Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model Kooperatif Teknik Round Table untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Sejarah Siswa Fifi Noviasari; Maskun Maskun; Yustina Sri Ekwandari
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 7 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.278 KB)

Abstract

The aim of this research to shown there is or Not, Increasing of study Motivation on subject history In Students XI IPS SMA Negeri 1 Punggur on Academic Year 2016/2017 after used to cooperative Round Table Technique model. The Methodology, which used to in this research is experiment with the one-shot case Study Design. The data collecting by questionnaire. The collected data be processed by Percentage Formula. The result of data analysis showed there is increase the motivations of students after used to the cooperative round table technique model.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Ada atau tidak ada peningkatan motivasi belajar pada mata pelajaran sejarah siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Punggur Tahun Pelajaran 2016/2017 setelah menggunakan model Kooperatif Teknik Round Table. Metode yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen dengan desain The One-Shot Case Study. Pengumpulan data dilakukan dengana angket. Data yang telah terkumpul selanjutnya diolah secara manual menggunakan rumus persentase. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat peningkatan motivasi belajar sejarah siswa setelah menggunakan model Kooperatif Teknik Round Table.Kata kunci: motivasi, penerapan, round table
PENGGUNAAN TWO STAY TWO STRAY DAN NUMBERED HEADS TOGETHER DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH Tila Paulina; Maskun Maskun; Yustina Sri Ekwandari
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 3 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.686 KB)

Abstract

This study aims to determine students’ cognitive achievement on learning history subject at 11th grade of Social class uses a combination of two stay two stray (TSTS) and numbered heads together (NHT) model in SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung. The design of study was The One-Shot Case Study. The population was all 11th grade student of Social class in SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung on academic year 2013/2014, totally 94 students. The samples were taken by using random sampling technique. Based on the research, it is concluded that the combination use of two stay two stray (TSTS) and numbered heads together (NHT) model in SMA Muhammadiyah 2 Lampung as follow: students’ cognitive achievement at the highest cognitive level is knowledge (CI) 70 the category (Good), and the category of the highest cognitive learning achievement is scored 70-79 (Good) 43.75 %.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hasil belajar kognitif siswa dalam pembelajaran sejarah kelas XI IPS menggunakan model kombinasi Two Stay Two Stray (TSTS) dan Numbered Heads Together (NHT) di SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung. Desain penelitian adalah The One-Shot Case Study. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPSSMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung yang berjumlah 94 orang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Berdasarkan penelitian disimpulkan bahwa penggunaan model kombinasi Two Stay Two Stray (TSTS) dan Numbered Heads Together (NHT) di SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung sebagai berikut: hasil belajar kognitif siswa pada jenjang kognitif tertinggi adalah Pengetahuan (CI) 70 kategori baik  dan kategori hasil belajar kognitif siswa tertinggi adalah nilai 70-79 (Baik) 43,75%.Kata kunci : hasil belajar, model two stay two stray, numbered heads together
TRADISI SEBAMBANGAN (LARIAN) PADA MASYARAKAT ADAT LAMPUNG PEPADUN Siti Sopiah Arafah; Iskandar Syah; Suparman Arif; Maskun Maskun
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 1 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.813 KB)

Abstract

Sebambangan (Larian) is a way of escape marriage with the girl who would marry with the consent of the girl to avoid customs procedures are considered too protracted.The aims of the research to know how Sebambangan(Larian) implementation process on indigenous peoples Pepadun in Lampung Regency Village Srimenanti Waykanan.The method in this research is deskriptif method.Data analysis technique used is qualitative data.The results of this research is implamantation proces Sebambangan is Preparation Sebambangan first man and girl have a relationship(dating),Meranai give something to Muli (Bekadu) and expressed his intention to Muli(Meset) to married.If want Sebambangan before Sebambangan Muli Meranai should determine the timing of the previous Sebambangan and make Tengepik(money and mandate) made by Meranai which will be submitted to the Muli and placed in room.Process Sebambangan.Sebambangan Settlement the settlement parties Muli Meranai coming home party for Pemandai or ngatak salah(rope relaxants). Sebambangan(Larian) merupakan perkawinan dengan cara melarikan gadis yang akan dinikahi dengan persetujuan gadis tersebut untuk menghindarkan diri dari tata cara adat yang dianggap terlalu berlarut-larut.Penelitian ini bertujuan mengetahui Bagaimanakah Proses pelaksanaan Sebambangan(Larian) pada masyarakat adat Lampung Pepadun di Kampung Srimenanti Kabupaten Waykanan.Metode yang digunakan metode deskriptif.Teknik analisis data yang digunakan analisis data kualitatif.Hasil penelitian ini proses pelakasanaan Sebambangan terdiri Persiapan Sebambangan  terlebih dahulu bujang gadis memiliki hubungan(pacaran),Meranai memberikan sesuatu kepada Muli Bekadu) dan menyampaikan niatnya pada Muli(Meset) untuk meminang nya.Jika ingin sebambangan sebelum Sebambangan Muli Meranai tersebut harus menentukan waktu dilakukannya Sebambangan dan harus membuat Tengepik(uang dan surat) yang dibuat oleh Meranai yang akan diserahkan kepada Muli dan diletakan dikamar Muli.Proses Sebambangan. Penyelesaian Sebambangan,dalam penyelesaian ini pihak Meranai datang kerumah pihak Muli untuk Pemandai atau ngatak salah(tali pengendur). Kata kunci : meranai, muli, tradisi sebambangan
Penggunaan Model Pembelajaran Snowball Throwing untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sejarah Kelas XI Gustian Agung Indrawan; Yustina Sri Ekwandari; Maskun Maskun
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 1 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.362 KB)

Abstract

This study aims to determine the increase in cognitive history learning outcomes of SMAN 1 Terbanggi Besar students years 2017/2018. The method of this research is the experimental method. The sample in this study was students of class XI IPS 3 using simpel random sampling technique. The data collection tool is a test of the results of historical learning in the material of Mercantilism and capitalism. The results of this study are an increase in the history of learning outcomes of students of class XI IPS 3. The results of student history learning are obtained from Pre-research, Meeting I and Meeting II with the success criteria of 70%. The conclusion in this study is the use of Snowball Throwing learning model can improve cognitive learning outcomes of students' history up to 48%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya peningkatan hasil belajar Sejarah kognitif siswa SMAN 1 Terbanggi Besar Tahun Ajaran 2017/2018. Metode penelitian ini ialah metode eksperimen. Sampel dalam penelitian ini ialah siswa Kelas XI IPS 3 dengan menggunakan teknik simpel random sampling. Alat pengumpulan data adalah tes hasil belajar Sejarah pada materi Merkantilisme dan Kapitalisme. Hasil penelitian ini yaitu adanya peningkatan hasil belajar Sejarah siswa Kelas XI IPS 3. Hasil belajar Sejarah siswa diperoleh dari Prapenelitian, Pertemuan I dan Pertemuan II dengan kriteria keberhasilan sebesar 70%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah penggunaan model pembelajaran Snowball Throwing dapat meningkatkan hasil belajar ranah kognitif Sejarah siswa sebesar 48%.Kata kunci: hasil belajar Sejarah, peningkatan, snowball throwing
DESKRIPSI TENTANG PERKEMBANGAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DESA RATNA DAYA LAMPUNG TIMUR Ayoe Diah Sukmawati; Maskun Maskun; Wakidi Wakidi
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 5 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.7 KB)

Abstract

This study demonstrated for see socio economic development of the community. The method used in this study is the method descriptif. Data collection technique is the technique of observation, interviews, and literature. Data analysis technique is a qualitative data analysis technique. Of research that has been done, the result that socio economi Ratna Daya community has been progressing from last year. This progress can see from education, job, and income community that has changed from year to year. And this change leads to the development in the direction of progress. As for the formation of village migrants from java, Ratna Daya village have demonstrated the existence as the village continues to evolve with the times. Penelitian ini ditunjuk untuk melihat perkembangan sosial ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan datanya adalah teknik observasi, wawancara, dan studi pustaka. Teknik analisis datanya merupakan teknik analisis data kualitatif. Dari penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa. Sosial ekonomi masyarakat Desa Ratna Daya telah mengalami perkembangan dari tahun-tahun sebelumnya. Perkembangan ini dapat dilihat dari pendidikan, pekerjaan, dan penghasilan masyarakat, yang telah berubah dari tahun ke tahun. Dan perubahan ini mengarah kepada perkembangan ke arah kemajuan. Sebagai desa bentukan untuk para transmigran dari jawa, Desa Ratna Daya telah menunjukkan eksistensinya sebagai desa yang terus berkembang mengkuti perkembangan zaman. Kata kunci: masyarakat, sosial ekonomi, perkembangan
Pengaruh Aktivitas Belajar Siswa dalam Strategi Belajar Tuntas (Mastery Learning) terhadap Hasil Belajar Siswa Abdul Rahman As Syakir; Maskun Maskun; Muhammad Basri
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 4 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.055 KB)

Abstract

This study aims to determine whether there is a significant influence student learning activities in mastery learning strategies (mastery learning) on the results of student learning in classroom history lessons Sumberjaya XI IPS SMAN 1 Academic Year 2016/2017. This study uses experiment with the design of One Shot Case Study. Based on quantitative data analysis using t-test, it can be concluded that there is significant influence student learning activities in mastery learning strategies (mastery learning) on the results of student learning in classroom history lessons Sumberjaya XI IPS SMAN 1 Academic Year 2016/2017.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh yang signifikan aktivitas belajar siswa dalam strategi belajar tuntas (mastery learning) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah kelas XI IPS SMAN 1 Sumberjaya Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan metode Eksperimen dengan desain One Shot Case Study. Berdasarkan analisis data secara kuantitatif dengan menggunakan uji-t, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan aktivitas belajar siswa dalam strategi belajar tuntas (mastery learning) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah kelas XI IPS SMAN 1 Sumberjaya Tahun Ajaran 2016/2017.Kata kunci: aktivitas belajar siswa, hasil belajar, pengaruh, mastery learning
DAMPAK KERUSUHAN 15 MEI 1998 TERHADAP KEHIDUPAN MASYARAKAT DI DESA KARANG ASIH Hendri Wianingsih; Maskun Maskun; Syaiful M
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 2 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.52 KB)

Abstract

Impact Against Riots May 15 1998 in the village of Karang Community Life Asih North Cikarang Bekasi District. In 1998 There were riotsinthe village of Karang Asih Cikarang precisely in new markets, while the perpetrators were from out side the are apast the village of Karang Asih of unknow norigin. They do the looting and arsonin new markets Cikarang. This study aims to determine the impact of the riots of 199 Socio-Economic Society In Karang Mercy. The method used is the historical method, and using the techniques of data collection through observation, and interviews, and analyzing the data with qualitative data analysis techniques.  Results of this study in dicate that the Karang village traders Asih ladder can notsend their children to higher educationdue to costconstraints. After the riots they work as a motorcycle, the driver, rickshaw and factory workers. Income of each family experienced ups and downs over the development of the market. Availability of supply of essential goods can besaid to befulfilled, but the value of a high selling price. It can be concluded that the socio-economic impacts tha occur include the impact of education level, income, level of income and subsistence. Keywords: Impact, Riots, Society
PENERAPAN UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA HINDIA BELANDA PADA MASA PERGERAKAN Rena Prasesti; Maskun Maskun; Wakidi Wakidi
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 5 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.077 KB)

Abstract

The purpose of this study is to investigate the application of the criminal law book on the political organization era during the Indonesian movement from 1918 to 1946. The method used in this study is the historical method. The data analysis technique used is qualitative data analysis techniques with data reduction phase, presentation of data, drawing conclusions and verification. Based on the research, the Indonesian occupation is the reason that lead the nation’s heroes to fight against colonialism. They used  radical political movement during the Indonesian independence movement between 1918-1946. The application of criminal law takes role in determining the punishment for offenses doneand used by the Dutch East Indies government as a foundation to catch and to imprisoned the leaders of the movement organization on charges of inciting the people to revolt against the Dutch government. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan undang-undang hukum pidana Hindia Belanda pada organisasi politik masa pergerakan bangsa Indonesia 1918-1946. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif dengan tahap reduksi data, sajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian, adanya penjajahan di negeri Indonesia memberikan perhatian bagi pahlawan bangsa ini untuk bisa membebaskan bangsa ini dari penjajahan. Salah satu jalan yang ditempuh dalam penggerak kemerdekaan ini adalah melalui organisasi politik pergerakan yang radikal masa pergerakan bangsa Indonesia 1918-1946. Penerapan undang-undang hukum pidana berperan dalam menentukan sanksi hukuman terhadap tindak pidana yang dilakukan dan digunakan oleh Pemerintah Hindia Belanda sebagai landasan menangkap hingga memenjarakan tokoh-tokoh organisasi pergerakaan saat itu dengan tuduhan menghasut rakyat untuk memberontak kepada pemerintah Belanda. Kata kunci : bangsa indonesia, pergerakan, undang-undang hukum pidana hindia belanda
TRADISI NIGOL DALAM PERKAWINAN ADAT PEPADUN Surya Pratiwi; Iskandar Syah; Maskun Maskun
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 3 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.469 KB)

Abstract

This study aims to determine how the nigol tradition at pepadun culture marriage in Kampung Cugah Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan , which use descriptive research method. The datas is done by observation, interviews and documentation. Collected data were analyzed using qualitative data analysis techniques. The study state that nigol tradition at pepadun culture marriage have three kinds process. The first is preparation, the second is implementation dan the finally is completion. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah proses nigol pada perkawinan masyarakat adat Lampung Pepadun di Kampung Cugah Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan yang menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa proses nigol pada upacara perkawinan masyarakat adat Lampung Pepadun terdapat tiga tahapan, yakni tahapan persiapan, pelaksanaan dan penyelesaian.Kata kunci: lampung pepadun, perkawinan adat, tradisi nigol
PERSEPSI UMAT BUDDHA PADA DRAMA WAISAK DI VIHARA MANGGALA RATNA DESA SUMBERSARI KECAMATAN SEKAMPUNG KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Yunita Susilawati; Maskun Maskun; Yustina Sri Ekwandari
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 1 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.483 KB)

Abstract

Abstract: Buddhists’ perceptions on Vesak play in Manggala Ratna Monastery inSumbersari Village of Sekampung Sub District in East Lampung Regency. The problemstatement in this research is what are Buddhists’ perceptions on Vesak play in Manggala RatnaMonastery in Sumbersari Village of Sekampung Sub District in East Lampung Regency seenfrom know and understand variables. The objective of this research is to find out Buddhists’perceptions on Vesak play. This research used descriptive method. Data were collected usingquestionnaires and analyzed using qualitative data analysis technique. Samples were of 52respondnets. The results showed that Buddhist people in Sumbersari Village of Sekampung SubDistrict in East Lampung Regency knew well the conduct of Vesak play performance fromexperiences of their senses; they were performance process, performance time, and story toperform in the vesak play. From understand variable, they understood well the reason of Vesakplay performance. It was purposed to enhance and to internalize Buddha religion tenets toBuddha people. This was indicated by the 48.9 average score values for know variable in goodcategory and 48.5 average score values for understand variable in good category.Keywords: perception, Buddhists’, Vesak play, Manggala Ratna MonasteryAbstrak: Persepsi umat Buddha pada drama Waisak diVihara Manggala Ratna DesaSumbersari Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur. Berdasarkan rumusanmasalah, yaitu “apakah persepsi umat Buddha pada drama Waisak di Vihara Manggala RatnaDesa Sumbersari Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur dilihat dari tahu danmengerti ?” Maka, penelitian ini ditujukan untuk mencari tahu persepsi umat Buddha terhadappementasan drama Waisak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodedeskriptif. Teknik pengumpulan datanya menggunakan angket atau kuesioner, sedangkan teknikanalisis datanya merupakan teknik analisis data kualitatif. Dari penelitian yang telah dilakukanpada 52 responden diperoleh hasil bahwa umat Buddha di Desa Sumbersari KecamatanSekampung Kabupaten Lampung Timur tahu dengan baik pelaksanaan pementasan dramaWaisak dari hasil pengalaman panca inderanya yaitu proses pementasan, waktu pelaksanaanpementasan, dan lakon yang ditampilkan pada drama Waisak, sedangkan dilihat dari mengertiadalah baik, bahwa mereka mengerti dengan baik sebab-sebab dilaksanakannya drama Waisakyaitu untuk memperluas dan memperdalam ajaran agama Buddha kepada umat Buddha. Haltersebut ditunjukkan dari perolehan hasil skor rata-rata item tahu sebesar 48,9 yang berada padakategori baik dan hasil skor item mengerti sebesar 48,5 yang berada pada kategori baik.Kata kunci : persepsi, umat Buddha, drama Waisak, Vihara Manggala Ratna
Co-Authors Abdul Rahman As Syakir Achmad Didik Khoirudin Adi Wiranata Afida Afianingsih Afni Afni Agnes Titis Endarliani Agus Mastrianto Ainun Masyrifah Algazali Harris Ali Imron Ali Imron Ali Alidiya Mei Rini Alpina Damayanti Ambika Luhitadati Amelia Putri Amerza Fransiska Andi Nur Shabranah Anggun Puspawati Anita Resianty Anni Azizah Antonius Joko Wardoyo Aprilia Tri Aristina Arif Rahman Muhayat Asep Junairi Asmawati Elindriani Ayoe Diah Sukmawati Ayu Lukita Tiana Azizah Apriyani Beni Apriantoro Carlos Hendrawan Cheri Saputra Dany Lapeba Deka Satriya Imanda Desri Juliandri Dian Amalia Chasanah Dian Nur Pertiwi Dora Arcella Dwi Gesti Jayanti Dwi Oktavia Eben Ezer Simamora Eddy Purnomo Edi Hartono Edi Makmur Efi Yulia Emilda Rani Eni Samiasih Erlangga Andalas Sakti Ferdiana Haryani Fifi Noviasari Ganira Octa Maria Amru Gustian Agung Indrawan Hendri Wianingsih Herlina Herlina Hesty Sapitry Ida Nuryani Ika Surya Widya Astuti Ina Novianti Indah Nina Yusti Indah Sri Lestari Indrawanto Indrawanto Iskandar Syah Khairiah Khairiah Khairul Afandi Lia Ratnawati Lian Pratama Lilis Suryana Lusia Dwi Indriati Lusiana Lusiana Maretha Ghassani Mega Lestari Megi Trihandini Melisa Rifaie Miftahussa'adah Miftahussa'adah Mudinillah, Adam Muhammad Aji Wira Wardhana Muhammad Arif Rizka Muhammad Aswan Muhammad Basri Myristica Imanita Nandar Setya Nugraha ni nyoman trisna utariyani Nina Indayana Nita Noviani Nofria Yuliyanti Nova Indahyani Nur Indah Lestari Nur Maimunah Okta Darma Yudha Okta Viyanti Subing Pargito Pargito Pramudia Prastika Prihatanti Prihatanti Putri Chairia Putu Mariyanto Raisa Ayuningtyas Reki Fahlevi Rena Prasesti Resti Apriana Reza Andesta Riantimala Riantimala Rika Warda Julianti Risma M Sinaga Risma Margaretha Sinaga Ryan cahya saputra Sepka Kurnia Wahyuningsih Sevia Andriliani Sisca Devita Aprilia Siti Sopiah Arafah Sri Nurmayani Sri Sudiro Harsuno Suparman Arif Surya Pratiwi Susi Susanti Syaiful M Sylvia Farantika Tabligh Setiawan Tila Paulina Valensy Rachmedita Vivi Hardiana Wakidi Wakidi Widi Indah Yesi Yuana Putri Yoga Prima Shawalda Yuliza Sushanty Yuniar Wike Wulandari Yunita Susilawati Yuresti Yuresti Yustina Sri Ekwandari Zafran Febriadi Zahra Qurrotu’aini Zulkifli Aspan