Claim Missing Document
Check
Articles

Transformasi Nilai-Nilai Budaya dan Identitas Sosial di Era Globalisasi: Perspektif Sosiologis Yenni Melia; Romi Mesra
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 1 No 6 (2025): (JANUARY) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/09z86417

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi nilai-nilai budaya dan identitas sosial di era globalisasi dengan menggunakan perspektif teori strukturasi Anthony Giddens. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, penelitian ini menganalisis berbagai sumber akademik yang diterbitkan antara 2010-2024, meliputi artikel jurnal, buku, dan laporan penelitian yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: Pertama, transformasi nilai budaya melibatkan proses adaptasi aktif di mana masyarakat melakukan negosiasi antara nilai global dan lokal, menciptakan bentuk-bentuk hibridisasi budaya yang unik. Kedua, identitas sosial mengalami rekonfigurasi signifikan dalam era digital, ditandai dengan munculnya identitas yang lebih fluid dan multilayer, terutama di kalangan generasi muda. Ketiga, proses transformasi ini menghasilkan implikasi sosial yang kompleks, termasuk munculnya kesenjangan digital dan kebutuhan untuk menjembatani konflik nilai antargenerasi. Penelitian merekomendasikan pengembangan kebijakan yang memfasilitasi transformasi kultural secara seimbang, mendukung dialog antargenerasi, dan memperkuat kapasitas komunitas dalam mengelola perubahan sosial-budaya..
Development of Local Wisdom-Based Digital Teaching Materials to Enhance Cultural Literacy and Character: A Needs Analysis Siska, Felia; Melia, Yenni; Junaidi, Satrio; Saadoon, Abather Rahi
AMPLITUDO : Journal of Science and Technology Innovation Vol. 5 No. 1 (2026): February
Publisher : Balai Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56566/amplitudo.v5i1.529

Abstract

Digital transformation in education has not been optimally utilized to enhance students’ cultural literacy and character development in junior high school Social Studies (IPS). The limited availability of digital learning materials integrating local wisdom has contributed to weak cultural literacy and insufficient character education. This study aims to analyze the need for developing local wisdom-based digital learning materials to improve students’ cultural literacy and character in Social Studies learning in Sijunjung Regency. Using a Research and Development approach with the Borg and Gall model, data were collected through Focus Group Discussions, questionnaires, interviews, and observations involving 10 Social Studies teachers and 153 students from six junior high schools. The findings indicate that Social Studies learning remains largely textbook-centered, with minimal integration of local culture. While 88% of students show interest in digital-based learning, only 34% are familiar with the Marosok tradition, and 90% of teachers have not used culturally integrated digital materials. These results reveal a gap in cultural literacy and highlight the need for contextual digital learning materials that integrate Social Studies content with local values
Strategi Pengembangan Potensi Pariwisata Melalui Community Based Tourism (CBT) di Nagari Painan Selatan Irwan Irwan; Felia Siska; Yenni Melia; Elvawati Elvawati; Yenita Yatim; Neffi Sulkaisi; Nefilinda Nefilinda
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 3 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i3.933

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh potensi wisata alam dan budaya yang besar namun belum dikelola secara optimal oleh masyarakat setempat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung pengembangan potensi pariwisata di Nagari Painan Selatan melalui pendekatan Community Based Tourism (CBT). Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif melalui pelatihan, diskusi kelompok terarah (FGD), dan pendampingan langsung dalam penyusunan rencana pengelolaan wisata berbasis masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap konsep CBT, terbentuknya kelompok sadar wisata (pokdarwis), serta perumusan strategi pengembangan wisata lokal. Kesimpulannya, dengan pendekatan yang tepat dan keterlibatan aktif masyarakat, pengembangan pariwisata berbasis CBT sangat potensial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian budaya lokal.
The Implementation of the Game-Based Learning Method to Improve Learning Activities of Grade X Students in Sociology Learning at SMA Cendekia Pasaman Barat Yenni Melia; Yenita Yantim; Felia Siska; Jamiah Nurul Husna
Jurnal Mamangan Vol 14, No 2 (2025): Special Issue
Publisher : LPPM Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/mamangan.v14i1.10364

Abstract

This research was motivated by the low learning activity of Grade X students in Sociology subjects at SMA Cendekia Pasaman Barat. The objective of this study was to analyze the implementation of the Game-Based Learning method in improving students' learning activity. The method used was Classroom Action Research (CAR) as formulated by John Elliot, which consists of four stages: (1) Planning, (2) Action, (3) Observation, and (4) Reflection. The research data were collected through observations of students’ learning activities and assessments of four activity indicators: listening, reading, writing, and participation. The study was conducted in two cycles. In Cycle I, the average score for listening activity was 67.37, which increased to 88.70 in Cycle II (an increase of 31.77%). Reading activity improved from 65.38 to 90.12 (an increase of 37.84%), writing activity rose from 73.90 to 90.65 (an increase of 22.66%), and student participation increased from 65.77 to 89.69 (an increase of 36.36%). Overall, the average student learning activity increased from 68.1% in Cycle I to 89.79% in Cycle II. These results indicate that the research objectives have been successfully achieved. In conclusion, the implementation of the Game-Based Learning method in Sociology learning has been proven to enhance the learning activity of Grade X students at SMA Cendekia Pasaman Barat in terms of percentage.