Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENETRASI AGAMA DAN ILMU SAINS BERBASIS MODEL KURIKULUM GRASS ROOTS DI PERGURUAN TINGGI Anda Juanda
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 5 No. 1 (2016)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v5i1.977

Abstract

Pada hakikatnya kurikulum terintegrasi atau tidak dikenal istilah dikhotomi (pemisahan) antara agama (Islam) dan Ilmu Alam (sains). Setelah muncul abad renaisans menimbulkan pemisahan terutama agama dan sains. Kewenangan melakukan penetasi (pencegahan) terjadinya dikhotomi di atas terletak pada model kurikulum yang dimplementasikan oleh guru khususnya. Suatu kurikulum sebagai alat penetrasi relasi agama dan sains adalah “model kurikulum grass roots”. Model kurikulum ini memberi kewenagan penuh kepada guru bahwa pembelajaran agama dan sains disesuaikan dengan tujuan pembelajaran yang dikehendaki guru dengan tetap mengembangkan kompetensi peserta didik. 
Levels of Anxiety of High School Students when Learning Biology during the Covid-19 Pandemic Tita Azizah Ghasani; Anda Juanda; Yuyun Maryuningsih
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 10 No. 2 (2021): December 2021
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v10i2.9167

Abstract

Distance learning is a new learning model for students and teachers. Therefore, it requires a long time to adapt. This study aimed to describe students' attitudes towards anxiety. The research population was SMA NU Juntinyuat, and the research sample was 80 students of class ten. The data were collected using the questionnaires of student anxiety levels and student strategies. This study revealed that 44 students had a very anxious category while 36 students had an anxious type. The high school students' strategy to deal with anxiety showed that 50 students were in the anxiety category while 30 students were in the moderate coping category. These findings concluded that most students had a high anxiety level in learning biology. Meanwhile, students' strategies to solve anxiety were classified as a moderate-coping strategy in anxiety.
Assessing Students' Religious Proficiency Using Glock-Stark Dimensions and Its Impact on Curriculum Development and Islamic Education Learning Anda Juanda; Tati Nurhayati; Mahdi Mahdi; Dindin Nasrudin; Siti Nuraeni Muhtar
PAEDAGOGIA Vol 27, No 2 (2024): PAEDAGOGIA Jilid 27 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/paedagogia.v27i2.84840

Abstract

This study intends to analyze the religiosity of high school students using the Glock-Stark theory and its impact on curriculum development and Islamic Education learning. The research utilized a mixed-method approach with a sequential explanatory design. The data show that the level of religiosity among students differs. The ANOVA test indicates that there are substantial differences in religiosity levels across 9 high schools in West Java. Research shows that variations in students' levels of religiosity are shaped by internal factors like cognitive abilities and external factors like the religious environment of families, schools, and communities, including the characteristics of teachers. The novelty of this study lies in its comprehensive examination of both internal and external factors influencing religiosity and its specific focus on the implications for curriculum development in Islamic Education. This study's findings have significant implications for curriculum development and school physical activity instruction, encompassing planning, execution, and learning assessment
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan E-LKPD Untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa Dalam Memecahkan Masalah Pada Materi Sistem Respirasi Manusia Sarifa Nurhalisa; Anda Juanda; Novianti Muspiroh
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 2 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i2.86075

Abstract

Dewasa ini, Pendidikan erat kaitan-nya dengan perkembangan zaman mengenai teknologi dan keterampilan abad ke-21 yang harus dikuasai oleh setiap siswa, salah satunya yang diamati pada penelitian ini yaitu kemampuan memecahkan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan memecahkan masalah pada siswa yang diterapkan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan E-LKPD dengan siswa yang tidak diterapkan model tersebut pada materi sistem respirasi manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimental dengan desain penelitian Quasi eksperimental design bentuk pretest-posttest control group design. Adapun hasil temuan dalam penelitian ini adalah 1) Penerapan  model Problem Based Learning (PBL) berbantuan E-LKPD ini dapat meningkatkan aktivitas siswa dengan sangat efektif; 2) Terdapat perbedaan peningkatan kemampuan memecahkan masalah antara siswa yang diterapkan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan E-LKPD pada materi sistem respirasi dengan yang tidak; 3) Respon siswa terhadap penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan E-LKPD berorientasi masalah menunjukkan kriteria kuat.