Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Perancangan Pesantren Putri di Kabupaten Bintan: Mewujudkan Desain Islami dan Fungsional Melalui Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa Arsitektur Nursyamsu, Lathifa; Stivani Ayuning Suwarlan; Carissa Dinar Aguspriyanti; I Gusti Ngurah Anom Gunawan; Hendro Murtiono
Social Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/se.v3i2.10280

Abstract

Pesantren memiliki peran strategis dalam membangun generasi muda yang berakhlak mulia dan berwawasan luas. Namun, di Kabupaten Bintan, masih terdapat keterbatasan dalam perancangan pesantren yang memenuhi standar fungsional dan estetika Islami. Yayasan Annawawi Nur Elkhuluq menghadapi tantangan dalam merancang fasilitas pesantren yang tidak hanya nyaman dan efisien, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai Islam serta budaya setempat. Untuk menjawab tantangan tersebut, Program Studi Arsitektur Universitas Internasional Batam melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat melakukan pendampingan dalam perancangan Pondok Pesantren Annawawi Nur Elkhuluq. Kegiatan ini dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan metode yang mencakup survei lapangan, analisis kebutuhan pengguna, pengembangan konsep desain, serta presentasi kepada mitra untuk mendapatkan masukan dan penyempurnaan desain. Hasil dari kegiatan ini berupa desain pesantren yang optimal secara fungsional, memiliki nilai estetika Islami, serta mengadopsi elemen arsitektur Melayu sebagai bagian dari identitas budaya lokal. Selain memberikan solusi desain bagi mitra, program ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam menerapkan teori arsitektur pada proyek nyata. Diharapkan, desain yang telah dibuat dapat menjadi pedoman bagi yayasan dalam merealisasikan pembangunan pesantren yang lebih modern dan berdaya guna, serta berkontribusi pada pengembangan pendidikan Islam di daerah tersebut.
Desain Rumah Terjangkau Baru dengan Solusi Pendinginan Pasif di Sei Beduk Kota Batam Suwarlan, Stivani Ayuning; Nursyamsu, Lathifa; Aguspriyanti, Carissa Dinar; Pinassang, Jeanny Laurens; Rangkuty, Gladies Imanda Utami; Lee, Vineeta; Suhardi, Rafi Arbarendy Suhardi; Brema, Ahmad Riansyah Brema
Social Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/se.v3i2.10283

Abstract

Permasalahan utama dalam pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah adalah kenyamanan termal dan efisiensi energi. Peningkatan suhu akibat perubahan iklim semakin memperburuk kondisi hunian yang tidak memiliki akses terhadap sistem pendinginan buatan yang efisien. Kegiatan ini bertujuan untuk merancang hunian terjangkau dengan menerapkan strategi pendinginan pasif sebagai solusi untuk meningkatkan kenyamanan termal tanpa meningkatkan konsumsi energi. Studi kasus dilakukan di Sei Beduk, Batam, bekerja sama dengan Habitat for Humanity Indonesia dan Universitas Internasional Batam. Metode yang digunakan mencakup studi literatur, analisis lokasi, perancangan desain, serta evaluasi berdasarkan masukan komunitas setempat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan elemen pendinginan pasif seperti ventilasi silang, penggunaan kisi-kisi, material dengan massa termal tinggi, serta optimalisasi orientasi bangunan dapat secara signifikan meningkatkan kenyamanan termal tanpa ketergantungan pada pendinginan buatan.
ANALISIS POLA PERMUKIMAN KAMPUNG PENELEH SURABAYA Suwarlan, Stivani Ayuning
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2020
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Settlement patterns in an area can change due to population growth and activity from year to year, thereby increasing the need for housing. The increased need for housing has caused local residents to build buildings without regard to initial land boundaries / initial house plots, so that building compaction occurs. As a result of building compaction can change the pattern of settlements and even create new patterns of settlement in the area. Knowing changes in patterns and the existence of new patterns is very necessary, especially for local governments as material for study in making regulations / policies. This case occurred in Surabaya Peneleh Village, which used to have settlements on the riverbank transformed into an area that had an elongated pattern following the street network and clustered pattern due to compaction of buildings.Keywords: settlement, settlement patterns, building compactionAbstrak: Pola permukiman pada suatu wilayah dapat mengalami perubahan yang disebabkan oleh pertumbuhan dan aktivitas penduduk dari tahun ke tahun sehingga meningkatkan kebutuhan rumah tinggal. Kebutuhan rumah yang meningkat ini menyebabkan penduduk setempat mendirikan bangunan tanpa memperhatikan batas lahan/ kavling awal, sehingga terjadilah pemadatan bangunan. Hasil dari pemadatan bangunan ini dapat merubah pola permukiman bahkan menciptakan pola permukiman baru pada wilayah tersebut. Diketahuinya perubahan pola dan keberadaan pola baru sangat diperlukan terutama bagi pemerintah setempat sebagai bahan kajian dalam pembuatan peraturan/ kebijakan. Hal ini terjadi pada Kampung Peneleh Surabaya yang awalnya hanya memiliki permukiman di pinggiran sungai bertransformasi menjadi wilayah yang memiliki pola permukiman memanjang mengikuti jaringan jalan dan pola mengelompok akibat pemadatan bangunan.Kata Kunci: permukiman, pola permukiman, pemadatan bangunan
EVALUASI KENYAMANAN VISUAL PADA PENCAHAYAAN RUANG KELAS MELALUI SIMULASI KOMPUTANSI ARSITEKTUR DIGITAL Suwarlan, Stivani Ayuning
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Arsitektur ARCADE Juli 2021
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Visual comfort through adequate lighting in the room is important in designing a sustainable building. In the classroom, the lighting layout and light source are very important for the comfort of student vision because they can provide the maximum distribution of lighting. Good lighting conditions are very important for students, especially at night where there is no natural sun light, while poor lighting conditions often affect the quality of learning and cause visual disturbances. As many as 90% of universities in Batam City implement night classes according to the student portfolio owned by Batam City, the same thing is also carried out by Batam International University as the largest university in Batam City which carries out 95% of lectures at night. Therefore, designing classroom lighting in accordance with the assessment of visual comfort becomes an important issue. This study will analyze visual comfort through analysis of the lighting in the Batam International University classroom using a digital architectural computing simulation. The purpose of this study is to obtain the right lighting design in the classroom in order to get the best light distribution so as to provide visual comfort for students at night using the Relux digital computing simulation.Keyword: Lighting, Visual comfort, ReluxAbstrak: Kenyaman visual melalui pencahayaan yang cukup pada ruangan merupakan hal penting pada perancangan sebuah bangunan yang berkelanjutan. Pada ruang kelas, tata letak pencahayaan dan pemilihan sumber cahaya yang tepat sangat penting untuk kenyamanan penglihatan mahasiswa karena dapat memberikan sebaran pencahayaan secara maksimal. Kondisi pencahayaan yang baik sangat penting bagi mahasiswa yang berada di kelas khususnya pada malam hari dimana tidak mendapatkan sumber pencahayaan alami dari matahari, sementara kondisi pencahayaan yang buruk sering kali memengaruhi kualitas pembelajaran dan menyebabkan gangguan penglihatan. Sebanyak 90% perguruan tinggi di Kota Batam menerapkan kelas malam sesuai dengan portfolio mahasiswa yang dimiliki Kota Batam, hal serupa juga dilaksanakan oleh Universitas Internasional Batam sebagai Universitas terbesar di Kota Batam yang melaksanakan 95% perkulihaan di malam hari. Oleh sebab itu, perancangan pencahayaan ruang kelas yang sesuai dengan penilaian kenyamanan visual menjadi isu yang penting. Penelitian ini akan menganalisis kenyamanan visual melalui analisis pencahayaan yang dimiliki pada ruangan kelas Universitas Internasional Batam menggunakan simulasi komputansi arsitektur digital. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh perancangan pencahayaan yang tepat pada ruang kelas dalam mendapatkan penyebaran cahaya terbaik sehingga memberikan kenyamanan visual bagi mahasiswa pada malam hari dengan menggunakan simulasi komputansi digital Relux. 
TRANSFORMASI MORFOLOGI PERMUKIMAN PESISIR: PERTUMBUHAN DAN DINAMIKA SPASIAL KAMPUNG TUA TANJUNG RIAU, KEPULAUAN RIAU Suwarlan, Stivani Ayuning; Nursyamsu, Lathifa
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE Desember 2024
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Kampung Tua Tanjung Riau, located in the Riau Islands, has experienced significant settlement growth due to shifting livelihoods of its coastal population. Traditionally, residents of Kampung Tua Tanjung Riau were primarily fishermen, but over time, many have transitioned to land-based occupations. This shift has led to a rapid increase in settlement distribution, with unregulated housing development creating a more densely populated and irregular urban fabric. This morphological study aims to analyze the growth and transformation of these coastal settlements using a qualitative approach. The methodology involves two key stages: (1) processing aerial photographs into graphic maps using Autocad, and (2) identifying and shading building masses based on morphological changes. The analysis focuses on three primary components: road network patterns, open space transformations, and changes in building units. The findings reveal significant morphological shifts in Tanjung Riau’s settlement structure, driven by evolving economic activities and spontaneous settlement development. Keywords: Tanjung Riau, morphology, patterns Abstrak: Kampung Tua Tanjung Riau, yang terletak di Kepulauan Riau, telah mengalami pertumbuhan permukiman yang signifikan karena pergeseran mata pencaharian penduduk pesisirnya. Secara tradisional, penduduk Kampung Tua Tanjung Riau sebagian besar adalah nelayan, tetapi seiring waktu, banyak yang beralih ke pekerjaan berbasis daratan. Pergeseran ini telah menyebabkan peningkatan pesat dalam distribusi permukiman, dengan pembangunan perumahan yang tidak diatur menciptakan struktur perkotaan yang lebih padat penduduknya dan tidak teratur. Studi morfologi ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan dan transformasi permukiman pesisir ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metodologi ini melibatkan dua tahap utama: (1) memproses foto udara menjadi peta grafis menggunakan Autocad, dan (2) mengidentifikasi dan mengarsir massa bangunan berdasarkan perubahan morfologi. Analisis difokuskan pada tiga komponen utama: pola jaringan jalan, transformasi ruang terbuka, dan perubahan unit bangunan. Temuan tersebut mengungkapkan pergeseran morfologi yang signifikan dalam struktur permukiman Tanjung Riau, didorong oleh kegiatan ekonomi yang berkembang dan pembangunan permukiman spontan.Kata Kunci: Tanjung Riau, morfologi, pola
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR BIOFILIK PADA BANGUNAN PERPUSTAKAAN UMUM DI KOTA BATAM Sudiana; Jeanny Laurens Pinassang; Stivani Ayuning Suwarlan
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol. 6 No. 1: June 2025
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v6i1.9910

Abstract

Kota Batam merupakan kota terbesar di Kepulauan Riau. Mengikuti Data Statistik Pendidikan Tinggi Kemendikbud Republik Indonesia, bahwa tahun 2020 terdapat 45.354 orang menuntut ilmu perguruan tinggi di Kota Batam. Berdasarkan Perwako RKPD Kota Batam hanya terdapat satu perpustakaan umum dan jumlah pengunjung mengalami kenaikan setiap tahunnya. Dikarenakan hal ini, diperlukan adanya infrastruktur perpustakaan untuk memenuhi kebutuhan akan pengetahuan masyarakat di Kota Batam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasikan cara penerapan pendekatan konsep arsitektur biofilik pada bangunan perpustakaan yang tepat dan efektif di Kota Batam. Metode yang digunakan merupakan metode campuran yakni kualitatif yang mengumpulkan data yang bersumber dari observasi langsung serta penyebaran kuesioner. Sedangkan metode kuantitatif berupa hasil dari data penyebaran kuesioner yang telah dikumpulkan akan dibentuk menjadi sebuah gambar berupa data grafik. Hasil penelitian ini akan menghasilkan sebuah desain bangunan perpustakaan umum yang mampu menerapkan pendekatan arsitektur biofilik.
- Analisis Potensi Kota Nganjuk Sebagai Livable City Melalui Teknik Walk Through dan Ped Shed: - Suwarlan, Stivani Ayuning
Jurnal Wilayah dan Kota Vol. 8 No. 01 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jwk.v9i01.6664

Abstract

Sebuah kota yang baik haruslah memenuhi prinsip-prinsip dari livable city yakni memiliki mobilitas yang mudah untuk berjalan kaki, memiliki area publik sebagai tempat bersosialisasi masyarakat, dan memenuhi fungsi ekonomi, sosial dan budaya. Permasalahan lokasi penelitian yaitu Jalan P.B Sudirman sebagai pusat kawasan perdagangan dan jasa di Kota Nganjuk, memiliki aktivitas masyarakat yang rendah yang disebabkan belum termanfaatkan secara optimal potensi koridor sebagai magnet penarik aktivitas masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengoptimalkan potensi Kota Nganjuk melalui konsep livable pada Jalan P.B Sudirman sehingga dapat meningkatkan aktivitas masyarakat. Penelitian ini menggunakan metoda deskriptif kualitatif untuk mengungkap fakta-fakta yang ada di lapangan dengan teknik analysis dan ped-shed analysis. Penelitian ini pada akhirnya menghasilkan analisis potensi koridor Jalan P.B Sudirman Nganjuk yang livable. Mengoptimalkan potensi sebagai magnet kawasan dengan adanya ruang activity support sebagai rest area, sarana hiburan dan kesenian, relokasi PKL dan memenuhi kebutuhan fasilitas baru, diantaranya adalah social space, lahan parkir umum, serta jalur pejalan kaki yang memudahkan mobilitas pejalan kaki.
ANALISIS ARSITEKTUR HIJAU TURI BEACH RESORT BATAM UNTUK PARIWISATA BERKELANJUTAN Oliver, Arya Jeffrey; Suwarlan, Stivani Ayuning; Gunawan, I Gusti Ngurah Anom
SIGMA TEKNIKA Vol 8, No 1 (2025): SIGMATEKNIKA, VOL. 8, N0. 1, JUNI 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v8i1.7034

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan arsitektur hijau di Turi Beach Resort, Batam, untuk mendukung pariwisata berkelanjutan dan menjaga kualitas lingkungan pesisir. Dalam menghadapi tantangan seperti peningkatan pembangunan dan fluktuasi jumlah wisatawan, penelitian ini menggunakan metode kualitatif, termasuk observasi, wawancara, dan dokumentasi, untuk mengevaluasi penerapan prinsip arsitektur hijau. Kota Batam merupakan kota strategis di jalur laut internasional dan pusat industri yang memiliki potensi besar untuk mengembangkan pariwisata yang ramah lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain resor ini berhasil mengintegrasikan bangunan dengan alam, dengan menonjolkan pelestarian ruang terbuka hijau, penggunaan material lokal yang ramah lingkungan, serta efisiensi energi melalui pencahayaan dan ventilasi alami. Ventilasi alami dapat mengurangi konsumsi energi yang biasanya digunakan untuk sistem pendingin udara, sehingga menekan emisi karbon dan mendukung efisiensi energi. Penggunaan material lokal tidak hanya menurunkan jejak karbon dari transportasi, tetapi juga mendorong ekonomi lokal dan memastikan penggunaan bahan yang lebih sesuai dengan iklim dan lingkungan setempat. Dengan pendekatan desain yang berkelanjutan ini, resor tidak hanya menciptakan ruang yang menarik dan fungsional, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian ekosistem pesisir. Temuan ini menjadikan desain Turi Beach Resort sebagai model bagi pengembangan destinasi wisata pesisir lainnya yang ingin menerapkan prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan dan menjaga kelestarian lingkungan.
Between Culture, Space, and Urban Identity: A Sustainable Cultural Approach for Revitalizing Dang Anom Park in Batam City Nursyamsu, Lathifa; Venita Christine; Suwarlan, Stivani Ayuning
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v6i1.10366

Abstract

This study explores the revitalization of Dang Anom Park in Batam City through a sustainable cultural approach that integrates local identity, ecological sensitivity, and inclusive urban design. Rapid infrastructure-driven development in Batam has led to the neglect of public spaces, raising concerns over the loss of urban identity and diminished community interaction. The research aims to address this gap by developing a design strategy that reconnects cultural values with spatial functionality. Employing a qualitative descriptive method, the study includes literature review, field observations, and a SWOT analysis to assess the site’s conditions and potential. The proposed design is guided by three principles: sustainable nature, interactive public space, and accessibility for the elderly and disabled. Design interventions include strategic vegetation to mitigate pollution, cultural elements to enhance identity, and inclusive facilities to support diverse community engagement. The masterplan reimagines the park as an environmentally responsive and socially vibrant public space. The findings demonstrate that culturally grounded design can restore vitality to underused spaces while reinforcing urban identity. While the study offers a valuable conceptual framework, it is limited by its qualitative scope and single-site focus. Future research should incorporate community participation, implementation trials, and broader comparative studies across similar urban contexts. This research contributes to the discourse on sustainable urban development by offering a replicable model for culturally responsive park revitalization in rapidly urbanizing cities.
Evaluasi Kualitas Lingkungan Permukiman Pesisir Kampung Tua Tanjung Piayu, Kota Batam Stivani Ayuning Suwarlan; Kory Keith Ping; Willy; Evelyn Thalia; -, I Gusti Ngurah Anom Gunawan
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 19 No. 2 (2025): July 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/v19i2.2678

Abstract

Kampung Tua Tanjung Piayu merupakan salah satu permukiman pesisir di Kota Batam yang memiliki potensi ekologis dan sosial yang signifikan. Namun, kawasan ini menghadapi berbagai tantangan lingkungan sebagai akibat dari tekanan urbanisasi dan kurangnya infrastruktur dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas lingkungan fisik permukiman dengan pendekatan kuantitatif. Analisis dilakukan terhadap enam variabel: kepadatan bangunan, tata letak bangunan, vegetasi, lebar dan kondisi jalan, serta ketersediaan sarana dan prasarana. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan interpretasi citra satelit, lalu dianalisis menggunakan metode skoring tertimbang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar blok permukiman memiliki kepadatan dan vegetasi yang baik, namun masih lemah pada aspek keteraturan tata ruang dan fasilitas umum. Temuan ini menjadi dasar penting dalam merumuskan strategi perencanaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi pengembangan wilayah pesisir.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Ade Jaya Saputra Adi Yonathan Agnes Imelia Chong Aguspriyanti, Carissa Dinar Agustianto, Eka Alifia, Nabila Dea Anderson Arvando Andrew Chrisdion Andrian Andrian Angelina Tan Angga Setiawan Antoni Wijaya Aprilia, Muthia Audrey Audrey Audrey Audrey, Audrey Balqista Ratu Ayunda, Ismi Benny Benny Billy Shevriyanto Brema, Ahmad Riansyah Brema Carisa Dinar Aguspriyanti Chandrawati, Vivi Charlie Charlie Chian, Sung Christian, Natalis Coral Aswanti Crisnawati, Seprina Darryl Darryl David Febrian Delny Delny Desmond Desmond Desmond, Desmond Devin Tan Diani Diani Diani, Diani Dina Nur Isnaeni Eka Agustianto Elisabet Purba Elva Christina Elyn Fransiska Yeovivan Emilya Emilya Eric Valentino Estevania Lie Eugene Kurniawan Evan Farell Evelyn Thalia Fanny Nimita Febrianti Saniapon Feby Trisna Fedrico Tysen Fernando, Delvin Figo Fernando Franciska, Stacia Friendy Friendy Gladies Imanda Utami Rangkuty, Gladies Imanda Utami Glenn Marcel Kalalo Gracia Tiffany Septiana Gunawan, I Gusti Ngurah Anom Hanjaya, Jonathan Hansen Jonatan Haryanto, John Hendro Murtionoama Hendry Widjaya Ong Hendy Tan Herianto Herianto Herlina Herlina Heru Erlangga Hie, Sung Hura, Wester Maesi Husnul, Khayril I Gusti Ngurah Anom Gunawan I Nyoman Sujana Ihsan Havin Indah Yunita Indrawan Indrawan Inkiriwang, Antonius Aaron Irene Irene Ismail Said Ismail Said Jacky Jacky Jaenette Annamelliadyla Jaksen Jasmine Jasmine Jennie Jennie Jennifer Iluwati Jenny Jenny Jenny, Jenny Jessica Gabriela Jesslyn Natalia Jesslyn, Jesslyn Joen Lie John Haryanto Joicelyn Agriffina Jonaldo Effendy Jonathan Hanjaya Jonathan Patrik Josua Yoprisyanto Junianti Junianti Justyanita Justyanita Kelly Kelly Kelly Kelly Kelty Joria Kenny Marcella Khelly Khelly Khoesasi, Winsen Kifnisa Bella Agostinan Kory Keith Ping Kristin Kristin Kristin, Kristin Lai, Lee Yoke Lathifa Nursyamsu Lee Yoke Lai Lee, Vineeta Leonardo Leonardo Leonardo Leonardo Lim, Vicky Lovianna Lovianna M. Zidane Khairi Mei Diana Melfy Joria Meylina Meylina Mikel Owen Muhammad Ardiansyah Muhammad Hafizi Muhammad Syachrani Hafidz Murtiono, Hendro Nabila Dea Alifia Nabila Indah Syahfitri Nadiah K. Artanti Nasuwa Aulya Nicky Tan Nusyamsu, Lathifa Oktavino, Farel Cassaro Oliver, Arya Jeffrey Pandapotan Rafli Armando Patrik, Jonathan Pinassang, Jeanny Laurens Prakoso, Seno Purba, Elisabet Putri Melati Putri Melati Rahmawati Rahmawati Rich Jackson Ricky Roy Nardson Rika Ayunda Rinah Riyaldi Walvinson Sari, Yusra Aulia Sarinah Sarinah Selina Tan Selvia Selvia Senna Abdi Cahyo Septiana, Gracia Tiffany Servia Servia Sherrin Tjandra Siti Anissa Ayu Mulyani Sofyanti Sofyanti Sudiana Sudirman, M Reza Suhardi, Rafi Arbarendy Suhardi Sun Bun Sung Chian Sung Hie Susanto Susanto Tan, Hendy Tan, Rosalinda Tjandra, Sherrin Tony Wibowo, Tony Veni Sisca Venita Christine Venita Christine Veren Apriana Jolie Vicalrya, Jennifer Vicky Lim Victor Agustian Victoria Victoria Victoria, Victoria Wahyu Leonardi Willy Yenni Tanisya Yessy Christanti Silaban Yoseph Seno Prakoso Yovita Yolanda Budiman Yustisio Mahendra Zertson, Zertson