Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh penggunaan media pop up book terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV MIN 2 kota Madiun Muhammad Ghufron Zainul ’Alim; Candra Dewi; Octarina Hidayatus Sholikhah
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 4 (2023): Peran Pendidikan Dasar Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran pada materi keragaman budaya menjadi salah satu materi yang wajib dipelajari oleh siswa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pop up book dalam melatih kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini melibatkan siswa kelas IV MIN 2 Kota Madiun dengan sampel sebanyak 60 siswa yang terdiri dari 30 siswa dari kelas eksperimen dan 30 siswa kelas kontrol. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperimental Design dengan bentuk Nonequivalent Simple Group Design. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan melakukan praktik tes tulis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya perbedaan nilai antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan hasil post-test diketahui bahwa nilai rerata kelas eksperimen mencapai 75,8 sedangkan nilai rerata kelas kontrol mencapai . dengan demikian dapat dikatakan bahwa media pop up book lebih berpengaruh untuk melatih kemampuan bercerita siswa.
Pengaruh model project based learning berbantu lembar kerja peserta didik terhadap kemampuan psikomotorik siswa pada materi IPAS kelas IV Sherlivia Tiara Diar Wahyunita; Octarina Hidayatus Sholikhah; Sri Budyartati
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 4 (2023): Peran Pendidikan Dasar Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran project based learning melibatkan siswa agar lebih aktif dalam proses pembelajaran, dapat belajar secara mandiri, dapat memecahkan masalah, dan dapat menghasilkan suatu karya nyata. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari model PjBL berbantu LKPD terhadap kemampuan psikomotorik siswa pada materi IPAS Kelas IV. Penelitian ini menggunakan model pendekatan kuantitatif, dengan desain penelitian quasi-eksperimen. Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu siswa kelas IV SDN 01 Winongo. Teknik dalam pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan pemberian tes post-test dan nilai pre-test diambil dari nilai harian siswa pada materi siklus air. Proses analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, keseimbangan, dan uji hipotesis. Analisis data pada uji hipotesis menggunakan independent t-test menunjukkan jika model PjBL berbantu LKPD memiliki pengaruh terhadap kemampuan psikomotorik siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS, jika dibandingkan dengan model diskusi. Hal ini bisa dilihat dari hasil uji hipotesis dimana sig.2-tailed sebesar 0,047 < 0,05. Dari hasil tersebut bisa disimpulkan bahwa model pembelajaran PjBL berbantu  LKPD memberikan  pengaruh terhadap kemampuan psikomotorik  peserta didik kelas IV.
Penerapan model think pair share dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematika Milenia Muji Rahmawati; Fida Chasanatun; Octarina Hidayatus Sholikhah
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 3 (2022): Peran PGSD dalam mempersiapkan kurikulum merdeka pada era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam berpikir kritis.Hal ini dikarenakan pada proses pembelajaran model pembelajaran yang digunakan kuranginovatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaranthinkpair sharedalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada saat menyelesaikan soalcerita bangun ruang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri darisiklus I dan siklus II. Prosedur penelitiannya yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, danrefleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Ngawi Purba 2 dengan subjek penelitian siswa kelas Vberjumlah 8 siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis rendah. Pengumpulan data dalampenelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yangdigunakan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa denganpenerapan model pembelajaranthink pair sharedapat membantu meningkatkan kemampuanberpikir kritis siswa. Hal tersebut dibuktikan dari meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswadari kondisi pra siklus yang hanya menunjukkan bahwa 65% siswa memiliki kemampuan berpikirkritis, kemudian pada siklus I menunjukkan 73%, dan pada siklus II menunjukkan bahwa 95%siswa memiliki kemampuan berpikir kritis
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Elvina Rahmawati; Hendra Erik Rudyanto; Octarina Hidayatus Sholikhah
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 5 (2024): Transformasi Pembelajaran Pada Pendidikkan Dasar Integrasi Computational Thinking
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe group investigation terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode pre-experimental. Desain penelitian menggunakan one-group-pretest-posttest. Sampel yang diambil pada penelitian ini adalah siswa kelas 4 SDN Sogaten. Teknik pengamblan sampel pada penelitian ini adalah sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan tes (pretest-posttest). Instrumen yang digunakan adalah uji validitas dan uji reliabilitas. Uji validitas menggunakan korelasi product moment dan uji reliabilitas menggunakan uji alpha. Analisis data menggunakan uji prasyarat (uji normalitas) dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis data yang selesai dilakukan, disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV sekolah dasar. Hal ini dinyatakan dengan hasil hipotesis, ditemukan bahwa Sig. (2-tailed) 0,001 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima.
Implementasi Model Pembelajaran Talking Stick Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV SDN 1 Sedarat Vera Octavianingrum; Boyati; Reza Kusuma Setyansah; Octarina Hidayatus Sholikhah
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 2 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2023.21.2.694-707

Abstract

This study aims to explain the application of the Talking Stick learning model to improve mathematics learning outcomes in polygonal shape material for fourth grade students at SD Negeri 1 Sedarat, Kec. Balong, Kab. Ponorogo. The problems that are often encountered in learning activities where the low enthusiasm of students in participating in learning is due to the learning process that is packaged by teachers who are less innovative and varied, so this is the background for researchers to design learning models that can solve these problems. The talking stick learning model which is more game-based is expected to be able to attract the enthusiasm of students in participating in classroom learning activities and also provide space for students at SDN 1 Sedarat to be more active, and willing to work together with others. The type of research conducted by researchers is the Kemmis & McTaggart Class Action Research model. The stages in this study were carried out in two cycles divided into 4 meetings. The subjects in this study were fourth grade students at SDN 1 Sedarat Kec. Balong, Ponorogo Regency, totaling 17 children. The increase in student learning outcomes in mathematics learning polygonal shape material with the talking stick model can be seen from the percentage of learning completeness in cycle I of 58.82%, while the percentage of completeness of learning outcomes in cycle II rises to 88.23%. Keywords: Talking Stick; Learning Outcomes; Mathematics.
PENGARUH PENGGUNAAN METODE TECHNOLOGY BASED LEARNING DALAM MENGHADAPI KESULITAN BELAJAR PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS II Anis Dwi Hermawati; Octarina Hidayatus Sholikhah; Erna Ratnawati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 11 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i11.907

Abstract

Kesulitan belajar sering kali di alami oleh peserta didik akibat proses pemahaman yang kurang maksimal dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Kesulitan menyerap materi pada pembelajaran matematika menjadi faktor utama kurangnya pemahaman peserta didik. pembelajaran matemarika cenderung dikategorikan sebagai pembelajaran yang sulit dan berkaitan dengan angka dan rumus yang dalam proses pengajarannya membutuhkan metode yang dapat menarik perhatian pseserta didik. Metode Technology Based Learning merupakan metode yang dapat membantu memaksimalkan ketertarikan terhadap minat belajar peserta didik pada pembelajaran matematika materi satuan waktu. Memasuki perkembangan jaman yang modern yang mengalami perkembangan dan kemajuan pesat mengaharuskan guru untuk melakukan inovasi pembelajaran dengan memanfaat keberadaan teknologi menyesuaikan dengan karakteristik peserta didik. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode Technology Based Learning dalam mengahdapi kesulitan belajar peserta didik serta peningkatan pemahaman peserta didik selama mengikuti pembelajaran matematika satuan waktu. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain penelitian siklus serta subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas II di SDN 04 Madiun Lor yang terdiri dari 28 peserta didik. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui kegiatan observasi, tes, wawancara, serta dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan memiliki empat komponen yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hal ini terlihat dari persentase ketuntasan klasikal yang hanya sebesar 15% dengan nilai rata-rata kelas sebesar 52.00. Hasil belajar Matematika siswa dengan menggunakan metode TBL cenderung meningkat. Persentase ketuntasan klasikal dan nilai rata-rata kelas masing-masing adalah sebesar 88% dan 87.00 di akhir siklus I. Kriteria hasil penelitian yang dilakukan peneliti menunjukan bahwa adanya pengaruh penggunaan metode Technology Based Learning dalam menghadapi kesulitan belajar pada pembelajaran matematika satuan waktu kelas II.
PENERAPAN MODEL EXPERIENTAL LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN IPAS DI KELAS V Sukma Dewi Budi Prabaningrum; Octarina Hidayatus Sholikhah; Erna Ratnawati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 11 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i11.1010

Abstract

Pendidikan ialah tonggak utama dalam memperbaiki sumber daya manusia agar berkualitas. Keberhasilan pembelajaran bukan dilihat dari seberapa paham peserta didik dengan materi, namun juga dilihat dari keaktifan dalam menerapkan pengetahuan pada kehidupan nyata. IPAS merupakan mata pelajaran yang berfungsi untuk mengembangkan pemahaman peserta didik mengenai lingkungan alam dan sosial di sekitar mereka, serta memperkenalkan konsep-konsep dasar yang berguna dalam pengalaman nyata. Namun hasil belajar pelajar di kelas V pada pembelajaran IPAS masih tergolong rendah dan belum mencukupi standar KKM yang berlaku. Hal ini muncul karena pendidik belum mengerti secara mendalam terkait pembelajaran IPAS, sehingga dalam pemilihan metode pembelajaran masih belum efektif dan cenderung menggunakan metode ceramah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS materi cahaya dan sifat-sifatnya di kelas V melalui penerapan model Experiential Learning. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian terdiri dari 28 peserta didik di kelas V SDN 04 Madiun Lor. Data disatukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu diuraikan dengan memakai teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yang telah dilakukan dari prasiklus, siklus I dan Siklus II menjumpai kenaikan. Pada prasiklus menunjukkan hasil bahwa 14 peserta didik dinyatakan tuntas dan 14 peserta didik lainnya tidak tuntas dengan presentase sebanyak 50%. Siklus I menunjukkan hasil bahwa 18 siswa dinyatakan tuntas dengan presentase sebanyak 70% dan 13 siswa lainnya tidak tuntas. Siklus II menunjukkan hasil bahwa 28 peserta didik di kelas V dinyatakan tuntas dengan presentase sejumlah 100%. Perbandingan dari prasiklus ke siklus I mendapati peningkatan sejumlah 20%, sedangkan perbandingan siklus I ke siklus II meningkat sejumlah 30%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Experiential Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS materi cahaya dan sifat-sifatnya di kelas V SDN 04 Madiun Lor.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DENGAN MENGIMPLEMENTASIKAN MEDIA DAKON PADA MATERI FPB KELAS V SDN KARANGREJO 01 Shofia Mar'atus Sholikhah; Octarina Hidayatus Sholikhah; Deska Rini Fadilah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1295

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi hasil belajar peserta didik dan mengidentifikasi pengaruh penggunaan media pembelajaran dakon terhadap mata pelajaran matematika pada materi FPB di kelas V Karangrejo 01. Penyampaian materi oleh guru pada pembelajaran FPB masih dilakukan secara konvensional. Hal ini menjadikan peserta didik menjadi lebih sulit untuk memahami konsep FPB. Tujuan dari penggunaan media adalah untuk mengkonkretkan sesuatu yang dianggap masih abstrak di benak peserta didik sehingga mereka mudah memahaminya dan mampu meningkatkan hasil belajarnya. Dalam penelitian ini, peneliti memakai metode penelitian tindakan kelas berdasarkan model pendekatan Kemmis dan M. C. Taggart. Data berasal dari observasi, tes hasil belajar, dokumentasi. Sementara itu, subjek penelitian terdiri dari 10 peserta didik di kelas V. Sebelum penelitian dilakukan, peneliti mengamati hasil belajar peserta didik yang masih tergolong rendah pada kegiatan pra siklus. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada kegiatan pra siklus hanya mencapai 20% ketuntasan belajar peserta didik, dengan hanya 2 orang yang tuntas sementara 8 orang belum tuntas. Setelah penerapan media dakon pada siklus I terjadi peningkatan, persentase ketuntasan belajar peserta didik naik menjadi 60%, dengan 6 orang yang tuntas dan 4 orang yang belum tuntas. Pada siklus II dilakukan perbaikan untuk pelaksanaan pembelajaran dengan tetap membahas materi dan menggunakan media dakon yang sama, namun perbedaannya terdapat pada jumlah peserta didik dalam setiap kelompok. Pada setiap kelompok yang awalnya berjumlah 5 orang dikurangi menjadi tiga sampai empat orang, sehingga semua peserta didik dapat bergantian menggunakan dakon. Setelah dilakukan refleksi terjadi peningkatan hasil belajar pada siklus II, di mana persentase ketuntasan belajar mencapai 90%, dengan 9 peserta didik tuntas dan hanya 1 yang belum tuntas. Dengan demikian, peneliti menyimpulkan bahwa media dakon memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika di kelas V SDN Karangrejo 01.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MENERAPKAN MODEL PBL BERBANTUAN MULTIMEDIA PADA SISWA KELAS VI SDN KARANGREJO 01 Lutfy Ummu Hidayati; Octarina Hidayatus Sholikhah; Deska Rini Fadilah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1326

Abstract

Mayoritas siswa SDN Karangrejo 01 mengalami kesulitan dalam memahami pelajaran Matematika, yang berakibat pada rendahnya hasil belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VI SDN Karangrejo 01 dengan menerapkan model PBL berbantuan multimedia. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. 9 siswa kelas VI dari SDN Karangrejo 01 menjadi subjek penelitian. Ada dua variabel yang digunakan dalam penelitian ini: variabel terikat adalah hasil belajar matematika, dan variabel bebas adalah model PBL. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan analisis deskriptif komparatif untuk membandingkan hasil belajar matematika pada tahap pra siklus, siklus I, dan siklus II. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan pendekatan PBL berbantuan multimedia dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Hanya tiga siswa (33%) yang mencapai ketuntasan belajar pada tahap pra-siklus. Pada siklus I dan II, rasio ini meningkat menjadi 6 siswa (67%) dan 8 siswa (89%). Penelitian dinyatakan berhasil karena memenuhi indikator kinerja, yaitu minimal 89% siswa mencapai nilai di atas KKM sebesar 70.
Tourism Village Development through Pagar Budaya Sholikhah, Octarina Hidayatus; Tryanasari , Dewi; Rudyanto, Hendra Erik; Hartini, Hartini
International Journal of Community Service Learning Vol. 6 No. 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v6i2.48563

Abstract

Desa Candimulyo terdapat potensi budaya lokal yang bisa menjadi trademark wisata meliputi adanya industri batik rumahan khas candimulyo, adat istiadat “bersih desa” dan upaya pemerintah desa untuk menghidupkan “peken lawas” sebagai ikon budaya, serta beberapa paguyuban seni. Permasalahan yang terjadi pada setiap potensi wisata budaya lokal yang ditemukan belum dikelola secara sistemik dan hanya dikelola secara sporadik oleh kelompok masyarakat tertentu. Bertitik tolak dari permasalahan yang ditemukan maka kegiatan pengabdian ini merancang kegiatan penguatan sumber daya pada bidang wisata budaya di Desa Candimulyo. Program Pagar Budaya menjadi salah satu program rintisan pemberdayaan masyarakat yang perlu disinergikan dengan bidang terkait. Perancangan kegiatan dilakukan dengan melibatkan unsur stakeholders antara lain pemerintah desa beserta jajarannya, kepala 2 SD di wilayah desa Candimulyo, para tetua desa dan paguyuban. Tahapan pengimplementasian program meliputi, Program sosilisasi, pra-survei, survei, kordinasi pihak terkait, pelaksanaan pengabdian, monitoring, evaluasi and tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program yang dilaksanakan baru mencapai tingkat penunjang pariwisata di Desa Candimulyo namun belum sepenuhnya mengembangkan desa wisata. Disimpulkan bahwa program Pagar Budaya merupakan program percontohan pemberdayaan masyarakat yang perlu disinergikan dengan bidang terkait. Selanjutnya perlu ditindaklanjuti program desa sebagai desa binaan agar pengembangan desa wisata dapat dilanjutkan.
Co-Authors Agung Deddiliawan Ismail Agus Ruliati Amalia Chamidah Amalia Rosanti Ana Maulida Azura Anik Qoiriyah Budiyarti Anis Dwi Hermawati Anisah Yulianti Arum Bhekti Pratiwi Auliya Putri Erlinawati Ayustinia Farnida Ramadhani Azin Masfian Nahar Baehaqi Boyati Budiyono Budiyono Budiyono Budiyono Candra Dewi Damara Sigit Darusman, Dita Mariska Candra Dea Fariska Ardiana Samsudin Dea Nurma Aini Deni Hariyani Deska Rini Fadilah Deva Fitriani Milenia Deva Putri Alisa Dewi Retno Sari S Dewi Retno Sari S Dita Mariska Candra Darusman Diyan Marlina Djaswati Elok Diaz Azizah Elvina Rahmawati Erna Ratnawati Eva Trisya Indriani Fauzatul Ma&#039;rufah Fauzatul Ma&#039;rufah Rohmanurmeta Fharid Juliadji Fida Chasanatun, Fida Fida Rahmantika Hadi Fida Rahmantika Hadi Fredy Fredy Gregorius Sebo Bito Hariyani, Diyah Santi Hariyani, Diyah Santi Hartuti Hartuti Hendra Erik Rudyanto Hendra Erik Rudyanto, Hendra Erik Hernawati, Eti Icha Adellia Efendi Ika Krisdiana Ilham Brilian Setyabrata Katrin Mutia Rachmawati Kusnul Safitri Lingga Nico Pradana Liya Atika Anggrasari Liya Atika Anggrasari Lutfi Etika Rizki Lutfy Ummu Hidayati Maya Novia Febrianti Melik Budiarti MELISA YULIANASARI Milasari Milasari Milenia Muji Rahmawati Muhammad Adi Pamungkas Muhammad Ghufron Zainul ’Alim Naif Mastoor Alsulami Naniek Kusumawati Naniek Kusumawati Naniek Kusumawati Nuri Anugraheni Pinkan Amita Tri Pinkan Amita Tri Prasasti Puji Nurdianti Puji Sumarsono Putri Yunisda Rasmita Rasmita Reza Kusuma Setyansah Reza Kusuma Setyansah, Reza Kusuma Rifqi Hamim Ikhsani Ririn Dewi Lestari, Ririn Dewi Robbi Alfianisnaini Muslimin Rofiyani Budi Lestari Rosyida, 'Azizatur Sandi Saputra Satdewo Satdewo Satdewo Satdewo Septian Yoda Pratama Setyansah, Reza Kusuma Shelasari Wahyu Endaro Sherlivia Tiara Diar Wahyunita Shofia Mar'atus Sholikhah Sinta Dwi Rahayu Soirah Sri Budyartati Suharti Suharti Sukma Dewi Budi Prabaningrum Supadmiati Supadmiati Titin Masfingatin Tryanasari , Dewi Tyas, Meida Turtyaning Umi Khasanah Upik Wahyuni Nawang Putri Upik Wahyuni Nawang Putri Vera Octavianingrum Wiji Lestari Winda Seyra Martina Ayu Wiranti Puspitorini Worowirastri E., Dyah Yonarlianto Tembang