Articles
ANALISIS PEMAHAMAN PESERTA DIDIK BERDASARKAN TAKSONOMI BLOOM DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF PADA SOAL SPLDV
Riska Lisa Ayunda;
Sri Hariyani;
Timbul Yuwono
SIGMA Vol 7, No 2 (2022): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53712/sigma.v7i2.1286
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis pemahaman peserta didik dengan materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV) berdasarkan taksonomi bloom ditinjau dari gaya kognitif impulsif dan reflektif. Subjek penelitian ini adalah empat peserta didik kelas X Farmasi SMK Cendikia Madinah Dampit. Penelitian ini menggunakan beberapa metode pengumpulan data yaitu observasi, dokumentasi, tes gaya kognitif MFFT (Mathcing Familiar Figure Test), tes tulis dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah peserta didik dengan gaya kognitif impulsif cenderung banyak melakukan kekurangan ataupun kesalahan disetiap tahapan-tahapannya sedangkan peserta didik dengan gaya kognitif reflektif mampu memenuhi setiap tahapan-tahapan taksonomi bloom. Dengan demikian kesimpulan dari penelitian ini adalah karakter peserta didik begitu erat kaitannya dengan tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi yang dipelajari. Oleh karena itu, peneliti menyarankan agar setiap guru wajib mengerti dan paham akan karakter masing-masing peserta didik yang sangat berpengaruh terhadap pemahaman masing-masing peserta didik.
PELATIHAN VIDEO EDITING PADA CALON GURU UNTUK PENGAJARAN JARAK JAUH
Tatik Retno Murniasih;
Sri Hariyani;
Vivi Suwanti;
Siti Faizah;
Fauzan Fauzan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v5i1.45-50
Covid-19 membuat pemerintah memberikan kebijakan belajar dari rumah melalui pengajaran jarak jauh. Calon guru memerlukan pengetahuan video editing agar dapat membuat media untuk pembelajaran jarak jauh. Hasil observasi awal menunjukkan sebagian besar calon guru matematika belum mampu membuat video pembelajaran yang dapat diakses secara online. Pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan pada calon guru matematika agar dapat menghadapi tantangan jaman. Berdasarkan observasi awal dan kemampuan komputer yang dimiliki calon guru maka diperlukan pelatihan editing video pembelajaran dengan camtasia studio. Camtasia studio merupakan software gratis dan dapat digunakan pada komputer dengan kapasitas yang kecil. Metode yang digunakan dalam pengabdian yaitu pendampingan dan pelatihan editing menggunakan software camtasia. Hasil pendampingan menunjukkan calon guru matematika dapat mempraktikkan editing video secara lancar. Selain itu calon guru matematika juga sangat antusias dan senang mengikuti kegiatan pengabdian. Pengabdian lanjutan direkomendasikan untuk memberikan pelatihan menggunakan media yang lain. Bagi peserta juga disarankan untuk mengisi paket data dan melakukan charge handphone secara penuh guna mengatasi sinyal yang kurang bagus pada Wifi dan listrik padam.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI SEGI EMPAT
Sri Hariyani;
Niswatul Hamidah;
Rahaju Rahaju
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 2 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (223.75 KB)
|
DOI: 10.21067/pmej.v2i2.3212
Prestasi belajar matematika siswa masih rendah, salah satu penyebab menurunnya prestasi belajar siswa yaitu metode konvensional yang kontinu sehingga siswa merasa bosan dan cenderung pasif dalam pembelajaran. Untuk mengatasi hal tersebut, guru menggunakan metode dan model pembelajaran yang bervariatif selama mengajar. Dalam penelitian ini, guru menggunakan model pembelajaran jigsaw. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIB sebanyak 24 anak, terdiri atas 12 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Prosedur pengumpulan data meliputi observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian pada siklus 1 yaitu: (1) siswa gaduh pada saat pembagian kelompok; (2) ada siswa yang mendominasi kegiatan mengerjakan tugas dalam kelompok; (3) peneliti kurang bisa mengalokasikan waktu; (4) beberapa siswa yang tidak presentasi kurang memperhatikan presenter dan berbicara dengan temannya; dan (5) beberapa siswa kurang percaya diri saat mengikuti tes. Hasil analisis tes siklus 1 menunjukkan bahwa siswa yang tuntas belajar sebanyak 19 siswa dari 24 siswa, sehingga prosentase siswa yang tuntas belajar sebesar 79,10% dan prosentase siswa yang tidak tuntas belajar sebesar 20,90% dengan nilai rata-rata kelas 73,5. Hasil tes analisis siklus 2 menunjukkan bahwa siswa yang tuntas belajar sebanyak 22 siswa dari 24 siswa, sehingga prosentase siswa yang tuntas belajar sebesar 91,67% dan prosentase siswa yang tidak tuntas belajar sebesar 8,33% dengan nilai rata-rata kelas.
Pengaruh Model Jigsaw terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMPN Unggulan Ohoijang Maluku-Tenggara
Wilhelmina Fatubun;
Sri Hariyani;
Retno Marsitin
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 4 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21067/jtst.v4i1.6465
Hasil belajar merupakan komponen penting dalam suatu kemajuan pembelajaran dan langkah-langkah pembelajaran, salah satu penyebab turunnya hasil belajar siswa adalah karena guru masih sering menggunakan strategi berbicara sehingga siswa merasa lelah dan terasing dalam belajar. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menggunakan model pembelajaran yang bermanfaat, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri Unggulan Ohoijang Maluku-Tenggara. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII. Sampel yang dipilih menggunakan teknik sampling rumpun, kelas VII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VII A sebagai kelas kontrol. Jenis penelitian yang digunakan yaitu eksperimen dengan desain eksperimen semu dan pola Non-Equivalent Control Group Design. Berdasarkan uji normalitas dan uji homogenitas menunjukan kedua sampel tersebut berdistribusi normal dan homogen. Analisis data menggunakan uji-t, karena sig 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap hasil belajar matematika siswa.Kata Kunci: Kooperatif, Jigsaw, Hasil belajar
Aplikasi JANETRA (Jasa Pijat Tuna Netra) Untuk Penderita Cacat Netra
Sri Hariyani;
Hari Lugis Purwanto;
Trija Fayeldi
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/j-adimas.v8i2.1756
Pemerintah melalui panti rehabilitasi bina netra menyediakan sarana pelatihan pijat bagi penyandang cacat tuna netra. Namun, masalah mulai muncul ketika terapis telah menjadi juru pijat dan siap bekerja, terapis penyandang cacat tuna netra harus berjuang menghadapi situasi di masyarakat yang penuh dengan persaingan. Ini karena profesi pijat tidak hanya ditekuni oleh para penyandang cacat tuna netra, melainkan juga ditekuni oleh orang-orang non disabilitas. Solusi dari permasalahan tersebut adalah penyediaan aplikasi layanan pijat tuna netra berbasis website. Adapun target luaran berupa website aplikasi janetra (layanan pijat tuna netra). Metode pelaksanaan meliputi persiapan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan. Pada tahap persiapan, pengabdi melakukan konsultasi rancangan aplikasi pijat tuna netra kepada ahli IT. Pada tahap pelaksanaan, Tim merancang website aplikasi janetra. Pada tahap evaluasi, website janetra kemudian disosialisasikan kepada terapis penyandang cacat tuna netra. Tindaklanjut sosialisasi adalah pelatihan penggunaan aplikasi bagi admin. Untuk penyempurnaan hasil pelatihan, tim melakukan perbaikan website janetra sesuai masukan.Kata kunci: terapis pijat; tuna netra; website; aplikasi janetra
Analysis of Students' Critical Thinking Skills in Solving Mathematics Problems on Pythagoras
Heinrich Osvaldo Ndahawali;
Sri Hariyani;
Nur Farida
Journal of Education and Learning Mathematics Research (JELMaR) Vol 1 No 2 (2020): November 2020
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Wisnuwardhana University of Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37303/jelmar.v1i2.19
This study aims to describe the critical thinking skills in solving math problems. The approach used in this research is qualitative research with descriptive research type. The research subjects were 32 students. The six interview subjects were divided into three levels of critical thinking, namely 2 high categories, 2 medium categories and 2 low categories. Data collection procedures are tests of critical thinking skills and interviews. Research data analysis refers to indicators of critical thinking, namely: interpreting, analyzing, evaluating and inferring. Student achievement on each indicator includes: 1) Percentage of students' ability to interpret the completion of the test questions by 65.5%; 2) The percentage of students' ability to analyze the completion of the test questions by 39.1%; 3) The percentage of students' ability to evaluate is 66.6%; and 4) Percentage of students' ability to infer by 40%. The ability of students to interpret a problem solving is good. Students have been able to write out what is known and asked in the problem correctly, but there are students who are less thorough and incomplete in writing the unit of distance. The ability of students to analyze problem solving is quite low. Students do not provide information on drawing illustrations. The ability of students in evaluating problem solving is good. Students are able to do the calculations correctly in accordance with the rubric of assessment. The ability of students to reference problem solving is low. Students are not used to writing the final conclusions of the answers obtained.
Analisis Pemahaman Konsep Matematika Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa Menurut Teori Honey Mumfor
Putri Nur Aini;
Sri Hariyani;
Vivi Suwanti
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/jp2m.v6i2.1746
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep matematika di SMK Unggulan An Nur Bululawang ditinjau dari gaya belajar siswa menurut Honey Mumford pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV). Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini terdapat 22 subjek penelitian kemudian dipilih 2 siswa dari masing-masing gaya belajar. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket gaya belajar honey mumford, tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Siswa bergaya belajar aktivis memiliki karakteristik belajar dengan mempraktekkan secara langsung. Sehingga pada kemampuan pemahaman konsep, siswa tersbut melakukan kesalahan ketika menggunakan memanfaatkan prosedur serta mengaplikasikan konsep SPLTV. 2) Kelompok gaya belajar pragmatis cenderung menyukai cara-cara praktis dalam belajar, sehingga cenderung melakukan kesalahan pada ketiga indikator pemahaman konsep. 3) Kelompok gaya belajar reflektor cenderung melakukan pengamatan terlebih dahulu dalam belajar, sehingga kesalahan yang dilakukan hanya pada penulisan konstanta dalam kalimat matematika. 4) Kelompok gaya belajar teoris memiliki kemampuan pemahaman konsep matematika yang baik tetapi juga dapat dikatakan memiliki pemahaman konsep matematika yang rendah. Dapat disimpulkan bahwa setiap siswa dengan gaya belajar berbeda memiliki pemahaman konsep matematika yang berbeda-beda
Pengaruh model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) terhadap kemampuan metakognisi siswa
Miftachul Choridha;
Sri Hariyani;
Nur Farida
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/jp2m.v5i2.1735
Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah model pembelajaran MMP mempengaruhi kemampuan metakognisi siswa. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian one shoot chase study. Populasinya seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 2 Malang dengan sampel 1 kelas yaitu kelas IX-G yang berjumlah 32 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan untuk mengetahui kemampuan metakognisi siswa adalah dengan menggunakan data sekunder berupa hasil UTS dan data primer berupa tes berbentuk essay yang diberikan setelah penerapan model pembelajaran MMP. Hasil analisis data sekunder diperoleh dengan rataan 65,78 dan data primer diperoleh dengan rataan 77,97. Data dianalisis menggunakan uji T bantuan program SPSS 21.0 for windows. Berdasarkan uji T yang dilakukan diperoleh thitung ttabel yaitu 7,043 1,697 dengan angka signifikansi sebesar 0,000 dan taraf signifikansi 0,05. Sehingga dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model MMP terhadap kemampuan metakognisi siswa pada materi bangun ruang sisi lengkung di kelas IX SMP Negeri 2 Malang. Kemampuan metakognisi dapat meningkat dengan banyaknya latihan soal yang diberikan salah satunya dengan penerapan model pembelajaran MMP karena adanya tugas proyek. Dari hasil temuan ini peneliti merekomendasikan kepada guru agar model pembelajaran MMP dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran matematika.
Pengembangan media pembelajaran matematika sigeru buku pop-up berbasis etnomatematika materi kubus dan balok
Fatimah Dwie Hartanti;
Sri Hariyani;
Trija Fayeldi
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/jp2m.v6i1.1740
The learning media pop-up book with based etnomathematic use method of reasearch is research and development with the model is 4D. The purpose of research is to occurred aspect validity and practicality. The reaseach helpful in learning media is to be held a student’s interest and to use visual display in cube and beam lesson. A data collection using questionarry. Sample taking technique using simple random sampling with the number of samples based on the Slovin formula were at a fault 5%. Phase I test are a process of media validation and learning validation. Phase II test are a process practical test I was conducted by teacher and 8 students. Phase III test are a process practical test II was conducted by 30 students. The value of media and learning percentage is 92,3% and 86,636% in highly valid category. 90,909% and highly practice category by phase I test. And then, the value by 30 students is 85,83% in highly practice category. The based on the result is a learning media pop-up book based etnomathematic can be using a learning media in the school.
Meningkatkan Hasil Belajar Materi Aritmetika Sosial Melalui Model Pembelajaran Teams Games Tournament
Sri Hariyani;
Oni Lemba Kamunggul
Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Vol 7, No 1: June 2019
Publisher : IKIP Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (966.286 KB)
|
DOI: 10.33394/j-ps.v0i0.1112
Improving Students' Learning Outcomes on Social Arithmetic Material Through Teams Games Tournament Learning Model. This study aims to describe the TGT learning steps that can improve the learning outcomes of social arithmetic material in class VII of PGRI 01 Singosari Middle School. This research is qualitative research with a type of classroom action research (CAR). Data sources were students of class VII D SMP PGRI 01 Singosari as many as 27 students. The procedure for collecting data in this study are (1) Observation, (2) Tests, and (3) Documentation. Stages of data analysis include reducing data, presenting data, and drawing conclusions. Examination of the validity of the data used includes (1) persistence of observation, (2) triangulation, and (3) peer examination. The results of the study showed an increase in teacher and student activity from pre-action to action I and action II. The observation results of teacher activities in action I reached a percentage of 86.23%, in action II, it increased to 95.45% with a very good category. Furthermore, the observation results of student activities in action I reached a percentage of 79.3% and in action II, it increased to 91.73%. The percentage of completeness of student learning outcomes in pre-action was 40.74%, the percentage of completeness of action I was 66.67%, and the percentage of completeness of action II was 85.18%. Thus the increase in learning outcomes from the action I to action II is 18.51%.