 0,032). Ada hubungan cara penyajian makanan dengan tingkat kepuasaan makanan di Catering Betty Karanganyar (p = 0,017).
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI Tuti Rahmawati; Dewi Marfuah; Tutut Galih Winanti
Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Vol. 1 No. 1 (2022): Februari : Jurnal Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukeke.v1i1.577

Abstract

Hipertensi adalah suatu peningkatan tekanan darah di dalam Arteri, dimana tekanan darah sistolik >130 mmhg dan tekanan darah diastolik >90 mmhg. Hipertensi dapat memicu terjadinya penyakit lain seperti stroke, gagal ginjal dan infark miokard. Hipertensi dapat dipengaruhi oleh faktor yang dapat diubah seperti lingkungan,obesitas, dan kopi, serta faktor yang tidak dapat diubah seperti ras, usia dan jenis kelamin. Tujuan: Mengetahui hubungan pola makan terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi. Metode Penelitian: Menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Purposive Sampling diperoleh sampel sejumlah 36 sampel. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, formulir semi-FFQ dan tensimeter. Analisis data menggunakan Rank Spearman. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa, frekuensi makan (pencegah) sebagian besar sampel kategori sedang yaitu sebanyak 17 orang (47,2%), frekuensi makan (pemicu) sampel baik yaitu 36 orang (100%), jenis makan dan jumlah makan sampel kurang yaitu 36 orang (100%) dan tekanan darah sampel sebagian besar dalam kategori hipertensi stage 1 sebanyak 21 orang (58,2%). Uji hubungan tingkat pengetahuan dengan tekanan darah (p=0,700), frekuensi makan (pencegah) dengan tekanan darah (p=0,003), frekuensi makan (pemicu) dengan tekanan darah (p=0,190), jenis makan dengan tekanan darah (p=0,074), dan jumlah porsi dengan tekanan darah (p=0,039). Kesimpulan: Tidak ada hubungan pola makan berdasarkan frekuensi makan menurut faktor pemicu dan jenis makan dengan tekanan darah pada lansia hiperteensi, dan terdapat hubungan pola makan berdasarkan jumlah porsi dan frekuensi makan menurut faktor pencegah dengan tekanan darah pada lansia hipertensi.
Hubungan Pengetahuan dan Lama Kerja Terhadap Perilaku Hygiene Penjamah Makanan di Instalasi Gizi RSUD Ir. Soekarno Kabupaten Sukoharjo Dewi Marfuah; Agung Setya Wardana; Rizky Wahyu Astari
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 2 No. 2 (2024): April : Jurnal Imu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jig.v2i2.3083

Abstract

Food sanitation hygiene is an effort to control all physical and biological factors that may cause health problems. Food is in accordance with the standards, so good hygiene and sanitation is needed. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and length of work on the hygiene behavior of processing workers at the Nutrition Installation of RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo. This type of research is analytic observational with a cross sectional approach. The sample of this study were food handlers at the Nutrition Installation of RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo as many as 20 people with total sampling technique. Hygiene knowledge was obtained by interviewing using a questionnaire and hygiene behavior was obtained by observing using the behavior observation form. The analysis of the relationship between knowledge and hygiene behavior of food handlers used the Spearman Rank test and the relationship between length of work and hygiene with food handlers used the Chi Square test. The results showed that the relationship between knowledge and hygiene behavior of food handlers obtained a P value = 0.412 and the relationship between length of work and hygiene behavior of food handlers obtained a P value = 0.430. Conclusion There is no relationship between knowledge and length of work with the hygiene behavior of food handlers at the Nutrition Installation of RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo.
Pembiasaan Penerapan Protokol Kesehatan Dalam Beraktivitas Sehari-hari Pada Masyarakat Dukuh Ketel Dusun Jetak Yoanisaputri, Aisadela; Sari, Desi Ambar; Khairunnisa, Hakimah; Haryanto, Sigit; Wulandari, Murfiah Dewi; Kusudaryati, Dewi Pertiwi Dyah; Marfuah, Dewi
Buletin KKN Pendidikan Vol. 4, No. 1, Juni 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v4i1.19181

Abstract

Pandemi Covid-19 sekarang ini tidak hanya mengkhawatirkan di negara Indonesia tetapi seluruh dunia juga merasakannya. Banyak masyarakat yang merasa takut dan resah akan terjangkitnya virus covid-19 pada dirinya sendiri atau orang terdekatnya. Penelitian ini dilakukan untuk mencegah penularan dan mencegah terjangkitnya tubuh dari virus covid-19. Tujuan dari pengabdian ini yaitu untuk membiasakan menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas sehari-hari pada masyarakat Dukuh Ketel Desa Jetak. Penelitian ini dilakukan karena kurang sadarnya masyarakat Dukuh Ketel tentang pentingnya membiasakan menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas sehari-hari seperti 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) pada masa pandemi covid-19. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini berupa pemberdayaan secara langsung kepada masyarakat dan data yang diambil berupa hasil observasi dan dokumentasi, kemudian dilakukan sosisalisasi untuk memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu terbiasa menerap-kan protokol kesehatan dalam beraktivitas sehari-hari. Hasil yang di-tunjukkan setelah dilakukan sosialisasi yaitu masyarakat lebih patuh dan taat akan protokol kesehatan covid 19 dengan memakai masker, rajin mencuci tangan setelah beraktivitas diluar, dan saling menjaga jarak. Selalu menjaga protokol kesehatan saat masa pandemi sangatlah penting dilingkungan masyarakat karena dengan terbiasanya menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari dapat memperkecil kemungkinan penyebaran paparan virus covid-19 di lingkungan masyarakat Dukuh Ketel.
Pengaruh Edukasi Gizi Terhadap Pengetahuan Gizi dan Asupan Zat Besi Pada Remaja Putri: Pengaruh Edukasi Gizi Terhadap Pengetahuan Gizi dan Asupan Zat Besi Pada Remaja Putri Marfuah, Dewi; Pertiwi Dyah Kusudaryati, Dewi
Profesi (Profesional Islam) : Media Publikasi Penelitian Vol. 18 No. 2 (2021): Jurnal PROFESI (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITS PKU Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26576/profesi.v18i2.73

Abstract

Anemia gizi dikalangan remaja jika tidak tertangani dengan baik akan berlanjut hingga dewasa dan berkontribusi besar terhadap angka kematian ibu, bayi lahir premature, dan bayi dengan berat lahir rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas edukasi gizi terhadap asupan protein pada remaja putri. Desain penelitian ini adalah randomized pretest-postest control group design dengan subyek penelitian sebanyak 28 siswi kelas X SMA N 1 Simo. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan, setiap bulan subyek yang akan diberi edukasi gizi dan diberi booklet dan dilakukan recall 24 jam untuk mengetahui asupan protein. Data dianalisis dengan program SPSS 17.0. Uji Paired t-test untuk membandingkan asupan protein sebelum dan sesudah edukasi gizi dan uji Independent t-test digunakan untuk membandingkan asupan protein antara kelompok perlakuan dengan pembanding. Hasil penelitian ini adalah pada kelompok perlakuan mayoritas asupan protein remaja putri sebelum diberikan edukasi gizi termasuk kategori defisit berat (100%) dan setelah diberikan edukasi gizi mayoritas kategori deficit ringan (57,7%), sedangkan pada kelompok pembanding mayoritas asupan protein remaja putri sebelum diberikan edukasi gizi termasuk kategori defisit berat (95,7%) dan setelah diberikan edukasi gizi mayoritas kategori defisit berat (84,6%). Pemberian edukasi gizi efektif meningkatkan rata-rata asupan protein pada remaja putri sebesar 20,8 gram (p value < 0.000).
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di Instalasi Gizi RSUD Kota Salatiga Wardana, Agung Setya; Marfuah, Dewi
Profesi (Profesional Islam) : Media Publikasi Penelitian Vol. 19 No. 1 (2021): Jurnal PROFESI (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITS PKU Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26576/profesi.v19i1.88

Abstract

The hospital nutrition service program aims to improve the quality of hospital services through the provision of food. The quality of the food provided is in accordance with the nutritional value requirements of the hospital. To achieve these conditions requires knowledge and skills ranging from food procurement, production processes, to food evaluation. The production process is a vital stage so that the staff in the Nutrition Installation must have a high level of compliance in the use of PPE. The results of these observations can be used to evaluate the quality of the food produced by the nutrition installation. The research method is observation carried out using a descriptive research design. The method uses a survey with a cross sectional approach. The survey used a questionnaire as an instrument. The results of this study indicate that 92.4% of the sample has good knowledge, 95.25% of the sample knows that there is supervision in the use of PPE, and 89.5% of the sample has a good attitude. Conclusion: Most of the samples 92.4% have good knowledge, 95.25% know there is supervision in the use of PPE, and 89.5% have good attitudes.
Co-Authors Andriyani, Puput Antika, Tri Astri Mutiar Ayakannu, Rathimalar Bangun Nuswantoro, Bangun Bintanah, Sufiati sufiati Darmawati, Irma Dewi Noviyanti, Retno Dewi Pertiwi Dyah Kusudaryati Dewi, Riri Mulyana Dhinda Kusuma Hatifah Dian Anggraini Dian Anggraini DODIK LUTHFIANTO Eko Nugroho Emy Huriyati Febrian Nurul Khotimah Fitriana, Anisa Nur Garyn Utha Rahmala Gharyn Utha Rahmala Hamam Hadi Hayati, Suci Noor Ibrahim, Masdum Imawati, Nabila Juniarni, Lia Khairunnisa, Hakimah Khoirunnisa, Syafira Aqilah Komalawati, Nisa Lia Juniarni Lutfianto, Dodik Mariam, Nina Murfiah Dewi Wulandari Mutiar, Astri Nabila Imawati Naresti, Faiza Nisya Ayu Rachmawati Novi Kurniawati Novi Kurniawati Novia Ardiyan Wahyu Pratiwi Nunung Nurhayati Nunung Nurhayati Nur Maqrifah, Aninda Nuraini Fauziah Nuralif Sutrisno, Aini Nurdina, Gina Nurjanah, Ineu Nurleli, Leli Nurrahma, Fina Nurul Kholisatul &#039;Ulya Pandu Riono Paudriyanagari, Annisa Perdani, Agni Laili Permana, Sholihah Al Noor Pratiwi, Novia Ardiyan Wahyu Purnama, Heni Puspasari, Susy Putri, Anggela Amelia Putri, Salsabila Nur Azizah Harinda Qurratu, Nisrina Rahayu, Nunik Rahmala, Garyn Utha Rahmawati, Nisaa Rathimalar ayakannu Ratna Sari, Cindy Retno Dewi Noviyanti Rizal Ilbert Rizky Wahyu Astari Rohmaniyah, Fatiya Safitri, Rosyida Awalia Salsabila Nur Azizah Harinda Putri Sansuwito, Tukimin bin Sari, Desi Ambar Selia Oktavianti Sheilla Dwi Rahmadani Sigit Haryanto Siti Khusnul Khotimah, Siti Khusnul Siti Noviyanti Siti Sarifah Sudrajat, Diwa Agus Sunarti Susy Puspasari Syahrani, Dilla Tukimin bin Sansuwito Tuti Rahmawati Tuti Rahmawati Tuti Rahmawati Tutut Galih Winanti Tyas Nur Anggraeni, Hervina Wardana, Agung Setya Wiguna, Melda Yoanisaputri, Aisadela Yuliana Noor Setiawati Ulvie