Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Effect of Vitamin D Supplementation on Irisin, Telomerase, Klotho, and Tumor Necrosis Factor-alpha (TNF-α) in Elderly: A Quasi-Experimental Study Mukhtar, Diniwati; Rahmah, Nunung Ainur; Wuryanti, Sri; Marsiati, Himmi; Haddad, Desi Ariyani; Manik, Sabarina Elfrida; Weni, Linda; Nursabur, Bistamy Muhammad; Hutabarat, Andrea Ivana Allicia; Puspita, Switania Putri
Althea Medical Journal Vol 12, No 3 (2025)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15850/amj.v12n3.4286

Abstract

Background: Vitamin D plays a crucial role in aging by regulating mitochondrial function, inflammation, oxidative stress, and telomere stability. Vitamin D deficiency is common among the elderly and is linked to accelerated aging. Biomarkers such as irisin, telomerase, klotho, and tumor necrosis factor-alpha (TNF-α) are associated with aging processes. This study aimed to evaluate the effect of vitamin D supplementation on these biomarkers in elderly individuals.Methods: This quasi-experimental pretest-posttest study was conducted in Kadugadung Village, Banten, Indonesia from Maret to September 2024.  A total of 47 healthy elderly individuals (≥60 years) were recruited using purposive sampling. The treatment group (n=25) received 800 IU/day of vitamin D for 20 days, whereas the control group (n=22) received none. Blood samples were collected before and after the intervention to measure serum irisin, telomerase activity, klotho, and TNF-α. Baseline variables included body mass index (BMI), blood pressure, hemoglobin, hematocrit, blood glucose, cholesterol, and uric acid. Data were analyzed using paired and independent statistical tests.Results: Vitamin D supplementation significantly increased serum irisin levels (p=0.016), meanwhile no significant changes were observed in telomerase activity (p=0.128), klotho (p=0.819), or TNF-α (p=0.098). In the treatment group, blood glucose was correlated positively with TNF-α (r=0.423, α<0.05), whereas cholesterol was correlated negatively with TNF-α (r=-0.51, α<0.01). Furthermore, telomerase activity was correlated positively with irisin (r=0.348, α<0.05).Conclusion: Vitamin D supplementation at 800 IU/day significantly enhances serum irisin, but does not affect telomerase, klotho, or TNF-α. These findings suggest a potential role of vitamin D in modulating aging-related biomarkers.
Identifikasi Parameter Resistensi Moxifloxacin pada Pasien Tuberkulosis Dewi, Intan Keumala; Tunru, Insan Sosiawan; Sudarmono, Pratiwi Pujilestari; Umniyati, Helwiah; Mukhtar, Diniwati
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i10.5011

Abstract

Tuberkulosis (TBC) tetap menjadi masalah kesehatan global yang serius dan semakin kompleks dengan munculnya resistensi obat, termasuk terhadap moxifloxacin—salah satu antibiotik golongan fluoroquinolone yang digunakan dalam pengobatan TBC resisten obat, seperti MDR-TB dan XDR-TB. Resistensi terhadap moxifloxacin menjadi tantangan besar karena dapat memperpanjang durasi terapi, meningkatkan angka kegagalan pengobatan, serta memperbesar risiko penularan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme resistensi moxifloxacin pada Mycobacterium tuberculosis dengan mengidentifikasi mutasi genetik yang berperan serta mengevaluasi dampaknya terhadap efektivitas terapi. Metode yang digunakan adalah deskriptif laboratorium dengan uji sensitivitas obat (Drug Susceptibility Testing/DST) dan analisis sekuensing gen gyrA dan gyrB dari isolat klinis M. tuberculosis. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi signifikan antara mutasi pada gen gyrA, khususnya pada kodon 90 dan 94, dengan tingkat resistensi tinggi terhadap moxifloxacin. Sementara itu, mutasi pada gen gyrB ditemukan lebih jarang, namun tetap berkontribusi terhadap resistensi tingkat sedang. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan diagnostik molekuler sebagai pelengkap uji konvensional untuk meningkatkan akurasi dan kecepatan deteksi resistensi. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya skrining genotipik rutin dalam program pengendalian TBC agar terapi dapat disesuaikan dengan profil resistensi pasien, serta mencegah penyebaran lebih lanjut dari strain resisten obat. Penguatan surveilans dan deteksi dini resistensi fluoroquinolone menjadi langkah strategis untuk mendukung keberhasilan pengendalian TBC secara global.
NGS-Based Insights into the Oral Microbiome and Glycemic Control in Pediatric Type 1 Diabetes Mellitus: A Literature Review Maharsi, Eri Dian; Sudarmono, Pratiwi Pudjilestari; Mukhtar, Diniwati; Fadilah, Fadilah
Babali Nursing Research Vol. 6 No. 4 (2025): October
Publisher : Babali Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37363/bnr.2025.64513

Abstract

Introduction: Type 1 Diabetes Mellitus (T1DM) in children is associated with significant alterations in the oral microbiome that can influence glycemic control and oral health. This study aimed to synthesize current evidence on the composition of the oral microbiome in children with T1DM using Next-Generation Sequencing (NGS) and its association with glycemic parameters. Methods: A structured literature review was conducted on studies published between 2020 and 2025 that utilized 16S rRNA sequencing to compare the oral microbiome of children with T1DM and healthy controls. Results: Across the included studies, dysbiosis was consistently observed, characterized by increased pathogenic taxa (Prevotella, Veillonella) and decreased protective genera (Streptococcus), which correlated with elevated HbA1c levels and poor metabolic control. These findings suggest that hyperglycemia-driven shifts in the oral microbiome may exacerbate inflammation and oral disease risk, potentially forming a bidirectional relationship between glycemic regulation and microbial imbalance. Conclusion: Oral microbiome profiling shows promise as a non-invasive indicator of glycemic status in children with T1DM. Further standardized, longitudinal studies in local populations, particularly in Indonesia, are recommended to validate these findings and support the integration of oral microbiome monitoring into pediatric diabetes management.
Efek Proteksi Mendengarkan, Membaca, dan Menghafal Al-Qur'an terhadap Demensia Royhan, Aan; Muhammad Astiwara, Endy; Mukhtar, Diniwati; Samsul Mustofa, Muhammad; Marsiati, Himmi
Jurnal Ruhul Islam Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Ruhul Islam
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jri.v2i1.179

Abstract

Demensia merupakan penyakit dengan penurunan fungsi kognitif yang dapat memengaruhi memori dan tingkah laku. Sampai saat ini, pengobatan demensia belum menunjukkan hasil yang memuaskan, sehingga terapi pencegahan primer menjadi alternatif terbaik. Pencegahan primer difokuskan pada pemeliharaan kesehatan mental dan fungsi kognitif, salah satunya dengan kegiatan menghafal, membaca dan mendengarkan Al-Qur’an. Kajian ini bertujuan untuk mengkaji efek proteksi Al-Qur’an terhadap demensia dalam perspektif ilmu kesehatan, ilmu biomedik, dan hukum Islam. Kajian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber, seperti jurnal ilmiah, buku, dan artikel ilmiah. Hasil dari studi literatur menunjukkan bahwa kebiasaan rutin menghafal Al-Qur’an berpengaruh terhadap fungsi memori jangka pendek, kecerdasan intelektual dan emosional. Rutinitas membaca Al-Qur’an menurunkan tekanan darah, menurunkan tingkat stres dan meningkatkan kebahagiaan, menjaga kestabilan emosi, menurunkan tingkat depresi, dan meningkatkan kecerdasan emosional. Memperdengarkan atau memberikan paparan murottal Al-Qur’an pada orang sehat maupun orang sakit telah menjadi terapi tambahan di beberapa negara muslim karena secara signifikan dapat menurunkan stres, derajat hipertensi, skala nyeri, meningkatkan sistem imun dan hormon β-endorphin. Suara Al-Qur’an yang dipaparkan pada hewan coba dan kultur sel dilaporkan secara signifikan dapat menurunkan tingkat stres oksidatif, meningkatkan proliferasi neuron dan volume otak, sehingga dapat dijadikan alternatif pencegahan primer terhadap demensia.
Hubungan Kebiasaan Aktivitas Fisik terhadap Kejadian Hipertensi pada Lansia di RW 07 Kelurahan Sumur Batu, Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam nafizha; Syarif, Irfan; Mukhtar, Diniwati; M Istiwara, Endy
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 5 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i5.4742

Abstract

Hipertensi adalah peningkatan denyut nadi sistolik dan diastolik dari tekanan darah normal menjadi 140/90 mmHg dalam dua kali pengukuran dengan rentang waktu lima menit dalam keadaan benar-benar istirahat/tenang. Pravelensi hipertensi terus meningkat terutama di wilayah perkotaan seperti Jakarta pada populasi lanjut usia (lansia). Dalam ajaran agama Islam, disebutkan bahwa kesehatan adalah nikmat besar yang diberikan Allah SWT. Kita harus selalu menjaga kesehatan kita agar kita dapat melaksanakan perintah Allah SWT dengan sebaik-baiknya dan menghindari apa yang dilarang oleh Allah SWT. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional, dengan sampel dalam penelitian ini yaitu lansia di posyandu lansia RW 07 Kelurahan Sumur Batu, Jakarta Pusat yang berjumlah 55 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) untuk mengukur tingkat aktivitas fisik serta pemeriksaan tekanan darah menggunakan sphygmomanometer digital. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square nilai p-value 0.001 (p<0,05) yang menunjukkan adanya hubungan antara kebiasaan aktivitas fisik dan kejadian hipertensi pada lansia. Hasil penelitian ini mendukung pentingnya aktivitas fisik dalam mencegah hipertensi pada lansia, yang sejalan dengan ajaran Islam yang mendorong umatnya untuk menjaga kesehatan fisik melalui aktivitas yang teratur.
Hubungan Durasi Tidur dan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Ciptodadi Kabupaten Musi Rawas dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Afifah Herlianti, Lucy; Mukhtar, Diniwati; Arsyad, Muhammad
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i12.62951

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia, yang dipengaruhi antara lain oleh gangguan tidur. Durasi tidur yang tidak adekuat dapat memicu aktivasi sistem saraf simpatis, peningkatan hormon stres, dan disfungsi endotel yang berkontribusi pada peningkatan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara durasi tidur dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Ciptodadi Kabupaten Musi Rawas, serta mengkajinya dari perspektif ajaran Islam. Metode penelitian menggunakan desain case-control analitik observasional dengan 60 responden (30 kasus hipertensi dan 30 kontrol non-hipertensi) berusia 20–50 tahun yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur, pengukuran tekanan darah digital, dan wawancara pola tidur. Hasil analisis Chi-Square menunjukkan hubungan signifikan antara durasi tidur dengan kejadian hipertensi (p=0,001; OR=5,67; 95% CI: 1,98–16,23). Sebanyak 67,9% responden dengan durasi tidur tidak normal (<6 jam atau >9 jam) mengalami hipertensi, yang menunjukkan risiko 5,67 kali lebih tinggi dibandingkan durasi tidur normal (6–8 jam). Dalam perspektif Islam, tidur yang cukup dan berkualitas merupakan bagian dari menjaga kesehatan sebagai amanah Allah SWT, sesuai dengan prinsip keseimbangan dalam Al-Quran dan Hadits. Disimpulkan bahwa durasi tidur berpengaruh signifikan terhadap tekanan darah, sehingga menjaga tidur yang adekuat dapat menjadi strategi non-farmakologis dalam pengelolaan hipertensi. Rekomendasi mencakup edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya higiene tidur yang baik, modifikasi gaya hidup untuk meningkatkan kualitas tidur, serta integrasi nilai-nilai Islam dalam promosi kesehatan terkait pola tidur yang sehat.
Hubungan Kebiasaan Membaca Menggunakan Gawai dalam Posisi Berbaring dengan Kelainan Refraksi Mata (Miopia) pada Siswa Kelas VIII di SMPN 119 Kelurahan Cempaka Baru Jakarta Pusat: Pemeriksaan Menggunakan Snellen Chart dan Tinjauannya menurut Pandangan Islam Fenie Oktafiani Budi; Diniwati Mukhtar
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 5 No. 1 (2026): April: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v5i1.7991

Abstract

The increasing use of digital devices among adolescents raises concerns regarding eye health, particularly myopia. Non-ergonomic postures, such as using gadgets in a lying position, may increase accommodative stress on the eyes and contribute to visual impairment. To analyze the association between the duration and viewing distance of gadget use in a lying position and the occurrence of myopia among eighth-grade students at SMPN 119 Central Jakarta. An observational analytic study with a cross-sectional design was conducted involving 74 eighth-grade students. Data on gadget use habits, including duration and viewing distance, were collected using a structured questionnaire. Visual acuity was assessed using a Snellen chart. Bivariate analysis was performed using the Chi-square test with a significance level of p < 0.05. Decreased visual acuity was found in 62.2% of respondents. There was no significant association between viewing distance and myopia (p = 0.080). However, a significant association was identified between gadget use duration exceeding two hours per day and the occurrence of myopia (p = 0.002). The duration of gadget use in a lying position was significantly associated with myopia, whereas viewing distance was not. Limiting the duration of gadget use may help prevent visual impairment among adolescents.
Journal Review: Potential of Gotu Kola Leaves (Centella asiatica) as Antibacterial Against Staphylococcus aureus: Jurnal Review: Potensi Daun Pegagan (Centella Asiatica) Sebagai Antibakteri Terhadap Staphylococcus aureus Ernanda, Hafid; Mukhtar, Diniwati; Purwaningsih, Endang; Hakim, Jasir
Medicra (Journal of Medical Laboratory Science/Technology) Vol. 8 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/medicra.v8i1.1779

Abstract

Herbal substances used worldwide include pegagan (Centella asiatica). Triterpenoids and saponins found in this plant have various medicinal benefits. Staphylococcus aureus has long been the most common cause of diseases present in society globally. The aimof this study is to outline the results of a literature review on the effectiveness of pegagan leaves (Centella asiatica). A literature review is the method used in this research. The selected journals are sourced from several national journal databases, resulting in 10 articles that meet the inclusion and exclusion criteria. The review findings indicate that pegagan leaves possess antibacterial activity against Staphylococcus aureus. Pegagan leaves have the potential to act as an antibacterial agent against Staphylococcus aureus with an effective extract concentration, specifically a high concentration of pegagan leaf extract.
The Relationship Between Body Mass Index (BMI) and Blood Pressure in Hypertensive Patients at Ciptodadi Community Health Center, Musi Rawas Regency, and Its Review from an Islamic Perspective Prameswari, Keisa Yude; Mukhtar, Diniwati; Arsyad, Muhammad
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 6 No. 12 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v6i12.2149

Abstract

This study examines the relationship between Body Mass Index (BMI) and blood pressure (hypertension) in the Ciptodadi Community Health Center, Musi Rawas Regency. Hypertension, a non-communicable disease, is influenced by factors like BMI, with higher BMI contributing to increased blood pressure. An observational analytical study with a cross-control approach involved 60 respondents, 30 with hypertension and 30 without. Blood pressure and BMI were measured, and data were analyzed using the Chi-Square test. The results indicated a significant relationship between BMI and blood pressure, with 40% of respondents with a BMI ≥23 kg/m² having hypertension, compared to 16.7% without hypertension. The Chi-Square test yielded a p-value of 0.00, with an odds ratio (OR) of 8.000, suggesting a significant association between BMI and hypertension. The study concludes that individuals with excess BMI are at a higher risk of developing hypertension. From an Islamic perspective, maintaining BMI and blood pressure aligns with the obligation of hifz an-nafs (preserving the soul).
Co-Authors Aan Royhan Aan Royhan Aan Royhan Afifah Herlianti, Lucy Ainur Rahmah, Nunung Alqudsi, Hade Irhas Amsaka, Azha Azzuna Anisya Fitriah Astalia Maisya Adhitama Astuti Giantini Awairaro, Tirsa Persila Budiman, Dicky Dewi, Intan Keumala Dian Noor Aristi Dicky Wahyudi Dita Safira Dita Safira Salsabila Endah purnamasari Endang Purwaningsih Endang Purwaningsih Endy Muhammad Astiwara Endy Muhammad Istiwara Ernanda, Hafid Fachry Abda El Rahman Fadilah , Fadilah Fadilah Fadilah, Fadilah Farah Zahida Fatimah Eliana Taufik Febri Irwansyah Fenie Oktafiani Budi Ferlianti, Rika Fitriani, Hasna L. Haddad, Desi Ariyani Hakim, Jasir Hasna Luthfiah Hasna Luthfiah Fitriani Hasna Luthfiah Fitriani Helwiah Umniyati Himmi Marsiati Himmi Marsiati Hutabarat, Andrea Ivana Allicia Intan Keumala Dewi Irfan Syarif, Irfan Karina A Ridwan Karina Ajeng Ridwan Lelosutan, Syafruddin Lena Fitriyana Linda Weni Linda Weni M Arsyad M Istiwara, Endy Ma'sum, Ali Maharsi, Eri Dian Manik, Sabarina Elfrida Marsiati, Himmi Melasari Marantika Melia Puji Pratami Muhammad Arsyad Muhammad Iqbal Thamrin Muhammad Samsul Mustofa Mustofa, M Samsul nafizha Naila Nur Fauziah Novia Suci Ramadhanti Nunung Ainur Rahmah Nursabur, Bistamy Muhammad Nurwijayanti Pd, Fanny Ratnasari Prameswari, Keisa Yude prastina sari, Putri Agnia Pratiwi Pujilestari Sudarmono Puspita, Switania Putri Putra Pangraizan, Farel Q Qomariyah Qomariyah Qomariyah Qomariyah Sachrowardi Retno Noviar Dhani Ridwan, Karina A. D. A. Ridwan, Karina Ajeng Sakura Muhammad Tola Samsul Mustofa, Muhammad Siti Helmyati Sri Wuryanti Sudarmono, Pratiwi Pudjilestari Susmiarsih Panjiasih, Tri Taufik, Fatimah Eliana Tjandra Yoga Aditama Tunru, Insan Sosiawan Tw, Afrizal Wan Nedra Widiastari, Erina Febriani Yulia Suciati Yusnidar, Amirah