Claim Missing Document
Check
Articles

COASTAL SETTLEMENT SLUM LEVEL ANALYSIS (CASE STUDY: KAMPUNG TUA TIANGWANGKANG) Gladies Imanda Utami Rangkuty; Leonardo Leonardo; Senna Abdi Cahyo; Stivani Ayuning Suwarlan
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol. 4 No. 2 (2023): JAD
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v4i2.8580

Abstract

The population on Batam Island increases significantly every year, including settlements in Kampung Tua Tiangwangkang (Tiangwangkang Old Village). Stereotypes from the community describe settlements in old villages in Batam become slums over time. The causative factor for the slums of a settlement is the unavailable or incomplete infrastructure in the slum settlement, so the purpose of this study is to identify the level of slums in coastal settlements in Kampung Tua Tiangwangkang. The methodology in this study is a quantitative method compiled by the index method, namely, the data arranged in table classifications. The data processing and analysis technique is qualitative data analysis in the form of archives and images that can serve as a basis for assessing the level of slum settlements that are the object of research. The study results concluded that Kampung Tua Tiangwangkang had a slum level of 39% based on the variables determined and analyzed. This value can increase in the future if problems that affect slums do not receive immediate responses in their place.
Analisis Potensi Permukiman Kampung Tua Tiangwangkang melalui Kajian Kearifan Lokal Suku Laut Vicky Lim; Stivani Ayuning Suwarlan; Gladies Imanda Utami Rangkuty
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol. 5 No. 1 (2024): JAD
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v5i1.8672

Abstract

Kampung tua Tiangwangkang merupakan salah satu dari 37 kampung tua yang ada di Batam dan berpotensi untuk menjadi kawasan wisata dengan kearifan lokal dari Suku Laut yang menempati kawasan tersebut. Penelitian ini menggunakan teori ekistics yang bertujuan untuk mengetahui potensi-potensi kampung tua Tiangwangkan yang didasarkan dari budaya atau kearifan lokal dari Suku Laut dimana dapat menjadi referensi untuk penduduk Kampung tua Tiangwangkang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori Ekistics sebagai dasar analisis potensi permukiman. Hasil yang didapatkan dari analisis pada kampung tua Tiangwangkang menurut teori Ekistics terdapat beberapa potensi yang dapat dikembangkan di kampung tua Tiangwangkang menjadi sebuah Kawasan Pariwisata berkelanjutan yang dapat dikaitkan dengan kebudayaan Suku Laut. Hal ini dapat disimpulkan kampung tua Tiangwangkang ini dihuni oleh keturunan Suku Laut dengan budayanya yang sangat unik dan dapat dibuat menjadi tempat wisata dengan kearifan lokal yang dapat menarik perhatian para wisatawan lokal maupun internasional.
Analisis Efisiensi Bangunan pada Perpustakaan Universitas Internasional Batam dengan Pendekatan Arsitektur Hijau Eka Agustianto; I Gusti Ngurah Anom Gunawan; Stivani Ayuning Suwarlan
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol. 5 No. 1 (2024): JAD
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v5i1.8869

Abstract

Universitas Internasional Batam merupakan salah satu universitas yang terletak di Kota Batam. Universitas ini memiliki perpustakaan yang terletak pada Bangunan Gedung B lantai 6. Penelitian ini mengfokuskan pembahasan pada Perpustakaan Universitas Internasional Batam dengan rumusan masalah mengenai efisiensi energi pada penggunaan pencahayaan buatan dan penghawaan buatan. Penelitian ini dilakukan dengan metode campuran antara kualitatif dan kuantitatif dengan waktu pengumpulan data bersifat cross-sectional. Studi pustaka yang digunakan pada penelitian ini berupa arsitektur hijau, energi, pencahayaan buatan, penghawaan buatan, dan efisiensi bangunan. Hasil pembahasan pada penelitian ini menyatakan bahwa Perpustakan Universitas Internasional Batam masih kurang mendekati konsep arsitektur hijau, karena perpustakaan ini masih tergantung akan pencahayaan buatan pada saat kondisi hujan dan malam hari. Penghawaan buatan juga menjadi kebutuhan yang sangat penting dalam jam operasional perpustakaan ini, karena tidak ada bukaan yang bisa menjadi perputaran sirkulasi udara alami sehingga membutuhkan penghawaan buatan sebagai penggantinya. Dari aspek pencahayaan, perpustakaan ini mampu meminimalisasikan penggunaan energi selama Sembilan jam kerja. Sedangkan dari aspek penghawaan, perpustakaan ini masih belum mampu meminimalisasikan penggunaan energi.
ANALISIS HUNIAN VERTIKAL DENGAN KONSEP ARSITEKTUR MODULAR SEBAGAI SOLUSI KETERBATASAN LAHAN DI KOTA BATAM Putri Melati; Jeanny Laurens Pinassang; Stivani Ayuning Suwarlan
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol. 5 No. 1 (2024): JAD
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v5i1.9283

Abstract

Seiring dengan berkembangnya pusat kota Batam, ketersediaan lahan pemukiman semakin berkurang. Hal ini menyebabkan melonjaknya harga rumah dan tanah. Selain itu, pertumbuhan penduduk perkotaan yang semakin meningkat juga menimbulkan tantangan dalam memenuhi kebutuhan akan perumahan. Salah satu solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan pembangunan bangunan vertikal yang memberikan pilihan hunian vertikal yang dapat mengakomodasi kebutuhan warga kota. Bagi mereka yang ingin tinggal dekat dengan tempat kerja, fasilitas umum, institusi pendidikan, dan pusat kegiatan lainnya, hunian vertikal dapat menjadi pilihan yang praktis dan diperlukan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi dan studi literatur, yang dianalisis secara deskriptif untuk menghasilkan arah perspektif arsitektur modular mengenai hunian vertikal sebagai solusi keterbatasan lahan di kota Batam. Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi bagi pemerintah kota Batam terhadap keterbatasan lahan untuk hunian masyarakat khususnya para pelaku ekonomi (pekerja) yang terus bertambah tiap tahunnya. Hasil dari penelitian memberikan gambaran baik kepada pemerintah kota Batam maupun masyarakat dalam hal ini yaitu para pekerja, untuk membangun sebuah hunian yang layak dengan modul prefabrikasi didalam sebuah pabrik/workshop. Efisiensi dari segi material dan waktu serta biaya menjadi keunggulan dari metode ini, tetapi didalam perencanaanya tetap memperhatikan aspek kenyaman dan keberlanjutan.
Strategi Revitalisasi Taman Gajah Mada Kota Batam dengan Pendekatan Arsitektur Perilaku Aguspriyanti, Carissa Dinar; Zertson, Zertson; Husnul, Khayril; Sudirman, M Reza; Alifia, Nabila Dea; Suwarlan, Stivani Ayuning
TERRACOTTA Journal of Architecture Vol 5, No 2
Publisher : Itenas, Institut Teknologi Nasional Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/terracotta.v5i2.11407

Abstract

Penurunan kualitas ruang menjadi salah satu faktor menurunnya minat masyarakat dalam mengunjungi taman kota, di samping adanya kecenderungan perilaku-perilaku negatif pengunjung yang mempengaruhi keamanan dan kenyamanan di taman tersebut. Minimnya akses terhadap ruang terbuka hijau yang berkualitas di perkotaan beresiko mempengaruhi kesehatan fisik dan mental masyarakatnya. Oleh karena itu, studi deskriptif kualitatif ini mengeksplorasi strategi revitalitasi salah satu ruang terbuka hijau publik di Kota Batam, yaitu Taman Gajah Mada, dengan pendekatan arsitektur perilaku. Data-data dikumpulkan melalui studi literatur, observasi lapangan terkait kondisi lingkungan dan perilaku terbuka pengunjung yang ditekankan pada pola aktivitas, serta wawancara untuk mengetahui perilaku tertutup atau persepsi pengunjung. Hasil analisis perilaku menunjukan respon positif dan negatif yang kemudian menjadi dasar pertimbangan dalam merumuskan strategi revitalisasi. Adapun strategi tersebut disusun berdasarkan lima aspek lingkungan yang dapat mempengaruhi perilaku manusia, yaitu ruang; ukuran dan bentuk; perabot dan penataannya; warna; suara, temperatur, dan pencahayaan. Studi ini juga menemukan bahwa salah satu faktor penting dan masih berkaitan dengan aspek ruang adalah ketersediaan kegiatan rutin komunal masyarakat di taman sebagai media promosi taman dan sekaligus melibatkan masyarakat untuk merawat taman tersebut secara tidak langsung. Keterlibatan masyarakat dapat menciptakan ikatan emosional dengan taman dan mendorong partisipasi aktif dalam menjaga dan memanfaatkan ruang tersebut.
ERGONOMICS DESIGN ANALYSIS TOWARDS GAMERS’ PREFERENCES IN COASTAL ESPORTS ARENA Leonardo, Leonardo; Suwarlan, Stivani Ayuning; Aguspriyanti, Carissa Dinar
MODUL Vol 23, No 2 (2023): MODUL vol 23 nomor 2 tahun 2023 ( 5 articles )
Publisher : architecture department, Engineering faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mdl.23.2.2023.87-94

Abstract

Esports activities are developing very rapidly, encouraging the people’s desire to build its distinctive building, an esports arena to support its activity. However, there is no specific spatial form for planning the main room’s interior of esports arena, especially in coastal areas. The absence of guidelines to be applied can lead to less ergonomic spatial planning. This research applies the mixed descriptive method by collecting primary data of questionnaire and secondary data of existing buildings from any official information source as the object of research analysis. With digital information source, source triangulation method is used to identify an ergonomic layout and furniture form to be used by the player and audience within the esports arena building in the coastal zone. The result of this study provides an overview of ergonomic layout and furniture form that can be applied to planning the coastal esports arena building.
Peran Psikologi Arsitektur dalam Mewujudkan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak di Dataran Engku Putri Batam Carissa Dinar Aguspriyanti; Benny Benny; Rika Ayunda; Nadiah K. Artanti; M. Zidane Khairi; Fedrico Tysen; Stivani Ayuning Suwarlan
Arsitektura : Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 22, No 1 (2024): Arsitektura : Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/arst.v22i1.82064

Abstract

Considering the needs of children as users is essential when creating Child-Friendly Integrated Public Spaces (RPTRA). Hence, this study sought to explore how the psychology of architecture focused on user psychology and behavior can contribute to the creation of RPTRAs. This research at Dataran Engku Putri, Batam City, utilised qualitative descriptive methods involving literature study and observation techniques. The results revealed that this public space was less adequate in meeting the RPTRA criteria including security and safety, recreational function and comfort, ease of accessibility, park attractiveness, health, meeting social needs, and learning elements. Therefore, it is necessary to improve and develop specialised play facilities for children based on the five aspects of psychology of architecture, namely space, size and shape, furniture and its arrangement, colour and texture, sound, temperature, and lighting.
ANALISIS EFISIENSI ENERGI GEDUNG GEREJA HOUSE OF GLORY BERDASARKAN PENERAPAN ARSITEKTUR HIJAU Franciska, Stacia; I Gusti Ngurah Anom Gunawan; Stivani Ayuning Suwarlan
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol. 5 No. 2 (2024): JAD
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v5i2.9994

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan konsep arsitektur hijau dan efisiensi energi pada bangunan Gereja House of Glory di Batam dengan meningkatnya kesadaran global akan konservasi efisiensi energi di sektor konstruksi. Badan Energi Internasional menunjukkan potensi pengurangan permintaan energi global pada tahun 2050. Dalam konteks ini, bangunan keagamaan seperti gereja memiliki potensi signifikan untuk berkontribusi pada upaya konservasi energi dan pengurangan emisi gas rumah kaca. Tujuan dari penelitian yaitu mengidentifikasi pengaruh tata ruang, perletakan jendela, sistem pencahayaan dan pendinginan, serta potensi pemanfaatan energi terbarukan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dimana menggabungkan data dari observasi langsung dan wawancara dengan jemaat dan relawan gereja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun bangunan gereja telah menerapkan beberapa elemen arsitektur hijau, namun masih ada ruang untuk perbaikan dalam efisiensi energi. Penemuan utama termasuk kurangnya optimalisasi pencahayaan dan ventilasi alami, penggunaan sistem pendingin ruangan yang berlebihan, serta pemanfaatan energi terbarukan yang terbatas. Survei menunjukkan persepsi pengguna yang positif terhadap beberapa aspek efisiensi energi, tetapi wawancara mendalam mengungkapkan perlunya perbaikan yang signifikan. Berdasarkan hasil analisis, studi ini mengusulkan beberapa rekomendasi, termasuk peningkatan bukaan jendela, optimalisasi penggunaan panel surya, peningkatan desain pasif untuk mengurangi ketergantungan pada pendingin ruangan, dan perluasan area penghijauan. Penerapan rekomendasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi energi bangunan, menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi jemaat, dan mendukung upaya pelestarian lingkungan dalam konteks bangunan keagamaan.
Mapping Social Behaviour of Suku Laut Communities in Traditional Coastal Settlements Landscape Element on Mainland Batam Suwarlan, Stivani Ayuning; Lai, Lee Yoke; Said, Ismail; Nursyamsu, lathifa
Local Wisdom Jurnal Ilmiah Kajian Kearifan Lokal Vol. 16 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/lw.v16i2.12324

Abstract

Sustainable future development is expected to support the creation of human welfare throughout the world, including traditional tribes and minorities. This research examines the phenomenon of a traditional tribe, namely the Sea Tribe or Suku Laut, which represents maritime communities on the mainland of Batam, Riau Islands, Indonesia, which requires special attention in the midst of industrial development and modernisation which has an impact on the sustainability of Suku Laut traditional coastal settlements. This research utilizes participant observation methods to analyze the social behaviour map of the Suku Laut community. This study found that community behaviour maps influence spatial formation and settlement patterns. In conclusion, social behaviour mapping provides benefits for the government in planning and managing traditional coastal settlements on the Batam mainland for future development in accordance with the social behaviour and local wisdom of the Suku Laut community.
Documentary Film Video Games as A Learning Medium to Increase Awareness of Climate Change Khoesasi, Winsen; Wibowo, Tony; Suwarlan, Stivani Ayuning
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 2 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i2.13396

Abstract

Climate change is a serious problem that poses a serious threat to all people on earth. As is well known, the increasing phenomenon of global warming has led to climate change, which negatively affects all aspects of human life. As a response to these global threats, in 2015, world leaders agreed on the 2030 Agenda for Sustainable Development, which includes 17 Sustainable Development Goals (SDGs). The SDGs cover many aspects of life, especially education, health, gender equality and combating climate change. traditional education approaches tend to fail in engaging diverse audiences, leaving the individuals feeling disconnected from climate change realities. Video games have become effective learning tools in a variety of educational contexts.The use of games in education, known as game-based learning, leverages the engaging and interactive nature of games to enhance the educational experience. Documentary films about video games can be used to teach different aspects of sustainability and climate change in an interactive and fun way. The method employed in this research is the Multimedia Development Life Cycle (MDLC). This method was selected and utilized in the design process of the documentary video film because it involves multimedia elements such as text, images, videos, and animations, making it suitable for processing using this approach. The video provided allows people to develop their understanding deeper from various learning resources. When people provided various resources, especially students, they are able to enrich their understanding. However, ongoing research into the long-term impacts of multimedia on learning outcomes is crucial. Understanding how multimedia influences attitudes and behaviors over time can inform future educational strategies and game designs. Through the act of examining the effectiveness of different multimedia elements, educators and developers can create increasingly effective tools that resonate with learners and drive positive change.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Ade Jaya Saputra Adi Yonathan Agnes Imelia Chong Aguspriyanti, Carissa Dinar Agustianto, Eka Alifia, Nabila Dea Anderson Arvando Andrew Chrisdion Andrian Andrian Angelina Tan Angga Setiawan Antoni Wijaya Aprilia, Muthia Audrey Audrey Audrey Audrey, Audrey Balqista Ratu Ayunda, Ismi Benny Benny Billy Shevriyanto Brema, Ahmad Riansyah Brema Carisa Dinar Aguspriyanti Chandrawati, Vivi Charlie Charlie Chian, Sung Christian, Natalis Coral Aswanti Crisnawati, Seprina Darryl Darryl David Febrian Delny Delny Desmond Desmond Desmond, Desmond Devin Tan Diani Diani Diani, Diani Dina Nur Isnaeni Eka Agustianto Elisabet Purba Elva Christina Elyn Fransiska Yeovivan Emilya Emilya Eric Valentino Estevania Lie Eugene Kurniawan Evan Farell Evelyn Thalia Fanny Nimita Febrianti Saniapon Feby Trisna Fedrico Tysen Fernando, Delvin Figo Fernando Franciska, Stacia Friendy Friendy Gladies Imanda Utami Rangkuty, Gladies Imanda Utami Glenn Marcel Kalalo Gracia Tiffany Septiana Gunawan, I Gusti Ngurah Anom Hanjaya, Jonathan Hansen Jonatan Haryanto, John Hendro Murtionoama Hendry Widjaya Ong Hendy Tan Herianto Herianto Herlina Herlina Heru Erlangga Hie, Sung Hura, Wester Maesi Husnul, Khayril I Gusti Ngurah Anom Gunawan I Nyoman Sujana Ihsan Havin Indah Yunita Indrawan Indrawan Inkiriwang, Antonius Aaron Irene Irene Ismail Said Ismail Said Jacky Jacky Jaenette Annamelliadyla Jaksen Jasmine Jasmine Jennie Jennie Jennifer Iluwati Jenny Jenny Jenny, Jenny Jessica Gabriela Jesslyn Natalia Jesslyn, Jesslyn Joen Lie John Haryanto Joicelyn Agriffina Jonaldo Effendy Jonathan Hanjaya Jonathan Patrik Josua Yoprisyanto Junianti Junianti Justyanita Justyanita Kelly Kelly Kelly Kelly Kelty Joria Kenny Marcella Khelly Khelly Khoesasi, Winsen Kifnisa Bella Agostinan Kory Keith Ping Kristin Kristin Kristin, Kristin Lai, Lee Yoke Lathifa Nursyamsu Lee Yoke Lai Lee, Vineeta Leonardo Leonardo Leonardo Leonardo Lim, Vicky Lovianna Lovianna M. Zidane Khairi Mei Diana Melfy Joria Meylina Meylina Mikel Owen Muhammad Ardiansyah Muhammad Hafizi Muhammad Syachrani Hafidz Murtiono, Hendro Nabila Dea Alifia Nabila Indah Syahfitri Nadiah K. Artanti Nasuwa Aulya Nicky Tan Nusyamsu, Lathifa Oktavino, Farel Cassaro Oliver, Arya Jeffrey Pandapotan Rafli Armando Patrik, Jonathan Pinassang, Jeanny Laurens Prakoso, Seno Purba, Elisabet Putri Melati Putri Melati Rahmawati Rahmawati Rich Jackson Ricky Roy Nardson Rika Ayunda Rinah Riyaldi Walvinson Sari, Yusra Aulia Sarinah Sarinah Selina Tan Selvia Selvia Senna Abdi Cahyo Septiana, Gracia Tiffany Servia Servia Sherrin Tjandra Siti Anissa Ayu Mulyani Sofyanti Sofyanti Sudiana Sudirman, M Reza Suhardi, Rafi Arbarendy Suhardi Sun Bun Sung Chian Sung Hie Susanto Susanto Tan, Hendy Tan, Rosalinda Tjandra, Sherrin Tony Wibowo, Tony Veni Sisca Venita Christine Venita Christine Veren Apriana Jolie Vicalrya, Jennifer Vicky Lim Victor Agustian Victoria Victoria Victoria, Victoria Wahyu Leonardi Willy Yenni Tanisya Yessy Christanti Silaban Yoseph Seno Prakoso Yovita Yolanda Budiman Yustisio Mahendra Zertson, Zertson