Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Five-Finger Hypnosis Therapy as a Holistic Nursing Approach to Blood Pressure Control in Hypertensive Patients in Anjir Serapat Muara 1 Village Navisa, Zahwa; Milasari, Milasari; Chintami, Yulia; Wahdini, Wahdini; Rusady, Fara Della
OMNICODE Journal (Omnicompetence Community Developement Journal) Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : UrbanGreen Central Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55756/omnicode.v5i1.226

Abstract

Hypertension is a long-term non-communicable condition influenced by both physiological and psychological factors, highlighting the need for complementary non-pharmacological interventions in blood pressure management. Five-finger hypnosis therapy is a relaxation technique that can be utilized in nursing care as an intervention for managing blood pressure. This community service activity was conducted to implement five-finger hypnosis therapy as part of a holistic nursing approach for residents with hypertension in Anjir Serapat Muara 1 Village. A total of 33 respondents participated in health education sessions, guided five-finger hypnosis practice, and blood pressure measurements conducted before and after the intervention. The findings indicated that 84.8% of respondents exhibited a decrease in systolic blood pressure, whereas 39.4% demonstrated a reduction in diastolic blood pressure. The mean systolic blood pressure decreased from 151 mmHg to 138 mmHg, and the mean diastolic blood pressure decreased from 95 mmHg to 91 mmHg.
Ketika Anak Sulit Makan: Hubungan Perilaku Makan Selektif dan Status Gizi Anak Prasekolah Nusa Taruna Putra; Milasari, Milasari; Wulan, Diah Retno; Suwandewi, Alit
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 8 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v8i1.433

Abstract

Latar Belakang: Gizi buruk merupakan masalah yang sering terjadi pada anak. Apabila tidak ditangani, maka akan berdampak terhadap proses tumbuh kembang anak. Penyebab dari gizi buruk adalah hal yang harus digali untuk mencari akar masalahnya, salah satu penyebabnya adalah perilaku makan selektif. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan antara perilaku makan selektif dengan status gizi pada anak prasekolah. Metode: Penelitian menggunakan cross sectional. Penelitian dilakukan di PAUD kecamatan Tabukan. Populasi dalam penelitian ini adalah PAUD di Kec. Tabukam sebanyak 13 PAUD dengan 409 murid, Sampel adalah orang tua/wali murid Sebanyak 137 responden, pemilihan sampel menggunakan Cluster Random Sampling yang dilakukan pengundian pada 13 PAUD yang berada di kecamatan Tabukan didapatkan 2 sekolah yaitu PAUD Nusa Indah dan PAUD Kuncup Mekar. Pengumpulan data menggunakan 2 instrumen penelitian yaitu kuesioner Childern’s Eating Behavior Questionnaire dan pengukuran antrompometri. Hasil: Hasil analisa dengan (sperman rank) mendapati bahwa terdapat hubungan dengan nilai p=0,000 (p<0,05) dengan Correlation Coefficient didapatkan nilai 0.799 yang berarti arah hubungan pada penelitian ini “kuat”, hasil Probability 70,15% anak yang masuk kedalam kategori tidak selektif berpeluang masuk ke dalam kategori gizi baik dan 27,14% anak yang masuk kedalam kategori selektif berpeluang masuk kedalam kategori gizi buruk. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara perilaku makan selektif dengan status gizi pada anak prasekolah.
PEMBELAJARAN MENANAM SEBAGAI SARANA EDUKASI LINGKUNGAN DAN MOTORIK ANAK BALITA Milasari, Milasari; Andrini, Fatma Azmi; Ananda, Alaya Putri; Salsabila, Sania Salma
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2712

Abstract

Early childhood is a critical period for the formation of attitudes, behaviors, and environmental awareness. Prigen, East Java, as a mountainous area, faces potential environmental risks such as soil erosion and landslides if conservation awareness is not instilled from an early age. This community service program aimed to enhance environmental awareness and stimulate motor development among toddlers through planting-based learning activities involving both children and parents. The program employed an educative–participatory approach through hands-on planting activities, family mentoring, and environmental education. Program evaluation was conducted using observation sheets and questionnaires administered to 20 toddlers and 20 parents. The results showed that 80% of toddlers were actively engaged in the planting activities, while 90% of parents demonstrated good to very good understanding of environmental education. From a socio-cultural perspective, 80% of families developed regular plant-care practices at home and actively participated in the community service activities. These findings indicate that planting-based learning is effective as a medium for environmental education and the reinforcement of conservation values from an early age. This program has the potential to be developed as a family-based environmental education model to support disaster mitigation efforts in mountainous areas.ABSTRAKMasa balita merupakan periode emas dalam pembentukan sikap, perilaku, dan kepedulian terhadap lingkungan. Wilayah Prigen, Jawa Timur, yang berada di daerah pegunungan memiliki potensi risiko lingkungan seperti erosi dan tanah longsor apabila kesadaran konservasi tidak ditanamkan sejak dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian lingkungan dan stimulasi perkembangan motorik anak balita melalui pembelajaran menanam yang melibatkan anak dan orang tua. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui praktik langsung menanam, pendampingan keluarga, serta edukasi lingkungan. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan lembar observasi dan kuesioner terhadap 20 anak balita dan 20 orang tua. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 80% anak terlibat aktif dalam kegiatan menanam, sementara 90% orang tua menunjukkan pemahaman yang baik hingga sangat baik mengenai edukasi lingkungan. Dari aspek sosial budaya, 80% keluarga membiasakan kegiatan merawat tanaman di rumah dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan pengabdian. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran menanam efektif sebagai sarana edukasi lingkungan dan penguatan nilai konservasi sejak usia dini. Kegiatan ini berpotensi dikembangkan sebagai model pendidikan lingkungan berbasis keluarga dalam upaya mitigasi bencana di wilayah pegunungan.
Pengaruh Pelatihan terhadap Peningkatan Kompetensi Karyawan: PENGARUH PELATIHAN TERHADAP PENINGKATAN KOMPETENSI KARYAWAN Milasari, Milasari; Sambara, Kordiana; Bandhaso, Mira La’bi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan terhadap peningkatan kompetensi karyawan pada Credit Union (CU) Sauan Sibarrung di Tana Toraja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada seluruh karyawan CU Sauan Sibarrung yang berjumlah 27 orang, sehingga teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sensus. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pelatihan, sedangkan variabel dependen adalah peningkatan kompetensi karyawan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman, uji t, dan koefisien determinasi (Adjusted R²) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kompetensi karyawan, yang ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi Spearman sebesar 0,708 dengan tingkat signifikansi 0,000 (<0,05), sehingga hubungan antara kedua variabel tergolong kuat. Selain itu, hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai Adjusted R² sebesar 0,505, yang mengindikasikan bahwa pelatihan mampu menjelaskan sebesar 50,5% variasi peningkatan kompetensi karyawan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti motivasi kerja, pengalaman kerja, lingkungan kerja, dan karakteristik individu. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan yang dirancang secara sistematis, relevan dengan kebutuhan pekerjaan, dan dilaksanakan secara berkelanjutan berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sikap kerja, serta efektivitas karyawan. Oleh karena itu, pelatihan dapat dijadikan sebagai strategi utama dalam pengembangan sumber daya manusia untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan daya saing lembaga keuangan koperasi, khususnya pada Credit Union yang berbasis pemberdayaan masyarakat.
Co-Authors Agustini, Meti Agustini, Metti Ali Akbar Almazida, Aniskurlila Rizki Ananda, Alaya Putri Andrini, Fatma Azmi Anggraini, Tri W Anita agustina Anita Agustina, Anita Arifiandi, Maya Devi Arifin, Nurhikma Ariyani, Herda Bandhaso, Mira La’bi Chintami, Yulia Dewi, Disa Kamila Diniya, Muhammad Isna Putra Dirgantara, Rona Az Zahra Ellyni Dwi Fortuna evy noorhasanah, evy Evy Noorhasanah, S.Kep.,Ns,M.Imun Fajriani, Ika Fhadali, Mohamad Halimah Halimah Hamidah . Hasanah, Nikmatun Hidayat, Arif Rohman Hidayati Hidayati Insani, Chairi Nur Irvinda, Irvinda Juprianus Rusman Kasful Anwar Us Lias Hasibuan lisnawati, ica Maharani, Windi Maulida Rahmah, Maulida Millati, Rida` Millati, Rida’ Muhammad Furqan Rasyid Mukhawanah, Ulfah Navisa, Zahwa Ni'am, Moh. Widadun Nur Fitriani Maskur Nurfiani, Siti Nusa Taruna Putra Octarina Hidayatus Sholikhah Pramono, Yosra Sigit Pratama, Muhamad Rifki Puteri, Nadya Putri, Mufida Awalia Reni Prasetia Nurmawati Rini Sulastri Ririn Dewi Lestari, Ririn Dewi Rismaina Putri Rizki, Ahmad Fadhil Rosana Rosana Roslina Roslina, Roslina Rosnawati Rosnawati, Rosnawati Rudwi Hantoro, Ramandha Rusady, Fara Della Salsabila, Irma Shofiana Salsabila, Sania Salma Sambara, Kordiana Sandi Saputra Saputra, Dika Alfian Saripuddin, Saripuddin Sarwani Sarwani, Sarwani Silvia, Bhertatri Surayya , Fina Suwandewi, Alit Tauhidah, Nor Isna Upa, Samrius Uray, Ferry Haryanto Utama, Muhammad Surya Alif Wahdini, Wahdini Warda Warda Wijayanti, Farah Nur Syafi’ah Wulan, Diah Retno