Claim Missing Document
Check
Articles

THE EFFECTIVENESS OF GUIDED IMAGERY THERAPY ON PAIN INTENSITY IN POST SECTIO CAESARIA MOTHERS Nunung Nurhayati; Selia Oktavianti; Astri Mutiar; Dewi Marfuah
Journal Of Midwifery And Nursing Studies Vol. 1 No. 1 (2019): Edisi May 2019
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The background : Pain is a problem that is often found in a patient post sectio of caesarea. It was caused by the presence of a stretch the muscles of the uterus and the abdomen after insisional on the network effect anasetesi missing. Pain management non pharmacological can be done by means of guided imagery. Guided imagery is one method of controlling pain are part of cognitive-behavioral. The purpose of this technique that is to provide comfort, change the psychology to reduce the perception of pain and optimalitation bodily functions. The purpose of evaluate the effectiveness guided imagery therapy against intensity of pain to post section of caesarea. Carried out search of articles on pubmed and google scholar. The search was expanded by using a technique citation pearl growing.Study published in english and indonesian language in 2010-2020 being considered to be included in the reviewed. The data extracted by writers and summarized use of p extraction data from JBI (Joanna Briggs Institute). Obtained 3 study entering review criteria. The guided imagery: Therapy effective to reduce pain post sectio of caesarea. Engineering guided imagery can be given 1 first hour of sectio caesarea post in a patient manner invited to imagine a nice thing, therapy guided imagery can be collected during 15-20 minutes a guided imagery therapy than other techniques of relaxation as to excite optimistic; increase confidence and relaxation and rest in deprive cycle, fear, tension pain; increase endorphin natural; and reduce fatigue the guided imagery therapy also do not need any fees, easy, by respondents and caused no side effects.
Optimalisasi Peran Kader Kesehatan Melalui Program KASIH dalam Peningkatan Kesehatan Wanita Usia Subur dan Ibu Hamil Dewi Marfuah; Dian Anggraini; Rizal Ilbert
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.222

Abstract

Kader kesehatan, sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat, memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi, pendampingan, dan deteksi dini masalah kesehatan pada kelompok Ibu hamil dan wanita usia subur. Namun, kemampuan kader dalam memberikan pelayanan kesehatan masih terbatas akibat kurangnya pelatihan dan sumber daya yang memadai. Program "KASIH" (Kesehatan Wanita Usia Subur dan Ibu Hamil) dirancang untuk meningkatkan kapasitas kader dalam mendukung kesehatan WUS dan ibu hamil melalui aplikasi Go Senam Hamil dan Cinta Payudara. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan. Program ini mendukung SDGs, IKU, ASTA CITA, dan area fokus RIRN. Hasil dari program ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader dengan skor rata-rata pra-tes 64.2 dan meningkat menjadi 92 pada pasca-tes, yang menunjukkan bahwa 100% kader dapat menggunakan aplikasi secara mandiri, dan respons kepuasan masyarakat terhadap Program KASIH mencapai rata-rata 4.8 (kategori sangat baik). Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan peran kader dalam memberikan edukasi kesehatan kepada ibu hamil melalui olahraga dan deteksi dini risiko kanker payudara melalui pemeriksaan payudara sendiri, serta pendampingan bagi wanita usia subur dan ibu hamil
Pengukuran Antropometri dan Penentuan Status Gizi Balita di Posyandu Balita Bina Sejahtera Kadipiro Banjarsari Surakarta Dewi Marfuah; Siti Sarifah; Siti Khusnul Khotimah; Dhinda Kusuma Hatifah
ALKHIDMAH: Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alkhidmah.v2i3.983

Abstract

The nutritional status of toddlers is an indicator of health status in Indonesia. Good nutritional status can help children's growth and development process to achieve optimal maturity. Nutritional status can help to detect the risk of health problems early. The role of posyandu is very necessary in efforts to prevent nutritional disorders in toddlers, so it is necessary to measure and determine the nutritional status of babies and toddlers. This community service aims to carry out anthropometric measurements of babies and toddlers and provide counseling to mothers of babies and toddlers about their children's nutritional status. This service activity is anthropometric measurements, namely weighing, measuring height or body length and Lila. Activities to determine nutritional status using WHO Antro. The results of measuring the nutritional status of BMI/U toddlers show that the majority of toddlers are in the normal category, 51 toddlers (80.96%), the nutritional status of BB/U toddlers shows that the majority are in the good (normal) category, 54 toddlers (85.71%). ), the nutritional status of PB/U or TB/U toddlers shows that the majority of toddlers are in the good (normal) category, amounting to 53 toddlers (84.13%), the nutritional status of BB/PB or BB/TB toddlers shows that the majority of toddlers are in the category good (normal) for 52 toddlers (82.55%). It is necessary to explain the results of anthropometric measurements to mothers of toddlers so that mothers of toddlers understand the nutritional status of their children and need to carry out nutritional education to prevent nutritional problems in babies and toddlers.
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN MELALUI PELATIHAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) BERBASIS APLIKASI LOVE YOUR BREAST DI KELURAHAN SETIAMANAH, KOTA CIMAHI Anggraini, Dian; Marfuah, Dewi; Utami, Salya; Ariansyah, Refly; Purbasari, Ressa
Jurnal Abdimas Sains Vol. 3 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS SAINS
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jas.v3i1.70

Abstract

Kanker payudara masih menjadi masalah kesehatan utama pada perempuan di Indonesia dengan angka kejadian dan mortalitas yang tinggi. Rendahnya praktik deteksi dini menjadi salah satu faktor penyebab keterlambatan diagnosis dan pengobatan. Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) merupakan metode sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri untuk mendeteksi perubahan pada payudara sejak dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan peran kader kesehatan dalam melakukan serta mengedukasikan SADARI kepada masyarakat melalui pemanfaatan aplikasi digital Love Your Breast. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 17–18 September 2025 di Kelurahan Setiamanah, Kota Cimahi, dengan melibatkan 25 kader kesehatan aktif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) melalui ceramah interaktif, demonstrasi, simulasi menggunakan model silikon payudara, diskusi kelompok, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan kader dari rata-rata 64,2% sebelum pelatihan menjadi 92,5% setelah pelatihan. Keterampilan praktik SADARI juga meningkat dengan tingkat ketepatan rata-rata 92%. Kader mampu memperagakan tujuh langkah SADARI sesuai pedoman dan berperan aktif sebagai edukator masyarakat. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan SADARI berbasis aplikasi digital efektif dalam meningkatkan kapasitas kader kesehatan dan berpotensi mendukung program promotif dan preventif kanker payudara di tingkat komunitas.
Co-Authors Andriyani, Puput Antika, Tri Ariansyah, Refly Astri Mutiar Ayakannu, Rathimalar Bangun Nuswantoro, Bangun Bintanah, Sufiati sufiati Darmawati, Irma Dewi Noviyanti, Retno Dewi Pertiwi Dyah Kusudaryati Dewi, Riri Mulyana Dhinda Kusuma Hatifah Dhinda Kusuma Hatifah Dian Anggraini Dian Anggraini DODIK LUTHFIANTO Eko Nugroho Emy Huriyati Febrian Nurul Khotimah Fitriana, Anisa Nur Garyn Utha Rahmala Gharyn Utha Rahmala Hamam Hadi Hayati, Suci Noor Ibrahim, Masdum Imawati, Nabila Juniarni, Lia Khairunnisa, Hakimah Khoirunnisa, Syafira Aqilah Komalawati, Nisa Lia Juniarni Lutfianto, Dodik Mariam, Nina Murfiah Dewi Wulandari Mutiar, Astri Nabila Imawati Naresti, Faiza Nisya Ayu Rachmawati Novi Kurniawati Novi Kurniawati Novia Ardiyan Wahyu Pratiwi Nunung Nurhayati Nunung Nurhayati Nur Maqrifah, Aninda Nuraini Fauziah Nuralif Sutrisno, Aini Nurdina, Gina Nurjanah, Ineu Nurleli, Leli Nurrahma, Fina Nurul Kholisatul 'Ulya Pandu Riono Paudriyanagari, Annisa Perdani, Agni Laili Permana, Sholihah Al Noor Pratiwi, Novia Ardiyan Wahyu Purbasari, Ressa Purnama, Heni Puspasari, Susy Putri, Anggela Amelia Putri, Salsabila Nur Azizah Harinda Qurratu, Nisrina Rahayu, Nunik Rahmala, Garyn Utha Rahmawati, Nisaa Rathimalar ayakannu Ratna Sari, Cindy Retno Dewi Noviyanti Rizal Ilbert Rizky Wahyu Astari Rohmaniyah, Fatiya Safitri, Rosyida Awalia Salsabila Nur Azizah Harinda Putri Sansuwito, Tukimin bin Sari, Desi Ambar Selia Oktavianti Sheilla Dwi Rahmadani Sigit Haryanto Siti Khusnul Khotimah Siti Khusnul Khotimah, Siti Khusnul Siti Noviyanti Siti Sarifah Siti Sarifah Sudrajat, Diwa Agus Sunarti Susy Puspasari Syahrani, Dilla Tukimin bin Sansuwito Tuti Rahmawati Tuti Rahmawati Tuti Rahmawati Tutut Galih Winanti Tyas Nur Anggraeni, Hervina Utami, Salya Wardana, Agung Setya Wiguna, Melda Yoanisaputri, Aisadela Yuliana Noor Setiawati Ulvie