Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Efisiensi Bangunan pada Perpustakaan Universitas Internasional Batam dengan Pendekatan Arsitektur Hijau Agustianto, Eka; Gunawan, I Gusti Ngurah Anom; Suwarlan, Stivani Ayuning
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol. 5 No. 1 (2024): JAD
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v5i1.8869

Abstract

Universitas Internasional Batam merupakan salah satu universitas yang terletak di Kota Batam. Universitas ini memiliki perpustakaan yang terletak pada Bangunan Gedung B lantai 6. Penelitian ini mengfokuskan pembahasan pada Perpustakaan Universitas Internasional Batam dengan rumusan masalah mengenai efisiensi energi pada penggunaan pencahayaan buatan dan penghawaan buatan. Penelitian ini dilakukan dengan metode campuran antara kualitatif dan kuantitatif dengan waktu pengumpulan data bersifat cross-sectional. Studi pustaka yang digunakan pada penelitian ini berupa arsitektur hijau, energi, pencahayaan buatan, penghawaan buatan, dan efisiensi bangunan. Hasil pembahasan pada penelitian ini menyatakan bahwa Perpustakan Universitas Internasional Batam masih kurang mendekati konsep arsitektur hijau, karena perpustakaan ini masih tergantung akan pencahayaan buatan pada saat kondisi hujan dan malam hari. Penghawaan buatan juga menjadi kebutuhan yang sangat penting dalam jam operasional perpustakaan ini, karena tidak ada bukaan yang bisa menjadi perputaran sirkulasi udara alami sehingga membutuhkan penghawaan buatan sebagai penggantinya. Dari aspek pencahayaan, perpustakaan ini mampu meminimalisasikan penggunaan energi selama Sembilan jam kerja. Sedangkan dari aspek penghawaan, perpustakaan ini masih belum mampu meminimalisasikan penggunaan energi.
ANALISIS HUNIAN VERTIKAL DENGAN KONSEP ARSITEKTUR MODULAR SEBAGAI SOLUSI KETERBATASAN LAHAN DI KOTA BATAM Putri Melati; Pinassang, Jeanny Laurens; Suwarlan, Stivani Ayuning
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol. 5 No. 1 (2024): JAD
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v5i1.9283

Abstract

Seiring dengan berkembangnya pusat kota Batam, ketersediaan lahan pemukiman semakin berkurang. Hal ini menyebabkan melonjaknya harga rumah dan tanah. Selain itu, pertumbuhan penduduk perkotaan yang semakin meningkat juga menimbulkan tantangan dalam memenuhi kebutuhan akan perumahan. Salah satu solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan pembangunan bangunan vertikal yang memberikan pilihan hunian vertikal yang dapat mengakomodasi kebutuhan warga kota. Bagi mereka yang ingin tinggal dekat dengan tempat kerja, fasilitas umum, institusi pendidikan, dan pusat kegiatan lainnya, hunian vertikal dapat menjadi pilihan yang praktis dan diperlukan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi dan studi literatur, yang dianalisis secara deskriptif untuk menghasilkan arah perspektif arsitektur modular mengenai hunian vertikal sebagai solusi keterbatasan lahan di kota Batam. Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi bagi pemerintah kota Batam terhadap keterbatasan lahan untuk hunian masyarakat khususnya para pelaku ekonomi (pekerja) yang terus bertambah tiap tahunnya. Hasil dari penelitian memberikan gambaran baik kepada pemerintah kota Batam maupun masyarakat dalam hal ini yaitu para pekerja, untuk membangun sebuah hunian yang layak dengan modul prefabrikasi didalam sebuah pabrik/workshop. Efisiensi dari segi material dan waktu serta biaya menjadi keunggulan dari metode ini, tetapi didalam perencanaanya tetap memperhatikan aspek kenyaman dan keberlanjutan.
Sustainable Ecotourism Design: A Case Study of Bale-Bale Beach, Nongsa Suwarlan, Stivani Ayuning; Gunawan, I Gusti Ngurah Anom; Rinah; Crisnawati, Seprina; Aprilia, Muthia; Balqista Ratu Ayunda, Ismi
Conference on Business, Social Sciences and Technology (CoNeScINTech) Vol. 5 No. 1 (2025): Conference on Business, Social Sciences and Technology (CoNeScINTech)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/conescintech.v5i1.10476

Abstract

Bale-Bale Beach in Batam has significant potential as a marine ecotourism destination, but it remains underutilized. Key challenges include poor road infrastructure and low tourist interest in coastal activities, largely due to the dominance of floating restaurants. This limits the use of natural assets like mangrove forests, which could support conservation and sustainable tourism. This study aims to develop a sustainable ecotourism concept that integrates natural resources, local culture, and community participation. Its novelty lies in applying a multifunctional zoning approach—conservation, education, and recreation—based on sustainable architectural principles. Using a descriptive qualitative method, the study analyzes regional potential, community needs, and ecological design principles. Data was collected through observation, interviews, and documentation. Findings suggest that Bale-Bale Beach can be developed through an integrated zoning model that connects ecological preservation with educational and recreational activities rooted in local culture. This strategy supports adaptive and participatory coastal tourism development. The proposed concept offers practical insights for stakeholders and local authorities in managing coastal areas sustainably and can serve as a model for similar ecotourism initiatives in Batam and other coastal regions.
ANALISIS DAMPAK PENGGUNAAN BETON SEBAGAI BAHAN BANGUNAN UTAMA UNTUK MEMITIGASI PEMANASAN GLOBAL MELALUI STRATEGI ARSITEKTUR Suwarlan, Stivani Ayuning; Inkiriwang, Antonius Aaron; Nusyamsu, Lathifa
SIGMA TEKNIKA Vol 8, No 2 (2025): SIGMATEKNIKA, VOL. 8, N0. 2, NOVEMBER 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v8i2.8017

Abstract

Beton merupakan material utama dalam konstruksi modern karena kekuatan struktural, daya tahan tinggi, dan kemudahan produksi. Namun, produksi semen sebagai bahan dasar beton menghasilkan emisi karbon dioksida (CO₂) yang cukup besar, berkontribusi terhadap pemanasan global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur mendalam dan wawancara dengan pakar arsitektur berkelanjutan untuk mengeksplorasi hubungan antara penggunaan beton dan dampaknya terhadap lingkungan. Fokus utama adalah mengidentifikasi alternatif material dan strategi desain yang lebih ramah lingkungan tanpa mengorbankan kualitas bangunan. Salah satu solusi yang dikaji adalah penggunaan beton geopolimer yang mampu menurunkan emisi karbon secara signifikan. Selain itu, penerapan desain bioklimatik seperti orientasi bangunan, ventilasi alami, pencahayaan pasif, dan integrasi lanskap dapat mengurangi konsumsi energi operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kedua pendekatan tersebut efektif dalam menekan dampak lingkungan dan mendukung prinsip arsitektur berkelanjutan yang adaptif terhadap kondisi iklim lokal.
INTEGRASI SISTEM HIDUP (MIKROALGA) PADA FASAD BANGUNAN GEDUNG GRAHA PENA KOTA BATAM SEBAGAI STRATEGI MITIGASI POLUSI UDARA Jaksen; Suwarlan, Stivani Ayuning; Lathifa Nursyamsu
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol. 6 No. 2: December 2025
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v6i2.10499

Abstract

Permasalahan kualitas udara di kawasan urban memicu dampak kesehatan yang signifikan, sehingga diperlukan strategi mitigasi yang bekerja pada skala arsitektural. Selain itu, tekanan dari aktivitas lalu lintas, industri, dan tingginya kepadatan permukiman turut mempercepat akumulasi polutan di lingkungan perkotaan. Dalam konteks ini, fasad mikroalga menawarkan pendekatan nature-based yang mampu menurunkan konsentrasi CO₂ dan partikulat, menyediakan shading pasif, serta menambah nilai edukatif dan estetika bagi ruang publik. Graha Pena Batam dipilih sebagai studi kasus karena lokasinya berada di kawasan aktivitas tinggi, sehingga potensi reduksi polutan dapat dievaluasi secara jelas, tipologi fasadnya memungkinkan penerapan sistem sebagai secondary façade pada bangunan eksisting, serta perannya sebagai pusat media memberi nilai strategis bagi penyebaran pengetahuan dan pengaruh sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi mikroalga sebagai sistem hayati yang diintegrasikan ke dalam fasad Gedung Graha Pena Batam guna mereduksi polusi udara. Metode yang diterapkan mencakup simulasi berbasis literatur, meliputi pengukuran kebutuhan media tanam, intensitas pencahayaan, dan sistem sirkulasi udara, serta kajian visual terhadap kondisi fasad eksisting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem fasad mikroalga mampu menyerap polutan udara serta menghasilkan oksigen melalui proses fotosintesis. Integrasi mikroalga pada fasad tidak hanya berperan sebagai elemen estetis, melainkan juga sebagai solusi ekologis yang adaptif terhadap karakteristik iklim tropis Kota Batam. Dari perspektif kebijakan, implementasi sistem fasad mikroalga selaras dengan upaya pemerintah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan dan pengurangan emisi karbon di kawasan perkotaan. Adopsi teknologi ini berpotensi menjadikan Gedung Graha Pena Batam sebagai studi kasus representatif bagi penerapan kebijakan bangunan ramah lingkungan serta pengembangan infrastruktur hijau di wilayah tropis.
ANALISA SISTEM PENCAHAYAAN BUATAN PADA BANGUNAN SPORTHALL UNIVERSITAS INTERNASIONAL BATAM Rangkuty, Gladies Imanda Utami; Vicalrya, Jennifer; Jesslyn, Jesslyn; Chandrawati, Vivi; Murtiono, Hendro; Suwarlan, Stivani Ayuning
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol. 6 No. 2: December 2025
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v6i2.11497

Abstract

Visual comfort in sports facilities is significantly influenced by the quality of artificial lighting systems, particularly for multi-functional buildings operating at night. This study analyzes the effectiveness of artificial lighting in the sports hall at Universitas Internasional Batam, a semi-outdoor facility serving as a sports arena, event venue, and access route to classrooms. Preliminary observations and user complaints indicated visual discomfort during nighttime activities, including uneven light distribution and excessively dark areas. The study aims to evaluate lighting level compliance with SNI 6197-2020 standards and analyze users' visual comfort perceptions. A mixed-methods approach was employed through illuminance measurements using a luxmeter and surveys of 24 active users. Results show average lighting levels of 313 lux, meeting the SNI 6197-2020 standard (300 lux) for sports facilities. However, while 70.8% of respondents rated the lighting as adequate, 54.1% experienced eye fatigue periodically due to uneven light distribution (uniformity ratio 0.60 < CIE standard 0.7) and flickering lamps (37.5% fixtures).  Recommendations include regular lamp maintenance, additional lighting installation in low-intensity areas, and establishing operational procedures to ensure access corridor lights remain on for user safety and comfort. This study contributes to understanding the relationship between quantitative lighting standards and subjective visual comfort in multi-functional sports facilities.
Desain Pojok Literasi Ramah Anak untuk Mendukung Edukasi Mangrove di Ekowisata Mangrove Pandang Tak Jemu Lathifa Nursyamsu; Stivani Ayuning Suwarlan; Ariel Hutapea; Fauziah Eriza
Social Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/se.v4i3.12213

Abstract

Kawasan Ekowisata Mangrove Pandang Tak Jemu memiliki potensi sebagai sarana edukasi lingkungan berbasis konservasi mangrove, namun masih memiliki keterbatasan fasilitas edukasi yang ramah anak. Kondisi tersebut menyebabkan proses pembelajaran mengenai lingkungan mangrove belum berjalan secara optimal, khususnya dalam meningkatkan minat baca dan kepedulian lingkungan anak-anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Pojok Literasi Ramah Anak sebagai fasilitas edukasi pendukung di kawasan ekowisata. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, observasi lapangan, identifikasi kebutuhan, perancangan desain, implementasi awal, serta evaluasi kegiatan. Mitra terlibat aktif dalam seluruh proses pelaksanaan, mulai dari identifikasi permasalahan hingga pembangunan fasilitas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Pojok Literasi Ramah Anak berhasil diwujudkan sebagai ruang baca dan edukasi lingkungan yang lebih nyaman, menarik, dan interaktif bagi anak-anak. Kehadiran fasilitas ini memberikan dampak positif terhadap aktivitas edukasi di kawasan wisata serta meningkatkan kesadaran pengelola mengenai pentingnya penyediaan fasilitas pembelajaran berbasis literasi lingkungan. Selain menghasilkan fasilitas fisik, kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif tentang pentingnya pendidikan lingkungan dan literasi anak sejak usia dini melalui pendekatan desain partisipatif dan edukatif.
TRANSFORMASI MORFOLOGI PERMUKIMAN PESISIR: PERTUMBUHAN DAN DINAMIKA SPASIAL KAMPUNG TUA TANJUNG RIAU, KEPULAUAN RIAU Stivani Ayuning Suwarlan; Lathifa Nursyamsu
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE Desember 2024
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31848/arcade.v8i4.3881

Abstract

Abstract: Kampung Tua Tanjung Riau, located in the Riau Islands, has experienced significant settlement growth due to shifting livelihoods of its coastal population. Traditionally, residents of Kampung Tua Tanjung Riau were primarily fishermen, but over time, many have transitioned to land-based occupations. This shift has led to a rapid increase in settlement distribution, with unregulated housing development creating a more densely populated and irregular urban fabric. This morphological study aims to analyze the growth and transformation of these coastal settlements using a qualitative approach. The methodology involves two key stages: (1) processing aerial photographs into graphic maps using Autocad, and (2) identifying and shading building masses based on morphological changes. The analysis focuses on three primary components: road network patterns, open space transformations, and changes in building units. The findings reveal significant morphological shifts in Tanjung Riau’s settlement structure, driven by evolving economic activities and spontaneous settlement development. Keywords: Tanjung Riau, morphology, patterns Abstrak: Kampung Tua Tanjung Riau, yang terletak di Kepulauan Riau, telah mengalami pertumbuhan permukiman yang signifikan karena pergeseran mata pencaharian penduduk pesisirnya. Secara tradisional, penduduk Kampung Tua Tanjung Riau sebagian besar adalah nelayan, tetapi seiring waktu, banyak yang beralih ke pekerjaan berbasis daratan. Pergeseran ini telah menyebabkan peningkatan pesat dalam distribusi permukiman, dengan pembangunan perumahan yang tidak diatur menciptakan struktur perkotaan yang lebih padat penduduknya dan tidak teratur. Studi morfologi ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan dan transformasi permukiman pesisir ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metodologi ini melibatkan dua tahap utama: (1) memproses foto udara menjadi peta grafis menggunakan Autocad, dan (2) mengidentifikasi dan mengarsir massa bangunan berdasarkan perubahan morfologi. Analisis difokuskan pada tiga komponen utama: pola jaringan jalan, transformasi ruang terbuka, dan perubahan unit bangunan. Temuan tersebut mengungkapkan pergeseran morfologi yang signifikan dalam struktur permukiman Tanjung Riau, didorong oleh kegiatan ekonomi yang berkembang dan pembangunan permukiman spontan.Kata Kunci: Tanjung Riau, morfologi, pola
ENHANCING TOURISM ACCESSIBILITY IN BATAM CITY THROUGH SMART SUSPENDED MONORAIL ROUTE MODELLING Livvy Rinoa; Hendro Murtiono; Stivani Ayuning Suwarlan; Andri Irfan Rifai
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 9 No 4 (2025): Jurnal Arsitektur ARCADE Desember 2025
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31848/arcade.v9i4.4349

Abstract

The transportation fulfils as the support of human activity and is the leading factor for economy as well as tourism development. Batam City, positioned strategically close to Singapore and Malaysia, is confronted with severe problems in urban mobility after experiencing a rapid rise in population and the inflow of international tourists. The low capacity of Trans Batam and infrastructure development stagnation have restricted tourism access, calling for urgent new and sustainable solutions for transportation. In this research, an integrated suspended monorail route in the framework of the Smart City will be designed to enhance tourism connectivity and sustainable urban mobility in this regard. It is a qualitative approach, including interviews with stakeholders, observation on the field and survey of 400 tourists, both domestic and international. Thematic analysis based on GIS spatial mapping was utilized to analyze accessibility gaps and to develop strategic routes. The results indicate that there is a strong support from public and institutional to introduce a technology-based monorail system that will connect Nongsa-Batam Center-Harbour Bay as the main tourism nodes. Its potential integration with Intelligent Transportation Systems (ITS) and Smart Tourism concepts further emphasizes its importance in improving efficiency, equity, and the experience of the visitors. This paper makes conceptual contributions by linking spatial–qualitative methods and smart transport design in the context of mid-sized cities in Southeast Asia, and offers practical policy implications for tourism-based sustainable mobility innovation in Batam.
Peran Psikologi Arsitektur dalam Mewujudkan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak di Dataran Engku Putri Batam Carissa Dinar Aguspriyanti; Benny Benny; Rika Ayunda; Nadiah K. Artanti; M. Zidane Khairi; Fedrico Tysen; Stivani Ayuning Suwarlan
Arsitektura : Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 22, No 1 (2024): Arsitektura : Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/arst.v22i1.82064

Abstract

Considering the needs of children as users is essential when creating Child-Friendly Integrated Public Spaces (RPTRA). Hence, this study sought to explore how the psychology of architecture focused on user psychology and behavior can contribute to the creation of RPTRAs. This research at Dataran Engku Putri, Batam City, utilised qualitative descriptive methods involving literature study and observation techniques. The results revealed that this public space was less adequate in meeting the RPTRA criteria including security and safety, recreational function and comfort, ease of accessibility, park attractiveness, health, meeting social needs, and learning elements. Therefore, it is necessary to improve and develop specialised play facilities for children based on the five aspects of psychology of architecture, namely space, size and shape, furniture and its arrangement, colour and texture, sound, temperature, and lighting.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Ade Jaya Saputra Adi Yonathan Agnes Imelia Chong Aguspriyanti, Carissa Dinar Agustianto, Eka Alifia, Nabila Dea Anderson Arvando Andrew Chrisdion Andri Irfan Rifai Andrian Andrian Angelina Tan Angga Setiawan Antoni Wijaya Aprilia, Muthia Ariel Hutapea Audrey Audrey Audrey Audrey, Audrey Balqista Ratu Ayunda, Ismi Benny Benny Billy Shevriyanto Brema, Ahmad Riansyah Brema Carisa Dinar Aguspriyanti Chandrawati, Vivi Charlie Charlie Chian, Sung Christian, Natalis Coral Aswanti Crisnawati, Seprina Darryl Darryl David Febrian Delny Delny Desmond Desmond Desmond, Desmond Devin Tan Diani Diani Diani, Diani Dina Nur Isnaeni Eka Agustianto Elisabet Purba Elva Christina Elyn Fransiska Yeovivan Emilya Emilya Eric Valentino Estevania Lie Eugene Kurniawan Evan Farell Evelyn Thalia Fanny Nimita Fauziah Eriza Febrianti Saniapon Feby Trisna Fedrico Tysen Fernando, Delvin Figo Fernando Franciska, Stacia Friendy Friendy Gladies Imanda Utami Rangkuty, Gladies Imanda Utami Glenn Marcel Kalalo Gracia Tiffany Septiana Gunawan, I Gusti Ngurah Anom Hanjaya, Jonathan Hansen Jonatan Haryanto, John Hendro Murtionoama Hendry Widjaya Ong Hendy Tan Hendy Tan Herianto Herianto Herlina Herlina Heru Erlangga Hie, Sung Hura, Wester Maesi Husnul, Khayril I Gusti Ngurah Anom Gunawan I Nyoman Sujana Ihsan Havin Indah Yunita Indrawan Indrawan Inkiriwang, Antonius Aaron Irene Irene Ismail Said Ismail Said Jacky Jacky Jaenette Annamelliadyla Jaksen Jaksen Jasmine Jasmine Jennie Jennie Jennifer Iluwati Jennifer Vicalrya Jenny Jenny Jenny, Jenny Jessica Gabriela Jesslyn Jesslyn Jesslyn Natalia Jesslyn, Jesslyn Joen Lie John Haryanto Joicelyn Agriffina Jonaldo Effendy Jonathan Hanjaya Jonathan Patrik Josua Yoprisyanto Junianti Junianti Justyanita Justyanita Kelly Kelly Kelly Kelly Kelty Joria Kenny Marcella Khelly Khelly Khoesasi, Winsen Kifnisa Bella Agostinan Kory Keith Ping Kristin Kristin Kristin, Kristin Lai, Lee Yoke Lathifa Nursyamsu Lee Yoke Lai Lee, Vineeta Leonardo Leonardo Leonardo Leonardo Lim, Vicky Livvy Rinoa Lovianna Lovianna M. Zidane Khairi Mei Diana Melfy Joria Meylina Meylina Miftahul Jannah Mikel Owen Muhammad Ardiansyah Muhammad Hafizi Muhammad Syachrani Hafidz Murtiono, Hendro Nabila Dea Alifia Nabila Indah Syahfitri Nadiah K. Artanti Nasuwa Aulya Nicky Tan Nusyamsu, Lathifa Oktavino, Farel Cassaro Oliver, Arya Jeffrey Pandapotan Rafli Armando Patrik, Jonathan Pinassang, Jeanny Laurens Purba, Elisabet Putri Melati Putri Melati Rahmawati Rahmawati Rich Jackson Ricky Roy Nardson Rika Ayunda Rinah Riyaldi Walvinson Sari, Yusra Aulia Sarinah Sarinah Selina Tan Selvia Selvia Senna Abdi Cahyo Seno Prakoso Septiana, Gracia Tiffany Servia Servia Sherrin Tjandra Siti Anissa Ayu Mulyani Sofyanti Sofyanti Sudiana Sudirman, M Reza Suhardi, Rafi Arbarendy Suhardi Sun Bun Sung Chian Sung Hie Susanto Susanto Tan, Rosalinda Tjandra, Sherrin Tony Wibowo, Tony Veni Sisca Venita Christine Venita Christine Veren Apriana Jolie Vicalrya, Jennifer Vicky Lim Victor Agustian Victoria Victoria Victoria, Victoria Vivi Chandrawati Wahyu Leonardi Willy Yenni Tanisya Yessy Christanti Silaban Yoseph Seno Prakoso Yovita Yolanda Budiman Yustisio Mahendra Zertson, Zertson